
“Kita harus bertemu sekarang juga. Apa pun hasil yang kau miliki, aku ingin mengetahuinya,” ucap Evelyn pada orang suruhannya melalui telepon.
Dengan mantap orang tersebut menjawab, “Oke. Temui aku di kafe dekat taman kota. Aku akan menunggumu di sana. Dan jangan lupa dengan bayaranku. Kau akan sangat terkejut setelah mendengar semua yang aku ketahui.”
"Apa itu?" tanya Evelyn penasaran.
"Kita bicarakan langsung, ingat bayaranku!"
Evelyn berdecap. “Ck, tidak usah khawatir! Aku tidak akan lupa dengan bayaranmu.”
Usai mengakhiri sambungan telepon, Evelyn bergegas keluar dari rumah. Dia lantas menyetop taksi yang lewat untuk pergi ke kafe yang disebut oleh orang suruhannya tadi.
Sesampainya di sana, benar saja, orang suruhannya sudah menunggunya di meja sudut kafe. Evelyn menarik napas dalam-dalam, kemudian menghampiri seorang pria yang usianya sedikit lebih tua darinya itu.
“Apa yang kau dapatkan dari penyelidikanmu beberapa hari ini?” tanya Evelyn tanpa basa-basi sama sekali.
“Wow, tenanglah. Kau baru saja datang. Duduklah dulu dan memesan makanan,” cibir orang suruhan Evelyn.
Evelyn memutar bola matanya, lalu duduk. “Langsung katakan saja, Sem. Aku sudah sangat penasaran. Aku harus tahu sekarang juga tentang alasan kenapa Leo berubah,” jelasnya.
“Baiklah, baiklah.” Orang suruhan Evelyn mengambil sebuah amplop cokelat dan mengambil beberapa lembar foto. Sesudah itu, dia meletakkan foto-foto tersebut di meja supaya Evelyn bisa melihatnya. “Hanya ini yang aku dapatkan.”
Mata Evelyn membelalak lebar. “Ya Tuhan ....” Dia terkejut sekaligus sangat kesal saat mengetahui jika wanita yang digandeng Leo di dalam foto-foto tersebut adalah Angela. “Bagaimana bisa Leo dekat dengan Angela?”
“Kau terkejut?” tanya Sem meledek.
“Sejak kapan mereka saling mengenal?”
__ADS_1
Orang suruhan Evelyn menaikkan sebelah alisnya. “Kau masih tak mengerti kenapa dia bisa dekat dengan Leo?” tanyanya seraya memutar bola mata. Orang bodoh pun pasti mengerti alasan kenapa Angela bisa tiba-tiba dekat dengan Leo.
Evelyn hanya diam.
"Eve, adik iparmu pasti sudah tau apa yang kau lakukan dibelakang Nick. Angela gadis yang cantik, dia gadis yang baik setahuku. Jika dia sampai melakukan ini semua karena seperti apa yang aku pikirkan, itu artinya tekadnya sangat kuat. Menjauhlah dari Leo sebelum semuanya berantakan!" Sembara tetap berusaha menasehati Evelyn.
"Jangan ikut campur urusanku!"
Dia mengambil semua foto tersebut lalu memasukkannya kembali ke dalam amplop cokelat. Setelahnya, dia berdiri.
“Aku sudah mentransfer bayaranmu. Aku pergi dulu,” ucap Evelyn lalu pergi dari sana.
"Kau beruntung mempunyai suami seperti Nick, pria yang begitu sabar menghadapimu, kau akan sangat menyesal nanti," gumam Sem menatap kepergian Evelyn.
Evelyn buru-buru pergi ke kantor Leo. Dia tak peduli dengan larangan Leo supaya mereka tak terlihat dekat di depan umum sebab ada hal yang jauh lebih penting yang harus Leo ketahui, yaitu mengenai siapa Angela sebenarnya.
Semua karyawan menatap kedatangan Evelyn sambil saling bisik. Gosip dengan cepat menyebar namun Evelyn tak peduli dengan itu semua. Dia langsung saja menaiki lift dan pergi ke ruang kerja Leo.
"Leo!" Eve membuka pintu ruangan Leo.
Leo tampak begitu terkejut melihat Evelyn datang. Pria itu membulatkan matanya kemudian menyuruh sekretarisnya yang berdiri di belakang Eve untuk keluar dari ruangannya.
“Eve, apa yang kau lakukan di sini?” tanyanya bingung.
“Ada sesuatu yang harus kita bicarakan Leo,” jawab Evelyn.
“Kita bisa membicarakannya nanti di rumah. Sekarang pergilah sebelum orang tuaku tahu kalau kau datang ke sini.”
__ADS_1
“Demi Tuhan, aku tidak peduli, Leo!” teriak Evelyn. Wanita itu mengambil isi dari amplop cokelat yang dia bawa, lalu melemparkan foto-foto itu pada Leo. “Apa maksud dari semua ini?!”
Leo terbelalak melihat foto-foto dirinya dan Angela yang Evelyn dapatkan. “D-dari mana kau mendapatkan foto-foto ini?”
“Itu tidak penting.” Evelyn menggelengkan kepala. “Tapi, apakah kau tahu siapa wanita itu?”
Leo diam. Dia bingung dengan maksud dari pertanyaan Evelyn. Apakah ada sesuatu yang Evelyn ketahui yang tidak dia ketahui?
“Angela adalah—”
“Angela adalah adik iparku,” ucap Evelyn, dengan cepat memotong ucapan Leo.
“Apa?!” seru Leo. Dia menggeleng-gelengkan kepala. Sulit bagi Leo untuk mempercayai fakta tentang Angela yang tidak pernah dia duga sebelumnya. “Tidak mungkin.”
“Dia adalah adik Nick. Aku tidak tahu kenapa kalian bisa dekat. Tapi, aku yakin jika dia memiliki niat busuk untuk memisahkan kita,” jelas Evelyn, dia sudah dapat menduga apa alasan Angela mendekati Leo.
Leo sangat terkejut mendengar itu. Dia begitu syok. Namun perlahan dia mengerti mengenai alasan kehadiran Angela di dalam hidupnya secara tiba-tiba.
Leo terdiam sejenak, semua peristiwa sejak awal mereka bertemu berputar di benaknya.
"Dia wanita yang licik, Leo. Nick pasti memintanya melakukan itu!" ucap Eve menghasut Leo.
“Eve, aku benar-benar tidak tahu. Aku minta maaf karena sudah menyakitimu dan masuk ke dalam perangkap Angela,” ucap Leo yang dengan cepat terhasut sembari menggenggam tangan Evelyn.
Perasaan Leo benar-benar menjadi campur aduk, Leo kesal, dia juga kecewa. Bukan karena Angela adik Nick, tapi memikirkan Angela hanya mempermainkan perasaannya lah yang membuat Leo begitu kecewa.
"Maafkan aku," ucapnya lagi.
__ADS_1
“Aku memaafkanmu asal kau janji tidak akan dekat dengan Angela lagi,” balas Evelyn.
"Baiklah, aku tidak akan dekat dengannya."