Waktu Dan Kamu

Waktu Dan Kamu
Pesaing perusahaan part 2


__ADS_3

Distrik Nam, Daegu, korea selatan.Asan medical center korea.Lobby Asan, 21.40KST, pada saat dia akan masuk ke kamar rawat istrinya.Ada seseorang memberikan foto penyiksaan Hansol.



"Tuan ini untukmu."Seseorang tidak dikenal memberikan amplop dokumen.


"Apa ini isinya?"


Lelaki misterius yang memberikan amplop itu pergi begitu saja.Jung berusaha mengejar lelaki yang memberikan amplop itu.Tapi dia tidak dapat dikejar.


"Hey, hey tunggu apa ini isinya?"Membawa amplop.


Dengan ekspresi bingung.Sung Jung Jin, masuk ke ruang rawat istrinya dan membuka amplop itu.



"Mama bangun ma, papa kangen banget sama mama yang galakin papa.Mama lihat deh anak kita lahir sehat.Mama cepat sadar ya."Memandang wajah istrinya.


"Ini amplop apa ya?"Membuka amplopnya berlahan.



"Hansollll...Tidak apa yang terjadi."Panik.


Sung Jung Jin berusaha menelepon Hansol dengan penuh kepanikan.Tapi teleponnya tidak ada yang menjawab sama sekali.Ketika, dia membalik foto penyiksaan itu ada tulisan tersembunyi disitu.


Isi surat ancaman:


Ha..ha..ha..Aku tahu kamu pasti membaca surat ini.Hansol kini ada ditempatku.Jika kau ingin Hansol selamat.Datanglah, sendirian ke gudang kosong gangnam.Datanglah, sendiri dan jangan pernah kamu membawa kaki tangan atau polisi.Jika kamu melanggar Hansol akan saya habisi.Saya tunggu anda di gudang kosong gangnam 00.00KST.


"K*r*ng ajar, orang kepercayaanku diculik."


Sung Jung Jin menelepon anak buahnya.Jong Gi dan Jake untuk mengamankan penyelamatan Hansol.Derrt..derrt..derrt..nada dering telepon genggam Jong Gi berbunyi.


Sung Jung Jin:Hallo


Jong Gi:Hallo bos


Sung Jung Jin:Kamu dimana?


Jong Gi:Saya masih di TKP kebakaran bos


Sung Jung Jin:Cepat kemari bersama Jake


Jong Gi:Bukankah disana ada kak Hansol?


Sung Jung Jin:Hansol diculik


Jong Gi:Apa bos?kak Hansol diculik.15menit lagi saya dan Jake akan meluncur ke asan medical center


Sung Jung Jin:Cepatlah kita tidak punya waktu lama(Mematikan teleponnya)


Jong Gi dan Jake bergegas menuju Asan Medical center.Jong Gi dan Jake langsung menuju kamar nyonya besar.


"Ceklek..Ceklek..Ceklek..tuan."Jong Gi dan jake memberi hormat.


"Terimakasih, kalian sudah sangat cepat datang kesini.Kalian keluar dahulu, nanti saya menyusul."


"Baik tuan."Keluar dari ruang rawat istri big bos.


"Sayang, papa kerja dulu ya."Mengecup kening istrinya.


"Semuanya siap!"


"Siap tuan."


"Mari kita berangkat ke lokasi."


"Baik tuan."


23.30KST, sampailah mereka ke gudang kosong yang ditunjuk surat kaleng itu.Semua masih berada didalam mobil untuk mengatur rencana.



"Saya akan mencoba meretas cctv depan jalan menuju kemari."El mencoba meretas melalui pemancar.


"Jong Gi, kamu amankan sisi kanan gudang dan Jake kamu amankan sisi kiri.Kalau ada gerak gerik mencurigakan cari bukti dan ringkus dia ditempat."

__ADS_1


"Baik bos."Turun dari mobil perlahan.


"Bos, saya berhasil meretas kamera sekitar jalan depan."


"Coba saya lihat."



"Ini bos."Memperlihatkan laptopnya.


"Putarkan rekaman 1jam sebelum penculikan terjadi."


"Tuk..tuk..tuk.."memencet keyboard laptop untuk memutar rekaman.


Penculik memukul leher belakang Hansol pukul 18.00KST.Kejadian terjadi diparkiran basment celltrion.



"Ini data dari pusat gedung celltrion dan pusat kepolisian yang curiga dengan mobil penculik ini."


00.00KST, nomor tidak dikenal menelepon Sung Jung Jin.Dia langsung masuk ke lokasi yang ditentukan.


Secret Number:Ikuti kata kataku.Sekarang kamu masuk ke gudang kosong yang aku tunjuk


Sung Jung Jin:Baik saya kesitu(Menutupi speaker hp)


"Bos, apa tidak apa apa bos pergi sendirian.Biar saya temani."Tegas El.


"Tidak usah, kamu pantau saja pergerakan dari sini aku akan turun ke lokasi."


