Terpaksa Menikahi Perjaka Tua

Terpaksa Menikahi Perjaka Tua
Di Hina


__ADS_3

“Aamiin.” Wahyu menganggukan kepalanya.


Setelah itu Lilis dan Wahyu mandi bersama untuk menghemat waktu karena Rohima dan juga Andri akan mandi juga.


***


Pada pukul 06:45 Kenisha telah selesai di rias.


“Ayo nyonya.” Winda mengajak Kenisha untuk turun karena Virgo sudah menunggu di dalam mobil.


“Iya, Winda.” Kenisha pun bangkit dari kursi lalu berjalan dengan di bantu oleh Resti dan Winda.


Mereka pun turun ke lantai 1 dengan menggunakan lift.


Sesampainya ketiganya di lantai dasar mereka keluar dari dalam lift lalu menuju mobil yang telah terparkir di pintu utama.


Sepanjang perjalanan semua mata tertuju pada Kenisha yang sangat anggun dan juga menawan.


Kenisha yang telah sampai ke pintu utama di tuntun oleh supir berjas hitam untuk menaiki mobil yang juga tumpangi oleh kedua orang tuanya.


Wahyu dan Lilis pun berdecak kagum dengan kecantikan Kenisha.


“Lihat, mas! Kenisha sudah seperti anak orang kaya, siapapun yang melihatnya pasti tidak akan tahu kalau anak kita lahir dari keluarga miskin,” ucap Lilis.


“Kau benar Lis, anak ku sangat cantik!” Wahyu yang duduk di kursi depan menatap wajah putrinya tanpa merasa bosan sedikitpun.


“Sudahlah ayah, berhenti menatap ku seperti itu, aku jadi tidak percaya diri,” ucap Kenisha.


“Tapi kau benar-benar cantik nak, ayah tidak menyangka memiliki putri yang mempunyai aura seperti ratu.” Wahyu terus melempar pujian pada putrinya.


“Ayah bisa saja.” Kenisha pun tertawa canggung karena kata-kata ayahnya.


“Ayah mu benar, bahkan ibu ragu apa pernah melahirkan mu atau bukan,” ujar Lilis.


“Astaga, kalian berlebih sekali.” tawa dan senyum bahagia dari keluarganya membuat hati Kenisha terhibur.


Setidaknya aku bisa melihat senyum mereka setiap hari, batin Kenisha.


Kenisha yang sayang pada keluarga tak memikirkan bagaimana perasaannya sendiri.


Setelah mobil yang di kendarai David melaju sang supir pun mulai menginjak gas.


David yang duduk tanpa di temani siapapun di sebelahnya menatap foto Kenisha yang di kirim oleh Winda.


“Lumayan,” gumam David.


Ia cukup puas dengan hasil make over kedua asisten rumah tangga yang ia percayakan untuk menangani Kenisha.


Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit mereka pun tiba di gedung pernikahan yang telah ramai akan tamu undangan.


Kemudian David turun dari dalam mobil, auranya yang mahal pun memancing perhatian semua orang yang melihatnya.


Kenisha yang baru turun menatap suaminya yang berdiri di sebelahnya.


David yang masih marah pada Kenisha tak mau menoleh ke arah calon istrinya.


Lalu David pun mulai melangkah menginjak karpet merah yang terbentang sepanjang jalan menuju meja akad nikah.


Lyra pun menyusul langkah David dengan di dampingi oleh ibu dan ayahnya samping kiri kanannya.


Sedang Hana dan Daniel yang telah berada di gedung menunggu kehadiran putra dan calon menantu mereka.


“Itu dia,” ucap Daniel.


“Mana?” lalu Hana menoleh ke arah pintu masuk.


Dan ia pun melihat wajah menantu pilihan putranya yang begitu cantik.


Pantas saja dia menyukai perempuan itu, gumam Hana.


David yang telah berada di hadapan kedua orang tuanya langsung mencium punggung tangan ibu dan ayahnya.


“David mohon do'a restu, sekarang aku akan menikah dengan wanita pilihan ku,” ucap David.

__ADS_1


“Iya, semoga kalian menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah,” ucap Hana.


“Cintai dan sayangi menantu kami,” ujar Daniel.


Kenisha yang mendengar kata-kata kedua mertuanya pun tersenyum.


Semoga ini awal yang baik, batin Kenisha.


“Iya, pa, ma.” David mengangguk faham dengan apa yang di katakan orang tuanya.


Setelah itu Kenisha pun menjabat tangan Hana yang sangat mulus.


