
15Menit setelah Adrian berangkat ke club malam.Gabby dan keluarganya sampai ke unit apartement Adrian.
"Tok..tok..tok..Ian.Bukak pintu."Teriak Gabby.
Hampir setengah jam Gabby berdiri di depan pintu rumah Adrian.Anak anak gabby sangat mengantuk dan dia memutuskan untuk membuka kamar hotel dekat situ untuk istirahat anak anaknya.Telepon dari nomor rahasia masuk.
Nomor Rahasia:Apa benar ini nomor dokter Gabby?
Gabby:Ini siapa?
Nomor Rahasia:Kamu tidak perlu tahu aku siapa.Kamu juga bisa memanggilku mr.secret.Yang jelas adik kesayangan kamu sekarang berada ditempat untuk bersenang senang
Gabby:Adik?Maksud kamu?
Nomor Rahasia:Adrian Raka Wijaya bukankah itu adik kamu?
Gabby:Siapa kamu?
Nomor Rahasia:Kamu tidak perlu tahu aku siapa?Aku akan mengirimkan lokasi padamu
Gabby:Tempat apa itu?
Nomor Rahasia:Itu adalah club malam terkenal dikota ini Zouk Singapore
Gabby:Bisakah kau kirimkan alamat tempat itu
Nomor Rahasia:Tentu saja, 3C River Valley Road, Clarke Quay, #01-05 to #02-06, The Cannery, Singapura 179022
Gabby:Sudah berapa jam dia berada disana?
Nomor Rahasia:Sudah hampir 15 atau 20 menit lalu.Bergegaslah kesana(Mematikan teleponnya)
Gabby:Hallo, hallo, hallo
Diko yang mencari tahu hotel dekat apartement lucky plaza menghampiri istrinya.Dan mengajak anak anaknya pergi ke hotel itu.
333 Orchard Rd, Singapura 238867.01.20SGT, mereka masuk ke kamar hotel yang sudah dibooking Diko.Anak anak sudah tertidur pulas karena kelelahan perjalanan ke Singapore.
"Sayang aku pergi dulu ya."Beranjak dari tempat tidur.
"Mau kemana sayang?"
"Mau jemput si kutu kupret Adrian."
"Aku ikut ya."
"Anak anak gimana?"
"Tenang, aku sudah siapkan harus meminta tolong pada siapa.Aku memilih sahabatku.Professor Rengga untuk menjaga mereka."
"Oh yasudah, kamu ganti baju saja dulu Dik, dan telepon temanmu untuk kesini."
"Baiklah."
Diko menelepon Rengga.Dia meminta Rengga menjaga anak anaknya sebentar.Sementara Diko dan istrinya pergi menjemput Adrian.
Diko:Hallo professor
Rengga:Hallo Dik, ada apa ya? gak biasanya kamu telepon jam segini?
Diko:Professor hari ini slow tidak?
Rengga:Kebetulan saya slow.Ada apa ya?
Diko:Bisa minta tolong titip anak anak saya tidak prof.?
Rengga:Memangnya kamu disingapore?
Diko:Iya prof.
Rengga:Yasudah, saya mau mejaga anak anak kamu.Tolong kirimkan lokasinya
Diko:Baik professor(Mematikan teleponnya, dia mengirim alamat tempatnya dan istri menginap)
Rengga bergegas keluar dari parkiran rumah sakit menuju Mandirin Orchard Singapore.01.00SGT, dia telah sampai didepan lobby Mandirin Orchard Singapore.Dia meminta nomor kamar kepada resepsionis hotel.
"Selamat malam, selamat datang di Mandarin Orchard Singapore.Ada yang bisa saya bantu?"Sapa resepsionis.
"Apakah ada tamu bernama Mr.Diko?"
"Mohon maaf mister ada keperluan apa dengan klien kami?"Resepsionis bertanya pelan.
Sebelum menjawab, Diko dan istrinya sampai ke ruang resepsionis.Mereka bertemu Rengga.
__ADS_1
"Professor."Teriak Diko.
"Diko."Rengga memeluk Diko.
"Professor, saya bisa minta tolong?"
"Mau minta tolong apa?"
"Mari kita duduk dikursi tamu hotel sebentar."
"Baiklah."
Professor Rengga dan Diko duduk di kursi tamu hotel.Mereka saling berbincang bincang.
"Jadi gini dok, langsung intinya aja.Adiknya istri saya Gabby lagi klayapan di club malam tanpa sepengetahuan kami."
"Terus?"
"Boleh kita pinjam mobil professor sebentar?"
"Tentu saja boleh."Memberikan kunci mobilnya.
"Ini kunci kamar kita ya professor.Kamar nomor 101."Diko memberikan kunci kamarnya.
"Ayo yank."Gabby menarik tangan suaminya.
"Okey sayang, professor kita tinggal dulu ya."
"Baiklah."
Gabby dan Diko pergi ke share location dari what's app yang diberikan oleh nomor rahasia.45menit perjalanan dilalui menuju lokasi Adrian berada.
"Sayang udah sampai."Menghentikan mobilnya.
"Diko, kamu tunggu dimobil.Biar aku yang turun."Beranjak keluar mobil.
"Tapi sayang, aku ikut ya."Diko menarik tangan Gabby.
"Gak usah kamu disini ajah.Aku yang masuk.Kamu letoy nanti kalau berantem malah kalah bikin repot aku malahan."
