Thalita Istri Pendek

Thalita Istri Pendek
Susi Ikan Tuna


__ADS_3

39 menit lamanya mereka sudah lengkap untuk ke Restaurand makanan di Negara Japan, Thalita memakai Celana lepis biru dan ia padukan dengan Switers merah darah yang juga berlengan panjang.


Sementara Arthan sendiri mengenakan Celana panjang dan berwarna hitam ia padukan dengan switers merah darah juga copple dengan Thalita.


Rambut Thalita bermodel sanggul semua, serta poni layaknya model poni gadis-gadis korea.


Arthan dan Thalita bergandengan tangan menuju luar Apartemen.


Lagi dan lagi mereka manaiki Bus untuk menuju Restaurand karena jarak dari Apartemen cupup lumayan jauh.


"Tha, foto yuk!" ajak Arthan sambil nyinggir kuda.


"Ngak!"


"Ayok dong, aku pengen pamer di akun instagramku. Biar para mantan-mantanku iri sama Istri pendekku!" Arthan menyenggol-nyengol lengan kiri Thalita.


Thakk ...


Thakkk ...


"Ternyata kau punya mantan ternyata!! Berarti ciumanmmu tadi malam sudah tidak perawan lagi!!"


Arthan mengelus kepalanya sakit sekali jitakan Thalita dua kali jitak benar-benar sakit, rasanya seperti di jitak batu tangan Thalita memang bertulang.


"Eeh, aku itu punya mantan karena hanya ingin merasakan apa itu chinta," ucap Arthan sambil meniup love di tangannya ke wajah Thalita.

__ADS_1


"Hueekkk! Itu mulut apa kolam comberan?" tanya Thalita.


Ppletakk ...


"Aushh!" ringis Thalita ketika keningnya di sentil Arthan.


"Enak aja kau bilang gitu! Aku itu sudah sikat gigi, s u dah!" jelas Arthan sambil mengeja kata terakhirnya.


"Owh, ngak nanya juga!"


"Dasar! Istri pendek!" sengit Arthan.


"Dasar Suami ngak perawan lagi!"


Penumpang Bus hanya melihat mereka berdua dengan tanda tanya, mereka tidak faham yang di bicarakan Arthan dan Thalita, di antara mereka ada yang merekam suara Sejoli itu dengan google.


Lama Bus melaju, dan akhirnya berhenti di tujuan yaitu Restaurand Japan yang terkenal di kota mereka.


"Woahh, besar banget yah, Me Husband!" pekik Thalita terkagum-kagum.


Arthan tersenyum lalu menarik tangan Thalita untuk masuk ke dalam Restaurand itu, Thalita takut masuk ke dalam Restaurand karena tidak tahu dengan pintunya.


Arthan tertawa melihat Thalita, ia lalu memeluk Istrinya dan masuk ke dalam pintu aneh itu menurut Thalita ia sebut aneh karena pintunya berputar-putar dan banyak pintunya.


Dari dalam Restaurand, Thalita kembali dibuat kagum dengan besarnya dan sangat ramai pelanggan. Pelayannya pun sangat banyak dan yang paling mengagum 'kan Pelayannya membawa banyak makanan dalam nampan panjang.

__ADS_1


"Duduk di mana nih, Me Husband?" tanya Thalita ini yang ke 4 kalinya ia memanggil Arthan dengan sebutan mesra.


"Di pojok sana saja, di sana tidak terlalu banyak Pelanggan," kata Arthan dan di balas anggukan oleh Thalita.


Lagi dan lagi Arthan menarik tangan Thalita tujuanya agar Istri pendeknya tidak tercecer oleh tingginya Pasangan-Pasangan lain.


Satu yang kalian ketahui, Thalita seperti anak kecil di dalam Restaurand itu.


Mereka di datangi oleh Pelayan yang biasa menanyai apa yang di pesan oleh pendatang baru dan belum ada makanan.


"Mau pesan apa, Honay?" tanya Arthan, ia sudah memesang Me dan Kimchi khas Japan.


"Hmm, aku pesan Susi ikan tuna aja, deh penasaran rasanya," ucap Thalita sambil membayang 'kan lezatnya susi.


Arthan terkejut, apa Susi? Istrinya mau pesan Susi? Makanan berdaging mentah itu, huekkk Arthan sangat benci makanan itu.


Pelayan itu tersenyum lalu pergi setelah mengetahui pesanan Suami, Istri itu.


Hanya sebentar, 2 orang Pelayan datang dengan masakan pesanan mereka.


Thalita membulatkan matanya ketika mengetahui wujud dari Susi pesananya, apa ini? Ikan Tuna yang mentah? Oke, sekarang Thalita jijik untuk memakannya.


"Arthan, kenapa makanannya mentah?" tanya Thalita cemberut.


Arthan? Jangan tanya ia sekarang tertawa keras hingga semua mata tertuju padanya.

__ADS_1


__ADS_2