
Pagi ini seperti biasa Nita terbangun di jam 05.00WIB.Dia tidak sadar kalau tidur disofa ditemani oleh Jack anjing kesayangannya.Yang dia ingat cuma kemarin malam dia pergi dengan dosennya.
"Hoamm.."Terbangun dan mengambil minum air putih.
"Glek..glekk..glekk..aku kok bisa tidur diruang tamu ya?"
"Hemmm.."Menghela nafas.
Handphone Nita berdering dia bergegas mengambilnya ke meja ruang tamu.Jack yang bangun mengkibaskan ekornya.
"Pagi sayang.Muachhhh..."
"Woft..woft..woft.."
"Lapar ya sayang."
"Woft..woft..woft..."
"Makanlah ini."Menaro makanannya.
Jack memakan makanan yang disiapkan Nita.Handphone dia masih berbunyi kencang.
Nita:Hallo
Jaewon:Hi, good morning
Nita:Maaf ini siapa?
Jaewon:Sung Jaewon.Cantik apa kamu hari ini sibuk?
Nita:Sepertinya tidak.Ada apa pak dosen?
Jaewon:Aku sudah bilang bukan panggil aku brother
Nita:Ada apa brother?
Jaewon:Kamu sudah makan?
Nita:Belum nih brother
Jaewon:Bersiaplah, 40menit lagi aku jemput kamu ya
Nita:Baiklah
Nita bergegas mandi dan bersiap untuk pergi dengan Jaewon.Selesai mandi dia bersiap mengenakan pakaian untuk jalan.
"Ting tong..ting tong..ting tong.."
"Siapa? tunggu sebentar ya."Membuka pintu.
"Hi, cantik."
"Brother, udah datang aja.Ayo, masuk."
"Iya, maaf membuatmu kaget."
"Gak kok."
"Aku masuk ya."
"Iya, Silahkan duduk."
"Okey."
"Woft..woft..woft.."
"Hallo junior."
"Woft..woft..woft.."Menggoyangkan buntutnya.
"Dia namanya jack."
"Ohh..hi jack."Mengelus kepala jack.
"Woft..woft..woft.."
"Kakak sebentar ya.Aku siap siap dulu."
"Iya."
Mengecek ngecek rumah Nita.Melihat seluruh koleksi dia dan mengecek ngecek kulkas miliknya.
"Hem..rupanya dia suka masak.Sudah kuduga wanita ini menarik.Aku harus memilikinya."Berbicara dalam hati.
"Pak..Uhuk..uhuk..maaf pak."
"Brother, no bapak."Beranjak dari kulkas.
"Wah.."Terperanga.
"Aku aneh ya?"
"Gak kok.Tumben sedikit tomboy."
"Hemm..Lagi pingin aja.Ayo oppa."
"Aku kasih makan jack ya double."
"Thank you oppa."Tersenyum.
"Manisnya."Menggandeng tangan Nita.
Nita dan Jaewon pergi bersama.Mereka pergi ke Hypermart yang ada di apartement Nita.
__ADS_1
"Oppa..katanya orang korea manggil itu untuk kakak."
"Jangan gitu aku malu panggil dalam bahasa inggris atau indonesia saja ya."
"Baiklah."Mengangguk.
"Kakak..Kita mau kemana?"
"Kesini."Menarik tangan Nita.
"Kamu suka salmon gak?"
"Suka, ayo kita masak masak lagi.Aku sangat suka masak."
"Bapak serius?"
"Bapak."Ketus.
"Kakak serius."
"Yups, ayo masak bareng."
Nita memilih milih ramen, sayur sayuran, telor beberapa bumbu yang biasa dia gunakan didapur.Jaewon memilih salmon dan beberapa hasil laut.
"Kakak mau dimasakin apa?"
"Ma..ma..kakak yang itu sama suaminya cocok ya."Anak kecil menunjuk ke arah Nita dan Jaewon.
"Sstt..anak kecil gak boleh menggoda orang dewasa."
"Hi, adek.Makasih ya bilang om sama tante ini cocok."Jaewon jongkok sambil menatap anak kecil itu.
"Om ganteng."
"Makasih."Mencubit pipi anak kecil itu.
"Kak, aku ke bagian minyak dulu ya."
"Sayang tunggu."Memeggang pergelangan tangan Nita.
"Adik kecil, om pergi dulu ya."
"Iya om."
"Ayo mau pilih apa lagi."Mengandeng tangan Nita.
Tanpa sengaja Nita bertemu dengan sahabatnya Danela dan Dave.Danela langsung memeluk Nita.
"Nita..nita kan."
"Iya."
"Nita kangen."Memeluk Nita.
"Kamu beneran danela?"
"Kamu gak pernah pulang ke Bandung lagi?aku kangen banget sama kamu."
"Aku lagi sibuk banget kuliahnya."