"Tapi sayang."
"Udah gak usah tapi tapian.Gak usah khawatir aku cepat keluar dari situ."
"Baiklah."Melepaskan tangannya.
Gabby masuk ke ruang club malam.Dia mendapat sepucuk surat dari Mr.Secret.
Adikmu berada di meja 2 ruang VIP tempat kita.Sudah sejak lama saya memperhatikan gerak gerik adik anda yang sedang diincar oleh wanita malam bermata nakal.Cepatlah, selamatkan dia sebelum dia melakukan hal aneh aneh.
---Mr.Secret---
Gabby berjalan menuju tempat bartender Bar itu.Dan memintanya untuk mengantarkannya menuju tempat Adrian berada.
"Selamat datang nona, mau pesan apa?"
"Kemarikan telingamu."
"Baik."
"Tolong, antarkan aku ke meja 2 vip.Aku mau mencari adikku yang sangat bandel."
"Baik nona, akan saya antarkan."
"Devan, tolong gantikan posisiku disini dahulu.Aku mau mengantarkan klien vip kita."Berteriak ke dapur Bar.
"Baik Evan, aku gantikan dirimu."Devan berjalan dari dapur menuju ruangan mini bar.
"Pakai celemek aku."
"Baik van."Memakai celemek Devan.
"Mari nona saya antarkan."
Devan mengantarkan Gabby menuju ruangan Vip meja 2 yang dipesan Adrian.Dia memantau Adrian dari sudut ruangan.
"Sudah sampai nona."
"Terimakasih, ini bayaran untukmu."Memberikan 500$ pada Devan.
"Terimakasih, nona muda."Berjalan keluar.
"Sama sama, pergilah sekarang."
"Baik nona."Meninggalkan ruang Vip.
Sudah 1jam Gabby berdiri memantau Adrian yang masih minum.Tiba tiba dari kejauhan gadis seksi mendekatinya membuat Gabby naik pitam.
__ADS_1
Baru 1botol haineken di mix bintang rasa lime.Ada orang yang mendekatinya.Seorang wanita cantik dan seksi yang bekerja didunia malam.
"Sendirian saja tampan?"Mencolek wajah Adrian.
"Pergi kamu."Menepis tangan wanita itu.
"Ayolah, kita bermain."
"Pergi kamu wanita liar.Atau aku siram muka kamu pakai alkohol."Teriak Gabby yang mendekati Adrian.
"Heh, kamu siapa?"Wanita malam menunjuk Gabby.
"Aku, kakak dia.Cepat pergi atau aku gamprat kamu sekarang."Mengepalkan tangannya ke arah muka wanita malam itu.
"Ampun, saya nyerah."Pergi dari hadapan Adrian dan Gabby.
"Eh, Gabby ya apa aku bermimpi."
Sempoyongan.
"Dasar bodoh, sedang apa kamu disini?pakai mabok segala."Menepuk pipi Adrian.
"Gabby, sejak kapan kamu disini?"
"Sejak 1jam yang lalu aku memantaumu dari jauh."
"Temani aku minum."
"Adrian, ayo pulang.Ini sudah pagi.Dasar makhluk bodoh.Aku tahu kamu masih sayang Renita.Tapi gak gini juga Drian."
"Aku gak mau pulang masih mau minum.Hahaha."Tertawa sambil ngefly.
"Lu, udah ngefly.Ayo pulang."
"1 gelas lagi ya emak Gabby."
"1gelas habis itu pulang."Menyilangkan tangannya disamping meja Adrian.
"Udah gab, ayo pulang."Berdiri sempoyongan.
"Sini aku bantu jalan.Kamu udah bayar minuman kamu belum."Merangkul Adrian.
"Belum, Hahaha."Tertawa dan sempoyongan.
Gabby membantu Adrian menuju tempat pembayaran.Dia mengeluarkan kartu debit dari dompet Adrian.
"Berapa biaya minuman yang dihabiskan meja 2?"
"Tagihannya 1000$ nona."
"Bisa gesek pakai kartu kan?"
"Bisa nona."
"Kartumu yang mana Adrian?"
"UOB Singapore."
"Okey."Mengambil kartu dari dompet Adrian.
"Passwordnya ulang tahun aku.05Agustus 2002."Berbisik ke telinga Gabby.
Gabby, memencet pin yang diberi tahu Adrian.Dan pembayarannya berhasil dilakukan.
"Sukeses ya nona transaksinya."
"Baik."
"Ini kartu dan bill printnya."Kasir memberikan kartu dan print bill ke Gabby.
"Sama sama, terimakasih juga untuk pemilik bar yang memberi tahu saya adik saya yang liar dan menyebalkan ini ada disini."
"Baik nona."
Gabby merangkul Adrian sampai ke mobil.Diko, sudah menanti istrinya keluar sedari tadi.Adrian, terlihat sangat sempoyongan lebih dari bisanya.
"Tek..tek..klek."Diko membuka pintu mobil.
"Adrian, hati hati masuk mobilnya."Gabby melindungi kepala Adrian dengan tangannya.
"Hahaha, gak mau pulang."Sempoyongan.
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku yang baru
#Cinta untuk merylia
__ADS_1
#Sweet heart
Yuk likeš dan vote ā”serta rate karyaku ya kakak kakak..š„°š„°š„°