
Hari ini masih berkutat dengan mayat.Pagi pagi aku berangkat ke universitas.Sepi sekali beda seperti hari biasanya.Dalam fakultas ketika aku berjalan masuk.Firasatku beda dari hari biasanya.
Nona Cantik:Permisi boleh bareng naik liftnya?
"Boleh,silahkan."Nita mempersilahkan gadis muda itu masuk.
"Tiba tiba aku merasa tubuhku menggigil seperti dingin sekali menusuk tulang rusukku."Berkata dalam hati.
"Tolong donk tekan tombol lantai ground floor."Nona cantik berbisik ke telinga Nita.
"Memang dilantai itu ada ruangan ya non?"Tanya Nita halus.
Dengan wajah pucat tanpa ekspresi gadis muda itu menjawab dengan tatapan kosong.Seketika ruangan lift menjadi hening.
"Aku mau turun disitu."Berkata lirih sambil menujuk salah satu ruangan.
"Dimana?"Bertanya kepada nona cantik itu.
Nita bingung mencari gadis muda nan cantik itu dia melihat ke arah kanan kiri dari lift itu.Tapi tidak ada siapapun di lift itu.Bulu kuduk Nita naik.Menandakan sesuatu perasaan tak enak menghampiri hidupnya.
Nita berlalri menuju ke kelas.Dia berusaha menghubungi Drian.
"Come on,Please angkat."Menelepon Drian.
Drian:Ya hallo.(Meraih kacamata dimeja samping kamar tidur dia).
Nita:Kamu dimana?..Aku ketakutan
Drian:Aku masih di apartemen.Kamu dimana?
Nita:Aku di kampus.Kamu bisa jemput aku kan?.Aku takut
Drian:Tunggu 15menit ya.Aku kesana.
Nita:Cepetan ya
"Iya,Aku mandi dulu."Berkata halus.
Drian bergegas mandi dan turun ke parkiran mobil memanaskan mobilnya.Dengan cepat Drian mengas mobilnya menuju kampus.
"Kamu dimana?.Aku khawatir."Sending chat on WA.
"Aku di lantai 2."Menangis ketakutan.
Drian yang panik naik ke lantai 2 dengan berlari melalui tangga darurat.
"Nita...Ta...Ta...kamu dimana?."Berteriak memanggil nama.
"Driannnn...."Memeluk Nita.
"Kamu gak apa apa?"Tanya Drian.
Nita:Aku takut..
Drian:Sudah jangan menangis.Aku udah datang.Ayo kita pulang.
Nita:Takut...
Drian:Pegang tangan aku.
__ADS_1
"Janji kamu gak akan tinggalin aku ya ian."Berkata lirih.
"Iya,Selama ini aku gak pernahkan tinggalin kamu?."Menjawab tegas.
"Iya,Sayang ian."Tersenyum.
"Sayang Nita."Mencium tangan.
Mereka naik ke mobil yang terparkir di depan kampus.Di mobil berlahan namun pasti drian dengan malu malu memegang tangan Nita.
"Makasih ya,Selama adit gak ada.Kamu yang selalu nguatin aku."Berkata dengan wajah merona.
"Sama sama ta."Menjawab santai.
"Ngomong ngomong cerita donk tadi kamu kenapa?Kok panik banget."Penasaran drian menanyakan kepada Nita.
Bibir Nita membeku seakan tidak dapat berkata lagi.Dia terdiam cukup lama.
"Aku gak bisa cerita sekarang drian."Menjawab pelan.
"Ya udah.Kita ke gulu gulu dulu yuk.Sepertinya aku butuh sesuatu untuk mendinginkan kepalaku."Tersenyum sambil mengajak.
"Boleh,Aku gak ngerepotin kamu?"Bertanya dengan malu malu.
"Kamu kan gak pernah ngerepotin aku".Tersenyum.
Nita:Lama lama dilihat lihat drian semakin ganteng aja.(Berbicara dalam hati).
