True Monster

True Monster
Chapter 7 - pahlawan


__ADS_3

Aku bahagia dengan hidupku yang sekarang, aku terlahir di keluarga yang sangat kaya dengan ayah seorang pejabat dan ibu memiliki perusahaan yang besar.


Meskipun hidupku sangat jarang bertemu dengan kedua orang tua ku tapi aku sangat menikmatinya, kebebasan adalah kepuasanku, aku bebas menggunakan uang sebanyak apapun dan untuk apapun juga.


Aku bebas melakukan apa saja karena tidak ada yang berani melarang, hidupku dipenuhi kebebasan, aku paling benci dengan orang miskin karena mereka sangat tidak bebas di manaku dan aku paling suka menindas mereka.


Aku sekolah di sekolah mahal bergengsi dan saat aku SMA aku masuk ke sekolah paling ternama dikotaku, meskipun prestasiku tidak bagus tapi dengan uang maka semua lancar.


Aku masuk ke kelas yang isinya adalah anak-anak orang kaya, aku menikmati pergaulan dengan mereka karena gaya kami sama,aku memiliki pacar bernama Rihana dan dua sahabat yaitu Budi dan Tanu, kami bertiga sangat kompak mulai dari pemikiran hingga hobi yaitu membully.


Kami sangat suka membully teman sekelas yaitu Gabi, dia bodoh dan miskin, dia bisa masuk ke sekolah ini karena pamannya yang memiliki yayasan sekolah ini.


Aku dan dua sahabatku mengajak teman satu kelas membully dia sebagai hiburan karena karena dia kelas kami semakin menarik dan menyenangkan, sangat senang rasanya menindas yang lemah.


Saat kelas matematika tiba-tiba pandangan ku menjadi gelap dan saat aku membuka mati aku berada di ruangan putih dan aku melihat kebelakang ada semua teman sekelas ku.


Tiba-tiba muncul sosok dengan sayap dan dia mengaku jika dirinya adalah Dewa, dia berbicara jika kita akan menjadi penyelamat dunia, dia juga menjelaskan bahwa kita sudah mati dan akan di reinkarnasikan ke dunia yang baru.


Mendengar itu aku merasa seperti lelucon dan dia memanggil nama Gabi dan bilang bahwa Gabi tidak ada dalam daftar, seketika aku tertawa dengan kencang hingga perutku sakit dan semua orang ikut menertawakannya Dewa saja tidak membutuhkannya.


Dan pandanganku kembali gelap, saat aku tersadar aku melihat wanita cantik rambut berwarna kuning ke emasan dan mata berwarna biru, dan saat aku ingin berbicara aku tidak bisa, aku kaget, aku melihat tangan kecil dan ternyata tangan itu adalah milikku,dan sejak itu aku percaya jika dia adalah Dewa sungguhan.

__ADS_1


Setelah beberapa tahun aku mulai mengerti konsep dunia ini, namaku yang sekarang adalah Astorfo Georda dan sekali lagi Dewa mencintaiku, aku adalah pangeran kedua dari kerajaan Georda.


Dan yang lebih hebatnya lagi aku mendapatkan berkah sebagai pahlawan, pahlawan adalah manusia terkuat karena memiliki kekutan yang luar biasa dan konsep kekuatan di dunia ini seperti game ada skill dan kita bisa melihat status sama seperti game.


Sosok pahlawan sangat dipuja-puja karena hanya dialah yang dapat mengalahkan raja iblis memang Dewa sangat mencintai aku hahaha.


Saat umurku lima tahun aku bertemu dengan teman kelasku di pesta ulang tahunku, alasan kami bisa saling tau karena wajah kami sama hanya saja warna rambut dan mata saja yang berbeda.


Mereka semua menjadi anak bangsawan, hidup mewah, memiliki kehormatan, dan dipuja oleh banyak orang, memang kami adalah anak pilihan Dewa,.


Aku bertemu lagi dengan kedua sahabatku yang sekarang nama mereka berubah Budi jadi Alfonso Clayman, Tanu jadi Verry Claramity dan aku juga bertemu dengan mantan pacarku melinda yang sekarang namanya Rihana Scarlet dan dia tambah cantik karena warna rambutnya merah indah.


