The Billionaire'S Scandal

The Billionaire'S Scandal
Calon Menantu


__ADS_3

Siang ini Angela terlihat begitu elegan dengan sleeveless dress yang di tumpuk dengan blouse see through berbahan tulle akar warna abu-abu.


Rambut panjang kecoklatan milik Angela di tata dengan gaya messy bun with accessories hair style. Gaya rambut yang terlihat seperti berantakan tetapi justru di situ pesonanya. Sarah tersenyum puas melihat gadis yang dia harapkan menjadi menantunya terlihat begitu cantik. Tanpa Angela sadari jika Sarah sempat memotret penampilannya dan mengirimkan pada Leo.


"Tante, apa ada yang salah dengan penampilanku?" tanya Angela menjadi salah tingkah sebab Sarah terus menatapnya.


Sarah menggelengkan kepala. "Tante menatapmu karena kau terlihat sangat cantik, Angela."


"Tante juga sangat cantik Tante meski usia Tante tidak muda lagi," jawab Angela tersenyum.


Mereka yang telah selesai bersiap akhirnya pergi ke pesta yang akan mereka datangi. Sarah terus tersenyum membayangkan dimana dia akan memamerkan Angela pada semua orang jika Angela adalah calon menantunya.


Di tempat lainnya, Leo yang baru saja memulai meeting nya merasa sangat gelisah setelah melihat pesan dari Sarah. Leo tak bisa tenang membayangkan akan banyak sekali mata yang menatap kagum pada Angela dan Leo tidak rela itu terjadi.

__ADS_1


"Sial!" ucapnya tanpa sadar membuat semua orang menatapnya.


"Leo!" tegur Wira yang turut menghadiri meeting tersebut.


Tatapan tajam penuh ketegasan Wira tunjukan pada Leo sebagai isyarat jika dia ingin Leo konsen pada pekerjaan mereka, Leo yang mengerti itu berusaha untuk tenang meski tetap saja berharap meeting segera berakhir.


Harusnya aku melarang Angela menemani Mama. Bagaimana jika banyak yang coba mendekati Angela? Batinnya masih saja gelisah.


"Jadi kapan mereka menikah?" tanya salah satu kenalan Sarah yang berada satu meja dengan Sarah.


"Secepatnya. Aku tinggal menunggu tanggal dari mereka, aku berharap secepatnya," ucap Sarah dengan percaya diri menjawab, tanpa menyadari jika Angela begitu tertekan dengan pembahasan mereka.


Ya Tuhan, semua ini menjadi semakin jauh. Aku tidak pernah berpikir akan jadi seperti hari ini. Aku harus bagaimana? Batin Angela.

__ADS_1


Masih di tempat yang sama, tanpa semua orang sadari dari dua arah berlawanan ada orang orang yang juga tengah menatap Angela dengan tatapan begitu terkejut, salah satunya seorang wanita yang saat ini tengah merekam jejak keberadaan Angela di sana.


"Aku tidak menyangka jika akan mendapat berita yang luar biasa akan mengejutkanmu," ucap orang tersebut yang tidak lain adalah teman Evelyn.


Gadis itu mengirim bukti keberadaan Angela dan bukti pengakuan Sarah kepada orang-orang yang mengatakan jika Angela dan Leo adalah pasangan dan akan segera menikah. Dan benar saja, tak butuh waktu lama, ponsel wanita itu berdering.


"Dimana itu?" tanya Evelyn.


"Di hotel MK, adik iparmu bersama ibu kekasihmu," jawab wanita itu sambil tertawa membuat Eve semakin kesal.


"Kau kalah cepat dari adik iparmu, Eve. Dia berhasil merebut hati keluarga Leo, pada akhirnya Leo pasti akan meninggalkanmu dan kau akan kehilangan semuanya," ucap teman Eve yang hanya bisa semakin memanasi Evelyn.


Eve yang saat ini masih berada di rumahnya dengan hati dipenuhi amarah pada Nick dan juga Angela semakin tak bisa mengontrol emosinya. Eve merasa sudah cukup sabar menghadapi sikap Leo yang mengabaikannya, serta Nick dan Alden yang juga mengabaikan. Dan dari semua yang terjadi, hanya satu orang yang harus disalahkan menurutnya, yaitu Angela. "Tidak Angela, kau tidak akan bisa merebut posisiku, kita lihat saja apa yang bisa aku lakukan untuk menyingkirkan mu," ucap Evelyn dengan senyum menyeringai menatap ponselnya.

__ADS_1


__ADS_2