
Seorang gadis tengah duduk di dalam caffe yang terletak di pusat kota, gadis itu sedang menunggu teman-temannya, kemudian datanglah dua orang lelaki secara bersamaan.
“Hey Putri!” sahut salah satu dari mereka, gadis yang di sapa Putri itu menoleh, “Oh? Mikki, Riyant. Apa kabar?” sapa Putri pada kedua lelaki yang kini duduk berhadapan dengannya, “aku baik,” jawab Riyant dan Mikki secara bersamaan membuat Putri terkekeh, “sepertinya kalian sangat akrab ya,”
“tidak,” sanggah Riyant, “bukankah kalian dekat, mengapa ia menumpang padaku?” tanya Riyant, ya benar. Mikki menumpang pada Riyant ketika hendak ke caffe.
“Aku sudah lama pindah, kau lupa?” tanya Putri memutar bola matanya malas, padahal ia sudah memberitahu semuanya bahwa ia akan pindah ke singapure untuk menemui ibunya yang saat itu sudah membaik.
“Ah begitu, aku lupa,” ucap Riyant santai. “Clara belum datang?” tanya Mikki yang menyadari bahwa mereka hanya bertiga, Putri menggeleng. “Tunggu saja, mungkin sedang di perjalanan, karena rumahnya juga pindah,” jawab Riyant.
__ADS_1
Mereka saling mengobrol dan bertukar cerita tentang kampusnya masing-masing. Mereka kuliah di tempat yang berbeda-beda, hanya saja Riyant dan Mikki masih di daerah yang sama, sedangkan Clara dan Putri mereka melanjutkan ke universitas di luar negeri. Tak heran jika Clara mendapat beasiswa disana, itu karena ia murid yang sangat pintar, dua hari yang lalu Clara pulang tetapi mereka semua tak bisa menjemput Clara di bandara karena banyak pekerjaan yang harus di lakukan, maka dari itu mereka sepakat untuk bertemu di caffe ini sekaligus merayakan kepulangan Clara.
“Hai, longtime no see,” seseorang berbicara pada mereka, membuat tawa mereka terhenti dan melihat ke arah sumber suara. Mereka terkejut menatap tak percaya pada obyek di hadapan mereka. “aku- aku seperti tak mengenal,” Bisik Mikki. gadis itu mengerutkan dahi, “hey. Ini aku Clara, ada apa dengan kalian, berlebihan sekali,” gadis itu –Clara mendudukan dirinya di samping Putri yang terdiam menatap takjub pada Clara.
Yang benar saja, saat ini dihadapannya Clara jauh berubah drastis, tubuhnya yang sekarang lebih ramping, ia mengatakan bahwa ia sering melakukan gym di sana dan ikut komunitas hidup sehat juga, kulitnya yang eksotis dan rambut panjang sepinggang menambah kesan cantik dan seksi pada diri Clara, ia benar-benar berubah ketika SMA dulu.
“Hey, ada apa dengan kalian?” tanya Clara ketika ia melepaskan pelukannya pada Putri, “wah kau benar cantik,” ungkap Mikki akhirnya, sedangkan Riyant hanya mengangkat jempolnya saja.
“Aku menyadari bahwa akhirnya aku lebih bisa mencintai diriku sendiri, dengan cara aku bisa hidup dengan sehat. Aku tak melakukan diet dengan ketat, karena seperti yang kalian tahu, aku pernah sakit ketika aku melakukan diet, aku hanya berolahraga dan memakan makanan yang membuat tubuhku lebih berenergi. Aku merindukan kalian, saat dimana aku sendirian di london aku mengingat kalian, aku berharap aku bisa bertemu dengan kalian dan akhirnya semesta mempertemukan kita, aku senang kalian tumbuh dengan baik,” ucap Clara membuat haru teman-temannya.
__ADS_1
“Terimakasih Clara, karena kau kami semua menyadari bahwa menerima diri sendiri dan mencintai diri sendiri adalah prioritas terpenting dalam hidup,” Putri berucap sambil menggenggam tangan Clara. “Putri benar, terimakasihkarena kau membuat kami sadar bahwa, sangat penting mencintai diri sendiri,” sahut Riyant dengan senyumnya.
“Aku setuju. Ayo kita pesan makan, aku lapar. Mencintai diri sendiri salah satunya dengan memberikannya makan bukan?” Mikki beranjak dan memesan makanan untunya dan teman-temannya. Sedangkan yang lain hanya tertawa mendengar peruntunan Mikki.
Pada akhirnya, mereka sepakat bahwa sesuatu hal yang baik yang kita lakukan maka akan menghasilkan yang baik di masa depan, dengan kita melakukan kebaikan pada diri sendiri dan orang lain, hal itu kan berbuah manis dimasa depan.
Bagaimanapun, mencintai diri sendiri sangat penting, karena ketika kita menghadapi masa sulit hanya diri kita yang mampu menolong serta menemani selama masa sulit itu berlangsung, tapi apa yang kita lakukan pada diri sendiri? kita bahkan sering menghakimi dengan melontarkan kata-kata negatif pada diri sendiri dan menjadikan diri kita rendah, maka dari itu katakanlah pada dirimu bahwa kau sangat berharga lebih dari apapun juga.
- Selesai
__ADS_1