True Monster

True Monster
Chapter 24 - Petunjuk


__ADS_3

Sudut pandang Astorfo.


Saat aku terbangun aku sudah berada di kasur yang mewah dan aku tidak mengenali langit ruangan itu,sepertinya kemarin aku sedang bermimpi hal yang sangat mengerikan hingga aku tidak bisa mengingat mimpi itu.


Aku keluar dari kamar untuk mencari Rihana karena aku merasa sangat kesepian, saat aku keluar aku melihat lorong yang cukup panjang dan lorong itu terbuat dari kayu yang indah.


Aku pergi mencari pelayan untuk menanyakan keberadaan Rihana, aku terus berjalan dilorong dengan penerangan yang cukup gelap karena hanya ada lilin di setiap tiga meter dan hari itu matahari belum terbit.


Aku sampai di ruang tamu dan disana ada kakak laki-laki pertamaku yang bernama Erick Georda dan beberapa kesatria kerjaan Georda.


Erick melihat wajahku dengan wajah yang sangat sedih dan dia menghampiriku dan memelukku.


Aku tidak tau kenapa dia melakukan ini tapi dia terus memelukku dan dia mengusap-usap kepalaku hingga beberapa saat.


Setelah dia melepas pelukannya dia membawaku ke ruang tamu bagian tengah sambil tidak berkata-kata.


Disana ada ayah dan ibu Rihana yang sedang menangis di lantai sambil memegang kotak yang sangat besar.


Aku penasaran dengan isi kotak itu dan saat aku mendekati kotak itu aku melihat Rihana yang sedang terbaring tidur di dalam kotak itu.


Aku mendekatinya untuk membangunkannya dengan memanggil namanya, orang tua Rihana terlihat kesal menatapku sambil terus menangis.


Saat aku ingin memegang Rihana tanganku ti pegang oleh ayah Rihana dan dia bilang dengan nada yang tinggi.


"Apakah kau pantas menjadi pahlawan? melindungi satu orang saja kau tidak bisa? kau sudah tidak pantas menjadi pahlawan"


Dalam sekejap aku teringat dengan mimpi buruk itu, aku berteriak dengan sangat kencang dan menjambak rambutku sambil menangis.


Semua orang yang ada disana kaget dengan tingkahku yang secara tiba-tiba, para prajurit membawaku dengan paksa kembali ke kamarku.


Di kamar aku terus berteriak dan menangis karena aku sangat lemah hingga aku tertidur karena lemas.


Saat aku membuka mata ada cahaya yang matahari masuk melalui sela jendela kamar yang tertutup oleh kain.


Aku bangkit dari tempat tidur dan terpikiran tentang perkataan Dewa yang bisa membangkitkan Rihana.


Saat aku berjalan keluar kamar aku mendengar suara orang sedang berdiskusi dan mereka bilang tentang kebangkitan raja iblis baru.

__ADS_1


Aku keluar dari kamar untuk mendengar cerita itu lebih banyak dan saat aku keluar orang yang membicarakan hal itu sudah pergi menjauh dari depan pintu.


Aku hanya bisa terdiam lesu dan pergi untuk mencari Erick, saat di jalan ada pelayan yang memanggilku dan membawaku menuju ruang makan.


Di ruangan itu ada Erick, orang tua Rihana yang bernama Lisa Scarlet dan Riot Scarlet, pangeran pertama dari kerajaan Hedom yaitu Trista Hedom dan beberapa prajurit yang berbaris di belakang mereka.


Aku duduk dengan wajah yang terus menghadap ke bawah, Erick bertanya kepadaku tentang kejadian yang ku alami saat dikota Errad.


Aku tidak bisa membuka mulutku karena saat aku mengingat kejadian itu tubuhku gemetar ketakutan dan air mata terus mengalir keluar, aku terus teringat dengan wajah party ku dan Rihana yang mati tepat di hadapanku.


Erick terus menenangkanku dengan memeluk dan menepuk pundakku hingga aku muali merasa tenang, saat aku mulai tenang aku mulai menceritakan semua kejadian yang terjadi dikota Errad saat aku melihat iblis dan saat aku bertemu dengan Dewa.


