Waktu Dan Kamu

Waktu Dan Kamu
SE02-Operation room part 3


__ADS_3

Setelah, dari emergency room.Adrian naik ke ruang officenya dia bersiap pulang ke aprtementnya.What's app dihandphonenya banyak sekali masuk dari Gabby.


Gabby:Om drian🥰🥰🥰


Gabby:Om drian😘😘😘


Gabby:Om drian😒😒😒


1Missed calling dari gabby📞📞


Adrian:Maaf, baru bisa pegang handphone.Ini cassie apa gabby?


Gabby:Cassie om


Adrian:Cassie belum tidur?


Cassie menggirim foto pada Adrian Raka Wijaya.Adrian, terkejud dengan kecantikan Cassie.Membuatnya semakin berdebar.



Gabby:Cassie nungguin om balas dari tadi.Cassie sayang om Adrian.Om, beneran ya jaga hati om untuk Cassie.


Adrian:Iya, sekarang Cassie tidur ya


Gabby:Iya om.Sayang om drian🥰


Setelah Na Heun Cassie tertidur.Gabby yang baru selesai merapikan rumah melihat What's App Cassie dan Adrian.Gabby langsung menelepon Drian.


Gabby:Hallo


Adrian:Cassie, belum tidur?


Gabby:Gue gabby ian


Adrian:Iya, Gabby gimana?ada apa?


Gabby:Ada apa, ada apa, pura pura gak tahu kamu?


Adrian:Maksudnya gab?


Gabby:Drian, Cassie satu satunya anak kebanggaan aku.Aku cuma mau memperingatkan kamu.Jangan pernah kamu nyakitin Cassie kaya nyakitin Renita.Cassie, lebih berharga dari nyawaku sendiri.Kalau kamu sayang sama Cassie beneran jangan sakiti dia kaya Renita.Ngerti kamu!(Dengan nada tinggi sedikit emosi)


Adrian:Iya gab


Gabby:Aku itu setuju setuju aja kamu sama anakku.Tapi kamu harus bener bener jagain dia.Aku gak mau kamu melakukan hal bodoh kaya yang kamu lakukan ke Renita.Kamu harus benar benar jaga Cassie lebih dari aku.Ngerti!


Adrian:Yaampun, Gab.Cassie masih kecil belum tentu dia beneran suka aku


Gabby:Iya ian, Cassie emank masih kecil.Tapi dia tulus sama kamu.Tolong kamu lihat kasih sayang dia yang tulus dari matanya yang natepin kamu terus


Adrian:Gab, aku gak mau nyakitin orang untuk kedua kalinya.Cukup Renita aja sama aku yang berantakan kisahnya.Aku juga sayang Cassie.Tapi aku gak tahu sayang aku lebih dari om ke ponakan atau lebih


Gabby:Drian, kamu cuma belum siap aja move dari masa lalu kamu.Tapi ingat kata kata aku.Kalau suatu saat nanti emank kamu yang jadi pendamping Cassie.Aku benar benar minta kamu jagain Cassie lebih dari Renita.Karena, Cassie itu segalanya buat aku


Adrian:Iya, iya gab.Gabby, udah dulu ya.Aku capai banget dari pagi belum pulang keapartement aku.Aku juga habis nanganin pasien Emergency.Aku bisa kan akhiri percakapan ini?


Gabby:Iya, Drian is okey.Tapi ingat selalu kata kata aku ya


Adrian:Iya pasti(Mematikan teleponnya)


Adrian menaruh baju prakteknya dan memakan masakan bikinan Rasya.Setelah itu dia turun ke lobby.Sebelum pulang dia absen dulu di bagian informasi.


"Sus, saya minta rekapnya Raggita."


"Baik dok, dokter Ian, ini hasil laporan Raggita hari ini.Nanti kalau ada emergency.Dokter saya kabarin ya."Senyum Suster Mika.

__ADS_1


"Baik sus."


Bugh..bugh..bugh..Adrian membuka pintu mobil milik kantor.Dia masuk ke mobil dan merebahkan badannya dikursi belakang.


"Hupp..lelahnya hari ini."Rebahan dikursi sambil berbicara dalam hati.


"Pak ayo, kembali ke aprtement.Tolong, antarkan saya ke apartement lucky plaza."


"Hoam, baik dok."Menyalakan mobil.


304 Orchard Rd, Singapura 238863, 01.30SGT, Adrian diantarkan ke depan lobby.Suasana apartement masih sangatlqh gelap.



Mobil terparkir rapi didepan lobby.Pak sopir membangunkan Adrian dan menurunkan barang Adrian di bagasi.


"Dok, dok, dok bangun."Menggoyangkan tubuh Adrian.


