
Pertandingan voli putri akan segera di mulai. Peserta yang mewakili SMAN BINTANG adalah, Monica, Racel, Vero, Viona, Niken dan Chelsea. Sedangkan peserta yang mewakili SMAN ANGGREK adalah, Angel, Aurel, Dinda, Nahda, Cika dan Linda.
"Baiklah kita akan mulai pertandingannya, semua bersiap di posisi masing-masing." Kata guru olahraga yang menjadi wasit.
"Sebelum itu, satu orang sebagai perwakilan silahkan kemari untuk menentukan tim mana yang memulai servis lebih dulu."
"Saya punya uang koin 500 rp, terdapat gambar garuda dan melati, kalian pilih salah satu."
"Tim bintang pilih apa?" Tanya wasit.
"Melati pak." Jawab Niken.
"Oke berarti tim anggrek garuda ya." Kata wasit dan melempar koin tersebut lalu menangkapnya lagi.
"Melati." Kata wasit memberitahu apa yang terlihat.
"Baik kita mulai ya, tim bintang yang akan melakukan servis lebih dulu."
Priiitt
Peluit di tiup oleh wasit tanda permainan di mulai.
Vionalah yang melakukan servis, bolapun melambung ke arah tim aggrek dan di terima oleh Aurel, kemudian di oper ke Linda. Linda mengoper ke Dinda dan Dinda melakukan smes. Namun bola mampu di hadang oleh Racel, bola pun kembali ke tim anggrek di terima oleh Dinda. Dinda mengoper ke Linda, Linda melakukan smes dan berhasil mencetak poin.
Ptiiittt
"Yeeeeeeeeeeii!" Sorak para suporter dari SMAN ANGGREK bahagia karena timnya memperoleh poin.
"Anggrek! Anggrek! Anggrek!" Teriak para suporter memberikan semangat kepada timnya.
Karena mencetak poin, sekarang tim anggrek yang melakukan servis yaitu Nahda. Bola pun melambung ka arah tim Bintang, di terima oleh Monica. Kemudian di oper ke Niken, lalu di oper ke Vero dan Vero melakukan smes kearah Angel. Angel mampu menghalau bola tersebut dan di kembali ke tim bintang, di terima oleh Racel kemudian di oper ke Vero. Vero mengoper ke Niken dan Niken melakukan smes. Namun lagi-lagi bola mampu di halau oleh tim anggrek. Bola tersebut di terima oleh Aurel dan di kembalikan lagi ke tim bintang. Bola diterima oleh Niken kemudian di oper ke Vero, Vero melakukan smes lagi dan akhirnya mencetak poin.
Priiitt
"Yeeeeeeeeiii!!" Sorak para suporter dari SMAN BINTANG behagia karena timnya berhasil mencetak poin.
"Bintang! Bintang! Bintang!" Teriak para suporter memberikan semangat kepada timnya.
__ADS_1
Permainan terus berlanjut, kedua tim sama-sama tangguh skor mereka selisih dua. Di babak pertama tim bintang yang unggul dengan 25 poin sedangkan tim anggrek 23 poin. Kedua tim istirahat beberapa menit sebelum melanjutkan ke babak selanjutnya.
"Mereka lawan yang tangguh dan poin mereka lebih ungul dari kita." Kata Dinda.
"Tenanglah ini baru babak pertama, kita masih punya kesempatan." Kata Nahda.
"Iya benar, kita harus bisa menyusun strategi untuk menang." Kata Cika.
Mereka memanfaatkan waktu istirahat untuk menyusun strategi.
"Mereka bilang ingin mengalahkan kita, yang benar saja." Kata Monica meremehkan tim anggrek.
"Tapi Mon mereka juga pemain yang tangguh." Kata Vero.
"Ya memang tapi aku pastikan, kitalah yang akan menang." Kata Monica.
"Jangan terlalu percaya diri, mereka bukan lawan yang mudah." Kata Viona.
"Kenapa tidak, apa masalahnya? Faktanya memang kita yang unggul." Kata Monica.
"Baiklah waktu istirahat selesai, kedua tim silahkan menempati posisi masing-masing." Kata wasit.
Babak kedua pun di mulai, servis di lakukan oleh tim bintang yaitu Chelsea. Bola pun melambung ke arah tim anggrek, di terima oleh Nahda kemudian di oper ke Linda. Linda mengoper ke Dinda lalu Dinda melakukan smes dan mencetak poin. Sekarang giliran tim anggrek yang melakukan servis, di lakukan oleh Aurel. Bola melambung ke arah tim bintang, di terima oleh Racel kemudian di oper ke Niken lalu di oper lagi ke Monica. Monica melakukan smes dan berhasil mencetak poin juga.
