True Monster

True Monster
Chapter 15 - Batu


__ADS_3

Aku menggunakan skill Magic Buff untuk menambah pertahanan di tubuhku, aku menggunakan skill Dark Area di sekitarku, Darius berjalan santai maju ke arahku.


Tapi tiba-tiba dia berada didepan mataku, padahal aku sama sekali tidak berkedip dan terus memperhatikannya tapi dalam sekejap dia berada tepat di hadapanku.


Sontak aku menggunakan Dark Spear dari bawah untuk menusuknya dan dia menghilang lagi, dan ada di belakangku dan memukulku dengan sangat keras.


Aku terpental cukup jauh dan terseret di tanah hingga membuat garis lubang di tanah. tubuhku sakit sekali terkena pukulannya, ini kah kekuatan dari Divine Squad bahkan dia hanya sendiri apalagi jika temannya ikut.


Aku menggunakan Skill Heal(Skill dari Light Element untuk menyembuhkan luka), sambil membersihkan darah yang keluar dari mulut.


Dark Snow, seluruh arena dipenuhi oleh bola hitam yang bertebangan dan aku juga menggabungkannya dengan skill Black Hole jika Dark Snow menyentuh sesuatu maka akan menjadi Black Hole.


Tapi tiba-tiba skill Dark Snow ku menghilang, aku tidak tau apa yang sedang terjadi dan skill Dark Snow ku tidak bisa ku gunakan lagi, aku melihat statusku dan tulisan skill Dark Element menjadi hitam.


Aku melihat Darius yang sudah mendekat dengan mata kirinya menyala berwarna hijau, sepertinya itu merupakan skillnya, skillnya dapat menonaktifkan skill musuh.


Jadi dia mau main baku hantam ya, oh ya ada skill yang belum ku coba Skill Oni Aura(Skill ini dapat membuat mana menjadi kekuatan fisik) meskipun masih level satu tapi tidak buruk untuk dicoba.


Aku menggunakan skill Oni Aura tubuhku terasa sangat ringan dan waktu seakan melambat, dan aku bisa melihat gerakan dari Darius dan dia sangat cepat.


Aku maju hingga membuat retakan di setiap langkahku dan wajah Darius terlihat sangat senang, kami saling beradu pukul pukulan yang kami keluarkan saling mengenai satu sama lain tidak ada kata bertahan.


Tapi aku sama sekali tidak merasa sakit meskipun darah ku tumpah di tanah malahan aku merasa senang akan pertarungan ini, wajah Darius juga tersenyum lebar.


Setelah beberapa saat kami terus saling melempar tinju dan tubuhku mulai merasakan dampak dari serangan Darius, aku mundur ke belakang untuk menjaga jarak dan menggunakan Skill Heal.


Tubuhku mulai terasa kaku karena luka dari tinjunya dan dia terlihat cukup terluka tapi tidak ada tanda-tanda tubuhnya melemah malahan tubuhnya seperti membesar.


Aku penasaran seberapa banyak skill yang bisa dia segel, aku akan menggunakan seluruh skill Element ku secara bersamaan, aku menggunakan Skill Fire Cloak seluruh tubuhku diselimuti api biru, Water Sword pedang air bertebangan di sekelilingku.


Darius berlari dengan cepat, aku mengarahkan Water Sword ke arahnya dan melesat dengan cepat ke arahnya, dia menahan water Sword ku dengan tangan yang menutupi kepalanya, dia terus maju ke arahku.


Saat dia sudah mendekat aku juga berlari menujunya dan saat jarak kami hanya satu meter dia meninjuku dengan tangan kanannya membuat kepalanya terbuka dan saat itu juga aku menggunakan skill Flash(skill Light Element mengeluarkan cahaya yang sangat terang).

__ADS_1


Pukulannya meleset hanya menyentuh pipiku dan tangan kananku menyentuh jidatnya.


"EXPLOSION.."


terjadi ledakan yang sangat besar dan ledakan itu tepat di jidatnya.


Mataku ditutupi oleh cahaya dan debu yang sangat tebal, hasil skill ku membuat kubah yang besar di tanah, aku melihat sekeliling dan terlihat sisa dari tubuh Darius hanya tersisa kaki saja yang terpental cukup jauh.


