THE BLACK MAN

THE BLACK MAN
Kekalahan Black Monster


__ADS_3

Kala itu jam masih menunjukkan pukul 10.00 malam ketika sesosok bayangan hitam turun dari udara di pusat keramaian New York City yang berlokasi di Timur Laut Amerika Serikat.


Masih berjarak 50 meter dari tanah tembakan tembakan senjata khusus telah di tembakkan ke segala penjuru.


Warga kota yang sedang berjalan jalan menikmati keramaian kota malam itu mulai berteriak panik sambil berlari larian kesana kemari.


Sebagian wartawan yang berani sudah meliput kabar hangat tersebut dimana Black Monster mengamuk menyerang warga kota.


Tak butuh waktu lama, belasan menit kemudian, terlihat sesosok manusia hitam lainnya meluncur ke arah Black Monster dengan sebuah tendangan kencang di udara.


"Traaaanggg,,," Api berpijar di atas sinaran lampu kota yang sangat terang benderang.


Black Monster terlihat terlempar ratusan meter dari tempatnya menyerang warga kota.


Sorak sorai warga kota menggema di riuhnya malam kala itu melihat sosok yang mereka tunggu tunggu.


Sebagian orang orang berseru keras,


"The Black Man, Terima kasih The Black Man, hajar dia The Black Man." Secara bergantian teriakan teriakan penyemangat keluar dari mulut orang orang yang tadinya telah putus asa itu.


Banyak sekali warga berlarian jauh dari atas kasino terbesar di New York itu ketika serangan balasan dari Black Monster mengenai tubuh The Black Man.


Tembakan yang mengenai The Black Man seperti peluru karet saja yang mengenai badan manusia biasa. Dengan gusar Black Monster yang bertampang mengerikan itu menyerang dengan lebih ganas.


Terjadilah perkelahian yang jarang sekali dilihat warga kota tersebut. Perkelahian di udara antara dua sosok manusia yang sama sama hitam.


Seorang manusia biasa dengan kulit lengan dan kakinya melepuh berwarna hitam legam.

__ADS_1


Seorang lagi memakai baju seragam hitam dari leher sampai ke kaki dengan penutup kepala yang menyambung dengan kaca mata hitam mengkilat menutup hingga ke dagu dan hanya menyisakan sedikit mulut dan hidungnya saja yang terlihat berkulit putih bersih.


Dialah The Black Man yang menjadi pahlawan dunia dimana beberapa tahun yang lalu, The Black Man pernah melawan dan bahkan kabarnya menghabisi The Dark Man yang dulu sering juga mengacau kota.


Yang tampak berbeda dari jauh antara keduanya adalah tonjolan di punggung mereka.


Jika Black Monster memiliki tonjolan seperti ransel besar di punggungnya yang mengeluarkan delapan titik api biru kecil. The Black Man hanya terlihat sedikit saja tonjolan yang sepertinya berada dalam baju seragamnya.


Hanya setipis handphone sebesar PlayStation anak anak saja bentuk dan macamnya.


Kembali Black Monster beradu saling memukul dan menendang di udara melawan The Black Man yang terkadang dapat berkelit mengelak ke sana sini.


Wajar saja jika dari segi kecanggihan mesin terbang mereka, The Black Man jauh lebih maju dan canggih mesinnya.


Karena mesin serta baju seragamnya langsung terhubung dengan penangkap gelombang mikro yang di pancarkan oleh otaknya melalui kawat pilihan yang terhubung ke mesin di belakang punggungnya.


Kacamata khusus yang dirancang oleh para Profesor pilihan di seluruh dunia itu berfungsi membaca panas, suhu tubuh manusia, mempunyai super infra merah bahkan dapat juga mengeluarkan tenaga sinar ultraviolet yang belum pernah dicoba John, bahkan mungkin saja belum diketahuinya.


Sedangkan kelebihan Black Monster hanya dari daya tahan tubuhnya. Mesin terbang yang di pakai nya adalah ciptaan Charlie Sung dulunya.


Masih banyak sekali kekurangannya karena mesin itu terbuat dari bahan duplikat curian. Tidak di tangani langsung oleh ahlinya seperti Uniform yang dipakai John sebagai The Black Man.


Terbukti setelah jam menunjukkan pukul 2.30 pagi. Black Monster selalu mencari celah melarikan diri. Namun karena John juga seorang ahli kungfu asli Tiongkok zaman dulu. Maka seluruh jalan untuk lari telah ditutupnya.


Pada suatu ketika, Black Monster menembak ke arah keramaian orang orang yang semakin dekat menonton perkelahian mereka, mobil mobil yang terkena tembakan meledak membawa korban jiwa yang sangat banyak.


Dengan tenaga penuh The Black Man menerjang ke arah Black Monster dan dengan tepat mengenai rahang dan dadanya yang membuat Rooney sebagai Black Monster sesak napas nya.

__ADS_1


The Black Man terus saja menghajar Black Monster hingga mereka berdua terhempas ke tanah dengan tubuh samping Black Monster berada di bawah hingga membuat jalanan aspal keras tersebut rusak parah bergaris sejalur dengan tubuh Black Monster.


Tepat pada saat itu, sebuah bus terisi banyak orang sedang melintas. Meski bus itu sudah dihentikan pihak kepolisian US namun tetap saja bus tersebut melaju karena tidak tau ada perkelahian maka supir bus menjadi sasaran tembakan Black Monster.


Hanya lima tembakan saja yang berhasil di lepaskan Black Monster karena selain tenaga mesin sudah hampir habis. Amunisi senjatanya pun sudah kosong sama sekali.


Melihat Bus yang ingin membelok itu oleng, berbarengan dengan teriakan para penumpang Bus, The Black Man mencelat cepat terbang ke arah bus.


Dengan tenaga dorongan John yang terbang dalam pakaian The Black Man nya, Bus itu tertahan hingga para penumpang selamat.


Ketika melihat ke arah kanan John masih dapat mengikuti arah larinya Black Monster di udara. Namun melihat supir bus yang terkena tiga tembakan di tubuhnya masih bergerak lemah, The Black segera memanggul nya dan membawa nya ke arah ambulan atas isyarat dari polisi patroli dan petugas keamanan kota.


Setelah mendapatkan tepuk tangan para warga dan acungan jempol dari kepolisian dan keamanan militer, John segera terbang menuju ke arah terbangnya Black Monster.


Sambil mengejar John teringat dengan aksi pertamanya dulu, dimana dia juga ikut di serang pihak keamanan karena disangka pengacau bersama The Dark Man.


Untung saja saat itu ada Barbara Liden yang menolongnya hingga dia dapat berkenalan dengan gadis itu dan keluarganya.


Hampir sejam The Black Man mengejar, belum juga dia melihat atau mendeteksi dimana Black Monster berada.


John tak sadar kalau kapal laut yang di kiranya kapal nelayan tadi adalah kapal pribadi Nyonya Liu dimana Black Monster turun dan di obati oleh bawahan Nyonya Liu.


Akhirnya, John pun kembali ke gudang dekat pelabuhan lama dimana kemarin dulu dia pernah turun. Sesampainya John didalam gudang tersebut. Dia segera memanggil Taksi.


Dengan memotong jalan yang agak jauh karena jalan utama di kota di tutup sementara akibat kekacauan yang di timbulkan Black Monster, John pun tiba di rumah sebagai seorang pemuda yang telat pulang kuliah karena terjebak macet.


Begitu penjelasan John kepada supir Taksi yang tak henti hentinya bercerita tentang kehebatan The Black Man sebagai pahlawan yang sangat dikaguminya.

__ADS_1


Bersambung ...


__ADS_2