
"Kau dasar pembunuh, apakah kau tidak malu dengan janji yang kau ingkari sendiri?, kau iblis bukan manusia lagi, Dewa pasti akan menghukummu" Berteriak dengan sangat kencang dengan wajah yang mengutuk.
"Astofo kau benar aku sudah tidak memiliki hati sebagai manusia lagi karena semua yang kalian perbuat kepadaku sudah membutakan mata hatiku tapi aku sudah tidak memikirkan dendam lagi sekarang, ini semua aku lakukan untuk rasku sendiri seperti kalian para manusia kalian membunuh kami agar kalian damai kan? sama denganku"
"Dewa membela manusia jadi kalianlah para monster yang menjadi ancaman dari dunia ini, kalian harus dimusnahkan" sambil meronta-ronta hendak membebaskan dirinya dari jeratan skill ku.
Aku membuka telapak tanganku dan mengarahkannya ke Astorfo, bayanganku secara perlahan mulai menutupi tubuhnya, dia terus berteriak dan mengutukku dengan mulutnya.
Tapi aku sama sekali tidak mendengarkannya karena memang sejak awal aku sama sekali tidak ingin membiarkan satupun dari manusia hidup di dunia ini dan aku juga akan membunuh para Dewa yang ingin membunuh kami.
Tapi tiba-tiba ada cahaya yang sangat terang dari atas langit hingga membuat awan hitam yang menutupi kota itu hilang tanpa sisa dan mengwarnai tanah dan bangunan sekitar dengan warna emas terang.
Tiba-tiba terdengar sura yang bergema dari langit yang dipenuhi oleh cahaya emas itu.
"Anakku yang malah, kau tidak boleh mati di tempat ini karena kau akan membunuh sumber kejahatan dunia ini"
"Ah Dewa berikanlah hukuman yang pantas untuk iblis ini"
Aku hanya bisa terdiam melihat pemandangan itu dan Isabella yang terlihat sangat kaget melihat ke atas langit.
Dalam sekejap tubuh Astorfo dipenuhi oleh cahaya emas yang sangat terang dan kemudian setelah cahaya emas itu meredup Astorfo sudah tidak ada disana dan awan hitam pekat kembali menutupi langit.
Aku terus menatap ke langit dan aku sadar jika kekuatan Dewa sangatlah besar bahkan untuk diriku yang sekarangpun aku masih sangat lemah.
:Isabella kau tidak apa-apa?" aku memalingkan pandanganku kepada Isabella yang terjatuh di tanah.
"Apa itu tadi? suara dan tekanan kuat apa itu tadi Cata dan siapa orang itu?"
"Isabella kau tidak perlu memikirkannya karena sekarang kita memiliki tugas yang sangat penting, membangun ulang kerajaan monster"
Aku kembali melanjutkan pembantaian manusia dikota itu, pasukanku kembali bergerak dan kembali membunuh sampai tidak ada yang tersisa dikota ini.
Aku juga tidak boleh menghancurkan kota ini terlalu parah karena nantinya para monster akan tinggal dikota ini.
Aku dan Isabella pergi menuju istana untuk mencari informasi yang berguna, prajuritku sudah membersihkan seluruh manusia yang ada di istana dan sudah menelusuri setiap bagian dari istana itu dan menemukan sebuah ruangan tersembunyi di bawah kasur raja.
Aku dan Isabella berjalan menuju kamar raja dan disepanjang jalan banyak sekali mayat manusia yang berserakan dan darah membasahi karpet merah yang sangat mewah.
Saat aku dan Isabella memasuki kamar raja para prajuritku bersujud di kiri dan kananku dan membuat jalan menuju ruangan tersembunyi itu.
Terlihat ada tangga yang berputar melingkari tiang bersar ditengahnya, Isabella ingin ikut turun tapi aku memerintahkannya untuk tetap diam dan menungguku karena aku takut jika terjadi sesuatu kepada Isabella.
Aku menuruni tangga itu satu persatu, semakin aku turun semakin gelap juga, aku menggunakan skill Fire Ball yang bertebangan di sekelilingku untuk menjadi penerang.
__ADS_1
Aku teringat dengan tangga saat aku masuk ke pintu misterius waktu itu, pintu itu memiliki tulisan yang belum aku ketahui, aku akan pergi sekali lagi ke tempat itu untuk mencari kebenaran dari tempat itu.
Setelah beberapa menit aku berjalan aku sudah bisa melihat dasar dari tempat itu, saat sudah sampai didasar aku melihat sebuah pintu putih.
