
Monster yang ada di depanku tidak bergerak sama sekali hanya diam, mungkin baginya aku ini mahkluk aneh seperti bola hitam pekat.
Dengan suara angin yang menyaring dan udara dingin yang masuk melalui bagian bawah bola hitamku, aku memper luas kegelapanku ke arah Guardian itu dan saat seluruh tubuhnya berada di atas kegelapanku aku menusuknya menggunakan bayanganku melalui bawahnya,.
Bayanganku berubah wujud menjadi jarum-jarum kecil yang banyak menusuk tubuh bagian bawahnya, terdengar aungan yang sangat keras, mahkluk itu mendorongku hingga aku terpental dan terbentuk oleh tembok dengan sangat keras.
Guncangan hebat di dalam bola kegelapanku hingga seluruh badanku terasa sakit akibat guncangan itu, setelah terbentur tembok aku berguling tindak tau ke arah mana.
Saat berhenti aku membuka sedikit cela untuk melihat ke luar, dan aku sedang di dalam sebuah goa yang tidak terlalu besar, dan badai salju tidak masuk ke dalam goa itu.
Aku keluar dan menyalakan api untuk menghangatkan diri, tapi apiku tidak akan bertahan lama karena mana ku sangat terbatas, aku menengok keluar dari pintu goa dan aku sama sekali tidak bisa melihat apapun karena badai salju yang sangat lebat menghalangi pandanganku.
Aku tidak bisa menggunakan cara yang sebelumnya karena terlalu berbahaya, aku harus mencari cara untuk menaikkan kemampuan apiku, saat aku sedang duduk untuk memikirkan rencana kedepannya, perutku terasa sangat lapar sekali dan aku juga tidak tau sudah berapa lama aku di sini.
Aku tiba-tiba mendapatkan ide untuk menguji skill Magic Buff ku karena dia dapat menambah pertahanan tubuhku, dan ternyata berhasil meskipun masih terasa dingin tapi dengan menggunakan apiku untuk menutupi tubuhku aku masih bisa menahan dingin itu.
Aku melanjutkan perjalanan ditengah lebatnya salju dengan kaki yang terendam salju, semakin aku berjalan melawan arah badai salju itu semakin lebat pula badai itu seperti aku sedang menuju sumber dari badai itu.
Tiba-tiba langkahku terhenti karena ada bayangan yang cukup besar berada di depanku, aku melihat sosok itu dan aku mundur dengan cepat karena dia adalah Guardian yang berbentuk Mamoth dengan rambut yang tebal di seluruh tubuhnya.
Dan dia tampak kesal terhadapku tapi jalan dia lama sekali dan cara berjalannya sedikit aneh dan aku melihat kaki depannya seperti pincang, aku tau ternyata dia adalah mahkluk yang tadi.
Aku menggunakan kesempatan itu untuk menyerang dan aku menggunakan apiku karena saat ku kunakan skill analisis Guardian berelemen es karena itu api adalah kelemahannya dan rambut yang ada di tubuhnya bisa dibakar.
Saat aku menggunakan Fire Ball dan melemparkannya tidak sampai tiga detik apiku sudah hilang bahkan sebelum menyentuhnya, aku sedikit malu karena aku melemparkan itu dengan percaya diri dan sudah terlihat keren.
Guardian itu diam dan menatapku lalu suara dari belalainya membuatku jengkel seperti dia sedang menertawakanku, aku maju dan mengeluarkan pedang kegelapanku yang ukurannya sudah lebih panjang dari sebelumnya.
__ADS_1
Aku menebas tubuhnya tapi tidak ada luka sedikitpun rambut-rambut itu sangat lentur dan menahan seranganku, belalainya menyerang dari kiriku aku menunduk dan menusuk bagian bawah perut dan ternyata sama saja tidak mempan.
Aku loncat kebelakang untuk menjaga jarak dan memikirkan cara untuk membunuhnya, tapi dia tidak memberikan waktu untuk berpikir dia langsung menyemburkan es dari belalainya, aku menghindarinya dengan Dark Barrier (element kegelapan yang berbentuk seperti perisai).
Dan aku teringat jika telapak kakinya terluka, mungkin itu adalah titik kelemahannya, aku maju untuk memperkecil jarak dan menggunakan skill Dark Arena(Skill dark element yang menyebarkan kegelapan di tanah seperti bayangan).
