True Monster

True Monster
Chapter 23 - DemiGod


__ADS_3

Sesaat anak kecil itu mengucapkan kata yang terus terbayang di pikiranku dalam sekejap dia menghilang seperti seakan dia memang tidak pernah ada.


Waktu kembali berputar, Dark Sword ku turun seperti hujan di atas gunung itu tiba-tiba seluruh Dark Sword ku menghilang karena aura yang luar biasa kuat berasal dari puncak gunung itu.


Dari puncak gunung itu terlihat ada kesatria hitam dengan seluruh amour nya hitam pekat dan aura hitam yang lebih mengerikan dari sebelumnya dan dia menunggangi kuda yang tidak kalah hitam dan kuda itu memiliki api berwana hijau di kaki dan ekornya dan setiap langkanya membakar apapun di sekitarnya.


Aku menggunakan skill analisis dan semua statusnya tidak diketahui hanya nama dan rasnya saja yang diketahui namanya The Emperor dan Rasnya adalah DemiGod(Setengah Dewa).


Perjumpaan yang sangat tidak disangka bertemu setengah Dewa sepertinya dia sedang mengumpulkan kekuatannya untuk menjadi Dewa tapi aku mengganggunya dan membuanya terbangun.


Seluruh tubuhku gemetar dan darahku mendidih karena merasakan auranya yang kuat, dia mengangkat tombak besarnya ke langit dan lingkaran sihir yang sangat besar di langit hingga menutupi seluruh gunung dan seluruh padang pasir disekitar gunung.


Dalam sekejap gunung itu runtuh karena banyak sekali tengkorak dan mayat hidup yang berdiri keluar dari gunung itu dan padang pasir kehilangan volumenya akibat tulang belulang yang terkubur keluar menuju daratan.


Ukuran mereka beragam dan jenis mereka, ada yang struktur tulangnya berasal dari manusia dan monster dan jumlah mereka sudah tidak bisa aku perkirakan lagi banyaknya.


Aku hanya bisa menelan ludah melihat  semua itu dan darahku semakin panas karena aku sangat menikmati momen ini seluruh sel dalam tubuhku sangat bersemangat.


Saat DemiGod menghempaskan tombaknya ke bawah semua undead(Tengkorak, mayat hidup) maju ke arahku dengan jumlah yang sangat banyak.


Aku menggunakan skill Dark Snow di sekitar area dan meledakkan mereka semua tapi seperti biasa meskipun mereka hancur mereka akan kembali seperti semula dan aku tidak bisa membakar mereka semua menjadi abu karena skill Fire Element ku tidak mampu membakar mereka semua secara bersamaan, Aku harus membunuh DemiGod itu.


Tapi karena jumlah Undead yang terlalu banyak aku tidak bisa langsung menerobos masuk, aku menggunakan skill Ice Forest(Mengubah seluruh area menjadi es).


Seluruh undead yang berada di sekitarku membeku dan memberiku kesempatan untuk menembus masuk pertahanan mereka.


Saat aku berhasil melewati pertahanan pertama mereka masih banyak undead yang sudah menunggu ku, undead itu menyerangku dengan senjata tidak seperti yang pertama mereka hanya maju dengan tangan kosong.


Kecepatan dari undead itu juga lebih cepat dari sebelumnya, banyak undead yang maju dan menebaskan senjatanya ke hadapanku, aku menggunakan skill Disaster untuk menghancurkan mereka dalam sekejap.


Aku terus berlari menuju gunung itu aku tidak bisa terbang karena aku memiliki perasaan yang tidak enak jika aku terbang.

__ADS_1


Saat sampai di barisan ke tiga undead yang ada disini sudah menggunakan armour lengkap dan juga mereka lebih kuat dari sebelumnya.


Aku menggunakan skill Dark Bullet dan menghujani mereka seperti tembakan peluru yang sangat banyak hingga membuat semua armour dan tubuh mereka berongga tapi itu tidak menghentikan langkah mereka.


Mereka terus berlari ke hadapanku dengan tubuh yang sudah terpotong-potong, saat mereka sudah dekat aku menggunakan Dark Spear dari bawah dan menembus tubuh mereka sehingga mereka tidak bisa bergerak.


