
Hansol masih menyelidiki data dari laptop yang diberi flash disk data yang sudah dia pindahkan dari komputer rumah sakit Cheju Halla.Dia terus mengkoding dan mencari data data penting.Satu persatu korban dia selidiki.
Hansol:Hallo mr.Yoem, nomer karyawan 5521,pabrik kim family
Yoem:Benar, ini siapa?
Hansol:Saya hansol
Yoem:Oh tuan hansol.Tuan bisakah kita bertemu didaerah dekat PT pak Jung ada yang mau saya kasih tahu ke tuan dan ini rahasia
Hansol:Baiklah saya tunggu kamu besok pagi jam 08.00KST, PT Celltrion
Yoem:Baik Tuan terimakasih(Mematikan teleponnya)
PT Celltrion, Incheon, Korea selatan.08.00KST, Hansol sudah berada dilokasi.PT Celltrion adalah perusahaan biofarmasi yang memproduksi obat obatan biologis untuk dikirim ke seluruh dunia.
"Pak yoem, anda sudah ditunggu oleh pak Hansol di lantai 2."Sekertaris Jang membungkuk.
"Baik terimakasih nona jang."
Pak Yoem masuk ke ruangan Hansol.Untuk memberi tahu sesuatu yang mencurigakan saat gudang terbakar kemarin.
"Pak hansol, Tuan Yoem sudah datang."Mengetuk pintu ruangan Hansol dan masuk.
"Suruh, dia masuk."
"Baik pak."Membungkuk.
"Tuan yoem, maaf menunggu lama.Silahkan masuk ke dalam."
Sebelum tuan yoem masuk.Dia, membalikan arah badannya menuju ke suatu tempat.Tempat yang bukan ruangan tuan Hansol.
"Tuan yoem anda mau kemana?"Berteriak.
"Tunggu aku disini nona Jang."Membalikan sedikit wajahnya menengok ke arah nona Jang.
"Dasar lelaki aneh."Berbicara dalam hati dan duduk dikursi depan ruangan kantor Hansol.
"Nona jang aku kembali ini untukmu."
"Untuk saya?"
"Minuman ini untukmu.Kamu sungguh sangat cantik hari ini."
"Tapi tuan yoem bukankah kita baru pertama ketemu?"
"Ini sudah kedua kalinya nona."
"Kedua kali maksudnya?"
"Nona lupa, saya dulu didivisi penelitian obat dan tiap sabtu minggu saya mengantar laporan ke tuan hansol."
"Saya tidak ingat anda?"
"Saya dulu gendut nona.Saya selalu memperhatikan nona dari jauh setiap kali waktu kantor istirahat."
"Terimakasih untuk minumannya tuan."
"Nona, anda begitu cantik dari dulu sampai sekarang."Menggandeng dua tangan sekertaris Jang dan mencium punggung tangannya.
"Ehem..ehem..tuan yoem, saya sudah menunuggu anda didalam sedari tadi."
Tuan Hansol, keluar dari singgasana officenya.Karena tuan Yoem tidak kunjung masuk ke ruangannya.
"Nona, cantik saya permisi dulu ya."Melepaskan gengaman tangannya.
"Iya, sampai jumpa lagi."
"Pasti kita akan berjumpa lagi nona."Kiss bye dari Tuan Yoem.
Nona jang menangkapnya dengan kedua tangannya yamg diletakan ke jantungnya."Bye.."Melambaikan tangannya.
__ADS_1
"Bye..sambil tersenyum manja."
"Ciye nona jang, sebentar lagi punya pasangan."Ledek Nara karyawan bagian design kotak obat.
"Kembali bekerja, sejak kapan kamu disini?"
"Sejak tuan yoem datang nona.Hahahaha."Tersenyum meledek.
"Kemari kau Nara."Mengejar nara yang lari melalui tangga exit.
"Tangkep saya nona jang."
Bugh..Bughh..Bugh..Gubrak..Suara orang yang badannya terkena tubuh Nara.Nara terjatuh didepan pintu exit lantai bawah.
"Nara, are you okay?"Teriak nona jang.
"Auch, I'm okay nunna."Memegang pergelangan kakinya.
"Tunggu aku, aku segera turun kebawah."
"Kamu tidak apa apa?"
"Maaf, saya tidak sengaja."
"Saya, bantu berdiri ya eonni."Hyung Sung mengulurkan tangannya.
"Te..terimakasih tuan."Nara merapikan bajunya.
"Kamu dari divisi apa?"Memasukan tangannya ke saku celanannya.
"Saya dari divisi design kotak obat."
"Nara, kamu tidak apa apa?"
"Sakit eonni."Memegang pergelangan kakinya.
"Saya bawa ke rumah sakit."
"Tidak usah, saya bisa berdiri."
"Wah..nara so sweet.Gantle sekali lelaki itu."Jang terpesona melihatnya.
