Waktu Dan Kamu

Waktu Dan Kamu
Akhir Persidangan Park Hyun


__ADS_3


"Keberatan hakim dia bukan siapa siapa dan tidak bisa menjadi saksi kunci soal kasus ini."Jaksa penuntut umum.


"Bagaimana, para juri apakah kehadiran saksi mata dapat disahkan?"


"Kita, memikirikan untuk saksi mata agar memberikan kesaksian secara detail tentang kasus ini."Juri yuridis dan para saksi kerugian Park Hyun.


"Silahkan saksi kunci maju."



"Jadi, silahkan kalian lihat layar didepan.Ini adalah alat untuk pengaturan waktu peledak."


"Handphone ini memiliki akses untuk memacu alat peledak agar sesuai dengam jam yang diarahkan sang pelaku."



"Didalam jam tangan ini ada alat pelacak untuk menetapkan jam yang pas disaat ledakan akan terjadi.Hanya orang yang ahli yang dapat mengunakan jam canggih ini."



"Hansol, tolong ambilkan bekas kabel yang terbakar."


"Baik tuan."


Hansol mengambil seluruh barang bukti didalam mobil.Dia juga membawa data dan rekaman kesaksian korban.


"Tuan ini seluruh bukti yang terdapat di tempat kebakaran.Dan seluruh rekaman suara juga rekap laporan dari rumah sakit tempat korban dirawat."


"Terimakasih hansol."


"Ini adalah kabel yang sidik jarinya sama dengan sidik jari Jin Goo orang kepercayaan Park Hyun."



"Terdakwa Jin Goo, apakah benar pada tanggal 13 Febuari 1989, anda meletakan barang yang dapat memicu ledakan besar pabrik milik Tuan Jung."


"Iya benar, sekali hakim.Saya hanya mengerjakan apa yang diperintahkan oleh tuan presdir."



"Tuan Park, saya sebagai kuasa hukum pak park.Apa benar bapak melakukan apa yang dikatakan oleh anak buah bapak?"


"Tidak nona Minna, Itu tidak benar."


"Sekarang saya tanyakan kepada anak buah bapak."


"Apakah, anda bisa memberi bukti yang memberatkan klien saya?"


"Saya tidak punya buktinya saya hanya berbicara jujur."



"Keberatan hakim."


"Tok..tok..tok..Semua peserta yang hadir menononton jalannya sidang harap diam."Hakim choi mengetuk palu.

__ADS_1


"Silahkan jaksa penuntut umum untuk memberikan pencerahan pada kasus ini."


"Saya akan mendatangkan satu saksi lagi disini.Dia adalah orang terdekat dari Park Hyun."


"Silahkan, masuk nyonyah presdir Hyun."



"Silahkan, mengatakan apa yang anda ketahui.Dan ingin anda katakan kepada khalayak luas."


"Saat itu pukul 22.00KST, saya lupa itu hari senin atau selasa saya hanya ingat hari itu Hujan.Suami saya kedatangan tamu rahasia.Beliau masuk ke kamar kerjanya."


"Lalu apa lagi yang anda ketahui nyonyah katakan saja kita akan melindungi anda?"


Park Hyun mulai merasa panik.Bibirnya bergetar hebat dan seluruh badannya mati rasa.


"Huft...Saya mendengar dia mengatakan.Ingin menghabisi Tuan Jung beserta keluarga dan semua keturunannya untuk membalas dendam keluarganya."


"Apa selama ini Park Hyun sering berbicara soal dendam yang sudah lama?ataukah dia pernah berbicara soal membalas dendamnya kepada seseorang?"



"Saya tidak bisa mengingat semuanya dengan baik.Tapi saya ingat dia selalu mengatakan sangat membenci Tuan Jung."


"Terdakwa Park Hyun, Apakah benar yang dikatakan istri anda terhadap tuduhan yang dijatuhkan kepada anda?"


"Tidak semua itu tidak benar."Mengelak sambil keringat dingin yang menetes terus menerus.


"Saya memiliki rekaman suara dari suami saya dengan orang yang tidak dikenal hakim.Bisakah saya putarkan rekaman itu?"


"Silahkan diputarkan."


Park Hyun:Bagaimana?