"Sayang, garam sama gulanya cukup kan segini."
"Mana sini liat."
"Ini, Nita kangen."Memeluk Nita.
"Udah, udah aku gak bisa nafas."
"Ta, itu siapa?"Danela menyenggol dengan sikunya.
"Kakak.."
"Kakak apa kakak? ciye."Ledek Danela.
"Ta, ian mana?"Tanya Dave.
"Apaan sih! nanya tuh manusia terkutuk gak punya hati."
"Kalian pasti berantem lagi kan?inget kita bestfriend forever jangan suka berantem ta."Tukas Dave.
"Hemm, udah sayang ketemu temennya? kamu gak kenalin aku ke mereka?"
"Maksud kakak?"
"Hi, aku calon suami Nita, Jaewon."Mengulurkan tangannya ke Danela dan dave.
"Dave, senang berkenalan denganmu."
Bersalaman.
"Danela, ta kok gak bilang bilang kalau mau nikah cepat."Bersalaman.
"Kakak, maksudnya apa?"Menginjak kaki jaewon.
"Aduh yank sakit."
"Danela, dave aku duluan ya."
"Okey contact aku ya."
"Siap dan."
"Pak Jaewon maksudnya apa bilang kaya gitu?"
"Kenapa kamu marah?"
__ADS_1
"Aku kesel aja bapak tiba tiba kaya gitu."
"Kamu ngapain kesel.I just to love you forever."
"Kak, kamu tuh ganteng banyak cewek yang mau sama kamu kenapa harus aku?"
"Karena kamu membuatku nyaman."
"Terserahlah aku kesel."
"Yuk aku ajak ke suatu tempat."Menarik pergelangan tangan Nita.
"Belanjaannya?"
"Ya dibayar dulu lah."
Sung Jaewon membayar seluruh belanjaan yang dibelinya bersama Nita.Dia mengajak Nita ke tempat Ice cream untuk menengakan kekesalannya.
"Kenapa kamu mengajakku kesini?"
"Karena feel aku bilang kamu suka ice cream.Kamu sangat mirip sifatnya sama adikku."
"Adik bapak, sorry kakak punya adik?"
"Iya aku punya adik cowok.Tapi orangnya sangat menyebalkan.Dia suka merepotkan aku dan papa mamaku.Tapi aku tetap sayang dia.Walaupun dia gak sayang aku."
"Maaf nona mau pesen apa?"Pelayan Ice cream.
"Aku mau rasa coklat crunch sama vanilla ya."
"Kakak mau yang mana?"
"Aku samaan aja kaya kamu."
"2 ice cream rasa coklat crunch dan vanilla ya."
"Baik, silahkan ditunggu."
"Ini nona ice creamnya."
"Berapa jadinya?"Tanya Jaewon.
"Rp 110.000,- kak."Jawab pelayan Ice cream.
"Ini uangnya."
"Uangnya pas ya ini strucknya terimaksih datang kembali."Senyum pelayan Ice cream.
"Iya sama sama."Jawab jaewon.
"Ayo, duduk disitu."Menarik tangan Nita.
Sambil jalan Nita memakan Ice cream yang dibelikan Jaewon.Betapa bahagia hatinya memakan Ice cream yang sangat dia suka.
Jaewon melepas jacket yang dia kenakan.Dia duduk didepan Nita.
"Duduklah disini."
"Baiklah."
"Makanlah ice cream pelan pelan."Terus menatap Nita.
"Iya kak."
"Awas belepotan makannya."Menatap wajah Nita sambil makan ice cream.
"Hemmm..enak sekali ice creamnya.Jadi inget pertama makan ice cream waktu kecil."
"Iya..makan dulu jangan ngomong nanti tersedak."
Nita memakan ice cream dengan pelan pelan dan menikmati setiap sendokan ice cream yang dia makan.Matanya berbinar bak habis dikasi uang lottre.
"Makannya pelan pelan itu blepotan."
Membersihkan samping bibir Nita.
"Duh, maaf ya kak.Aku memalukan."
"Haha gak kok."Terus memandang wajah Nita.
"Yey..habis."Bertepuk tangan.
"Kamu lucu ya.Hal hal kecil aja bisa buat kamu tersenyum."
"Menghibur diri kak.Itulah caraku bangkit dari kenangan pahitku bersama orang yang pernah aku cintai tulus tapi mencampakanku."
"Tega sekali itu cowok manfaatin ketulusan kamu."
"Sudahlah aku sudah lama mengubur masa laluku bersamanya."
"Jangan sedih ada aku."
"Haha, apaan si kak?"Malu dan merona muka Nita.
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku yang baru
#Cinta untuk merylia
__ADS_1
#Sweet heart
Yuk likeš dan vote ā”serta rate karyaku ya kakak kakak..š„°š„°š„°