Drian memacu mobil mercedes benz cls-350 miliknya.Dengan plat nomor B 8881AN.Mereka sampai di plaza senayan.Sepanjang perjalanan Nita tertidur di mobil.
"Bangun.."Menepuk pipi Nita.
"Udah dari tadi!Molor aja sih lu kerjaanya."Jawab Drian meledek.
"Kok gitu sih."menjawab manja.
"Udah ayo turun."Menarik tangan Nita.
"Gue bukan anak kecil gak usah digandeng.:Protes Nita.
Drian:Biarin..Gandengan tangan tar kamu ilang oma marahin aku.(Sambil memakai jacket hitam).
Nita:Iya iya cerewet..
"Makasih ya buat hari ini."
"Sama sama nit."Dengan tersenyum Drian terus menatap Nita.
"Ehmm..Kamu lupa ya hari ini harusnya kita pergi sama jack?"Tanya Drian kembali.
"Astaga,Aku ingetnya hari ini hari senin."Menjawab dengan panik.
"Ya ampun,Pantesan kamu telepon aku pagi pagi.Anehnya suru jemput di kampus lagi.Kan hari ini weekend."Jawab Drian sambil terdiam disudut mall.
"Ya, maaf ian.Aku cuma berharap pingin cepat lulus dokter makannya kaya gini."Jawab Nita kebingungan.
"Udah gak usah bingung!Tar cantiknya luntur."Mengusap poni Nita.
__ADS_1
"Ah,Ian rambutku yang rapi rusak nih.Tanggung jawab."Memprotes dengan nada manja.
"Uhh..Suka banget liat kamu manja.Pulang yuk.Kita Jemput jack ajak jalan jalan."Tukas Drian.
"Ayo.."Membalas Drian.
Nita dan Drian menuju ke apartemen Nita di seasons city.Nita pulang dan disambut oleh jack.
"Mama pulang..."Dalam hati jack.
"Wofft..wofft..wofft.."Menyabut kedatangan Nita.
"Jack jack.."Teriak Nita.
"Jack..coba lihat mama ajak siapa?."Melihatkan muka ian.
Dengan waspada jack melihat ian.Bak eyescontact.
"Apakah itu papah???"Berbicara dalam hati sambil menatap ian melotot.
"Hi,jack..Aku ian."Memperkenalkan diri.
"Wofft woffft wofft"Dalam hati jack bertanya siapa kamu?.
"Hemmm jack gak boleh galak gitu ah."Balas Nita.
"Gak papa kok Nit.Jack kan baru pertama kali liat aku.Wajar kalau kaya gitu.Jadi kangen Titi."Memandang Jack.
"Oh,Iya titi apa kabar?Aku juga kangen Titi."Balas Nita.
"Titi baik.Nanti aku balik Bandung kamu ikut ya."Ajak Drian.
"Seriusan,Boleh deh.Aku ajak jack boleh?"Bertanya pada drian.
"Pasti boleh lah.."
"Makasih ya ian."
"Sama sama.Udah yuk ajak jack jalan mumpung masi sore.Keburu malem."
"Iya ayo.Ehmm Drian."Tersenyum melihat wajah Drian.
"Iya nit?.Gimana?"
"Gak jadi ian..Hehehe.."
"Oh ya udah.Kamu gak capek kan jalan sama aku?"
"Gak kok kan aku gak pernah ngeluh to sama kamu?"
"Gak sih.."Meraih jemari Nita.
Drian dan Nita pergi ke acara Dog meet up di Central park.Drian terus mengajak bermain Jack.Hingga akhirnya jack merasa nyaman dengan Drian.Sepulang dari dog meet.Drian tertidur di karpet depan TV aprtemen Nita sambil memeluk Jack yang juga tertidur disitu.Hari yang sangat melelahkan.
Hari penuh misteri dan ketegangan.Namun berakhir dengan sempurna.Aku hanya dapat memandang wajah Drian yang tertidur memeluk Jack.
Yuk dukung terus author carany like❣
vote dan selalu fav karyanya
__ADS_1
maksih kakak*