
Setelah aku menyiksanya hingga beberapa jam akhirnya mentalnya hancur dia membuka mulutnya jika ada seorang Saint di kuil pusat bisa menyembuhkan jiwa seseorang.
Aku bertanya tentang informasi dari Saint itu tapi dia tidak tau karena Saint itu memiliki pangkat yang cukup tinggi di kuil dan informasinya sangat di rahasiakan bahkan letak kuil utama saja dia tidak tau.
Aku bertanya dari siapa dia tau informasi itu, dia hanya mendengar dari kerumunan orang yang sedang membicarakan tentang Saint itu kata orang orang itu Saint itu bisa menyembuhkan anaknya yang sudah terkena gangguan jiwa akibat trauma dan dia mendengar itu dikota Dimos di bagian timur wilayah kerajaan Hedom.
Setelah itu karena aku juga sudah mulai bosan dengan menyiksanya aku membunuhnya dengan memenggal kepalanya dan aku menggunakan Skill Black Hole untuk menyerap tubuhnya.
Aku membuka skill Dark Camp dan terlihat Isabella sedang tertidur pulas di tanah yang dingin, aku membuatkan api didekatnya dan memberikan kain untuk menutupi tubuhnya supaya tidak kedinginan.
Aku pergi berkeliling istana untuk mencari barang berharga dan informasi penting tentang kuil.
Setelah beberapa saat mencari di dalam istana tidak ada informasi yang berguna tentang kuil dan aku hanya menemukan perhiasan dan permata tidak ada barang yang bagus.
Aku membawa semua perhiasan dan permata dan memasukkannya ke dalam Skill Storage(Skill Void Element skill ini dapat menyimpan apapun di dalam dunia kehampaan).
Aku berencana untuk mencari kuil utama tapi di dalam peta yang selama ini aku temui tidak ada informasi apapun tentang keberadaan kuil itu bahkan di dalam istana juga tidak ada.
Aku akan pergi ke kota Dimos untuk mencari informasi yang lebih berguna, aku kembali ke ruang tahta dan Isabella baru saja terbangun dari tidurnya.
Wajahnya sangat terlihat polos dan lucu saat dia baru bangun tidur, rambut putihnya yang sudah mulai memanjang lagi dan kulitnya berwarna putih serta dua mata indah berwarna merah adalah pemandangan yang membuat hati tenang.
Aku mendekatinya dia masih terlihat ketakutan, tanganku perlahan mendekatinya dan mengusap rambutnya seperti kucing aku tersenyum dan sedikit demi sedikit tubuhnya mulai tidak bergetar dan dia sudah tidak takut lagi.
Aku memegang tangannya untuk menuntunnya ke ruang pakaian wanita karena baju yang dia kenakan sekarang sudah kotor sekali dan aku berencana melakukan perjalanan dengan membawanya dan menyusup ke kota manusia untuk mencari Saint itu dan informasi tentang keberadaan monster yang lainnya.
Aku cukup kebingungan saat kami sampai di ruang pakaian wanita karena dia terlihat seperti tidak mengerti cara menggunakan baju, semua baju yang kuberikan hanya dibuat mainan olehnya.
Aku adalah lelaki sejati apalagi aku adalah raja iblis baru tidak mungkin hatiku gentar melihat seperti ini apalagi dia adalah anak dari orang yang ku kagumi pikiranku tidak boleh kotor.
Aku masuk ke kamar baju untuk membantunya mengganti bajunya, tanganku sangat gemetaran saat ingin membuka bajunya ahhhh ini jauh lebih sulit dari pada menghancurkan kota, setelah selesai membantunya kami keluar dari kamar untuk melanjutkan perjalanan dengan hidung yang mimisan.
Kami pergi menuju Timur ke kota Dimos jalan menuju kota itu adalah padang pasir yang cukup besar, aku membutuhkan perisapan untuk berjalan disana karena tidak seperti hutan makanan dengan mudah didapatkan.
__ADS_1
Kami melakukan perjalanan bersama, Isabella tampak sangat senang berada di luar karena selama ini dia hanya di dalam penjara yang gelap dan disiksa, hingga beberapa hari kami tiba di perbatasan hutan dengan padang pasir.
