
Sudah lama semenjak Ditya tidak berada disamping Nita.Nita sama sekali tidak pernah membuka file puisi yang dia dulu suka buat.
"Hufttt..Ta.."Mengengam tangan Nita di mobil.
"I..iya Drian."Menjawab dengan grogi.
"Tangan kamu dingin.Kamu gak sakit kan?"Tukas Drian.
"A..Apa?"
"Kamu gak sakit kan?."
"Gak kok..Cuma lagi mikirin mau bikin puisi lagi."
"Oh,gitu.Syukur deh kalau kamu mau nulis lagi."Menatap mata Nita di lampu merah saat perjalanan pulang.
"Bisa gak sih.Nih lakik gak natapin gue terus.Gue grogi banget ini."Berkata dalam hati.
"Emm..Mau mampir makan dulu gak?Aku laper nih."Ajak Drian.
"Boleh,Tapi jack gimana?."
"Jack tunggu dimobil toh udah malam kan.Jack pasti bobok dimobil kok."Meyakinkan Nita.
"Yaudah deh.Ayo."Mengengam tangan Drian di mobil.
Sampailah mereka ke satu cafe di daerah jakarta barat.Numinous Cafe and bar.Tempatnya bagus dan romantis.Kebetulan sedang ada Live accoustic concert.Menambah keromantisan malam ini.
"Bagus ya ian tempatnya."Takjub melihat artistic cafe dengan gemerlap lampu malam bertaburan di rooftop.
"Iya,Yuk turun."Membukakan pintu mobil dekat tempat duduk Nita.
"Iya.Makasih ya."Senyum Nita.
"Udah lama kamu gak senyum ke aku.Gini kan cantik kelihatannya."Ledek Drian.
"Ih..Apaan sih kamu ngeledek aku mulu."Jawab Nita.
"Huhu..Yuk masuk.."Mengacak acak rambut Nita.
"Udah ian.Tar rambutku rusak."Merengek manja.
"Iya iya maaf cantikku 😉."Mengandeng tangan Nita.
"Ian..Aku boleh ngomong sesuatu gak?"
"Apa itu?"
"Selamat datang kak direstoran kami.Ini menunya kalau mau pesan silahkan hubungi saya Banu.Mau langsung pesan atau mau baca baca menunya dulu kak?"Tanya pelayan restoran.
"Baca baca dulu ya mas."
"Baik kak jika butuh bantuan bisa panggil saya di sebelah kasir."Tukas pelayan restoran.
Pelayan meninggalkan meja Nita dan Drian.Malam yang hangat dengan iringan lagu: This i promise you dari penyanyi malam itu.
"Nita tadi mau ngomong apa?"Tanya Drian lagi.
"Emm gak jadi ian.Aku lupa mau ngomong apa?"
"Oh,Yaudah.Itu daftar menu jangan dipantengin doank.Kamu mau pesan apa?"Lanjut Drian.
"Aku pesan mexican nachos sama soju yakult ya ian."Menatap Drian.
"Serius?Kamu gak mabok kan minum itu?"
"Gak kok.Please."Dengan wajah Memelas menatap Drian.
"Yaudah aku panggil dulu ya pelayannya.Mas..."Mengangkat tangannya ke mas banu.
"Iya kak ada yang bisa saya bantu?"
"Mas saya pesan 3 mexican nachos,1soju yakult,1jack daniel es nya pilihin yang masih bagus ya."Tegas Drian.
__ADS_1
"Baik kak.Ada tambahan lain mungkin?"
"Gak mas itu dulu saja."Tegas Drian.
"Ok kak saya ulangi pesanannya ya.3Mexican Nachos,1soju yakult,1jack daniel esnya yang bagus."Sebut Banu pelayan restoran.
"Betul mas."
"Ditunggu 15menit ya kak pesanannya akan diantar ke meja kakak."
"Baik,Makasih mas."
15menit kemudian makanan dan minuman yang mereka pesan datang.
"Selamat menikmati kak."Pelayan membungkukan badan.
"Terimakasih mas."Tegas Drian.
Drian dan Nita meminum apa yang mereka pesan.
Malam itu terasa sangat hebat.Apalagi melihay senyuman Nita yang mulai ada lagi.
"Cheers🥂.."Drian mengankat minumannya.
"Cheers🍻.."Nita menyambut bersulang dengan drian.
Pk 01.00 WIB malam menjelang pagi mulai membuat semakin panas.Nita mulai mabok karena 1botol soju telah dia habiskan.Drian yang biasa minum hanya merasakan sedikit melayang.
"Pulang yuk ta..ta ayo pulang..yuk."Menarik pergelangan tangan Nita.
"Masih mau disini.Gak mau pulang ian."Sempoyongan.
Drian meminta bill untuk makanan dan minuman yang dia pesan.
"Mas,Bill nya."Mengancungkan jari tangannya.
"Baik mas..Ini billnya:Rp1.750.000.Dicek lagi mas."Tukas Beni pelayan restoran.
"Okey mas.Pakai kartu ya bayarnya."Drian memberikan kartu Debit untuk membayar makanan dan minuman pesanan dia.
"Okey."
"Ini ya mas bukti transaksinya."Memberikan kertas pembayaran lunas print dari alat gesek bank.
"Okey terimakasih."
