THE BLACK MAN

THE BLACK MAN
Menghilangkan Jejak


__ADS_3

Saat itu, dunia berada dalam huru hara yang dahsyat, seakan akan kiamat kecil bagi dunia sedang terjadi.


Di setiap Negara Negara kecil terjadi serangan bom yang mencakup arena 7 hingga sembilan kilometer jangkauan ledaknya.


Banyak manusia mati bergelimpangan, binatang binatang tewas bersamaan dengan rumah rumah yang hancur berantakan serta gedung berhamburan.


Negara negara yang berada di kepulauan kecil habis menjadi target organisasi dunia saat itu. Hanya yang sanggup membayar yang akan selamat.


Hanya ada 149 Negara yang selamat dari serangan Bom tersebut. Bom besar yang meledak dalam radius 40 meter itu menghancurkan seluruh makhluk hidup dan tanaman.


Namun lebih dari ruang lingkup ledakan nya sebesar 40 meter sekelilingnya, tanaman tanaman seperti mendapatkan zat yang membuat mereka tumbuh lebih cepat.


Zat yang terkandung sejenis asap gas cairan berbahaya itu sangat berbahaya bagi makhluk hidup lainnya seperti hewan, manusia dan makhluk laut lainnya selain tanaman dan tumbuhan.


Setelah melepaskan bom khusus berbentuk rudal besar tersebut, Tuan Malech yang ketika itu masih berada di Columbus Ohio segera di serang oleh 5 orang The Black Man yang tidak lain adalah John, Sarah, Kenji, Lin Lin dan Wan Wan.


Baru semalam mereka selesai melakukan gangguan kepada markas besar di Kota Columbus itu, kini kembali John dan istri serta murid muridnya di kepung ketat oleh 70 lebih anggota pasukan khusus yang memakai mesin terbang di punggung mereka.


John dan Kenji sedikit kewalahan juga menyerang dan melindungi tiga wanita bersama mereka.


Hingga suatu ketika, serangan Kenji yang di sambut oleh Hanji melakukan pertarungan di udara sambil tembak menembak, pukul memukul dan tendang menendang.


John yang kini berada di udara dalam pakaian The Black Man nya yang telah berubah menjadi super canggih itu kini menghadapi Rooney sang Black Monster yang terus menerus menyerang John sambil mengelak dari serangan serangan lawan.


Yang paling kasihan adalah Sarah bersama kedua murid wanitanya yang di kepung puluhan pasukan pria khusus yang telah di latih secara terus menerus.


Baik Kenji atau John tak dapat lagi menolong ketiga wanita itu karena selain menghadapi Black Monster, John kini di kepung 10 orang lainnya.


Begitu juga Kenji yang hampir saja merasa putus asa melihat daya tahan Subo dan Sumoi Sumoi nya yang sedikit lebih lemah.


Tiba tiba pasukan khusus Amerika di pimpin oleh Samuel Liden dari jauh membawa kavaleri dan artileri dalam jumlah banyak.

__ADS_1


Senjata dan Tentara khusus yang di izinkan oleh pemerintah Amerika tersebut bertujuan melakukan serangan penghancur kepada markas yang telah membuat banyak masalah di dunia.


Melihat hal itu, Tuan Malech dan beberapa koleganya kaget di dalam. Mereka segera mengurung diri di dalam banker khusus yang sengaja di buat untuk persiapan akhir.


Mental para pasukan terbang pun terganggu dengan adanya pihak pemerintahan setempat yang datang dengan bermusuhan ingin menghancurkan mereka.


Melihat mental para pasukan yang jatuh, John dan Kenji serta ketiga wanita itu segera melakukan serangan serangan dahsyat.


Dengan di tambah serangan dari pasukan pemerintah setempat, John akhirnya memenangkan pertempuran bersejarah itu.


Tuan Malech, Christ dan Hans di anggap tewas. Padahal, empat orang yang tidak lain adalah Malech, Christ, Hans dan Hanji yang berhasil selamat karena melarikan diri dari medan tempur itu sedang duduk mengatur rencana bersama tamu tamu penting di dalam Bunker keselamatan yang bagian atas nya telah rata dan hancur hangus berkeping keping.


"The Black Man, kami mengucapkan terimakasih kepada kalian. Tanpa bantuan kalian mungkin kami tak akan bisa secepat ini memusnahkan mereka." Seru Tuan Samuel dalam pakaian tempur yang menjadi wakil dari presiden secara langsung.