“Saya meminta izin untuk menikah dengan anak mu tante, tolong restui kami dan do'akan agar kami selalu hidup rukun,” ucap Kenisha.


“Tentu saja, itu sudah kejawiban ku sebagai seorang ibu.” Hana yang tidak bisa mencegah keinginan anaknya hanya dapat menganggukkan kepala.


Selanjutnya itu Lyra beralih ke David yang berdiri sebelah Hana.


Gadis cantik itu mengulangi perkataan yang sama pada calon ayah mertua.


Setelah itu pasangan pengantin dan kedua orang tua menuju meja pernikahan yang menyediakan 7 bangku.


Karena Wahyu bukan ayah kandung Kenisha, maka yang menikahkan gadis cantik itu pada David adalah wali hakim.


Setelah semua orang duduk rapi wali hakim pun memulai ijab kabul.


“Bismillahirrahmanirrahim saya nikahkan dan kawinkan engkau David Western bin Daniel Western dengan Kenisha bin Maulana, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas 5 gram di baya tunai.”


“Saya terima nikah dan kawinnya Kenisha binti Maulana dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas 5 gram di bayar tunai,” ucap David dengan lancar.


“Sah!” ucap semua orang yang memenuhi gedung itu.


Lalu Kenisha pun mencium tangan David Western yang kini menjadi suaminya.


Rasa haru pun tergambar dari mata Kenisha yang memerah menahan tangis.


Kemudian David membalas dengan mengecup kening Kenisha.


Selanjutnya kedua mempelai menuju singgasana pelaminan untuk berjabat tangan dengan para tamu yang akan memberikan selamat kepada mereka.


“Selamat atas pernikahan kalian berdua, semoga menjadi keluarga yang harmonis dan di karuniai banyak anak-anak lucu.” ucap Ruby dengan mata berkaca-kaca.


“Terimakasih banyak bu.” Kenisha pun menjabat tangan Ruby.


Setelah itu Ruby beralih ke David keduanya pun menatap satu sama lain dengan penuh makna.


“Semoga bahagia.” Ruby yang menahan sesak karena di tinggal menikah oleh mantannya langsung turun dari pelaminan.


Sedang David masih terus memandang dengan seksama kepergian orang yang masih ada dalam hatinya.


Hal itu ternyata di lihat oleh Kenisha, hati wanita cantik itu seketika hancur.


Ia pun yakin jika tujuan David menikahinya hanya untuk objek balas dendam David pada Ruby.


Teganya kau berbuat begitu di depan mata ku, batin Kenisha.


Apa aku harus mengejar Ruby? batin David.


David yang masih cinta tak dapat membohongi perasaannya, namun di sisi lain ia telah terlanjur menikah dengan wanita pilihannya.


Jika aku melakukannya maka semua orang akan merasa aneh, tidak! Aku tidak mau jadi pusat perhatian dan bahan gosip karena masalah ini, batin David.


Alhasil David menahan segala hasrat ingin kembali pada Ruby yang telah memberikan lampu hijau padanya.


***


Ruby yang ada dalam mobilnya pun menangis, pasalnya ia sangat cemburu melihat David di dampingi oleh wanita cantik seperti Kenisha.


“Kenapa dulu aku bodoh? Harusnya aku tidak meninggalkan mu, sekarang aku menyesal karena lebih memilih karir dan laki-laki lain dari pada dirimu, hiks...” Ruby yang patah hati mengupdate status serta menerakan fotonya media Instagramnya.


Cekrek!


Aku kecewa dengan keadaan, andaikan waktu bisa di putar aku ingin memperbaiki segala.

__ADS_1


“Semoga kau melihat postingan ku ini.” ternyata Ruby punya tujuan tertentu makanya ia mengunggah fotonya yang menyedihkan.


“Aku tidak rela jika kalian hidup bahagia.” Ruby yang egois ingin menghancurkan rumah tangga David dan Kenisha yang pondasinya memang tidak kokoh.


***


Pada malam harinya, saat kedua pihak keluarga sering berkumpul di ruang tamu rumah David.


Lilis dan Wahyu mengutarakan niat mereka yang ingin pulang malam itu juga.


“Tuan David.”


“Ayah.” ucap David, ia mengatakan itu karena dirinya telah menjadi menantu Wahyu dan Lilis.


Sedang Wahyu yang dapat panggilan baru merasa senang dan bangga karena kini ia memiliki anak konglomerat.


“Ah, iya! Maaf kalau ayah lupa.” Wahyu tersenyum lebar.


