Terpaksa Menikahi Perjaka Tua

Terpaksa Menikahi Perjaka Tua
Gerbang Dimensi


__ADS_3

Leo yang kesakitan menatap tajam Kenisha yang ada di hadapannya.


“Aku pasti akan membunuh mu! Kau pikir aku terima begitu saja kematian saudara kembar ku?”


“Sa-saudara kembar?” Kenisha yang baru tahu hal itu merasa merinding bukan main.


Ia yang ingin melarikan diri pun berjalan mundur.


“Ya, aku Leon, saat Leo tidak pulang 2 hari ke rumah aku dan para warga mencarinya ke sana kemari, hingga ibu ku bilang kalau dia memiliki pacar, setelah aku melakukan penyelidikan dan mengetahui kalau kau akan segera menikah feeling ku pun meningkat tajam, aku tahu kalau ada sesuatu yang telah terjadi pada saudara ku, sampai akhirnya aku menyusuri sekitar rumah mu dan menemukan mayat Leo yang hampir busuk dan naasnya tubuhnya sedang di nikmati oleh ular, semut bahkan belatung.”


Leon geleng-geleng kepala dan merasa sedih mengingat hari itu.


“Dia mati karena keinginannya sendiri, aku tidak menyuruhnya untuk melakukan itu, jadi jika kau dendam pada ku sampai ingin membunuh ku, itu merupakan keputusan yang bodoh karena aku hanyalah saksi dari peristiwa berdarah itu.” Kenisha yang semakin melangkah mundur di ikuti oleh Leon.


“Tetap saja alasannya adalah kau! Aku dan ibu sepakat untuk menghabisi mu dan juga keluarga mu.” Leon yang sudah merasa lebih baik menegakkan tubuhnya dan ia pun mengambil batu besar yang ada di hadapannya.


“Ssst! Dasar gila!” Kenisha yang tak ingin jadi korban pun langsung balik kanan dan lari secepat yang ia bisa.


Aku menyesal karena pernah menjalin hubungan dengan Leo, andai ku tahu keluarganya tidak waras, pasti aku tidak mau menerimanya sejak awal, batin Kenisha.


“Tunggu aku Kenisha!” Leon pun mengejar Kenisha dengan penuh semangat.


“Aakkkh!! Tolong!!” Kenisha berteriak sekencang-kencangnya hingga ayah dan suaminya mendengar suaranya.


“Itu Kenisha, apa ada seseorang yang mengejarnya?” ucap David.


“Bisa jadi, ayo!” Wahyu pun berlari ke dalam hutan yang di ikuti oleh David.


“Kenisha! Kau dimana?!” teriak David.


“Kenisha jawab aku!” Wahyu memanggil nama putrinya berulang kali.


Kenisha yang mendengar suara ayahnya pun menyahut.


“Ayah! Aku disini!”


Leon yang emosi karena rencananya hampir gagal mengambil bambu yang kebetulan ada di atas tanah.


Lalu ia melemparkan sekuat tenaga ke arah Kenisha.

__ADS_1


Brug!


Namun sayang, Kenisha yang masih dapat perlindungan dari Tuhan terhindar dari serangan jahat Leon.


Ia pun terus berlari hingga bertemu dengan David dan ayahnya.


“Ada kembaran Leon disini, dia ingin membunuh ku ayah!” ucap Kenisha dengan tubuh dan bibir yang bergetar.


Saat Kenisha ingin bicara lagi Leon datang dan dengan cepat menancapkan bambu ke punggung Kenisha.


“Aaaakhhh!!!” Kenisha berteriak kencang hingga ia bingung melihat pemandangan di sekitarnya.


“Bukankah ini di halaman belakang rumah?” Kenisha terkejut saat ia mendapati rumah betonnya menjadi gubuk seperti semula.


“Apa ini mimpi?” lalu Kenisha mencubit pipinya.


“Au!” ia pun meringis karena kesakitan.


“Ya Tuhan, ini sungguhan?” Kenisha yang belum percaya memegang punggungnya yang ternyata baik-baik saja.


Saat ia masih mencerna apa yang sebenarnya terjadi tiba-tiba Leo datang menemuinya.


“Apa?” dalam ketakutannya akan sosok Leo Kenisha pun ingat jika sudah pernah mendengar Leo berkata seperti itu padanya.


“Buat apa?' tanya Kenisha untuk memastikan apa yang dikatakan Leo selanjutnya.


“Apa kau lupa kalau kau akan memberikan jawaban padaku disana hari ini?”


Deg!


Jantung Kenisha berdetak dengan sangat kencang, karena itu persis dengan yang telah ia lalui dengan Leo sebelumnya.


Apa yang terjadi sebenarnya? Ini nyata, atau aku yang bermimpi selama ini? batin Kenisha.


Apa kalau aku menerimanya aku akan mati di masa depan? Tapi kalau aku menolaknya apa itu berarti aku tidak akan berjodoh dengan mas David? batin Kenisha.


“Ada apa Kenisha? Apa semua baik-baik saja?” tanya Leo dengan perasaan cemas.


Lalu Kenisha bangkit dari atas tikar dan ia pun berkata.

__ADS_1


“Aku tidak bisa menerima mu karena aku sudah punya orang yang aku cintai.” Kenisha memilih untuk menolak Leo karena ia tak ingin mati untuk yang kedua kalinya.


Leo yang patah hati pun pergi karena ia tak sanggup melihat wajah Kenisha lebih lama.


Sedang Kenisha yang di tinggal menitikan air matanya.


“Berarti dia bukan jodoh ku, semua hanya mimpi.” saat Kenisha menangis sesungukan seraya menundukkan kepalanya ayahnya pun datang menyapa.


“Kenisha kenapa kau menangis?” tanya Wahyu.


Lalu Kenisha mendongak dan matanya pun membulat sempurna.


“Ayah, apa ini mas David?” tanya Kenisha dengan senyum yang sangat lebar.


“Iya, apa kau sudah pernah bertemu dengan tuan David sebelumnya?” tanya Wahyu.


“Iya!” Kenisha pun menganggukkan kepalanya.


“Dia suami ku!” pengakuan Kenisha yang tidak pernah berbohong sebelumnya membuat ayahnya dan David melihat satu sama lain.


Apa mungkin Kenisha melewati gerbang masa lalu itu? batin Wahyu.


Wahyu curiga karena ia sendiri pernah pergi ke hutan yang di belakang danau.


Ia yang selalu di suguhi cerita tentang gerbang pengantar masa lalu oleh neneknya jadi penasaran akan kebenaran kisah itu.


Hingga dirinya pergi ke semak belukar yang rumputnya tidak pernah mati dan ukuran panjangnya tidak pernah bertambah.


Ia pun menyisir rumput liar itu sendirian, dari gelap kembali ke jalan terang. Ketika ia menemukan jalan setapak menuju pulang ternyata dirinya kembali ke 3 tahun sebelumnya.


Apa aku harus menceritakan soal ini pada Kenisha? batin Wahyu.


Wahyu yang ingin melakukannya menjadi ragu karena ia tak tahu apa yang telah di lalui Kenisha di masa depan sebelumnya.


Jika kami kembali melewati jalan itu semua akan kembali seperti semula, tapi kalau hal buruk terjadi padanya, maka kemalangan itu tetap akan berlanjut, batin Wahyu.


Ia yang tak ingin mengambil resiko akhirnya memilih diam.


Sedang Kenisha yang sudah mencintai David tanpa berpikir dua kali langsung menerima lamarannya.

__ADS_1


Akhirnya mereka kembali menikah untuk yang kedua kalinya.


__ADS_2