
Distrik Nam, Daegu, korea selatan.Asan medical center korea.06.00KST, terlahir dengan visual yang tampan.Kim Sung Jaewon, ke bumi.
"Semuanya minggir.Ada pasien mau melahirkan ."Teriak papa Leonard dengan nama korea:Sung Jung Jin.
Ranjang rumah dorong melewati seluruh kerumunan orang yang sedang berdiri disitu.Papa Leonard, ikut masuk ke ruangan oprasi.
"Terus eonni, tarik nafas panjang."Teriak dokter hong.
"Terus ma, mama harus kuat."Menjambak rambut Leonard.
"Papa...sakit....sakit pa....."Berteriak kencang.
"Terus nona tarik nafas dalam dalam."Teriak para suster sambil menyeka keringat.
"Sudah mau keluar nona kepala bayinya."Teriak dokter hong.
"Egghhhh...huhhh...huhh..huhh.."Menarik nafas kencang.
"Owekkk..owekkk....Owekkk.."Suara bayi yang baru lahir.
Suasana tegang berubah menjadi bahagia karena tangisan dari Sung Jungwon kecil.Semua orang diruangan itu mengucap syukur dalam dalam.
"Silahkan tuan ini bayinya."Dokter hong memberikan bayinya ditangan Leonard.
"Puji Tuhan, terimakasih Tuhan.Akhirnya aku jadi papa."Mengecup kening sang bayi sambil menangis haru.
"Selamat ya tuan."Para suster berteriak dan bertepuk tangan.
"Terimakasih, semua petugas disini.Anakku bisa terlahir dengan sehat."Membunggkuk.
"Tuan biar saya bawa bayinya ke ruang bayi."Senyum suster jang.
"Ini sus."
"Hallo, anak manis."Kecup suster Jung.
"Suster, saya ikut ya ke ruang bayi."
"Silahkan tuan, tapi tuan hanya bisa melihat dari kaca depan ya."
"Baik sus terimakasih."
Papa Leonard mengikuti suster Jang.Sementara itu dokter Hong dan suster park membersihkan noda darah dan mengambil alat alat kesehatan yang masih berada diruang oprasi.
Suster Ferdrik, membawa nyonya sungkyung atau nama indonesianya Cinta ke ruang rawat setelah bersalin.Dengan hati hati suster fedrik dan kru lain membawa pasien ke lift untuk dimasukan ke kamar inap.
"Suster.."Memanggil pelan suster fedrik.
"Ya, nona."
"Suster, saya lemas sekali."
"Beristirahatlah nona, saya dan kru akan membawa nona ke ruang rawat pasca oprasi."
"Terimaksih suster."Tertidur.
Papa Leonard masih melihat anaknya dibalik kaca jendela ruang inkubator.Dengan tangisan haru dia terus melihat ke arah bayi mungilnya.
"Anak papa."Melambaikan tangan.
"Tuan, maaf menganggu kebahagiaan tuan.Gudang pasokan bahan makanan kita kebakaran tuan."Hansol memberi hormat pada Leonard.
"Apa? kenapa bisa seperti itu?"
__ADS_1
"Menurut kabar dari para pekerja arus pendek listrik tuan.Tapi menurut saya ini rekayasa orang yang tidak suka terhadap tuan."
"Ashh, sulit dipercaya.Cepat cari tahu siapa yang melakukan ini."Mengepalkan tangan dan memukulkannya ke tembok.
"Baik tuan."
"Ingat,jangan sampe nyonyah tahu.Kalau sampai dia tahu tamat riwayatmu."Tersenyum.
"Baik tuan."
"Tuan Sung Jung jin, boleh ikut saya ke ruang administrasi?"Tegas nyonya yoon kepala suster.
"Baik sus."
"Ingat, bereskan kekacauan ini semua."
"Baik tuan, saya dan orang orang saya akan bekerja semaksimal mungkin."Membungkuk.
Hansol dan anak buahnya cepat cepat pergi ke daerah jeju island.Pukul 08.00KST mereka sampai di TKP.Ketika mereka datang pemadam kebakaran masih memadamkan api yang berkobar dari dalam gudang pemasok bahan makanan milik tuan Sung Jung jin.Semua pegawai panik berhamburan.
"Mata pencaharianku."Boo Geum Menangis.
"Tuan boo geum apa yang terjadi?"
"Tuan hansol, seluruh bahan makanan dan obat obatan hasil produksi ludes terkena api."
"Kenapa bisa seperti itu?"
"Saya tidak tahu tuan.Yang saya ingat pukul 06.30KST.Seperti biasa saya dan pekerja lain memasukan pasokan makanan dan obat obatan ke dalam truck pengangkutan untuk pasokan ke daerah Gongwon."
