
Pembangunan kota terus berlanjut, susunan dan peraturan kota mulai terbentuk, lembaga-lembaga kerajaan juga sudah mulai terbentuk dengan adanya menteri dan pimpinan di berbagai bidang, mereka dipilih atas peran mereka saat menjabat di kerajaan dulu dan kemampuan mereka di tinjau ulang oleh Isabella.
Nama kota sudah bukan Marras tapi Catas yang diambil dari namaku sang pendiri dan akan terukir di buku sejarah dunia nanti.
Aku berjalan menuju ruang rapat di istana yang berada di bagian tengah, saat pintu gerbang yang berlapiskan emas itu terbua terlihat sudah ada orang yang menantikan kedatanganku dan Isabella ada Isabella disebellah kursiku.
Semua orang yang ada di sana bersujud untuk menyambut kedatanganku, aku duduk di bagian tengah dari meja yang berbentuk persegi panjang itu dengan bangku yang paling mewah ukiran dari emas dan batu berlian.
Setelah aku duduk semua berdiri dari sujud mereka dan kembali duduk di bangku masing-masing dan rapat dimulai.
"Isabella apa jadwal kita hari ini?" Cata.
"Penyusunan kota dan militer" Isabella(menteri hukum).
"Rajaku aku sudah menyusun kota seperti yang diperintahkan raja dan sudah hampir selesai" Dion(menteri pembangunan).
"Model bangunan, pasokan air di setiap rumah melalui pipa bawah tanah dan irigasi untuk perkebunan sudah hampir selesai" Dion.
Aku sudah menyusun perencanaan tatanan kota dari pengetahuan ku yang dulu, karena aku teringat dengan desaku yang terlihat kumuh dan acak-acakan, aku ingin membangun budaya dan ilmu untuk kerajaanku.
Perumahan dikota ini dibagi menjadi tiga golongan, kecil, sedang, dan besar. Tergantung dari ukuran Eisi jika Eisi memiliki tubuh yang besar maka akan masuk ke bagian besar dan seterusnya agar rumah yang ada dikota tidak acak-acakan dan terlihat rapi.
Aku juga memerintahkan Dion untuk membuat pipa bawah tanah agar setiap rumah memiliki sumber airnya masing-masing dan wc karena dulu kami harus ke sungai untuk melakukan cuci kakus dan itu menurutku cukup menjijikkan.
Di bagian paling luar dekat dengan tembok akan menjadi arena perkebunan dan perternakan dan alasan area itu diletakan di bagian paling luar dekat dengan dinding dalam tembok karena mereka memiliki akses paling dekat untuk keluar dari kota untuk bisa membuat area baru di luar tembok.
"Bagaimana dengan pembangunan gerbang kota yang baru?" Cata.
"Pembangunan dua gerbang baru gerbang sudah selesai di setiap penjuru mata angin dan sudah bisa digunakan untuk akses keluar masuk" Dion.
Yah sebelumnya gerbang kota hanya ada dua itu termasuk sangatlah sedikit.
"Tuan Eriot bagaimana dengan keadaan militer sekarang?" Isabella.
"Tuan raja militer masih dalam masa pembentukan kekuatan dan organisasi dan aku memperkirakan akan siap dalam waktu dua bulan lagi" Eriot(menteri pertahanan).
"Tidak apa persiapkan dengan baik karena aku tidak ingin adanya kegagalan dalam misi pemusnahan manusia ini" Cata.
__ADS_1
"Dari bagian mata mata apakah ada hal baru yang ditemukan?" Eriot.
"Masih tidak ada pergerakan yang aneh dari manusia, seperti biasa mereka sedang mengumpulkan kekuatan dari seluruh kerajaan manusia tapi ada laporan yang cukup aneh dari bawahanku, terlihat para imam besar dari kuil sudah tidak terlihat lagi" Corto(Menteri pengintai).
"Kita harus memikirkan seluruh skenario terburuknya nanti saat perang melawan manusia, mungkin saja mereka mencari kekuatan dari hewan suci karena para imam dari kuil memiliki ikatan dengan mereka atau mungkin mereka memiliki rencana lain" Isabella.
"Apakah kalian tau atau setidaknya pernah melihat hewan suci itu?" Cata.
Semua orang terdiam hingga beberapa detik sampai salah satu dari mereka membuka mulutnya.
"Aku dulu pernah mendengar saat aku melayani raja iblis sebelumnya, dia pernah berkata kepadaku jika hewan suci memiliki bentuk seperti hewan biasa tapi tidak seluruhnya mirip hanya bentuk dasar dan mereka memiliki kekuatn yang sangat besar bahkan dapat meratakan satu kota dengan sangat mudah" Dion.
"Apa kau tau dimana mereka dan kekuatan apa yang mereka miliki?" Isabella.
