
Setahun kemudian mereka akhilnya lulus SMA dan akan melanjutkan perjalanan dengan impian masing-masing. Baik Clara, Riyant, Putri maupun Mikki mereka masih tetap berada pada organisasi Love Yourself yang mereka bangun. Keempatnya mampu memaafkan satu sama lain terlebih pada diri mereka sendiri, tujuan mereka yaitu sama, mereka ingin semua orang terutama remaja lebih bisa mencintai diri mereka sendiri, menerima diri sendiri dan mendukung rasa percaya pada kemampuan yang mereka miliki. Mereka percaya tak ada satu manusia pun yang sempurna di dunia ini, standar masyarakat hanya membuat repot dan beban bagi diri sendiri, alangkah lebih baiknya kita menerima diri apa adanya dan mensyukuri atas segala yang telah tuhan berikan.
Meski mereka sibuk dengan kesibukan di kampus masing-masing, namun mereka tetap saling bertegur sapa di media sosial, tak jarang mereka saling temu meski tak lengkap, mereka berharap persahabatan mereka tetap bertahan selamanya. Bagaiamanapun, dalam keadaan apapun hidup tetaplah berjalan, meski kau dalam keadaan paling buruk sekalipun, percayalah bahwa di depan sana kau akan menemukan bahagiamu sendiri.
Jangan pernah putus asa pada apa yang membuatmu gagal, bangkitlah dan kejar apa yang kau impikan. Hidup masih terus berjalanm sampai tuhan berkata untuk berhenti. Selagi kita mempunyai waktu yang banyak, marilah bersama untuk mengehar mimpi, tak ada yang mungkin di dunia ini jika kita mencampurkan urusan dan mimpi kita dengan Tuhan, niscaya Tuhan akan memberikan kelancaran.
Hidup masih terus berjalan. Meski banyak orang yang menghina, percayalah akan banyak orang yang mendukugmu, cintai meeka yang mendukungmu, hiraukan mereka yang hanya membuatmu jatuh.
Hidup masih terus berjalan. Meski patah hati menerpa, namun kau harus menyeka air matamu, lihat dirimu dan sekitarmu, banyak orang lain yang mencintaimu. Jangan biarkan mereka kecewa hanya karena kau menangisi seseorang yang membuatmu terluka.
__ADS_1
Hidup masih terus berjalan, dan kita harus menghadapi semuanya. Rasa sakit, tak berharga, terhina, kesakitan dan yang lainnya, namun teruslah berpegang dan meminta bantuan Tuhan, jangan putus asa, jangan menyerah, jangan menyalahkan dirimu sendiri, kau harus semangat. Ingatlah, badai akan berlalu dan pelangi akan tiba.
...****************...
"Kalian akan daftar di universitas mana? " ujar Mikki, saat mereka sedang berada di sebuah caffe pekan itu. "Aku mungkin akan pindah ke singapore, karena ibuku disana dan aku harus mengurus ibuku," jawab Putri, "aku masih disini," sahut Riyant. "Clara, kau akan kuliah dimana?" tanya Mikki, semua orang menoleh pada Clara. Gadis itu tampak berfikir sesaat kemudian menjawab "mungkin di London, karena aku mendaftar beasiswa disana, semoga aku mendapatkannya," semua orang memandang Clara takjub.
"Kau hebat!" ungkap Putri dan memeluk Clara. "Kau sendiri, rencana kuliah dimana?" tanya Clara pada Mikki setelah ia melepaskan pelukannya pada Putri. "Aku tetap disini, mungkin aku akan satu universitas dengan Riyant," mendengar itu Riyant merangkul Mikki, "Ok. Jadilah teman sejurusanku yang bisa ku andalkan." Mikki hanya tersenyum menjawabnya.
...****************...
__ADS_1
"Kalian berkabarla ketika sudah sampai," ucap Mikki ketika mereka baru saja tiba di bandara. "Tentu," jawab Clara dan Putri berbarengan.
Ibu Clara memegang kedua bahu anaknya, lalu memeluknya. "Nak, apapun yang terjadi disana, kumohon beritahu ibu. Sering-seringlah menghubungi ibu, ibu akan selalu merindukanmu," Clara melepas pelukan ibunda, lalu menjawab "Iya bu, tenang saja. Doakan aku baik-baik di sana, aku menyayangi ibu. Terimakasih sudah melindungiku serta membesarkanmu. Saat ini, aku akan belajar mandiri agar kelak aku tak bergantung pada siapapun,"
"iya nak, doa ibu tak pernah terputus untukmu, sayang." Mia -ibunda Clara memeluk anaknya sekali lagi, hingga waktu penerbangan keduanya tiba. Baik Putri maupun Clara sebenarnya berat meninggalkan orang-orang yang mereka sayangi, tetapi mereka harus merelakannya. Bukankah jika kita ingin menggapai suatu mimpi, harus ada yang kita korbakan? Termasuk waktu dan juga orang-orang terkasih.
"Putri, beritahu aku juga jika kau sudah sampai," ucap Clara pada Putri sebelum mereka berpisah. "Iya, kau juga. Sampai nanti di tahun-tahun berikutnya!" kata Putri sedikit berteriak, sedang Clara hanya melambaikan tangan pada Putri.
Riyant, Mikki dan juga Mia masih disana dan melihat pesawat take off, mereka pun kompak melambaikan tangan ke arah pesawat itu, lalu kembali pulang ke rumah masing-masing.
__ADS_1
Apapun yang terjadi, hidup tetaplah terus berjalan.