Setelah 7 tahun aku resmi bertunangan dengan Rihana dan aku membentuk party dengan anggota lima teman sekelasku yaitu Rihana, Alfonso Verry, Merlando dan aku.


Saat umurku sudah lima empat belas tahun aku dengan party ku untuk berpetualang demi meningkatkan skill dan level, kami pergi ke daerah monster dan membunuh banyak sekali monster.


Hingga aku sudah menjadi cukup kuat dan memiliki level yang cukup tinggi, sebenarnya aku juga agak bingung monster lemah bisa membuat desa padahal dulu aku pikir mereka tidak memiliki kecerdasan setinggi itu hanya monster tingkat atas saja yang memiliki kecerdasan seperti manusia tapi mereka tetaplah monster dan harus dibasmi.


Kami terus memburu para monster dan menghancurkan desa dan rumah mereka hingga saat aku berumur lima belas tahun kami mendapat panggilan untuk peperangan terakhir melawan raja iblis, peperangan itu akan menjadi perang sekala terbesar karena empat kerajaan akan bergabung untuk melawan monster.


Saat rapat dalam menentukan rencana di pertemuan itu kami bertemu dengan dua puluh teman kelasku dulu, kami langsung saling tau karena wajah kami masih sama semua.

__ADS_1


kami belepas rindu dengan berbicara tentang kehidupan kami yang sekarang, ada yang menjadi pangeran, anak bangsawan, anak kepala gereja, anak pedagang kaya raya dan lain-lain tapi kami semua memiliki hidup yang mewah.


Tiba saatnya peperangan terakhir melawan raja iblis, dalam perang itu kami melakukan taktik penyergapan, semua prajurit akan menghancurkan desa dan membunuh monster yang berada di bagian luar dan saat semua prajurit monster sudah teralikan party ku dan sepuluh teman ku akan masuk ke depan istana raja iblis.


Saat peperangan sudah berlangsung cukup lama dan banyak prajurit monster sudah berkumpul bertahan di perbatasan, aku dengan empat belas teman kelasku dan seratus prajurit menjalankan tugas kami untuk membunuh raja iblis, kami di teleportasi oleh seorang penyihir dengan baju yang sangat tertutup hingga satu badannya.


Dalam sekejap kami sudah berada di depan pintu istana raja iblis, kami menerobos masuk dan membunuh semua monster yang kami lihat dan di dalam tidak ada banyak monster dan mereka tidak terlalu kuat.


Saat kami tiba di pintu tahta kami berpisah menjadi dua kelompok aku dan sembilan orang teman sekelas ku melawan raja iblis sisanya lima dengan semua prajurit pergi untuk berpencar ke seluruh istana.


Kami menghancurkan pintu tahta yang besar itu dan kami melihat sosok raja iblis yang menyeramkan dan auranya sangat mencekam memang tidak salah dialah biang kehancuran dunia.


Aku melihat ada monster kecil dengan baju pelayan berada di sisinya, monster itu ketakutan melihat kami hingga terjatuh melihatnya jatuh sangat lucu dan menghibur.


Tiba-tiba raja iblis itu memengang monster yang jatuh itu dan membuatnya hilang tapi aku tidak terlalu peduli karena tujuan kami adalah membunuh raja iblis.


Kami bertarung mati-matian hingga akhirnya abi menebas kepala raja iblis dan akhirnya kami berhasil mengalahkannya dan aku memenggal kepalanya untuk menjadi tanda kemenangan manusia.


Aku keluar dari istana sambil membawa kepala raja iblis di ujung pedangku, aku keluar sambil bersorang dan mengangkat pedangku di hadapan prajurit.


Dengan senang atas kemangan kami kembali ke perbatasan sambil di jalan kami membunuh monster-monster yang tersisa, saat sampai di perbatasan peperangan yang disana juga sudah selesai dengan kemenangan manusia.

__ADS_1


Saat sampai dikota kami melewati festival perayaan dan mendapat banyak pujian dari warga kota, parade dan festival meriah dengan sorakan namaku disepanjang jalan kami menuju istana.


Dan saat sampai di istana semua party ku mendapat penghargaan sebagai pahlawan sejati yang menyelamatkan dunia ini.


__ADS_2