Waktu Dan Kamu

Waktu Dan Kamu
Hari Hari Setelah Menikah (Spesial edisi )


__ADS_3

Satu tahun setelah menikah aku diberi kepercayaan sama Tuhan memiliki satu anak.Saat lahir Jaewon benar benar bahagia.Jaewon memberi nama anak kita Lee Sung.Anak pertama dari pernikahanku dan Jaewon.



Setiap pagi, Jaewon selalu menggendong anak kesayangannya.Anak laki laki kita.Jaewon dan keluarga sangat menyayangi Lee Sung.Rumah serasa hidup lagi.Setelah Lee Sung lahir di tanggal 9Maret 2025 dirumah sakit yang sama dengan Jaewon lahir dan rumah sakit tempatku bekerja.


Hari ini lee Sung berumur 1tahun aku harap lee Sung tidak cepat dewasa.Karena aku ingin menikmati proses menjadi mama.


"Sayang, morning."Mencium pipi Renita.


"Morning."


"Lee sung makin hari makin berat ya.Tuh, mama sayang lagi masak."


"Sayang, hari ini aku masak nasi goreng."


"Uh makasih sayang.Aku selalu suka masakanmu.Muach."Mencium pipi Renita.


Tahun demi tahun kami lewati bertiga.Terkadang ada tangis diantara kita.Karena kita berantem.Tapi ketahuilah aku sangat sayang pada suamiku.


Hari ini Lee Sung genap berusia 5tahun.Dan dia mulai masuk sekolah.Kini aku menetap di korea selatan dan menjadi dokter disalah satu rumah sakit dekat rumah kami.



Aktifitas kita setiap weekend.Pergi satu keluarga piknik ke kebun.Tetapi kalau hari biasa kita tidak bisa seperti ini karena tugasku menjadi dokter jadi aku harus selalu siaga kalau kalau ada panggilan untuk ke rumah sakit.


"Mama aku mau ice cream."


"Nanti batuk lee sayang."


"Sayangku jangan galak galak."


"Kamu tuh yang manjain lee.Nanti lee sakit aku juga yang gak bisa tidur."


"Yaudah, 1 scop aja ya sayang please."


"Yaudah sana 1 aja loh buat berdua."


"Siap, makasih ya sayang."Mencubit pipi Nita.


"Hemm..iya kamu masih aja gak berubah."


"Aku gak akan pernah berubah sama kamu."


"Love you."Mengecup pipi Nita.


"Love you too."


"Lee cium mama."


"Love youu mama.Muach."Mengecup pipi Nita.


"Iya, iya sayang mama sayang kalian."Duduk di kursi taman.



Ditempat ini aku bekerja menjadi dokter untuk mengabdikan hidupku.Menyelamatkan banyak jiwa.Asan medical center tempatku menjadi dokter.


"Dokter Ren, mari kita ke ruang operasi."


"Status operasi hari ini operasi nasofaring pita suara yang tertekan oleh lendir."


"Bisa kita mulai operasinya professor."



"Mari kita mulai operasi hari ini."


Hanya weekend Jaewon ada waktu untuk istirahat.Karena sekarang dia menjadi presiden direktur perusahaan milik keluarganya.Setiap pagi dihari kerja dia selalu menyempatkan diri untuk mengantar lee kesekolahnya.

__ADS_1



"Papa, nanti malam makan sama mama dan aku kan?"


"Papa, pasti usahakan makan malam sama kalian."


"Papa, aku sayang banget sama papa."


"Papa, juga sayang banget sama lee."


"Papa."


"Iya sayang."Jongkok dan menatap lee sung.


"Love you pa."Mencium pipi Jaewon.


"Sini sayang."Mengendong Lee Sung.


Jaewon selalu mengantarkan Lee sekolah tiap pagi.Dan seperti biasa.Karena ketampanan Jaewon yang tidak lekang oleh waktu.Ibu ibu serta bapak bapak yang mengantar anaknya sekolah selalu saja memfokuskan matanya pada pasangan bapak dan anak ini.



"Siapa yang beruntung mendapatkan suami setampan itu?"Ibu ibu berbisik.


"Pasti mereka menikah karena kecelakaan."


"Iya, sudah pasti begitu.Papanya aja awet muda kaya gitu.Apa kabar istrinya.Pasti istrinya juga muda kaya dia."


"Menurut kabar dia presdir disalah satu perusahaan keluarganya."


"Sungguh tampan wajah dia."


