
Terkejut tentu saja Angela akan sangat terkejut mendengar ucapan Nick yang mengatakan akan menceraikan Evelyn. Jika Nick memintanya menjauhi Leo sudah bisa Angela tebak, tapi ucapan Nick yg akan bercerai jelas hal yang tidak Angela tebak sebab sudah berulang kali Angela meminta untuk Nick berpisah tapi Nick selalu mempertahankan Evelyn.
"Aku akan menceraikan Evelyn dan aku ingin kau menjauhi Leo. Aku tidak ingin kau berhubungan dengan pria itu lagi, bisa kah aku meminta itu darimu, adikku?"
Air mata Angela terus saja mengalir, permintaan Nick yang harusnya dengan mudah dia turuti sekarang seakan sulit untuk dia lakukan, namun, cinta dan kasih sayang yang dia miliki untuk kakaknya membuat Angela tersenyum menganggukkan kepala.
"Kau berjanji?" tanya Nick lagi memastikan.
"Aku berjanji," jawab Angela tersenyum.
Angela kembali duduk di samping Nick. Angela juga perlahan menghentikan tangisnya. "Bagaimana dengan Alden?" tanya Angela teringat Alden–keponakannya.
"Alden sudah terbiasa tanpa Evelyn. Ada atau tidaknya Evelyn sama saja, alden sudah mengerti itu. Dia lebih membutuhkanmu daripada Evelyn, itu yang Alden katakan padaku setelah dia sembuh dari sakitnya tempo hari."
Apa yang Nick katakan benar adanya. Hari dimana Alden sembuh dari demam, Alden yang permintaan terakhirnya pada Evelyn tak di turuti merasa lelah berharap pada ibunya sendiri. Pria kecil itu tak lagi berharap kasih sayang ibu yang sudah terlalu sering mengabaikannya itu.
"Kau yakin?" Angela kembali bertanya untuk memastikan semuanya.
__ADS_1
"Ya, aku bahkan sudah menjelaskan pada Alden jika dia mungkin akan semakin jarang bertemu dengan Evelyn jika sudah pisah rumah dan Alden sama sekali tidak terlihat bersedih, Alden bahkan tak keberatan sama sekali. Dia hanya menjawab tidak apa-apa asal tetap bersama kau dan aku," jawab Nick.
"Syukurlah jika dia dapat mengerti, keponakanku memang pintar. Sekarang dimana Alden?"
"Alden bersama pengasuhnya."
"Di rumah?"
Nick menggeleng. "Di klinik," jawab Nick tersipu malu.
***
Sudah hampir satu jam Leo menemani Evelyn. Saat ini keduanya masih berada di gedung hotel yang sama hanya berbeda ruangan sebab keduanya saat ini tengah berada di salah satu kamar yang ada di hotel tersebut.
"Sampai kapan kau akan terus menangis? Aku harus pulang, ibuku pasti menungguku dan siap meledak," ucap Leo pada Evelyn yang masih berada dalam pelukannya.
"Ibumu atau wanita yang sudah menghancurkan hubungan kita?" tanya Evelyn kesal melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Eve, jangan membuatku kesal!" Leo mulai hilang kesabaran menghadapi sikap Evelyn.
"Kau yang membuatku kesal. Kenapa kau mengatakan pada semua orang jika dia calon istrimu? Kau bahkan terlihat begitu mesra bersama Angela. Kau berjanji akan menjaga jarak dari dia tapi kau justru membawanya ke pesta. Kau selingkuh di belakangku, Leo. Kau mengkhianati ku. Kau menyakitiku, Leo!" Evelyn kembali meluapkan kekesalannya.
"Kau bilang mencintaiku. Kau bilang akan berjuang bersamaku, kau bilang ingin aku bercerai dan akan segera menikahiku, tapi kau justru bersama Angela. Apa aku hanya mainanmu? Kau akan membuangku setelah bertemu Angela? Dia tidak mencintaimu, Leo. Hanya aku yang tulus mencintaimu. Dia wanita yang tidak baik. Dia wanita murahan!" ucap Evelyn lagi sesaat kemudian mendapat hadiah yang tidak pernah dia duga dari Leo.
Satu tamparan mendarat di pipi Evelyn dan Evelyn syok karenanya. Evelyn sama sekali tidak menyangka jika Leo akan menamparnya terlebih karena Angela.
"Leo, kau menamparku?" ucap Eve tak percaya.
"Angela bukan wanita seperti itu!" bentak Leo.
"Lalu seperti apa? Apa maksudmu? Maksudmu aku yang buruk?" tanya Evelyn semakin kesal.
"Leo, jangan kau pikir aku takut untuk memberitahu semua orang jika kita ada hubungan. Aku juga akan memberitahu semua orang apa yang telah Angela lakukan." Evelyn mulai mengancam Leo, melakukan hal yang selalu dapat membuat Leo takut.
"Kau pernah berkata akan selalu bersamaku. Kau bilang kau mencintaiku, apa kau sudah lupa semua itu? Kau membuat pernikahanku berantakan, kau yang kembali dalam hidupku dan sekarang kau ingin membuangku? Aku tidak akan membiarkan semua itu terjadi, Leo. Jika aku hancur maka kau juga harus merasakan kehancuranku!" ucap Evelyn membuat Leo terdiam.
__ADS_1