Sedang Hana yang melihat kebahagiaan di raut wajah wahyu memutar mata malas.


Apa-apaan orang miskin ini? Apa dia benar-benar merasa sudah jadi orang tua anak ku? batin Hana.


Hana pun cukup kesal pada Wahyu sebab ia sendiri di hindari oleh putranya.


“Ayah mau mengatakan apa?” tanya David.


“Kami ingin pulang malam ini, karena ayah dan ibu sudah beberapa hari tidak melihat rumah, banyak juga pekerjaan yang harus di selesaikan,” ucap Wahyu.


“Apa itu tidak terlalu buru-buru pak? Putri mu baru datang ke tempat baru, setidaknya teman sampai dua minggu disini,” ujar Daniel.


“Tapi kita juga bekerja pada orang lain, jika libur terlalu lama maka kami akan di pecat, putri kami sehat walafiat jadi kapanpun kamu bisa datang berkunjung atau mereka bisa datang ke rumah,” ucap Wahyu.


Kenisha yang tahu kalau ayah dan ibunya ingin mengurus mayat Leo dengan cepat mendukung permintaan ayahnya.


“Ayah benar pa, kapan pun bisa bertemu, lagi pula di adat kami tidak boleh menginap di rumah menantu terlalu lama,” ucap Kenisha.


“Iya, lagi pula kalau tidak bekerja maka keluarga mu tidak akan bisa makan kan?” ucap Hana.


Kenisha dan kedua orang tuanya sontak menoleh ke arah Hana yang baru saja menghina mereka.


David yang takut terjadi konflik akhirnya memperbolehkan mertuanya pulang.


“Baiklah, sopir akan mengantar kalian pulang,” ujar David.


“Terimakasih banyak nak.” ucap Wahyu dan Lilis secara bersamaan.


Kemudian ayah dan ibu Kenisha beranjak ke kamar untuk mengambil koper mereka.


“Pada hal aku masih ingin disini, rumahnya bagus dan nyaman berbeda dengan rumah kita,” ucap Rohima.


“Sama, makanan di sini juga enak-enak kak,” timpal Andri.


Kenisha yang mendengar itu merasa malu karena kedua adiknya mengatakan di hadapan keluarga suaminya.


“Andri, Rohima, kalian tidak boleh seperti itu, nanti kalian bisa datang lagi ke sini.”


”Atau aku akan mengirimkan banyak uang dan makan pada kalian.” sambung Hana dengan wajah mengintimidasi.


Kenisha yang di hina hanya diam karena apa yang di katakan Hana tidak meleset dari kenyataan.


“Mama bicara apa sih, memang apa salahnya kalau dia memberikan uang pada keluarganya? Dia kasih 100 juta sebulan juga kita tidak akan rugi, karena mama sendiri pengeluarannya tidak bisa di prediksi, memangnya papa pernah protes saat mama menghabiskan uang untuk belanja barang bermerek?” ucap David.


“Itu karena mama istri papa, mama datang dari keluarga kaya raya, bukan seperti dia yang berasal dari keluarga miskin, tujuannya sudah jelas, dia ini ingin mengangkat derajat keluarganya, makanya dia mau menikahi mu!” pekik Hana.


“Begitu juga dengan Kenisha, apa mama lupa kalau dia sudah sah menjadi istri ku?! Satu lagi yang perlu mama tahu, Kenisha tidak pernah menggoda ku!” David menentang ibunya yang tidak pernah sependapat dengannya.


“David!”


“Ma Sudahlah, Kenapa kau asik mencampuri urusan anak mu? David sudah sangat matang dia tahu apa yang terbaik untuk hidupnya,” ucap Daniel.


“Tapi anak ini bener-bener keterlaluan, dia tidak pernah menghargai ku sebagai ibunya, bahkan dia menikah tanpa memberitahu terlebih dahulu pada ku, intinya aku tidak di undang olehnya, pada hal dia bisa seperti ini karena aku yang telah melahirkannya ke dunia.” pertengkaran ibu dan anak itu membuat Kenisha serba salah.


kehadirannya yang tidak di inginkan membuat ia tak dapat menegakkan kepalanya.

__ADS_1


Ia sangat malu karena dirinya yang miskin dan ingin menjadi kaya dengan jalan pintas malah membuat seorang laki-laki durhaka kepada ibunya.


Ya Tuhan, aku tidak tahu bagaimana nasib ku untuk kedepannya nanti, batin Kenisha.


__ADS_2