"Hahhh, a..a..a..apa?"Terbanggun.


"Dok, udah sampai di apartement dokter."


"Hoam, makasih ya pak."Merenggangkan badan langsung turun.


"Dokter, ini barang barang yang dibagasi."


"Makasih ya pak."


Adrian Raka Wijaya masuk ke aprtementnya.Dia naik ke kamar miliknya di lantai 7a.Dia langsung melepas jaketnya.Menaruh kopernya disudut pintu.Dia yank kelelahan langsung menjatuhkan dirinya ke kasur.



"Akhirnya bisa istirahat."Berbicara dalam hati.


"Biasanya, disamping ada Renita tidur aku peluk.Sekarang aku sendirian.Sedih banget hidupku."Mencoba memejamkan matanya dan tertidur.


.



"Koko, aku sayang koko."Renita memeggang pipi Adrian.


"Aku juga sayang kamu Renita."


"Janji."Memberikan kelingkingnya.


"Janji, apa dulu?"


"Janji dulu."


"Yaudah, janji deh."Adrian memberikan kelingkingnya.


"Aku sayang koko.Tolong, koko disaat dewasa jangan berubah rasa sayangnya ke aku.Kalau koko bukan jodoh Nita.Koko jangan salah pilih ya.Sayang koko."


"Aku janji dengan kelingking ini kalau aku akan sayang tulus sama Renita Diaz Putri.Dan tidak akan salah pilih cewek kalau memang Renita Diaz Putri bukan jodohku."Berjanji kelingking.


"Sayang koko."Memeluk Adrian.


"Sayang, Renita."Membalas pelukan Renita.


Dring..dring..dringgg...jam wacker di kamar Adrian berbunyi.Pukul 07.00SGT, tangannya seperti biasa mencari keberadaan tombol mematikan jam wacker.


"Ssshhh, ahhh...ngeselin banget lagi enak enak mimpi indah.Terganggu jam wacker."


"Kesel banget."Bangun dan mengucek matanya.

__ADS_1


Dikediaman Gabby dan Diko.Cassie dan Cavero bersiap siap berangkat sekolah jam diIndonesia masih jam 05.00WIB.Lebih lambat 1jam dari jam singapore.


"Mama, boleh Cassie pinjam handphonenya?"


"Buat apa Cassie?"


"Mau, telepon om Adrian."


"Yaudah, ambil handphone mama dikamar."


"Iya ma."Berjalan ke kamar mamanya dengan wajah tersenyum bahagia.


Selama 1jam lebih dia mencoba menelepon Adrian.Tapi tidak diangkat membuat moodnya kacau.


"Ih, ngeselin kok gak diangkat."Cemberut didepan meja makan.


"Hemmm, namanya juga om Adrian dokter sayang.Wajar kalau jarang bales atau telat balesnya."


"Iya sih ma."


"Mama sama papa kan juga gitu sayang.Kalau capek pasti balasnya lama.Sama dengan om Adrian.Profesi mama dan om kan sama.Jadi kamu harus sabar ya nak."Menenangkan Cassie.


"Iya ma."


"Tunggu aja, nanti juga om bales."


"Yaudah, iya ma."


"Ciye, Cassie bisa juga jatuh cinta."


"Abang, diem deh."


"Wek..wek.."Menjulurkan lidahnya.


"Abang, ish ngeselin banget."


"Sayang papa berangkat ke klinik duluan ya.Muach."Mengecup pipi Gabby.


"Loh, kok buru buru pa?"


"Iya, tadi dokter yang gantiin aku bilang ada anak kecil kecelakaan naik sepeda perutnya kena stang sepeda.Terus perutnya sobek.Dokter yang gantiin aku diklinik gak berani melakukan tindakan menjahit luka."


"Yaudah pa, hati hati dijalan."


"Okey."


Pesan masuk dipagi hari dari Cassie yang menggunakan akun What's App mamanya.Adrian Raka Wijaya yang masih pusing berlahan membuka handphonenya.


Gabby calling 06.00SGT📞📞And Missed Call from WA


Gabby calling 07.00SGT📞📞 And Missed Call from WA


Gabby:Pagi om, Adrian sayang.Muach🥰❣😘Kecup sayang Cassie❣❣❣


Adrian:Sorry baru bales.Pagi Cassie, kamu gak berangkat sekolah?


Gabby:Ini lagi perjalanan sama mama ke sekolah.Semalam om capek banget ya?Jadi bangunnya siang


Adrian:Iya Cassie


Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...


yuk baca 2karya aku yang baru


#Cinta untuk merylia

__ADS_1


#Sweet heart


Yuk like👍 dan vote ⚡serta rate karyaku ya kakak kakak..🥰🥰🥰


__ADS_2