Waktu Dan Kamu

Waktu Dan Kamu
Penyesalan part 2


__ADS_3

Walaupun dalam hati mamanya masih sangat kecewa dengan perlakuan Ditya.Tapi mama cinta tetap menyayangi Ditya layaknya anak kesayangannya.


"Dit..Makan gih."Menyiapkan bubur dan minuman.


"Gak mau mah.Adit gak mau makan."Menangis dan masih merasa bersalah.



"Dit,mama tahu kamu gak mau makan pasti karena kepikiran Nita bukan."


"Iya ma..."Menangis sesengukan.


"Sudahlah dit,memang itu semua salah kamu tapi kamu juga harus semangat untuk sembuh.Nita pasti sedih kalau lihat kamu lemah kaya gini.Mama emank kecewa banget sama kamu dit.Tapi mau gimana terima gak terima mama mencoba ikutin takdir yang diberi Tuhan"Memeluk Ditya sambil menenangkannya.


"Ma..Ditya salah banget ya?"Sambil menangis.


"Iya..Kalau kamu diposisi Nita kamu pasti tahu rasa sakit yang Nita rasain.Tapi mau gimana lagi.Nasi udah menjadi bubur dit.Apa yang udah terjadi sulit untuk kembali seperti dahulu lagi."Menepuk nepuk pundak Ditya.


"Ma,Maafin adit ya! Adit yang sombong ini.Adit emank hidup kaya robot.Gak pernah bisa mengerti perasaan orang.Harusnya Adit lebih peka sama Nita"Menangis terseduh seduh.


"Sudahlah dit,Cepat makan dan langsung minum obatmu."Mama cinta keluar.


Ditya terbangun dan menghapus air matanya.pukul 21.00 GMT.Adik mama yaitu chintya.Ditya ingin minum dia bangun dari ranjangnya dan mendengar percakapan mamanya dan tantenya.


Chyntia:Halo kak


Mama cinta:Hallo adikku tersayang


Chyntia:Kakak lagi dimana?


Mama cinta:the royal melbourne hospital


Chyntia:siapa yang sakit kak?


Mama Cinta:Biasa ponakan kamu yang cecunguk itu


Chyntia:Oh adit.Berbuat apa lagi dia?


Mama Cinta:Overdosis alkohol biasa putus asa


Chyntia:Pasti gara gara wanita bernama Nita itu ya?


Mama Cinta:Iya


Chyntia:Sepertinya adit cinta mati sama Nita kak


Mama Cinta:Adit tuh cemen cuma ngomong doank.Kalau cinta harusnya dia gak ninggalin Nita bukan.Dasar lelaki bodoh

__ADS_1


Chyntia:Benar tuh kak.Emank dari dulu adit gak pecus udah banyak janji sama kevin anakku.Ini lagi ditambah janjiin cewek.Emank bodohnya setengah mati dia


Mama Cinta:Ya mau gimana chyn tapi dia tetap anakku.Walaupun aku juga kecewa sama dia


Chyntia:Beberapa waktu lalu aku bertemu dengan menantumu kak.Nita tapi dia sedang jalan dengan lelaki.Sepertinya itu sahabat dia dan sepertinya dia ada hubungan yang lain dengan sahabatnya


Mama Cinta:Benarkah itu?.Siapa lelaki yang beruntung dapat meluluhkan hati anak perempuanku.Aku mau kamu cari tahu dia dan jadikan dia anak angkatku.Cari berita terbaru tentangnya


Chytnia:Baiklah kak..Akan ku usahakan..(Mematikan teleponnya)


Ditya yang mendengar pembicaraan mamanya menangis dibawah selimut yang menyelimuti tubuhnya.Ratapan menyesal dia terus menghantui kepalanya.


"Dit..dit..."Mama mengoyangkan badan Ditya.


"Ma,Kepalaku sakit."Menangis terisak isak.


"Dit,Mama besok tidak bisa kesini.Besok papa yang kesini.Kamu tidur ya.Mama pulang dulu dan besok kamu harus mulai terapi depressi sama dokter yang ada di RS ini.Inget jangan coba coba kabur dan bunuh diri.Hadapi semua kenyataan bukan lari dari kenyataan."Mama cinta berbisik ke telinga Adit.


Mama cinta pulang ke apartemennya yang berada di melbourne.Adit yang masih bersedih terbangun dan turun dari ranjang rawat inapnya.Dia duduk didekat pintu kamarnya sambil merenung.