Setiap hari, Jaewon hanya tersenyum melihat orang orang yang membicarakan dia.Dan dia hanya diam dengan sikap seperti biasanya.


"Sayang, papa berangkat kerja dulu ya."


"Iya pa.Ingat kalau ada orang asing harus apa?"


"Anak pintar."Mengelus rambut Lee Sung.


"Iya donk pintar."


"Sudah, masuk sana sekolah yang pinter."


"Iya pa."Mengecup pipi Jaewon.


"Bye bye papa."Melambaikan tangan.


"Bye bye junior."Kiss bye.


Hidup Renita dan Jaewon berakhir menjadi satu keluarga kecil yang bahagia.Mereka juga tinggal dan menetap ditempat kelahiran Jaewon.


Jaewon memimpin perusahaan bersama dengan adiknya Ditya.Hanya tempatnya saja yang berbeda.Ditya tinggal dan menetap di Australia.Gabby menikah duluan sebelum aku ditahun 2017, akhirnya menikah dengan si anak mami, merylia menemukan tambatan hatinya tidak lama lagi mereka akan menikah diluar negeri.


Sesuai cita cita mery dari kecil dia mendapatkan lelaki sesuai cita cita dia:Tinggi,Cakep,bertato dan menerima Mery apa adanya, dan Agatha agustus 27,2021 menikah dengan ketua kelas kesayangan kita yang mencintai dia tapi penuh dengan gengsi.



"Agatha aku sayang kamu."


"Hemm..aku juga sayang kamu."


"Tidurlah sekarang."


"Iya."Menyandarkan kepalanya ke pundak Arga."


"Iya tidurlah."Membelai lembut rambut Agatha.


Ya seperti kalian tahu Gabby cewek yang galak.Meskipun dia punya anak kembar tapi tetep saja galaknya tidak berubah.Setiap malam dia selalu mengirim kabar ke Nita soal suami dan anaknya yang masih kecil.

__ADS_1


"Sayang tolong ambilin minum."


"Iya sayang."


"Sayang leherku sakit.Tolong pijetin."


"Iya sayang."


Adrian sekarang menjadi dokter dan menetap di Singapore.Anjing kesayangan oma juga sudah memiliki anak dan cucu.Titi masih sehat dipenghujung usianya yang sudah tidak muda lagi.Dan titi sama lilin masih tetap kesyangan Renita.



"Dokter ian."


"Iya sus."


"Dokter pasien anak yang baru saja operasi sudah diruang icu pasca operasi ya dok."


"Baik saya akan memeriksa kesana."Berjalan ke ruang ICU anak.


Diruang ICU anak orang tua soo jin berbicara pada anaknya.Dokter Drian datang dan memeriksa Soo jin.



"Kalian sudah bisa tenang.Biar soo jin saya periksa dulu."


"Baik dok."Berjalan keluar ruang ICU.


Drian memeriksa infus dan tekanan jantung Soo Jin.Soo Jin baru saja operasi ginjal.Jadi keadaanya masih sangat lemah.



"Soo jin, nanti kalau sudah pulang mau makan apa?"


"Aku pinggin makan ice cream dok."


"Soo Jin pasti bisa makan banyak ice cream.Soo Jin sekarang istirahat ya."


"Iya dok."


"Tidur ya anak cantik."Memberi suntikan yang sudah ada obat tidurnya ke infus Soo Jin.


"Iya dok."Mengangguk.


"Anak pintar."Membelai rambut Soo Jin.


Adrian keluar dari ruang ICU anak.Orang tua Soo Jin telah menunggu didepan.


"Bagaimana dok?"Mama soo jin.


"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.Jika soo jin terus berkembang kesehatannya.Tidak lama lagi dia bisa pulang."


"Makasih dok."Mama Soo Jin membungkuk.


"Sama sama.Suster Natalia, tolong hasil X-ray dari Cassandra ruang rawat nomor 4.Segera kirim ke ruangan saya."


"Baik dok."


Seminggu setelah perawatan selesai.Soo Jin sudah bisa pulang.Betapa bahagia anak itu.


"Makasih ya dokter."


"Sama sama Soo Jin."Drian membelai rambut Soo Jin.


"Semoga dokter cepat menikah ya.Saya dengar dokter single."Senyum mama Soo Jin.


"Terimakasih."Memandang cincin masa kecil Nita dan drian yang dijadikan kalung untuknya.


"Bye, dokter."Soo Jin melambaikan tangan dan tersenyum.

__ADS_1


--------◇◇◇◇◇THE END SE 01◇◇◇◇---------


__ADS_2