"Ta..ta..ta..tapi bos."


"Tidak ada tapi tapian Hansol harus segera diselamatkan."


"Baik bos."


Secret Number:Berjalanlah 3meter dari lokasi temui orang orangku didepan gudang kosong gangnam


Sung Jung Jin:Baiklah aku ikuti maumu


Secret Number:Kamu sudah berada diluar gudang?


Didepan gedung gudang kosong itu.Sung Min sudah menunggu kedatangan Sung Jung Jin.


"Bos, Pak Jung sudah didepan."Ucap Sung Min.


"Suru, dia menunggu diluar Ji wook akan membawa sandra keluar."


"Baik tuan."


"Apa saya harus masuk sekarang?"


"Tunggu, diluar pak Jung."


Ji wook membawa keluar Hansol.Tubuh Hansol penuh noda darah.



"Hyung..hyung kamu tidak apa apa?"


"Aku tidak apa apa."


"Kamu baik baik saja?"


"Iya."


Jake dan Jong Gi berlari ke arah Hansol dan merangkul pundak Hansol.Dengan sempoyongan Hansol berjalan ke arah Pak Jung.


"Bawa dia pergi cepat."Teriak Sung Min.



"Bawa Hansol ke rumah sakit cepat."


"Ta, ta, tapi bos gimana?"Jake dan Jong Gi berbicara pada bos Jung.


"Tinggalkan aku disini."

__ADS_1


"Tuan, apa tuan akan baik baik saja disini?"


"Percayalah, padaku aku akan baik baik saja.Pergilah obati lukamu."


"Baik bos."Meninggalkan pak Jung.


"Bos, harus berhati hati."Ucap Hansol pelan.


Jake dan Jong Gi membawa pergi Hansol ke mobil.Sedangkan Jung ikut masuk ke gudang kosong yang dituliskan oleh pengirim surat kaleng itu.


"Ikutlah denganku, bos telah menunggumu didalam."


"Baiklah."Mengikuti dari belakang.



"Prok..prok..prok..kesombonganmu masih seperti dahulu saja tuan muda."Menepuk tangannya sambil memperlihatkan wajahnya.


"Park Hyun."


"Tuan muda, bagaimana kabarmu?aku yakin kamu baik.Hidupmu begitu sempurna dibawah penderitaan perusahaanku.Kau tahu ketika keluargaku memohon bantuan ayahmu.Dia menolaknya mentah mentah dan membunuh ibuku didepan mataku."


"Apa maksudmu Hyun?"


"Dengar, aku benci orang tuamu.Karena, mereka hidup keluargaku hancur.Kamu tahu, kakakku bunuh diri karena dibully miskin oleh teman temannya."


"Lantas, apa hubungannya denganku?kenapa kau mengusik hidupku.Pelakunya jelas bukan aku tapi ayahku."


"Seluruh, keluarga harus menderita didepan mataku.Termasuk kamu chairman dari perusahaan Cellitron dan pemilik saham tertinggi hartono group coorporation dengan segala retellnya.Hidupmu sangat perfect, sedangkan aku menderita."



"Hahaha..anda lucu sekali pak hyun."


"Diam kamu."Memukul pak jung sampai tersungkur ke lantai.


"Hahaa..anda sangat lucu.Apa yang anda mau dariku."


"Katakan, pada khalayak luas bahwa pabrik milikmu terbakar bukan karenaku.Tapi karena arus listrik dan hanguskan semua bukti yang kau ketahui soal aku pelaku utamanya."


"Cih, tidak akan pernah.Kau akan membusuk selamanya dipenjara."


"Jaga bicaramu k*r*ng ajar."Menembakan peluru ke dada Pak Jung dan menendang tubuhnya hingga terkapar lemah.



"Dasar bodoh, tinggal kau ikuti kata kataku maka nasibmu akan baik baik saja."


"Sampai matipun aku tidak akan memberikan bukti itu."


"Sombong sekali kamu.Kesombonganmu hanya akan membunuhmu."


"Semua, bereskan pak Jung."


"Baik tuan."


Sung Min dan Ji wook membawa tubuh Pak Jung kesatu tempat yang sepi.Menengok ke kanan dan kiri.


"Bagaimana, kalau kita tinggalkan disitu saja."Menunjuk depan stasiun Busan.


"Bagus juga idemu."



Sung Min dan Ji Wook meninggalkan tubuh Jung begitu saja didepan stasiun Busan.Merekapun pergi dengan cepat.


"Cepat turunkan mayat ini disitu."


"Kamu bantu aku donk bos."Menggendong tubuh pak Jung.


"Dasar tidak berguna."Sung Min menendang tubuh Jung yang lemah.


Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...


yuk baca 2karya aku yang baru


#Cinta untuk merylia

__ADS_1


#Sweet heart


Yuk likešŸ‘ dan vote ⚔serta rate karyaku ya kakak kakak..🄰🄰🄰


__ADS_2