Aku membuat tenda di hutan yang berdekatan dengan padang pasir,
aku membuat tembok pembatas dengan skill Dark Wall(Tembok kegelapan) untuk menahan Isabella supaya tidak pergi kemana-mana karena akan sangat berbahaya jika dia tersesat dengan keadannya sekarang.
Aku pergi untuk mencari hewan untuk menjadi bekal perjalanan kami, setelah beberapa saat aku kembali dan aku sudah menyimpan banyak hewan di dalam skill Storage ku.
Saat aku membuka Dark Wall Isabella terlihat membuang wajahnya dan berbalik badan seakan dia tidak ingin melihatku.
Aku bingung kenapa sifatnya seperti itu, aku mendekatinya untuk bertanya tapi saat wajah kami berhadapan dia kembali membuang wajahnya dan berbalik.
Aku duduk dan memasak danging hasil buruan didekatnya, asap dari bakaran itu aku tiupkan ke arahnya.
"Ahhhh enak sekali danging ini apalagi pahanya hemm lemaknya meleleh di mulut"
Matanya mulai melirik ke arahku yang sedang memakan danging, wajahnya terlihat sangat menggemaskan membuatku tertawa hahaha.
Aku memberikan satu potong paha yang masih panas kepadanya, dia berbalik dan mengambil paha itu dan kami makan bareng, sepertinya dia sudah tidak ngambek lagi.
Aku terpikirkan jika mengubah sinar cahaya yang dipantulkan matahari dan membuat ilusi(Kita bisa melihat benda atau seseorang akibat pantulan sinar yang mengenai benda itu jika benda itu tidak disinari maka kita tidak dapat melihatnya).
Aku akan mengubah sinar yang dipantulkan sehingga dapat mengubah wujud kami dengan skill Mimic(Skill Light Element ilusi),
Dan saat aku mencoba konsep itu dan ternyata berhasil, wujud kami berubah dan tanduk ekor kami menghilang tapi saat aku menyentuk tandukku masih tetap ada meskipun tidak terlihat, aku harus berjaga-jaga dengan bagian tubuh yang dihilangkan.
Matahari mulai tenggelam dan udara mulai terasa dingin, aku membawa Isabella masuk ke dalam rumah yang ku buat, dengan cepat dia tertidur dengan pulas, aku berjaga di luar dan menyebarkan Dark Area di sekelilingku untuk mengetahui setiap pergerakan.
Esoknya sebelum matahari keluar aku membangunkan Isabella untuk melanjutkan perjalanan karena suhu masih belum panas, Isabella tampak masih sangat mengantuk aku mengendongnya di punggungku.
Hingga matahari mulai cerah dan udara secara cepat naik, Isabella yang berada di gendonganku mulai bangun dan kepanasan, aku menurunkannya dan membuat Ice Wall di atas kami untuk menutupi sinar matahari dan menurunkan suhu.
Kami terus berjalan hingga dua hari lamanya dan saat malamnya kami sudah dapat melihat kota Dimos ditengah padang rumput.
__ADS_1
Aku melihat dari kejauhan dengan menggunakan mataku yang cukup tajam, keadaan kota terlihat sepi dan tidak ada penjaga yang menjaga gerbang kota itu.
Di suatu tempat ada banyak orang-orang yang sedang berkumpul di ruangan yang cukup besar, mereka membicarakan banyak hal di ruangan itu dan dari banya pembicaraan mereka ada yang berkata "Ramalan telah terjadi, sekali langi dunia dan Dewa akan mendapat guncangan yang hebat dan rahasia dari dunia ini akan terbongkar".
Status MC
Nama: Catastrophe
Level: 3
Ras: Void Lord
Title: Kanibal, Human Slayer, Greed, Orang bodoh, Demon Lord, Disaster
Skill:
-Oni Aura lvl 10
-Disaster lvl 10
-analisis lvl 10
-Gluttony lvl 10
-Dark Element lvl 10 : Dark Compress, Dark Barrier, Dark Area, Dark Spear, Dark Camp, Dark Sword, Dark Bullet, Dark Slash, Dark Snow, Black Hole, Dark Wings
-Void Seed lvl 2
-Light Element lvl 10: Heal, Light Whip, Flash
-Magic Buff lvl 10
-Fire Element lvl 10 : Fire Burst, Fire Ball, Fire Cloak, Explosion, Hell Fire
__ADS_1
-Water elemment lvl 10: Needle Rain, Water Sword. Ice Wall
-Void Element lvl 2: Storage