"Aku tidak tidak tau secara pasti lokasi dan kekuatan mereka tapi itu merupakan salah satu alasan raja iblis terdahulu ingin melakukan perdamaian dengan manusia"Dion
"Isabella apakah ayahmu pernah bercerita tentang hewan suci?"
Tapi ada yang aneh kenapa mahkluk sekuat itu masih tidak diketahui oleh para Eisi padahal Eisi sudah ada sejak lama dan buku atau informasi tentang Hewan suci masih belum ditemukan padahal aku sudah mencarinya di seluruh kota yang telah aku lewati.
"Baiklah rapat kali ini akan aku sudahi dan kalian lakukan tugas kalian dengan lebih baik lagi bubur, Corto dan Isabella tetap tinggal sedangkan yang lainnya boleh keluar" Cata.
Semua orang berdiri dan memberikan hormat kepadaku lalu melangkah keluar pintu gerbang dengan suara langkah yang mulai hilang meninggalkan ruangan.
"Isabella kau harus mendengarkan ini tapi kau tidak boleh membuka mulutmu tentang hal ini sampai aku menemukan bukti yang kuat" Cata dengan nada yang rendah dan serius.
"Apa itu Cata?" Wajah Isabella menjadi sangat penasaran.
"Corto bicara" Cata.
"Baik raja, aku menemukan jejak-jejak tipis tentang pengkhianat yang menjadi salah satu dalang kehancuran kerajaan dan raja iblis dulu" Corto.
"Apa? salah satu dari bawahan ayah berkhianat kepadanya?".
__ADS_1
Corto hanya bisa menurunkan kepalanya ke bawah dengan wajah yang datar.
Wajah Isabella berubah menjadi pucat dan tubuhnya menjadi sangat lemas karena Isabella tau betul para bawahan ayahnya dan di matanya para bawahan itu sangatlah setia kepada ayahnya.
"Kenapa kau bisa menduga hal itu?" Isabella.
"Aku hanya penasaran kenapa kami dulu bisa dengan sangat mudah dikalahkan oleh manusia padahal jika kami selemah itu seharusnya sudah dari dulu para Eisi mati tapi hanya hari itu dalam sekejap kerajaan Eisi musnah" Cata.
"Atas perintah raja aku menyelidiki kembali reruntuhan dari istana yang dulu dan aku menemukan sebuah surat yang telah dirobek robek menjadi serpihan kecil dan hanya terbaca satu kata saja setelah disambungkan kembali" Corto.
"Apa isi surat itu?" Isabella.
"Untuk keagungan para Dewa yang akan menjadi penguasa mutlak aku mempersembahkan raja ku kepada Dewa, tulisan itu ditulis dalam bahasa Eisi" Corto.
"Apakah dari sepuluh yang ku pilih di antara mereka salah satu ada yang berkhianat" Isabella.
"Bisa iya bisa tidak karena sampai sekarang kami belum tau siapa yang menulis surat itu" Cata.
"Tapi untuk sekarang kita harus fokus untuk membangun kerajaan ini dan bersiap untuk kedepannya nanti, masalah itu masih belum boleh diketahui secara luas karena akan sangat berbahaya jika terjadi perpecahan internal" Cata.
Di lain tempat
"Ah hewan suci yang agung, tolong berikan kami kekuatan untuk melawan para monster yang akan membuat kekacauan di tanah ini"
"Apa yang akan kalian berikan sebagai imbalannya?"
"Kami membawa para wanita elf yang sangat cantik dan nikmat dagingnya untuk menjadi persembahan kami"
"Hahaha baiklah aku sebagai raja para hewan suci akan membantu kalian manusia, berterimakasih lah".
Suara benturan lutut terdengar sangat nyaring akibat manusia yang sujud menyembah hewan suci yang memiliki aura dan kekuatan mutlak.
Wujud dari tiga bawahan Cata yang baru:
Dion memiliki wujud seperti kakek kakek dengan ras Demon Duke, dia memilik wajah yang keripun rambut berwarna putih dan tubuh yang sedikit bongkok, dia selalu menggunakan baju berwarna putih dan senyuman selalu menghiasi wajahnya dengan mata yang terlihat selalui tertutup.
Eriot memiliki badan yang sangat besar dan rasnya adalah Beastman, dia memiliki wujud seperti singa dengan banyak sekali otot di tubuhnya dan rambut di tubuhnya memiliki tiga warna emas hampir di seluruh tubuhnya, hitam di bagian pinggir mahkota singanya dan putih di dadanya dan dia memiliki mata biru terang seperti langit.
__ADS_1
Corto memiliki aura yang sangat misterius dan aku juga penasaran darimana Isabella mendapatkan orang ini, dia memiliki ras Phantom bentuk fisiknya tidak banyak bisa dijelaskan karena dia selalu menutupi tubuhnya dengan kain hitam bahkan wajahnya saja tidak terlihat tapi dia memiliki tubuh yang tidak besar.