Didalam ruangan Hansol, Mr.yoem menjelaskan apa yang terjadi dengan gudang obat yang terbakar kemarin.Suasana ruangan memanas.
"Jadi, bagaimana tuan yoem.Apa yang ingin anda katakan."
"Jadi begini tuan, kemarin ada seseorang yang sangat mencurigakan.Saya tidak dapat mengingat wajahnya namun dia mengunakan pin milik calon gubernur kita."
"Apa..Saya harus bertemu pak jang sekarang juga."
"Pak yoem, saya minta kamu mencari tahu lebih detail lagi tentang siapa pelaku pembakaran pabrik kita."
"Baik tuan Hansol, saya permisi dulu."Meninggalkan ruangan.
Hansol bergegas ke rumah sakit asan medical center.Dia bergegas melaporkan hal penting ini dengan tuan Sung Jung Jin.
"Cepat, sadar ya sayang."Mengecup kening mama cinta.
"Ceklek, ceklek,ceklek..Tuan."Hansol membuka kamar rawat nyonya besar.
"Ada apa hansol kemari?"
"Tuan, ada berita penting."Membisikan ke telinga papa leonard as sung jung jin.
"Jangan dibicarakan disini.Tunggu saya diluar."
"Baik tuan saya tunggu diluar."
"Sayang, papa pergi kerja dulu ya.Cepat sembuh."Membisikan ke telinga istrinya.
Sung Jung Jin bersiap melepaskan baju untuk menjenguk istrinya dirumah sakit.Dia memakai baju rapi miliknya.
"Ada apa han?"
__ADS_1
"Begini tuan tadi tuan yoem memberi tahu bahwa penyebab kebakaran kemarin disengaja dan diduga pelakunya antek dari calon gubernur kita."Berbisik.
"Kurang ajar, Sekarang siapkan semua orang kita.Kita ringkus dia."Mengepalkan tangan dan memukulkan tangannya ke tembok.
"Tuan, maaf anak tuan sudah kami mandikan silahkan melihat dari kaca ruang bayi."Suster Lee sung min.
"Baik terimakasih sus."
"Sebaiknya tuan melihat anak tuan lebih dahulu.Biar saya siapkan anak buah saya mengkawal tuan."
"Baiklah, urus semuanya dengan rapi."
"Baik tuan."
Papa leonard melihat anaknya dari kaca.Sementara hansol menelepon Jake dan Jong Gi untuk mengkawal bos besar.
Hansol:Hallo
Jake:Hallo tuan
Hansol:Bos besar akan segera ke lokasi TKP siapkan anak buah untuk menjaganya
Jake:Baik tuan
Hansol:Kirim Jong Gi beserta timnya kemari sekarang.Saya tunggu di rumah sakit ansan medical center sekarang
Jake:Baik tuan mereka akan segera meluncur(Mematikan teleponnya)
Tim Jong Gi menuju ansan medical center.Pukul 12.30KST, mereka semua sampai.Bos besar yang sedang memandang wajah anaknya bersiap untuk pergi.
"Tuan, maaf menganggu kebahagiaan tuan.Seluruh anak buah sudah datang."
"Baiklah suruh mereka masuk."
"Jong gi dan tim masuk bos besar telah menunggu kalian."Berbicara dengan alat komunikasi yang digunakan mereka.
"Baik bos."Jong Gi dan timnya masuk.
"Hormat, kepada tuan besar."Tim Jong Gi membungkuk bersamaan.
"Iya..Sekarang kawal saya menuju lokasi."
"Baik tuan."
Bos Sung Jung Sin as Leonard pergi bersama sama keluar dari rumah sakit.Diluar rumah sakit seluruh wartawan menunggu klarifikasi dia masalah gudang yang terbakar.
"Tuan Jung, beri kami penjelasan soal kebakaran gedung pabrik di jeju milik tuan."
"Tuan tolong jelaskan kronologinya."
"Tuan berapa tafsiran kerugian dari kepakaran gedung gudang itu?"
"Tuan, Jung tolong jelaskan pada kami apa ada orang lain dibalik kebakaran gedung itu?"
"Tuan jung."
"Tuan jung."
"Semuanya tolong minggir.Tuan kita sedang sibuk."Jong gi mengamankan sisi kanan Sung Jung jin.
"Semua tolong jangan halangi jalan."Tuan Hansol mengamankan Sung Jung jin.
Sung Jung Jin hanya diam dan berjalan lurus kedepan.Tanpa sepatah kata apapun.Dia hanya memperhatikan langkahnya yang dijaga oleh barikade Hansol dan tim Jong Gi.
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku yang baru
#Cinta untuk merylia
#Sweet heart
Yuk likeš dan vote ā”serta rate karyaku ya kakak kakak..š„°š„°š„°
__ADS_1