Aku berdiri di u\=salah satu ujung Dark Spear yang terus memanjang ke atas hingga melewati setengah gunung beberapa saat kemudian tiba-tiba Ares melompat ke arahku dan memukulkan palu yang sangat besar ke arahku.


Aku menggunakan Dimension Slash dan membelah palu yang besar itu dan aku menendang jatuh Ares yang sedang mengambang di udara.


Dari belakang ada Poseidon yang mengarahkan tombaknya ke punggungku, aku menggunakan Dark Spear di tangan dan menghantam tombaknya dengan sangat kuat hingga terdengar suara yang sangat nyaring dari hantaman tombak kami.


Ada rantai yang keluar di sekelilingku dan mengikat seluruh tubuhku hingga tubuhku tidak bisa bergerak, Poseidon kembali menusukkan tombaknya dan tombak itu dipenuhi oleh cahaya biru yang terang.


Aku menggunakan skill Flash yang sangat terang hingga membuat Poseidon kehilangan arah serangannya sehingga tombaknya tidak mengenaiku.


Aku menggunakan Oni Aura untuk menghancurkan rantai itu, setelah hancur aku kembali naik dengan tombakku yang terus memanjang.


Ada Hades yang telah menungguku di atas dengan jutaan tombak besi yang sangat banyak di langit.


Rubuan pedang dan tombak yang saling behantaman terus berlanjut hingga jarak di antara kami menyempit.


Saat Hades sudah berada cukup dekat denganku aku mengeluarkan Light Sword(Pedang cahaya) yang sangat panjang dan menebaskannya ke lehernya.


Dan Hades menahan Light dengan sihirnya yang berbentuk seperti perisai, tapi aku terus maju menuju angkasa dan meningggalkan hades di bawah.


Saat aku sudah sejajar dengan Demigod itu aku menggunakan skill terhebatku skill yang mampu membelah apapun di dunia ini.


"checkmate" ucapku dengan halus.


"Dimension Slash" teriakku.

__ADS_1


Dengan tangan kananku yang memegang Dark Sword yang berukuran kecil dan tipis aku menebaskan pedangku dari atas ke bawah dan membelah semua yang berada  di lintasan tebasanku.


Udara di sekitar tebasanku membengkok dan gunung yang sudah hancur itu terbelah menjadi dua dan DemiGod itu terkena seranganku di bagian kepala hingga ke tubuhnya terbelah menjadi dua.


Aku mendekatinya dan menggunakan Black Hole untuk membuatnya benar-benar hancur berkeping-keping tapi dengan tubuh yang sudah terbelah dia menusukkan tombaknya ke arahku, tombak itu dipenuhi dengan api hijau dan aura hitam pekat.


Dan tanpa sadar tombak itu sudah berada di perutku dan menembus perutku hingga menyisakan lubang besar dan hampir membelah tubuhku menjadi dua.


Aku terpental sangat jauh ke tanah dan aku terguling-guling hingga tubuhku terhenti saat menghantam batu yang besar beberapa kali.


Aku membuka mata dengan berat dan aku melihat banyak sekali darah yang keluar dari perutku dan tubuhku sangat lemas.


Aku menggunakan Heal untuk menyembuhkan luka yang ada di tubuhku saat aku menyembuhkan luka DemiGod itu sudah turun ke permukaan pasir dengan tubuh yang sudah kembali pulih dan ada lingkaran sihir yang sangat besar menutupi semua pasukannya.


Pasukannya berubah menjadi lebih mengerikan dan kekuatan mereka bertambah seperti mendapatkan kekuatan dari DemiGod itu.


Aku terkujur lamas karena seluruh tubuhku dipenuhi dengan luka dan perutku bolong  dan darah terus menetes keluar.


"Ini kah kekuatan dari setengah Dewa, kekuatannya sudah tidak masuk akal" dengan tangan yang terus menahan pendarahan yang keluar dari perut dan menyembuhkan diri dengan perlahan, tapi aku tidak takut dengan keadaan itu karena.


Kegelapan menyelimuti seluruh tubuhku karena aku akan evolusi.


Status MC


Nama: Catastrophe


Level: 1


Ras:???


Title: Kanibal, Human Slayer, Greed, Orang bodoh, True Demon Lord, Disaster

__ADS_1


Skill:


?????


__ADS_2