Tiba tiba pukul 07.00KST, alarm kebakarn berbunyi.Semua orang keluar dari pabrik dan ada ledakan sangat kencang."Menangis.
"Sekarang anda tenang dulu dan pulihkan kesehatan anda.Saya dan tuan kim song hyuk akan membereskan kekacauan ini."
"Baik tuan."Berdiri menuju tenda kesehatan.
"Tidak ada tuan, tadi saya tidak melihat apa apa.Untungnya para pekerja hanya terkena sedikit sambaran api jadi mereka luka ringan.Sekarang sudah dibawa ke cheju halla general hospital."
"Terimakasih untuk informasinya."
"Baik tuan."Membungkuk.
09.00KST, Api berhasil dipadamkan.Hansol dan anak buahnya mencari bukti bukti sisa dari kebakaran untuk diteliti.
"Kamu tim jong gi ke arah gudang kanan.Dan kamu tim jake ke arah kiri."
"Baik tuan."
"Sekarang, menyebar cari apapun yang mencurigakan.Dan jangan sampai ada satu barangpun yang mencurigakan tidak bisa kalian amankan."
"Baik tuan."Kompak menjawab.
"Saya akan mengurus asuransi para korban dan gedung ini.Sekarang kalian menyebar."
"Baik tuan."
Seluruh bawahan Hansol menyebar mencari bukti.Hansol bergegas berangkat ke Cheju Halla General Hospital.Papa Leonard menelepon Hansol.13.30KST, Hansol berada diareal rumah sakit.
Leonard:Hansol
Hansol:Iya tuan
Leonard:Bagaimana keadaan disana?
Hansol:Kami sedang menetralkan suasana
__ADS_1
Leonard:Sekarang kamu dimana?
Hansol:Saya sedang berada di Cheju Halla General Hospital tuan.Untuk mencari informasi dari para pekerja
Leonard:Kuserahkan pekerjaan ini padamu.Urus asuransi gedung itu dan ngat ada apapun kamu kabari saya
Hansol:Baik tuan(Mematikan teleponnya)
Hansol masuk ke bagian informasi rumah sakit.Dia meminta data nama nama korban dari kebakaran gudang pabrik milik tuan kim.
"Saya mau tanya.Apakah disini ada korban kebakaran?"
"Tapi tuan, data pasien itu tidak bisa disebar begitu saja."
"Beri tahu sekarang atau kalian mati sekarang."Gertak Hansol dan mengeluarkan pistol dari sakunya.
"Akhhhh, mama takut."Teriak seorang gadis kecil.
"Tenang nak, kamu aman sama mama."Menenangkan anaknya.
"Semua orang keluar dari sini cepat."Teriak Hansol.
Seluruh orang orang dirumah sakit berhamburan keluar.Kecuali para staf rumah sakit.
"Heh, kamu yang berbaju putih.Cepat kesini."
"Sa..sa..saya tuan?"Tanya dokter muda Min ho.
"Iya kamu, kemari sekarang juga."
Dokter Min ho, bagian administrasi maju perlahan.Dengan ketakutan dia melangkahkan kakinya.
"Jangan pernah ada yang lapor polisi."Berteriak kencang.
"Ampun tuan."
"Angkat tanganmu ke belakang telinga dan berbalik."
"Iya tuan jangan bunuh saya."Mengankat tangan.
"Sekarang, buka data pasien kebakaran tadi pagi digedung pabrik tuan kim."
Dokter Min ho, membuka komputer yang memiliki data akses seluruh pasien.Dia membuka rekap dari semua pasien.
"Ini tuan, nama nama orang yang menjadi korban."Memberikan print nama.
"Sekarang, hapuskan semua biaya rumah sakit mereka.Atau kalian akan aku bunuh semua disini."Bentak Hansol.
"Ba..ba..baik tuan."Menghapuskan seluruh biaya.
"Ingat, jika hidup kalian ingin aman aman saja jangan pernah melaporkan kejadian ini pada polisi.Mengerti!!"
"Me..me..mengerti tuan."Seluruh staf menjawab pelan.
"Apa kalian ngomong apa?cepat ulangi lagi kata katanya."
"Mengerti tuan."Seluruh staf menjawab dengan berteriak.
Seluruh data pasien kini berada ditangan Hansol.Dia langsung pergi untuk mengumpulkan semua pasien beserta informasi lainnya.
Seluruh, anak buah dia masih mencari fakta di TKP.Soal kebakaran gedung pabrik makanan dan obat obatan utama mereka.
Promosi dikit ya kak kalau kalian suka hasil coretan tanganku...
yuk baca 2karya aku yang baru
#Cinta untuk merylia
__ADS_1
#Sweet heart
Yuk likeš dan vote ā”serta rate karyaku ya kakak kakak..š„°š„°š„°