Thalita Istri Pendek

Thalita Istri Pendek
Tembakan


__ADS_3

Arthan berlari sekuat tenaga menuju mobilnya ia berniat mengejar mobil Serina dengan bantuan sebuah aplikasi di handphonenya.


Tidak butuh waktu lama, Arthan sudah dalam perjalanan menyusul mobil Serina.


"Hey, kalian harus lebih cepat lagi!" seru Serina kepada anak buahnya.


"Kau... kau akan aku buat tersiksa setelah ini lihat saja!"


Serina menyeringai menatap wajah polos Thalita, gadis itu sangat dendam padanya ia sudah hilang hati nurani Karena cinta.


Arthan menambah laju mobilnya ketika ia melihat sebuah mobil putih dikejauhan dan ia yakin itu adalah mobil Serina.


Pippp


Pip


Tidak henti-hentinya Arthan membunyikan klakson untuk memberi peringatan pada kendaraan lain. Difikirannya sekarang hanya ada Thalita, Thalita, dan Thalita. Ia sangat khawatir dengan keadaan Istri pendeknya.


Arthan berusaha menghadang mobil Serina, beberapa kali terdengar umpatan kesal pada kendaraan lain karena Arthan mengemudikan mobil secara ugal-ugalan.


Kiikkkkkkkhh


Bruakkkk

__ADS_1


"Argghhh, sial!!"


Mobil Serina menjauh dan meninggalkan mobil Arthan yang menabrak tiang listrik.


Arthan tidak kehilangan akal Ia pun langsung memeriksa handphonenya untuk melihat di mana perginya mobil Serina namun lagi-lagi ketidakberuntungan berpihak padanya handphonenya kehabisan baterai.


"Aku harus bagaimana?! "


" Thalita bagaimana keadaanmu, sayang?!" Arthan begitu frustasi ia merenggut rambutnya sendiri secara kasar.


***


" Bawa dia masuk cepat!! "


Thalita diikat Di sebuah kursi kayu dan ikatan itu sangatlah erat di tangannya serta kakinya amat menyedihkan hidup Thalita dipikirannya hanya ada Arthan, Arthan, dan Arthan tangan dan kakinya sungguh perih karena ikatan itu.


" Percuma kau menangis bodoh karena besok kau sudah tidak akan melihat dunia ini lagi dan atau ... kau akan aku jual ke luar negeri dan kau akan memulai hidup baru menjadi seorang *******, hahaha! "


Untuk yang kedua kalinya Serina mencengkram erat kedua pipi gembul Thalita.


" Kau sungguh tidak punya hati nurani! lepaskan aku, aku harus pulang dan pastinya, Tuan Sastriwijaya sangat khawatir padaku! " berita mencoba memohon pada Serina.


Bukannya melepaskan Sherina malah menampar keras pipi Thalita bukan hanya sekali ia menampar rona merah dan terasa perih di pipi Talita tidak dihiraukan oleh Serina gadis itu sungguh kehilangan hati nuraninya hanya karena cinta ya, Iya sangat cinta dengan Arthan. Serina memang adalah gadis keras kepala dan tidak akan mengalah pada apa yang telah dia punya dan Serina tidak akan pernah menyerah sebelum apa yang ia mau dapat dia ambil kembali.

__ADS_1


" Ya, aku memang tidak punya hati nurani mulai sekarang hanya karena gara-gara kau ya, Kau merebut, Arthan dariku dan kau jangan harap untuk lepas dariku!! "


Tangan mulus dan lentik Sherina kembali melayang menampar-nampar pipi Thalita berkali-kali baginya tidak ada ampun untuk gadis itu hatinya merasa sangat sakit menyaksikan Thalita dan Arthan bahagia didepan matanya.


" Beri aku pistol! " perintah Serina kepada anak buahnya.


"Apa yang akan kamu lakukan?! " tanya Thalita ketika sebuah ujung pistol mengarah kepadanya dan itu dilakukan oleh Serina.


Serina tersenyum sinis ia tidak berniat untuk membunuh Thalita tapi iya berniat memberi rasa sakit yang dahsyat pada Thalita.


" Kau tanya aku ingin apa? Ya, aku jelas akan menembakmu bodoh! "


Thalita langsung terkejut, apa gadis di depannya itu sudah gila? Thalita sangat ketakutan dan lagi air matanya berjatuhan beberapa kali gadis itu menggelengkan kepalanya berharap Serina tidak jadi menembaknya.


Serina tersenyum sinis ia mulai membidik bagian kanan perut Thalita dan bersiap untuk menembaknya.


satu


dua


tiga


dor!!!

__ADS_1


__ADS_2