
Nahda habis selesai mandi, ia merebah dirinya di kasur sambil memejamkan matanya.
Drrrrrtttt drrrrtttt
Ponsel Nahda berbunyi
"Elin" ucap Nahda melihat siapa yang memanggilnya
"Hai Nahda" sapa Elin
"Hai Elin, hai Viona, aku merindukan kalian" balas Nahda sambil memasang wajah cemberut namun imut
"Kami juga merindukan mu" kata Viona sambil berekspresi yang sama
"Uuu manisnya" ucap Elin
" Hahaha" tawa mereka
Elin dan Viona adalah sahabat lamanya, mereka melakukan panggilan video.
"Sekolah kita akan bertanding bukan, kita bisa bertemu" kata Elin
"Kamu ikut kompetisi kan Nahda?" tanya Violin
"Entahlah" jawab Nahda
"Kenapa kau tidak bersemangat seperti biasanya?" tanya Elin
"Tidak apa-apa" jawab Nahda
"Ayolah Nahda kita bisa bersaing bermain voli nanti" kata Violin
"Aku sudah tidak bermain voli lagi" kata Nahda
"Kenapa?" tanya Elin
"Hanya akan mengingatkan aku pada bunda" jawab Nahda sambil meneteskan air mata
"Setiap aku ikut lomba, bunda selalu ada buat mendukung ku hiks hiks" kata Nahda menangis
"Nahda jangan nangis" kata Elin
Hanif yang mendengarnya dari luar pun masuk menemui Nahda.
"Ada apa Nak?" tanya Hanif duduk di samping Nahda
"Nahda rindu bunda om, kenapa bunda ninggalin Nahda hiks hiks" jawab Nahda menangis
"Sudah nak, bunda sudah tenang di sana, jangan di tangisin terus kasihan bundanya" kata Hanif memeluk Nahda
"Iya Nahda bundamu nanti ikut sedih kalau kamu sedih" kata Viona
"Iya Nahda jangan menangis aku jadi ikut sedih hiks hiks" kata Elin ikut menangis
"Bangkitlah Nahda buat bundamu bangga, apa kau akan menyerah? mana Nahda yang ku kenal dulu?" kata Violin menyemangati Nahda
"Bener tuh kata teman mu nak, tidak baik berlarut dalam kesedihan, ingat semua orang akan mengalami mati" kata Hanif
"Dengerin om, bunda bakalan sedih jika tau kamu seperti ini, buatlah bunda bahagia dengan terus melangkah maju. Bunda ingin kamu sukses di masa depan nak, sudah jangan nangis lagi kasihan tuh sahabat kamu ikutan nangis" kata Hanif menasehati Nahda
"Iya om" kata Nahda sudah berhenti menangis
"Gitu dong, masa anak tentara cengeng" kata Hanif
"Emang om gak cengeng apa" kata Nahda
"Gak lah om kan laki" kata Hanif
"O yaa"
"Iya"
"Ehem ehem kita jadi baigon nih" kata Violin
"Iya maaf" kata Nahda
"Nahda senyum dong, cemberut mulu jelek tauk" kata Elin
"Kamu apa lagi, ngapain ikut nangis?" tanya Nahda
"Inilah yang di namakan ikatan batin antar sahabat, seneng ikut seneng sedih ikut sedih" jawab Elin
"Lebay lo El" kata Viona sambil mendorong Elin
"Iiih gak usah di dorong juga dong" protes Elin
__ADS_1
"Terima kasih yaa, kalian selalu ada buat aku" kata Nahda sembil tersenyum
"Nah gitu dong senyum, kita juga ikut seneng liatnya" kata Viona
"Iya Nahda kamu jangan hawatir, banyak yang sayang sama kamu jadi jangan sedih lagi yaa" kata Elin
"Iya kamu bener El, akunya aja yang gak menyadari itu dan terlarut dalam kesedihan" kata Nahda
"Nah sekarang kamu ngertikan harus bagaimana?" tanya Hanif
"Iya om, terima kasih yaa sudah menyayangi Nahda sepenuh hati" ucap Nahda
"Iya sama-sama, ya udah lanjutin lagi ngobrolnya om tinggal dulu ke dapur" kata Hanif beranjak pergi
"Iya om"
"Nahda itu tadi om kamu?" tanya Viona
"Iya kenapa?" jawab Nahda dan kembali bertanya
"Ganteng" kata Viona sambil tersenyum
"Om Hanif ada yang naksir om nih" teriak Nahda
"Nahda apaan sih kamu, ku cubit hidung mu nanti" kata Viona kesal
"Hahaha"
Hanif yang mendengar itu pun hanya menggeleng-gelengkan kepala.