Karena tebalnya salju di tanah dia tidak sadar aku menggunakan skill itu dan dia malah maju ke arahku, saat sudah dekat dia ingin menyerudukku menggunakan tanduknya, aku menunduk ke bawah tubuhnya.
Aku membuat tombak dari bawah kakinya menggunakan Dark Area hingga menembus telapak kakinya dan dia mengeluarkan suara yang sangat besar hingga kepalaku sakit mendengarnya.
Saat Dark Spear menusuk di telapak kakinya aku menggunakan Fire Burst(semburan api) di ujung Dark Spear sehingga tubuh Guardian itu terbakar dari dalam hingga membuatnya tambah kencang teriakannya.
Hingga beberapa saat dia berhenti berteriak dan tumbang dan level ku naik dan sekarang levelku 4, Fire level 3, Dark level 4, Magic Buff level 5, Analisis level 3.
Perutku sudah sangat lapar, aku melihat sekelilingku dan di sekeliling sepertinya tidak ada gua dan aku menggunakan Skill Dark Camp skill yang sama saat aku pertama kali berjalan di dalam badai salju.
Aku memotong danging itu dan membawanya ke dalam Camp ku dan saat aku makan ternyata danging itu sangat alot sekali meskipun begitu sangat enak, aku terung mengunyahnya hingga habis.
Aku terus makan hingga perutku kenyang dan skill Gluttony ku naik level menjadi level 4, dan aku menguliti Mamoth itu dan membuat baju yang sangat tebal untuk melindungiku dari salju.
Dan aku membawa beberapa danging yang mentah untuk bekal makanan nanti, setelah aku berjalan beberapa saat aku mendengar suara aungan serigala di sekelilingku.
Dari depan muncul serigala yang mencoba menerkamku aku membuat Dark Camp untuk melindungi seluruh tubuhku karena ditengah badai ini aku tidak bisa melihat dengan jelas dan jarak pandangku sangat pendek.
Setelah beberapa saat ada banyak serigala disekita Dark Camp ku, mereka menggigit dan mencakar tapi semua itu tidak berpengaruh dan saat ku rasa sudah banyak di sekelilingku, aku menggunakan Dark Spear untuk menusuk mereka dari permukaan Dark Camp.
Hingga terdengar suara jeritan anjing mati dan langkah kaki yang menjauh, aku membuka Dark Camp ku dan ada lima serigala yang mati, Levelku naik menjadi level 5.
__ADS_1
Aku mengambil kulit mereka ku ubah untuk menjadi topi dan daging mereka ku letakkan di punggungku dengan kulit Mamoth yang ku ubah menjadi tas yang bentuknya seperti kantong.
Aku terus berjalan dan beberapa kali aku beristirahat menggunakan Dark Camp ku untuk beristirahat memulihkan Mana dan makan, dan melanjutkan perjalanan, badai yang semakin kencang dan salju sudah menutupi setengah badanku membuat tubuhku lebih cepat lelah dan aku kesulitan untuk berjalan.
Hingga aku hanya bisa berjalan tanpa melihat kedepan karena mataku akan sakit dan membeku jika ku paksakan melihat, skill Magic Buff ku sudah bertambah menjadi level 7 hingga aku berjalan dan menabrak tembok dan saat ku raba menggunakan Dark Arena tembok itu berbentuk bola yang sangat besar.
Dan udara yang sangat kencang keluar melalui cela tembok itu ,aku berjalan mengelilingi tembok itu untuk mencari jalan masuk untuk ke dalam karena rasa penasaranku benda apa yang ada di dalam tembok itu hingga aku akhirnya menemukan pintu yang sangat besar.
Di pintu itu ada tulisan yang tidak aku mengerti dan aku mencoba skill Analisis karena levelnya sudah bertambah mungkin saja bisa menerjemahkan tulisan itu.
Dan isi dari tulisan itu adalah "Kehancuran yang sedang tertidur pulas"
Status MC
Level 5
Ras: Rage Oni
-analisis lvl 3
-Gluttony lvl 4
-Dark Element lvl 5 : Dark Compress, Dark Barrier, Dark Area, Dark Spear, Dark Camp, Dark Sword
-Void Seed lvl 1
-Magic Buff lvl 7
__ADS_1
-Fire Element lvl 3 : Fire Burst, Fire Ball, Fire Cloak