
Aku berjalan menuju tempat Elisabet berada, aku hanya bisa terdiam dan semua rasa bahagia dan kepuasan karena sudah dapat membalaskan dendam seketika menghilang dan hanya ada lubang dihatiku.
Aku menguburnya didanau tempat kami bertemu dan memberikan apel di atas makamnya karena apel itu kami bisa menjadi teman, aku akan selalu mengingatnya.
Aku melihat wajahku di cermin dan membandingkannya dengan wajah manusia dan wajahku sudah mirip dengan mereka tapi ada satu masalah yaitu tandukku ini bagaimana caranya aku dapat menyamar dan masuk ke kota manusia tidak mungkin tanduk ini ku potong karena tanduk ini keren dan akan sangat menyakitkan jika dipotong.
Karena aku ingin mencari keberadaan putri Isabella dan aku membutuhkan informasi, sambil berpikir aku berjalan ke istana untuk mencari baju dan barang berharga untuk ku pakai dan simpan.
Aku menemukan emas, perhiasan dan pakaian dan pakaian itu terlihat cocok jika ku pakai, dan aku menemukan peta dunia dan buku tentang kerajaan Hedom, dengan skill analisis ku aku bisa membaca semua tulisan itu.
Hedom adalah kerajaan yang memiliki kepercayaan agama yang tinggi yaitu agama Hedomia hampir sama dengan nama negaranya.
Agama ini menjadi faktor penting dalam pemerintahan karena raja tidak bisa menolak permintaan dari Hedomia.
Dan aku menemukan buku yang menjelaskan hewan suci, dalam buku ini dijelaskan bahwa hewan suci dianggap suci karena mereka bisa berbicara dan kekuatan mereka sangat besar dan mereka dianggap utusan Dewa.
Aku menggunakan pakaian yang kutemukan dan semua perhiasan dengan tas kulit yang berbentuk seperti karung karena tas yang ada disana sudah hancur dan sobek.
Aku melanjutkan perjalanan menuju kota Hestonia dan kota terdekat dari Oseidon dengan peta yang kubawa dengan tanduk yang masih terlihat jelas di kepala.
Aku berjalan di dalam hutan dan sambil bersembunyi dari manusia yang sering terlihat melintas di jalan utama, sepertinya kota ini sangat ramai.
Setelah tiga hari perjalanan kota itu sudah dapat kulihat dan sekarang yang jadi masalah adalah dua tanduk ini karena wajah dan tubuhku sudah seperti manusia.
Aku melihat dari kejauhan ada monster yang memiliki penampilan seperti manusia, dia memiliki dua tanduk di kepalanya dan dapat masuk ke dalam kota, semua orang yang ada disana terlihat biasa saja dengan pemandangan itu.
Dengan percaya diri aku berbaris di pintu masuk, saat di barisan aku melihat banyak monster bertanduk dan wujudnya mirip dengan manusia sedang berbaris masuk ke dalam kota.
Aku membisikkan monster yang ada di depanku.
"Hei kau dari pasukan mana?"
Orang itu terdiam dan melihatku bingung.
"apa yang kau katakan?, aku bukan prajurit"
Aku yang melihat respon dari dia membuatku kagum karena dia memiliki misi rahasia dan aku ingin misi seperti itu juga.
Hingga tiba giliranku, ada banyak prajurit yang menjaga pintu itu.
"Untuk apa kau datang ke kota ini?" kata salah satu prajurit.
aku ingin terlihat keren seperti monster tadi.
"Aku sedang menjalankan misi rahasia"
Prajurit itu melihat-lihat aku dengan tatapan yang serius dan tiba-tiba dia memohon ampun kepadaku, aku sangat senang karena aktingku sangat hebat hingga membuatnya minta maaf.
Aku masuk dengan dada yang tegap dan langkah penuh kebanggaan masuk ke dalam kota dengan semua prajurit menunduk memberikan hormat.
__ADS_1
Saat aku masuk kota itu terlihat sangat hidup karena banyak manusia tidak seperti kota yang sebelumnya kota ini lebih ramai dan aku sedikit heran karena banyak monster yang berkeliaran dengan tanduk disana.
Aku berpikir jika mereka sebenarnya menggunakan skill penghilang dan hanya sesama monster yang dapat melihatnya, karena semua orang manusia disana sama sekali tidak risih melihat monster.
Di kota Oseidon Elisabet di hukum bakar hanya karena berteman dengan monster tapi disini monster dan manusia terlihat hidup berdampingan.
Aku sebenarnya dari tadi aku ingin menggunakan skill analisis untuk mengetahui ras mereka tapi menurutku itu tidak sopan kepada sesama kawan karena mereka semua sedang mempunyai misi rahasia masing-masing.