"Viona Viona" ucap Elin heran
"Kenapa, emang benerkan" kata Viona
"Iyalah omnya siapa dulu" kata Nahda
"Oke jadi gimana nih Nahda, ikut lomba gak?" tanya Viona
"Ikut dong" jawab Nahda
"Oke aku akan ngalahin kamu nanti" kata Viona
"Coba aja kalo bisa" kata Nahda
"Nahda ayo makan dulu" teriak Hanif
"Iya om" sahut Nahda
"Ya udah aku di panggil om, sampai jumpa di pertandingan" kata Nahda
"Iya Nahda sampai jumpa" ucap Elin dan Violin
.....
Ke esokan harinya
Lina dan Rida berjalan di halaman sekolah menuju kelas masing-masing.
"Lina, Rida" teriak Nahda dari belakang sambil berlari menghampiri mereka
"Itu Nahda" kata Lina
"Selamat pagi" sapa Nahda dengan tersenyum bahagia
"Ada apa dengan mu Nahda, hari ini kamu terlihat bahagia?" tanya Rida heran
"Iya benar sekali" jawab Nahda masih tersenyum
"Apa yang membuat mu begitu bahagia Nahda?" tanya Lina
"Ada deh, aku duluan ya, aku ingin mendaftar ikut kompetisi sampai jumpa di kelas" kata Nahda dan pergi dengan penuh semangat
"Dia benar-benar aneh, kemarin terlihat murung sekarang sangat bahagia, bagaimana bisa berubah secepat itu" kata Rida
"Entahlah, apa yang membuat dia begitu bahagia aku jadi penasaran" kata Lina
.....
Di kelas X MIPA 2
Nahda duduk di bangku sambil memainkan ponselnya sambil senyum-senyum sendiri.
"Nahda kamu kenapa?" tanya Fikri melihat tingkah Nahda yang tidak seperti biasanya
"Tidak apa-apa, aku masih waras kok" jawab Nahda fokus pada ponselnya
__ADS_1
Flash Back On
Terlihat seorang pria berada di kamar sedang sibuk mengotak-atik ponselnya
"Akun Instagramnya apa sih?"
"Sulit sekali di cari, berbulan-bulan aku mencari gak ketemu juga"
"Nah ini dia akhirnya ketemu juga"
"Huh dasar kenapa nama IGnya ny_wati ppnya juga kok bapak tentara sih"
"Oh iya mungkin ayahnya"
"Aku langsung kirim pesan saja"
Kata pria tersebut bicara sendiri
.....
Nahda sedang memasukkan buku ke dalam tas untuk jadwal besuk, namun ponsel Nahda terus saja berbunyi.
"Siapa sih berisik banget?" kata Nahda mengambil ponselnya
"Hah ini beneran kak Iqbal ngefollow Ig aku?" ucap Nahda terkejut
"Dia juga kirim pesan? oh tidak tidak tidak jangan senang dulu Nahda, lihat dulu apa isi pesannya" kata Nahda bicara sendiri
Ya pria tadi adalah Iqbal idola dari sekolah lama Nahda yaitu SMAN BINTANG yang sering di bicarakan dan foto cowok yang di simpan oleh Nahda.
》"Hai ini Nahda siswi pindahan dari SMAN BINTANGkan?" tanya Iqbal
》"Kamu pindah sekolah kemana?"
》"Bagaimana kabar mu?"
"Dia nanyain kabar ku, sungguh?" batin Nahda tak percaya
"Aku balas tidak ya"
"Balas aja lah, kesempatan emas bukan"
》"Iya kak"
》"Aku pindah ke SMAN ANGGREK"
》"Alhamdulillah kabar ku baik"
"Wah dia membalasnya" batin Iqbal senang
》"Wah kalau gitu sekolah kita akan bertanding" kata Iqbal
》"Iya kak" kata Nahda
》"Apa kamu juga ikut?" tanya Iqbal
》"Iya kak aku ikut" jawab Nahda
》"Semangat ya, tim kamu pasti bisa menang" kata Iqbal
》"Semoga saja begitu" kata Nahda
》"Oke sampai jumpa di pertandingan" kata Iqbal
》"Iya sampai jumpa" kata Nahda
"Aku benar-benar tidak menyangka bisa berkirim pesan dengan kak Iqbal" batin Nahda sangat senang
"Huh tenang Nahda tenang jangan terbawa perasaan" batin Nahda
Flash back off
"Oh ya Nahda kamu tadi daftar ikut lomba apa?" tanya Lina
"Voli" jawab Nahda
"Kamu bisa main voli?" tanya Lina
"Bisa, sejak SMP aku belajar main voli aku juga sering ikut lomba" jawab Nahda
"Terus kenapa kamu gak ikut ekstra?" tanya Lina
"Untuk itu aku punya alasan tertentu nanti ku ceritakan" jawab Nahda
Bersambung....
__ADS_1