Drian berdiri dan menarik Nita.Nita ngefly dan sempoyongan.
"Udah ah..ayo pulang.."Mengendong Nita dengan cara mengendong karung beras.
"Woft...Woft...Woftt.."Jack terbangun dan menjilat ian.
"Sayang mama mabok..Ayo kita pulang dan tidur.."Membelai bulu Jack.
Jack tertidur pulas di boneka unggu kesayangan dia.
Disepanjang perjalana Nita terus ngefly dan berbicara tidak jelas.
"Iannnn..Ayo cium aku..Bawa aku ke imajinasimu.."
"Sssstttt..Diem to ta..Ini udah mau nyampe."Membungkang mulut Nita.
"Muachhh..Muachh..Muachh😘.."Mencium tangan bagian dalam ian yang membungkam mulutnya.
"Ihhh..Kamu tuh ya..Masalah cium cium aja cepet banget."Mengecup tangan Nita.
"Hahaha..Bukan aku kalo gak nakalin kamu."Meledek Drian sambil menatap wajahnya.
"Ishhh..Kamu tuhh."Pipi Drian merona merah.
"Ciye salting nih ye..."Meledek lagi.
__ADS_1
"Diem deh kamu ta.Udah mabok aja banyak tingkah."
"Iya iya diem deh.Ssssstttt."Berlahan tertidur.
Sepanjang jalanan jakarta dini hari itu cukup ramai karena hari ini malam minggu.Pk 02.30 WIB sampailah mereka ke central park apartemen.Drian mengendong Jack ke dalam aprtemen sementara Nita dia tinggal di parkiran basment mobil sebentar.
"Ta...Aku bawa jack ke atas dulu ya.Baru aku gendong kamu".
"Aaaa...Iya iya iya hehe.."Ngefly sambil tersenyum.
Drian membuka pintu kamar apartemen Nita.Dia menidurkan Jack di tempat tidurnya yang berada di depan Tv.
"Bobok ya sayang..Muach.."Mengecup kening Jack.
"Groookkk...Groook...Groook.."Suara dengkuran dari Jack.
Drian bergegas turun ke mobil menjemput Nita dan mematikan mesin mobilnya.Dengan sekuat tenaga tubuh kecil Drian mengendong Nita.
"1,2,3 Hupppp..Hupppp..."Mengendong Nita pelan pelan.
"Aaaku berat ya ian?"Bebisik ke telinga Drian sambil mengeratkan pergelangan tangannya di Leher Drian.
"G...Gak kok.."
"Jangan bohong kamu.Berat kan pasti?".Separuh ngefly.
"Gak gak..Ringan kok.."Tukas Drian.
Masuklah mereka ke dalam lift.Didalam lift Drian bertemu dengan tetangga Nita yang bernama Mr.Lee.
"Good night"Sapaan Drian.
"night.Pemuda pemudi jam segini baru pulang.Bagus seperti saya waktu muda di Korea dulu."Senyum Mr.Lee.
"Haha..Iya Mr."
"Love you ian..muach😘.."Nita mengecup pipi Drian.
"Istrinya mabok ya?.Kalian cocok pasti pengantin baru?.Tinggal di lantai berapa?"Tanya mr.lee ramah.
"Haha..Iya..Lantai 12."Jawab Drian santai.
"Waduh saya sudah sampai dilantai 8 saya tinggal di apartemen no 2 dari lift yang viewnya ke kolam renang.Saya turun dulu ya.Kapa kapan kalian mampir ke rumah saya.Ikut makan malam bersama saya."Senyum mr.lee
"Iya mr.Terimakasih."
"Sama sama."Tersenyum sumringah.
Lantai 12.Lift terbuka perlahan.Drian menggendong Nita sampai ke depan kamar apartemen dia dan membuka pintunya.Dia memencet kode kunci pintar aprtemen Nita.
"Driannn...Sayang...Aku suka kamu.."Ngefly sambil mengigau dan membelai wajah ian.
"Iya aku juga suka kamu."Menidurkan Nita ke kasur kamarnya.
"Jangan pergi."Menarik Drian ke atas tubuh dia.
"Lakukan ian.Bukannya kamu ingin melakukannya denganku?"Berbisik nakal sambil merangkul leher Drian.
"Maaf aku gak bisa.Aku menyayangimu tulus.Aku gak mau ngerusak kamu."
Drian mencium bibir serta mengigit lidah Nita dengan giginya.Bibir mungil Nita dan membelai rambutnya yang panjang hingga dia tertidur.
"Aku akan menunggumu mencintai dan menyayangiku tulus."Memandang kedua mata Nita yang ngefly.
"Ayolah ian."Ngefly.
"Diam kamu cepat tidur."Membungkam mulut Nita dan memeluk pinggangnya agar tertidur.
"Muachhhh...😘.."Mencium tangan bagian dalam Drian yang membungkam mulutnya.
"Kamu tuh ya..Ngefly aja masih kaya gini."Mengacak acak rambut Nita dan mengecup pipinya lagi.
Nitapun tertidur dipelukan Drian.Drian terus membelai wajah putih nan lembut Nita dan membelai lembut rambutnya sampai tertidur lagi sambil memeluk Nita.
Yuk dukung terus author carany like❣
__ADS_1
vote dan selalu fav karyanya
maksih kakak*