
Evelyn pulang ke rumah tanpa rasa takut jika apa yang telah dia lakukan dan dia katakan hari ini pada Nick akan membuat Nick marah. Evelyn dengan santai masuk ke dalam rumah dengan begitu percaya diri, karena merasa senang merasa yakin jika Nick pasti akan melarang Angela mendekati Leo.
Apa yang Evelyn pikirkan benar adanya dimana Nick memang melarang Angela untuk bertemu Leo, tapi yang tidak Eve ketahui jika Nick punya hal lain yang akan sangat mengejutkannya.
"Jangan menatapku seperti itu! Aku lelah dan tidak ingin berdebat," ucap Evelyn menatap sinis pada Nick yang tengah duduk di ruang keluarga menunggunya.
"Aku tidak berniat berdebat. Duduklah di sini sebentar, ada yang hal penting yang ingin aku bicarakan," ucap Nick tetap bersikap lembut pada wanita yang sudah menyia-nyiakan cintanya.
Evelyn terlihat ragu, tapi tetap menghampiri Nick dan duduk di sofa yang berhadapan dengan Nick.
"Ada apa? Cepat katakan, aku lelah!" Masih dengan sikap dingin dan angkuhnya Evelyn berbicara pada Leo.
Jika dulu Nick akan menanggapi dengan wajah kecewa atas sikap Eve, sekarang tidak lagi. Nick sudah terbiasa dengan hal itu. Nick meletakan sebuah amplop berukuran besar di atas meja membuat Eve bingung.
"Kau hanya perlu menandatangani surat ini setelah itu kau bebas. Rumah ini akan menjadi milikmu, tapi sebagai gantinya hak asuh Alden ada padaku," ungkap Nick membuat Evelyn sontak menatap terkejut padanya.
"Apa maksudmu?" tanya Eve seakan sulit mencerna apa yang Nick katakan.
"Ini yang kau inginkan selama ini. Kita berpisah dan kau bisa bersama kekasihmu itu. Kau tenang saja, aku akan membawa adikku menjauh dari kekasihmu. Kau bisa menghubungi atau menemui Alden kapan pun kau mau nantinya. Hanya itu yang ingin aku katakan, aku lelah aku juga akan istirahat," ucap Nick bangkit dari duduknya lalu pergi dari sana.
__ADS_1
Tenang, Nick. Ini sudah keputusan yang paling tepat, harusnya sejak awal kau lakukan semua ini. Ucap Nick dalam hati menguatkan hatinya sendiri yang tak dipungkiri masih merasa terluka atas apa yang telah terjadi.
Eve yang masih berada di tempatnya masih terdiam menatap map yang Nick letakan di atas meja. Sudah sejak beberapa tahun yang lalu Eve meminta berpisah tapi Nick tidak pernah mau berpisah dengannya, tapi hari ini pria itu menceraikannya. Nick bahkan tak marah atau mengatakan hal buruk padanya. Antara percaya dan tidak percaya, Eve mengambil amplop tersebut lalu melihat isinya.
"Dia serius ingin berpisah?" ucapnya pelan setelah melihat isi amplop tersebut.
Eve harusnya merasa senang, tapi entah kenapa dia tidak merasa senang. Eve justru masih seakan tak percaya jika Nick akan menceraikannya. "Ada apa denganku? Bukankah ini kabar bagus? Sekarang tidak ada Nick dan Angela lagi dalam hubungan kami. Aku harus segera memberi tahu Leo," ucapnya lagi mulai menghubungi Leo.
"Lagi dan lagi dia mengabaikan aku. Semua ini karena Angela, aku membencimu Angela!" umpat Evelyn kesal.
***
"Kau memikirkan dia?" tanya Rissa mengejutkan Angela yang langsung menoleh padanya.
"Kenapa tidak tidur? Tidurlah," kata Angele.
"Jujur padaku, kau menyukai Leo, bukan?" tanya Rissa lagi.
Angela hanya terdiam tak ingin menjawab pertanyaan sahabatnya. Membahas Leo hanya akan membuatnya sakit, terlebih mengingat Leo tetap saja mencintai Evelyn dan tidak bisa melepas Evelyn.
__ADS_1
"Aku sudah bilang, semua tidak akan mudah. Kau akan terjebak dalam permainanmu sendiri, Angela. Sekarang semua terjadi."
"Aku tidak ingin membahas itu, Riss. Aku hanya menyayangkan kenapa semua terlambat seperti ini. Kenapa disaat aku sudah mengorbankan hidupku, Nick baru mau meninggalkan Evelyn. Jika saja dia mau berpisah sejak dulu, maka semua ini tidak akan terjadi. Aku merasa apa yang aku lakukan menjadi sia-sia saja," ucap Angela terdengar lemas.
"Tidak ada yang sia-sia, Angela. Buktinya Leo terpikat olehmu, dia tidak bisa jauh darimu. Itu artinya kau berhasil menyingkirkan Evelyn dari hatinya."
Angela tertawa sedih mendengar ucapan Rissa.
"Kau salah besar, Rissa. Evelyn tetaplah wanita yang dia cintai, tetap akan menjadi pilihannya. Sama seperti hari ini dimana dia lebih memilih Evelyn dari pada aku. Dia membawaku terbang, lalu mendorongku dari atas sana."
"Kau mencintainya, Angela. Inilah alasan kau bersedih. Meski kau tidak mau mengakuinya, tapi semua terlihat jelas jika kau menaruh perasaan yang besar untuk Leo. Kau sedih kau kecewa karena Leo pergi bersama wanita lain. Kau cemburu akan hal itu," ucap Rissa kembali membuat Angela terdiam.
"Tolong. Aku tidak ingin membahasnya," pinta Angela penuh harap pada Rissa agar berhenti membahas Leo.
"Kami akan pergi dari kota ini," ungkap Angela mengejutkan Rissa.
"Pergi? Kemana?" tanya Rissa penasaran.
"Ke tempat dimana aku Nick dan Alden akan memulai hidup baru," jawab Angela berusaha tersenyum.
__ADS_1
"Kau mau ikut bersama kami?" tawar Angela.