Aku berjalan dikota aku mencari tempat yang ramai dan aku menemukan pasar yang cukup rame, sambil berjalan dipasar itu aku mendengarkan cerita orang-orang mungkin ada informasi yang berguna tentang putri Isabella.
Tapi semua orang yang ada disana membicarakan kota Oseidon kota yang sudah ku hancurkan sebelumnya dan mereka terlihat segan kepadaku, aku terus berjalan sambil mendengarkan percakapan orang-orang.
Setelah berjalan satu jam aku melihat seorang wanita yang memiliki tanduk yang mirip dengan raja iblis tapi warna rambut dan ciri fisiknya berbeda.
Aku ingin sekali menggunakan skill analisis untuk mengetahui namanya tapi aku akan merusak harga dirinya karena mungkin saja dia sedang menjalankan misi rahasia dan identitasnya sedang disamarkan.
Wanita itu memliki rambut yang panjang dan berwarna coklat tanduk yang sedikit kecil dan tubuhnya tidak terlalu tinggi.
Saat aku sedang menatap wanita dia sadar jika aku sedang menatapnya dan dia berjalan ke arahku, aku kaget dia tau aku sedang menatapnya.
"apa ada yang bisa ku bantu?"
"Ah maaf kau hanya terlihat familiar dengan seseorang yang kucari"
"oo begitu, kalo boleh tau tandukmu terlihat bagus terlihat sangat nyata dibuat dari apa?"
"ah ini terbuat dari kayu Oat yang sangat bagus makanya terlihat sangat asli"
Wanita itu memegang tandukku dan menariknya.
"waw tanduk mu sangat kuat kau menggunakan apa?"
Aku bingung dengan perkataannya tapi aku akan tetap mengikuti alurnya karena aku ingin menolong sesama monster.
Ini aku menggunakan skill untuk membuatnya merekat di kepala sehingga tidak mudah jatuh.
Wanita itu terlihat tersenyum dan sedikit tawa kecil di bibirnya, dia pamit dan meninggalkanku.
Saat matahari mau tenggelam aku pergi dari pasar itu karena tidak ada informasi tentang putri Isabella.
Aku melihat kerumunan monster berada di lapangan yang luas, dan lapangan itu terlihat sangat mengkilap dan terang dan dipenuhi oleh hiasan.
Ada panggung kecil dan ada bangku yang menghadap bangku itu dan hanya ada sedikit orang yang duduk, aku duduk di bangku itu untuk beristirahat sejenak dan memikirkan langkah selanjutnya.
Saat aku berpikir tirai yang ada dipanggung itu terbuka dan aku melihat gadis yang barusan aku lihat dipasar, gadis itu menggunakan gaun seperti putri Isabella dan ada kesatria yang ingin menyerangnya.
Aku menjadi yakin jika wanita tadi adalah Isabella dan dia sedang dalam masalah, aku berlari dan naik ke atas panggung dan membawa Isabella keluar dari lapangan itu.
Semua orang yang melihat kejadian itu hanya bisa terdiam dan wajahnya terlihat ketakutan dan Elisabet juga terlihat bingung dan tidak berkata apapun tapi untuk sekarang aku harus membawanya ke tempat aman.
__ADS_1
Saat aku ada di tempat sepi aku menurunkan putri dan berlutut di depannya.
"Maafkan aku putri karena tidak tau jika kamu adalah putri Isabella"
"Huh apa yang kau katakan aku buka Isabella"
Tenang tuan putri aku tau kau memiliki misi rahasia aku kan menjaga misi itu tapi biarkan aku menjadi pengawalmu.
"Di bilang aku bukan Isabella itu hanya peranku"
"Huh kau bukan? tapi kenapa kau memiliki tanduk yang sama dengan raja iblis dan bajumu juga mirip dan peran apa maksudmu?"
Tiba-tiba dia melepaskan tanduknya aku kaget dengan mulut yang terbuka akibat syok melihat tanduknya dilepas dengan mudah dan tidak merasakan sakit sama sekali.
"ini tanduk bohongan dan baju ini aku sedang melakukan drama karena hari ini adalah Festival kematian raja iblis"
Mendapat title baru.
Status MC
Nama: Catastrophe
Level: 10
Ras: Oni Duke
Title: Kanibal, Human Slayer, Greed, orang bodoh
Skill:
-Oni Aura lvl 1
-Disaster lvl 1
-analisis lvl 5
-Gluttony lvl 9
-Dark Element lvl 10 : Dark Compress, Dark Barrier, Dark Area, Dark Spear, Dark Camp, Dark Sword, Dark Bullet, Dark Slash, Dark Snow, Black Hole
-Void Seed lvl 1
-Light Element lvl 1
-Magic Buff lvl 8
-Fire Element lvl 10 : Fire Burst, Fire Ball, Fire Cloak, Explosion, Hell Fire
-water elemment lvl 5: Needle Rain, Water Sword
__ADS_1