
Tempat itu berguncang dengan sangat hebat hingga pijakanku mulai terganggu dan seluruh api yang menerangi tempat itu padam dan ada suara langkah kaki yang sangat banyak terdengar di sekitarku dan ada bau busuk yang menyengat hidung.
Aku menggunakan Fire Ball yang mengambang di sekitarku untuk menerangi ruangan dan saat aku melihat sekeliling ada banyak sekali tengkorak dan mayat hidup.
Isabella terlihat ketakutan dan memelukku erat-erat, aku menggunakan Skill Disaster dan semua tengkorak dan mayat hidup itu meledak hingga bagian tubuh mereka berantakan di lantai.
Aku membawa Isabella keluar dari tempat itu tapi pintu masuk kami sudah tertutup, aku membuat lubang kecil di bagian pintu dengan Dark Compress.
Aku membawa Isabella menjauh melewati badai pasir dan menggunakan Dark Camp untuk melindunginya.
AKu kembali ke gunung itu karena rasa penasaranku yang sangat tinggi, saat aku kembali badai pasir itu sudah hilang dan dari atas gunung terlihat cahaya biru tua hingga ke langit.
Matahari yang sangat panas dan terik seketika tertutup oleh awan hitam tebal hingga suhu di gurun itu turun.
Pasir di sekitar gunung bergelombang dan bergerak-gerak hingga membelah pasir yang ada di sekitar gunung.
Keluar Monster tengkorak besar yang bentuknya seperti ulang raksasa, monster itu hanya terbentuk dari tulang dengan rongga mata yang menyala.
Di sekitarnya ada banyak sekali tengkorak hidup dan mereka semua berjalan mengarah ke arahku, akan terjadi festival exp haha.
Semua tengkorak itu terlihat marah dan berlari dengan cepat ke arahku, aku menggunakan skill Dark Area di sekitarku dan menunggu semua tengkorak itu masuk ke Dark Area.
Saat mereka mulai masuk ke Dark Area hingga mereka sangat dekat denganku aku menggunakan Dark Sword dari bawah mereka.
Tentara tengkorak itu hancur banyak tulang-tulang berserakan di pasir tapi tulang-tulang itu bersatu kembali dan membuat monster yang lebih besar.
Aku menggunakan Hell Fire untuk membakar tengkorak itu menjadi abu, dengan tubuh yang terbakar tengkorak itu terus maju untuk menyerangku dengan tangannya yang tajam.
Ular tengkorak yang besar itu terlihat terdiam melihat pertarunganku, Aku menggunakan skill analisis ke tengkorak dan ular besar itu, mereka memiliki level yang tinggi cukup tinggi dengan ras Immortal Soldier.
Tubuh dari tengkorak itu mulai keropos dan patah karena apiku sudah mulai menghancurkan tulang mereka menjadi abu.
Sinar dari gunung itu semakin besar dan tekanan aura dari gunung semakin berat hingga cukup sulit untuk bernafas.
Ular raksasa itu menjauh dan menanjak gunung dan menuju puncak, aku menggunakan Dark Compress ke monster tulang itu dan membuatnya mengecil hingga seperti bola yang sangat keras dan berat lalu aku memakannya dan mendapatkan banyak exp.
Saat ular itu sedang mendaki gunung itu aku menggunakan Dark Sword dari langit dan menjatuhkannya ke arah ular itu dan mengunci pergerakan ular itu dengan pedang hitam yang menancap di seluruh tubuhnya.
Aku mendaki gunung itu dan pergi ke arah ular itu dan menggunakan Dark Compress tapi saat aku menggunakan Dark Compress tiba-tiba ada serangan dari atas gunung.
Serangan itu seperti tebasan angin yang sangat tajam dan cepat, dengan cepat aku melompat dan menghindari tebasan itu.
__ADS_1
Dari atas menara turun tiga orang dengan tubuh seperti manusia dengan menggunakan armour hitam dan senjata pedang, tobak, dan tongkat, mata mereka berwarna biru menyala dan tubuh mereka terlihat putih pucat.
Salah satu dari mereka yang menggunakan senjata pedang melompat ke arahku dan mengayunkan pedangnya dengan sangat kuat, aku menahan serangannya dengan Dark Sword dari tangku.
Aku terpental ke bawah dari pertengahan gunung hingga ke dasar gunung dengan sangat keras hingga pasir di tempat aku terjatuh bertebangan dengan tebal.
Tidak sempat aku berdiri orang itu kembali memukulkan pedangnya, aku menahannya dengan tubuhku yang masih menempel di pasir.
Aku menggunakan skill analisis, dia memiliki level 100 dengan ras Guardian Undead dan namanya Ares.