Permainan semakin panas para suporternya pun semakin bersemangat memberikan dukungan kepada timnya masing-masing.
"Wah Rida tim dari SMAN BINTANG sangat luar biasa, apa tim kita bisa menang." Tanya Lina.
"Pasti bisa, tim kita tidak kalah hebatnya dari mereka." Jawab Rida.
"Ayo ikut berteriak untuk menyemangati tim kita!" Ajak Rida.
"Tidak, aku dukung dengan doa saja." Tolak Lina.
"Yaa kau memang selalu seperti itu." Kata Rida.
"Huh berisik sekali, rasanya aku ingin pulang saja." Batin Lina tidak tahan dengan suara para suporter yang berteriak sekencang-kencangnya.
__ADS_1
Permainan sudah setengah jalan dan tim bintang meraih 13 poin sedangkan tim anggrek 12 poin. Tim bintang melakukan servis, di lakukan oleh Vero, bola melambung ke arah tim anggrek di terima oleh Angel. Kemudian di oper ke Cika lalu di kembalikan ke tim bintang, diterima oleh Chelsea dan di kembalikan lagi ke tim anggrek. Bola di terima oleh Aurel kemudian di oper ke Cika lalu di oper ke Nahda. Kemudian Nahda melakukan smes dan berhasil mencetak poin. Servis dilakukan oleh Linda dari tim anggrek, bola melambung ke arah tim bintang di terima oleh Viona. Kemudian di oper ke Chelsea lalu melakukan smes, namun bola berhasil di halau oleh Nahda dan di kembalikan ke tim bintang. Bola di terima oleh Monica kemudian di oper ke Chelsea lalu di oper lagi ke Viona, Viona pun melakukan smes dan mencetak poin. Servis dilakukan oleh Niken, bola melambung ke arah tim anggrek di terima oleh Dinda. Kemudian di oper ke Angel lalu di oper lagi ke Cika. Cika mengoper ke Nahda dan langsung melakukan smes namun, bola mampu di halau oleh Racel. Racel mengembalikan bola ke tim anggrek di terima oleh Aurel di oper ke Cika dan Cika pun langsung melakukan smes dan berhasil mencetak poin. Servis di lakukan oleh Dinda, bola melambung ke arah tim bintang di terima oleh Racel kemudian di oper ke Chelsea dan langsung melakukan smes. Namun bola berhasil di halau oleh Angel, kemudian di kembalikan ke tim bintang di terima oleh Monica, lalu di kembalikan lagi ke tim anggrek. Bola di terima oleh Aurel kemudian di oper ke Cika lalu di oper lagi ke Nahda. Nahda langsung melakukan smes dan berhasil mencetak poin.
"Nahda! Nahda! Nahda!" Teriak Rizal, Kemal dan Fikri.
" Semangat Nahda!" Teriak Rizal sekencang-kencangnya.
"Nahda aja terus!" Kata Angel kesal.
"Fokus Ngel atau tim kita akan kalah." Kata Aurel.
"Wah ternyata dia banyak penggemarnya juga ya." Batin Iqbal mendengar beberapa orang siswa meneriaki Nahda.
"Dia benar-benar luar biasa." Batin Iqbal dengan tersenyum, melihat beberapa kali serangan yang di lakukan Nahda.
"Ehem liatin siapa lo?" Tanya Farel melihat Iqbal tersenyum bahagia sejak tadi.
"Para pemain Voli itu, mereka benar-benar luar biasa." Jawab Iqbal.
"Kau tertarik dengan salah satu dari mereka?" Tanya Farel.
"Mungkin saja begitu." Jawab Iqbal.
"Yang mana?" Tanya Farel.
"Yang paling kecil itu, dia sangat keren." Jawab Iqbal menunjuk Nahda.
"Ya kau benar sekali, eh tapi sepertinya dulu dia sekolah di sini." Kata Farel.
"Iya dulu waktu kelas meeting, timnya yang mengalahkan tim kita." Kata Iqbal.
"Wah benar, kali ini tim kita pasti kalah." Kata Farel.
"Kita lihat saja Nanti." Kata Iqbal.
"Meski ada di tim lawan aku berharab Nahda yang menang." Batin Iqbal.
Bersambung.....
__ADS_1