"Sama sama Tuan. Berkat bantuan kalian juga kami masih selamat." Seru John kepada ayah mertuanya yang tidak di ketahui oleh siapa pun jua.


"Setelah urusan kalian selesai, datang lah ke acara besok malam di Washington DC. Kalian kembalilah dulu, ada sebuah bom yang di luncurkan ke daerah pinggiran New York bagian Utara."


.---***---. .---***---. .---***---.


Kek Meshach bersama seluruh penghuni rumah bersembunyi dalam ruang bawah tanah ketika ledakan besar jatuh di Kota New York 7 kilometer dari Istana besar nya.


Bu Citra yang saat itu telat mengetahui bersama Bu Melly mengalami luka parah yang kini sedang di tolong oleh Dokter kepercayaan Kek Meshach.


"Tak lama lagi mereka sepertinya dapat bertahan,,"


"Tolong selamatkan mereka Dok, tolong," Seruan Kek Meshach terdengar memilukan.


"Kakeeekk, Ibuuu,, Bibiiii," Panggilan John menggetarkan istana yang telah hancur itu.


Pintu bawah tanah terlihat bergerak, John segera meluncur ke situ untuk membantu menarik tuas pintu bawah tanah tersebut.

__ADS_1


"John, Ibu mu,, Sarah,,," Kek Meshach tak sanggup melanjutkan kata kata nya yang keluar bersama air mata yang berderai.


John segera masuk bersama Sarah dan tiga muridnya. Ternyata bom yang di luncurkan bawahan Tuan Malech bukan hanya sebuah, namun dua bom ke New York yang mengenai istana di perbatasan pinggiran New York itu.


"Ibu,, ibuuu,," Jeritan kesedihan John dan Sarah yang menyaksikan sekarat menimpa kedua orang tua mereka.


"Jaga Sarah dan Barbara John, selamatkan manusia." Perkataan Bu Citra sebelum menghembuskan napas terakhir nya.


"Anak ku, jaga baik baik kandungan kalian berdu,,aa," Bu Melly pun menyusul sahabat nya dalam pangkuan Sarah.


Pecah lah tangisan mereka di ruang bawah tanah itu. Tenaga radiasi ledakan bom buatan ilmuan terpilih itu memang sangat dahsyat. Ketika ledakan terjadi, gelombang asap menyebar dengan cepat sejauh lingkar 7 sampai 8 kilometer sebelum melambung tinggi di bawa angin ke angkasa.


John yang masih larut dalam kesedihan nya tersentak kaget mendengar suara lembut.


"Semua nya telah digariskan, apa yang di tentukan Tuhan, itu lah yang terjadi."


Setelah John sadar mendengar kata kata kakek nya, mereka segera keluar dari ruang bawah tanah tersebut dan menguburkan jenazah Bu Citra dan Bu Melly di tanah milik Kek Meshach bagian belakang pagar.


Istana yang berdiri dengan megah itu di susuri oleh mereka semua. Di dalam kamar Bu Melly dan Bu Citra, mereka mendapat kan sebuah kotak besi dimana tersimpan kitab kitab warisan Sianjin Lama yang dulu di berikan kepada John dan Kenji.


Di dalam kotak besi itu terdapat dua buah buku catatan milik Bu Citra dan Bu Melly yang sengaja di simpan untuk anak anak mereka.


Di dalam nya, John membaca bahwa banyak harta mereka yang berharga di kubur di beberapa tempat seperti di Bukit Ang Hwa, Gunung Wu Ji, di tanah bekas tempat tinggal mereka di bandung dan di sudut pagar istana Kek Meshach.


Mulai saat itu, John membawa Sarah dan Barbara bersama Kek Meshach jauh ke Gunung Muji dimana mereka tinggal di sana.


Kenji kembali ke Tibet dan membangun kembali warisan Dalai Lama di sana. Kenji yang sebelumnya terjerat cinta Wan Wan dan Lin Lin kini bersedia menjadi Dalai Lama dimana dia di angkat oleh pemerintah sendiri.


Wan Wan ikut Kakak nya yang menikah dengan seorang Dokter muda dan tinggal bersama di rumah mereka yang terletak di pinggiran Ohio dimana Samuel Liden kini tinggal bersama adiknya.


Bersambung ...

__ADS_1


__ADS_2