Semua orang terlihat tidak percaya dengan apa yang ku ucapkan pada bagian aku bertemu dengan Dewa, tapi karena mereka melihat keseriusan dan ketakutan dari wajahku mereka percaya.


Orang tua Rihana terlihat sedikit senang mendengar ceritaku karena anaknya bisa dihidupkan kembali.


Setelah beberapa jam aku menceritakan semua kejadian dengan detil wajah mereka sangat terkejut dan takut.


"Ayahku sudah mati dan ibu kota sudah hancur dan negaraku sudah berada di ambang kehancuran" kata Trista dengan nada rendah.


"Tidak bukan hanya kerajaanmu tapi seluruh dunia akan hancur" kata Erick sambil memegang jidatnya.


Hanya tinggal menunggu waktu saja sampai raja iblis yang baru mulai meruntuhkan satu persatu kerajaan manusia.


Aku mengusulkan untuk sekali lagi membuat aliansi ke empat kerajaan untuk mengalahkan raja iblis yang baru sebelum semuanya terlambat dan kali ini aku pasti membunuhnya.


"Baiklah aku akan mengajukan surat aliansi lagi kepada seluruh kerajaan, kau Trista akan menjadi raja baru dari kerajaan Hedom kan?" Erick.


"Ya aku akan menggantikan ayahku dan aku akan menyediakan tempat di salah satu kota di negaraku untuk menjadi pertemua dari aliansi" Trista.


Setelah itu kami membahas tentang kekuatan raja iblis yang baru ini, kekuatannya sangat besar dan lebih besar dari pada raja iblis sebelumnya, dia hebat dalam skill kegelapan dan daya hancurnya sangat luas dan besar.


Dan aku menceritakan skill analisisku kepada mereka skill ini bisa melihat status ku dan orang lain dan dapat membuatku berevolusi tapi mereka semua tidak tau tentang sekill ini dan evolusi yang ku maksud.


Aku menutup mulutku dan tidak melanjutkan penjelasan dari skill ku karena sepertinya skill ini hanya aku yang punya karena aku adalah manusia spesial pilihan Dewa yang akan membunuh sumber kejahatan.


Setelah rapat selesai kami semua makan bersama dan setelah makan aku pergi ke kamar untuk menggunakan armour ku yang sudah diperbaiki.

__ADS_1


Setelah memakai armour aku pergi ke lapangan untuk mencoba skill baruku aku melihat statusku dengan skill analisis ke diriku sendiri dan aku terus mencoba skill baru dan mempelajari cara menggunakannya.


Setelah selesai aku mulai mengerti cara kerja skill analisis, status dan skill baru, aku bisa berevolusi menjadi manusia yang lebih kuat dengan menaikkan level.


Tiba-tiba angin yang bertiupan sudah tidak ada dan rumput yang bergoyang terlihat membeku, waktu terhenti keadaan dan tekanan ini sama persis saat aku bertemu dengan Dewa.


Dan ada suara yang sumber suara itu tidak jelas dari mana seperti suara itu berada di sekitarku.


"Pergi temui Hewan Suci untuk mendapatkan keuatan dari True Dragon dan carilah pedang suci legendaris Excalibur untuk mengalahkan kegelapan dan naikkan levelmu".


Setelah suara itu hilang waktu kembali berputar angin mulai berhembus kembali dan daun mulai menari.


Senyuman dari wajah ku tidak bisa terbendung karena Dewa telah menunjukkan jalan untuk membunuh iblis itu.


Status


Nama :Astorfo Georda


Level: 1


Ras : Human Sage


Title: Son Of God, Hero, monster slayer


Skill:


-Analisis lvl 1


-Light Element lvl 1


-Mana Sword lvl 10


-Hero Will lvl 10


-Hero Aura lvl 10


-Judgement lvl 1

__ADS_1


-Holy Element lvl 1


-Weapon mastery lvl 10


__ADS_2