Aku menggunakan Dark Sword dari bawahku untuk menusuk Ares dan dia menghindari Dark Sword ku dan melompat ke belakang.
Aku berdiri dan tiba-tiba pengguna tombak ada di belakangku dan menusukkan tombaknya yang berbentuk seperti trisula ke kepalaku, aku menghindarinya dengan cepat dengan menggeserkan kepalaku ke kanan dan tombaknya hanya melukai pipiku.
Dia menendang tubuhku dan aku terpental hingga beberapa meter dan aku menahan tubuhku dengan Dark Spear yang ku tancapkan ke tanah untuk menahan dorongan tubuhku hingga membuat belahan yang cukup panjang seperti garis ditengah gurun
Saat tubuhku mulai terhenti aku menggunakan skill analisis ke arah pengguna tombak nama dari pengguna tombak adalah Poseidon.
Mereka terlihat seperti sedang menjaga sesuatu dan sepertinya ada hubungannya dengan Dewa kematian dan kemungkinan mereka adalah prajurit dari Dewa itu.
Mereka berdua maju dengan sangat cepat, aku menggunakan Dark Sword di tangan kanan dan Dark Spear di tangan kiri.
Kami beradu pedang dan tobak dengan sangat cepat setiap pukulan yang beradu membuat gelombang yang kuat hingga membuat pasir seakan bergelombang.
Aku menggunakan Explosion dan memecahkan kepala naga itu dengan ledakan yang sangat besar.
Satu lawan tiga cukup tidak adil dan si pengguna tombak itu bernama hades.
Yah berhenti bermain-main mulai serius, aku menggunakan skill Buff dan Oni aura hingga tubuhku ditutupi oleh aura hitam pekat.
Poseidon maju dengan tombaknya yang dilapisi oleh aura biru, aku menggunakan Skill Dimension Slash dari ujung Dark Sword(Skill Dark Element yang dapat membelah apapun selama benda itu masih memiliki hukum dimensi).
tebasan dari skill itu membuat tubuh poseidon terbelah menjadi dua dan gunung itu juga ikut terbelah di bagian ujungnya dan benyisakan cela jurang ditengah padang pasir.
Tapi tubuh Poseidon kembali pulih dan menyatu sepertinya mereka memiliki tubuh abadi dan aku harus mencari orang yang mengendalikan mereka dan kemungkinan orang itu berada di puncak gunung itu.
Aku melompat menuju puncak gunung, Ares dan Poseidon mengikuti dari belakang, hades yang berada dekat dengan puncak gunung tongkatnya berubah menjadi sabit yang besar.
Dia melompat ke arahku dengan sabitnya yang besar, saat aku ingin menahan sabit itu dengan Dark Sword sabit itu menembus Dark Sword dan memukul ku hingga terpental menjauh dari puncak.
Heeeee aku di pukul lagi oleh mereka, mereka benar-benar membuatku sangat marah jika aku tidak bisa pergi ke puncak gunung bagaimana jika aku tinggal menghancurkan gunungnya saja haha.
__ADS_1
Aku membuat banyak sekali Dark Sword di atas gunung itu sama seperti saat aku menghancurkan kota Errad, haha mereka semua terlihat panik.
Saat pedang pedang itu mulai berjatuhan menghujani gunung tiba-tiba semua berhenti seakan waktu sedang berhenti, tubuhku tidak bisa digerakan aku tidak bisa berkata-kata bahkan bola mataku tidak bisa bergerak.
Tiba-tiba muncul seorang anak kecil di hadapanku dengan wajah yang tertutup oleh bayangan hitam dan dia berkata
"Kau tidak akan bisa menang melawan Dewa selama kau masih memiliki sistem itu"
Status MC
Nama: Catastrophe
Level: 6
Ras: Void Lord
Title: Kanibal, Human Slayer, Greed, Orang bodoh, Demon Lord, Disaster
Skill:
-Oni Aura lvl 10
-Disaster lvl 10
-analisis lvl 10
-Gluttony lvl 10
-Dark Element lvl 10 : Dark Compress, Dark Barrier, Dark Area, Dark Spear, Dark Camp, Dark Sword, Dark Bullet, Dark Slash, Dark Snow, Black Hole, Dark Wings
-Void Seed lvl 2
-Light Element lvl 10: Heal, Light Whip, Flash
-Magic Buff lvl 10
-Fire Element lvl 10 : Fire Burst, Fire Ball, Fire Cloak, Explosion, Hell Fire
-Water elemment lvl 10: Needle Rain, Water Sword. Ice Wall, Water Ball
__ADS_1
-Void Element lvl 2: Storage