Aku membuka pintu itu dan ada ruangan kecil yang ditutupi oleh debu yang sangat tebal dan usang seperti sudah tidak terjamah dengan waktu yang cukup lama, di ruangan itu ada banyak sekali buku dan kertas yang berserakan di lantai dan rak buku kecil dengan keadaan tidak penuh.
Di bagian ujung ruangan ada meja kecil dengan lilin yang menyala, aku mendekati meja itu dan aku menggunakan skill analisa ke meja itu dan ternyata fakta yang sangat mengejutkan jika usia dari lilin itu sudah sepuluh ribu tahun yang lalu.
Dan kertas yang ada di atas meja itu bertuliskan "Rahasia Dunia", aku membaca dengan cepat isi dari kertas, aku mendapatkan banyak informasi baru yang sangat berharga.
Aku memasukkan semua barang yang ada di ruangan itu ke inventory dan aku akan merahasiakan buku ini karena akan sangat berbahaya jika orang lain tau tentang informasi ini dan kemungkinan raja sebelumnya sama sekali tidak mengetahui ruangan ini terlihat dari debu yang sangat tebal itu.
Saat di atas Isabella sudah menunggu dengan duduk di atas kasur.
"Cata apa yang kau temukan di bawah sana?"
"Tidak ada hanya ruangan kosong saja"
"Hemmmm, ya sudah sekarang apa rencanamu?"
"aku akan mengumpulkan para monster ke kota ini dan membangun kembali peradaban monster".
"Apa kau tau keberadaan monster yang lainnya?"
"aku bisa membuatkan sinyal untuk seluruh monster dengan aura Demon Lord untuk memanggil mereka"
Saat aku keluar sudah tidak ada lagi jeritan yang terdengar dari kota dan para sukanku sudah berhasil membunuh seluruh manusia dikota itu.
Seluruh pasukanku berbaris di halaman istana, Isabella terlihat sedikit takut melihat prajuritku yang berlumuran dengan darah.
Aku berjalan ke balkon istana yang menghadap halaman, aku melihat sekelilingku dan memerhatikan mereka semua, level mereka meningkat ternyata para Undead juga bisa naik level.
Aku mengeluarkan aura Demon Lord di sekeliling tubuhku, tubuhku dipenuhi oleh cahaya ungu kehitaman yang sangat tebal hingga merubah arah angin.
Lalu auraku berubah menjadi pilar cahaya yang sangat tinggi menembus awan di langit dan membuat langit saat itu menjadi ungu gelap, aku memberikan tanda kepada seluruh monster yang melihat dan merasakan aura ini agar memberitahukan kepada semua monster jika raja iblis yang baru telah bangkit dan memerintahkan mereka datang berkumpul.
"Bangkitlah"
Cahaya hitam dari seluruh penjuru kota, semua manusia yang telah mati dikota ini bangkit kembali dan satu persatu muncul di halaman istana dan berbaris rapi.
Aku melihat di baris paling depan ada wajah dari enam temanku yang telah aku bunuh.
Dan era para monster akan dimulai sejak hari ini.
__ADS_1
Tapi sebelum itu aku harus menamai para prajurit baruku lagi hadeh.
Status MC
Nama: Catastrophe
Level: 60
Ras: Void High Lord
Title: Kanibal, Human Slayer, Greed, Orang bodoh, True Demon Lord, Disaster
Skill:
-Oni Aura lvl 10
-True Demon Lord lvl 10
-Necromancer lvl 10
-Demon Lord Mode lvl 10
-Disaster lvl 10
-analisis lvl 10
-Gluttony lvl 10
-Dark Element lvl 10 : Dark Compress, Dark Barrier, Dark Area, Dark Spear, Dark Camp, Dark Sword, Dark Bullet, Dark Slash, Dark Snow, Black Hole, Dark Wings, Dimension Slash
-Void Seed lvl 2
-Light Element lvl 10: Heal, Light Whip, Flash. light Sword, Light Hole, Light Chain
-Magic Buff lvl 10
-Fire Element lvl 10 : Fire Burst, Fire Ball, Fire Cloak, Explosion, Hell Fire, Fire Cannon
-Water element lvl 10: Needle Rain, Water Sword. Ice Wall, Ice Forest, Water Shield
-Void Element lvl 10: Storage,Void world
Note: baca juga ya karya baruku yang berjudul:
__ADS_1
The strongest wizard in the modern city.
Ceritanya tentang penyihir terkuat dari dunia fantasy ke dunia moderen, dunia yang kita tinggal saat ini pokoknya ceritanya fresh dan seru.