Aku menang hahaha, tiba-tiba dari belakang kaki Darius muncul empat orang lagi dengan jubah putih dan salah satu dari orang itu adalah teman sekelasku yang ada di ruang tahta raja iblis.


Ha akhirnya aku menemukan satu orang lagi aku melangkah dengan perlahan, saat aku berjalan menuju mereka kaki Darius bergerak-gerak dan kembali tumbuh hingga tubuhnya pulih kembali.


Aku terkejut dan langkahku terhenti melihat kejadian itu.


"ahh aku kalah, kau kuat ya tapi sampai sini saja permainan kita karena kami sangat sibuk kau tau"


Tubuhku terasa sangat berat dan seluruh kekuatanku seperti menghilang, aku melihat statusku manaku terus berkurang dengan cepat.


Aku menggunakan Dark Compress hingga menutupi kami semua saat aku memadatkan Dark Compress tapi pandanganku sudah menjadi kabur dan tubuhku sudah tidak dapat digerakan lagi hingga semua menjadi gelap.


kakiku yang tergesek di tanah dan kedua tangan dan kakiku di ikat tidak bisa bergerak, aku mendengar suara besi yang saling berhantaman, ada suara rintihan orang kesakitan dan jeritan yang memenuhi tempat itu.


Aku terus diseret hingga kakiku terbentur pagar besi dan tanganku digantung dan penutup mataku dibuka, tempat itu tercium bau busuk dan darah yang menyengat.


orang yang membawaku menggunakan kain putih hingga menutupi seluruh tubuhnya, orang itu keluar dari ruangan itu dan mengunci pagar seperti jeruji penjara.


Aku melihat statusku dan semua skill ku tidak bisa digunakan dan manaku juga tidak bertambah, setelah beberapa saat ada suara langkah kaki yang datang menuju ke arahku.


Ada dua orang yang datang dan membuka pintu pagar, yang ada didepannya menggunakan baju putih seperti seorang imam dan wajahnya terlihat seperti orang bijak dan baik dengan senyuman kecil di wajahnya dan orang yang ada di belakangnya menggunakan pakaian hitam dan topeng hitam dia seperti membawa sesuatu ditagannya.


"ah kau yah monster yang menghancurkan kota Oseidon, kau cukup kuat bisa mengalahkan Darius hingga tubuhnya tersisa kaki"


Dia berbalik dan mengambil sesuatu dari orang satunya lagi dan saat dia berbalik ada pisau kecil di tangannya dengan wajah dan ekspresi yang sama dia membelah perutku secara perlahan.

__ADS_1


Aku berteriak kesakitan hingga seluruh tubuhku meronta-ronta tapi orang itu terus membelah perutku hingga ada lubang kecil.


Dia memasukkan tangannya dan seperti mencari sesuatu di perutku, aku terus berteriak kesakitan, tangan dan kakiku mengeluarkan darah karena kulitku robek akibat ikatan yang kuat.


Taganya keluar dari perutku tapi dia tidak mengambil apapun dari tubuhku, wajahnya seperti kebingungan, dan mereka keluar dari ruanganku dan mengunci kembali pintu pagar itu.


Perutku seperti diacak acak dan rasanya sangat menyakitkan setelah beberapa saat muncul orang yang sama saat aku membeli Void Stone dikota Hestonia entah dari mana.


Orang itu mengeluarkan batu Dark Stone yang sama dari dalam bajunya, aku tidak bisa mendengar apa yang dia bicarakan karena indraku mulai tumpul, dia memasukkan batu itu ke mulutku dan aku menelan batu itu.


Di ruang tahta raja


"Kau sudah menangkap monster yang membunuh anakku?" kata raja.


"Ya rajaku dia sudah berada di penjara bawah tanah, keputusann ada di tangan rajaku"


"Aku kan mengeksekusinya di hadapan publik"


Setelah raja berbicara ada getaran yang luarbiasa seperti gempa bumi, dan lantai istana mulai retak dan keluar cahaya hitam dari cela retakan.


 


 


Status MC


Nama: Catastrophe


Level: ?????


Ras:??????


Title: Kanibal, Human Slayer, Greed, The Void

__ADS_1


Skill:


????????


__ADS_2