Jin Goo:Saya sudah memasang bom dibeberapa titik untuk meledakan pabrik itu tuan


Park Hyun:Bagus, Kerja yang sangat bagus (Menepuk Pundak Jin Goo)


Jin Goo:Sesuai tanggalnya 13Febuari 1989 selang satu hari dari kelahiran anaknya akan ada kejutan sepesial.Bummm..bummm..ledakan dasyat akan menghanguskan pabriknya


Park Hyun:Ha..ha..ha kerja bagus


"Hakim saya hanya merekam sampai kejadian itu.Setelah itu suami saya pergi bersama orang mencurigakan itu.Dengan ketakutan saya menyimpan rekaman ini rapat rapat."


"Dasar, istri tidak tahu terimakasih.Enyah kau dari hadapanku."Park Hyun berdiri ingin mendekat.


"Saya, memutuskan Park Hyun bersalah dan jajarannya bersalah dalam kasus :


1.Pembakaran pabrik


2.Pencucian Uang


3.Pembunuhan berencana park Jung


4.Pencurian uang di bank Uob


Terdakwa bersama jajarannya saya putuskan dihukum mati bersama dengan jajarannya."

__ADS_1


"Tok..tok..tok.."Palu hakim agung menutup persidangan.


"Awas kau istri tidak tahu terimakasih.Awas kau Jung.Hidupmu tidak akan pernah bahagia aku akan selalu menghantuimu."Mengancam Jung.


"Diam kamu masuk ke penjara."Tarik polisi Lim.


Ji Wook, Jin Goo,Hyun dan Sung Min dihukum dengan sepatasnya.Persidangan ditutup.Pak Jung dan istri Park Hyun bernafas lega.


"Tuan, selamat memenangkan sidang."Hansol mengulurkan tangannya.


"Tidak perlu berterimakasih padaku.Kalau bukan gara gara nona Minna istri presdir Hyun pasti aku tidak akan menang."Menyambut tangan Hansol.


"Tuan Jung, saya minta maaf sekali lagi atas perbuatan yang dilakukan suami saya."Minna membungkuk.


"Nona Minna terimakasih telah membantu saya mengungkap kasus ini."


"Saya hanya ingin suami saya sadar.Dan mendapat ganjarannya.Ini yang terbaik buat hidup dia."Memberi hormat.


"Nona tahu dari mana kalau persidangan ini berlangsung disini?bukankah nona hidup diluar negeri?"


"Beberapa hari yang lalu saya mendapat surat dari cross green.Yang tulisannya memecat permanen dan mencabut jabatan presdir park hyun.Terus disitu ada alamat kecil soal persidangan yang terjadi.Saya juga ingat tanpa sengaja dimalam sebelum paginya saya take off ke Japan saya merekam suara suami saya di handphone saya.Jadi saya mau bersaksi disini."


"Terimakasih nona."


"Tidak apa apa tuan.Memang sudah seharusnya begitu.Saya harus pergi dulu tuan ke Japan bersama anak saya.Semoga Tuhan selalu memberkati anda tuan."


"Terimakasih."


"Saya pergi dulu tuan."


"Baik."


Derrtt..derrttt..derrt..handphone Park Jung berbunyi.Rumah sakit asan medical center menghubungi.


Suster Sun:Apa benar ini nomor tuan Jung?


Sung Jung Jin:Benar dengan siapa ini?


Suster Sun:Saya dari asan medical center mau menginformasikan.Istri anda sudah sadar tuan.Dan kini dia sedang dipindahkan ke ruang rawat biasa.


Sung Jung Jin:Terimakasih Tuhan.Terimaksih untuk informasinya sus.Saya akan segera meluncur kesana


Suster Sun:Baik tuan kami tunggu(Mematikan telepon)


Hansol dan Pak Jung menuju ke rumah sakit pada tanggal 01 Maret 1989, nyonya besar dan anaknya sung jaewon diperbolehkan pulang ke rumah.Selama kurang lebih 11 tahun Park Jung dan istrinya tinggal dikorea tahun 2000 mereka memutuskan kembali ke Indonesia kecuali Sung Jaewon.


Karena, sung jaewon ingin bersekolah di korea.Papa dan mamanya mengijinkan dia tetap tinggal disana.Dikorea Sung Jaewon dibelikan aprtement oleh orang tuanya untuk rumah tinggalnya selama bersekolah disana.


Sebelum adiknya lahir.Dia masih kerap kali berkunjung ke Indonesia saat libur sekolah.Setelah adiknya lahir dia mulai jarang ke Indonesia.Karena sibuk bekerja sambilan sambil bersekolah di Korea.


Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...


yuk baca 2karya aku yang baru


#Cinta untuk merylia


#Sweet heart

__ADS_1


Yuk likešŸ‘ dan vote ⚔serta rate karyaku ya kakak kakak..🄰🄰🄰


__ADS_2