"Bodoh..Kenapa aku jahat sama kamu?..Kenapa ta..kenapa?..Kenapa aku gak pernah bisa bahagiain kamu..Kenapa apa aku pantas disamping kamu?..Apa lebih baik aku mati saja?"


Ditya menangis sekencang kencangnya karena menyesal.


Esok harinya Ditya ditemukan oleh dokter tertidur disebelah pintu masuk kamar inapnya.Dengan wajah lusuh dan mata yang sembab dokter mencoba membangunkan Ditya.


"Mr.Wake up..wake up mr..."Dokter Milen dan perawat mengendong Ditya ke kasur.


Ditya pingsan selama 2jam.Dokter ahli kejiwaan dokter marina masuk ke tempat Ditya dirawat.Dokter marina adalah dokter spesialis kejiwaan asal indonesia yang bekerja di RS the royal melbourne hospital.


Dokter Marina memberikan obat minum disebelah meja ranjang tempat Ditya dirawat.Ditya berlahan mulai terbangun dan memegang kepalanya.


"Tuan,sudah bangun."Dokter marina duduk disebelah Ditya dirawat.


"Dokter..."Memegang kepalanya sambil merasakan sakit yang teramat sangat.


"Mr.Aditya..Apa yang bisa saya bantu?"


"Dokter,Aku bingung harus memulai dari mana.."


"Mr.Adit tenang dulu ya.Kalau mr.adit sudah siap untuk menjelaskan semuanya mr.adit bisa hubungi saya.Ini nomor saya.Mr.Adit ini saya berikan obat penenang mr.Adit bisa meminumnya 3x1.Apabila mr.masih belum tenang bisa langsung hubungi saya."Dokter marina memberikan kartu namanya kepada Ditya.


Papa Leonard datang ke tempat adit dirawat.Dokter marina keluar untuk pergi visited ke ruangan lain.


"Dit..."Teriak papa leonard.

__ADS_1


"Mr.saya harus pergi untuk visit ke ruangan lain.Kalau ada apa apa bisa hubungi saya."Berdiri dan meninggalkan ruangan.


"Permisi tuan saya lewat dulu"Berpamitan pada ayah ditya yang masih di depan pintu masuk kamar Ditya.


"Silahkan dok".Mempersilahkan dokter marina melwatinya.


"Anak bodoh..Ngapain minum alkohol berlebih?.Memalukan nama orang tua aja."Menjitak kepala ditya.


"Aduh pa sakit."Memegang kepalanya.


"Siapa suruh kamu ninggalin orang yang kamu sayang.Nyampakin dia lagi.Sekarang nyesel kan?.Udah terlambat dit.Dia udah sakit banget pasti hatinya."


"Maafin aku pa.."Menangis memeluk papa leonard.


"Kamu pikir maaf kamu bakal diterima gitu aja sama Nita?.Jangan banyak berharap deh."


"Ta..ta..tapi pa dia kan sayang sama aku."


"Sayang aja gak cukup dit.Kamu nyadar gak selama ini berapa lama kamu udah ninggalin dia?.Cewek mana yang gak terbelah hatinya kamu begitukan?.Pikir pakai otak?.Dia gak kaya papa sama mama kamu yang menikah karena dijodohkan dan karena penyatuan 2perusahaan."


"Syukur deh mama sama papa bisa saling suka.Sedangkan kamu,Kamu yang pilih Nita.Kamu juga yang ninggalin Nita."Menatap wajah Ditya yang menangis.


"Aku salah pah..ya aku salah..aku gak tahu harus apa."


Memeluk papa leonard lebih erat.


"Papa juga gak tahu dit.Papa no comment sama hubungan kalian.Yang bisa selesaikan masalah kalian.Cuma kalian berdua.Papa sama mama gak bisa ikut campur.Karena itu semua kesalahan yang kamu lakukan pure sendiri."


"Iya pa..Aku bakal cari solusinya."Melepaskan pelukannya ke papa Leonard.


"Ya sudah, sekarang Adit jangan nangis lagi jadi lakik kok cengeng banget.Minum obatnya langsung kamu tidur."


"Iya pa."


Ditya mulai memejamkan mata dan berusaha untuk tertidur sebentar.Namun perasaan bersalah yang hinggap dikepalanya membuat dia terbangun lagi dan lagi.


"Hahhhhh...Hahhhh...Hahhhh..."Keringat dingin berjatuhan.


"Kenapa dit?Mimpi buruk?"


"Iya pa.."


"Nih,Minum air hangat.Kosongin pikiran kamu dan cobalah untuk tidur."Membaringkan Ditya ke ranjang rawatnya dan menyelimuti Ditya.


Papa leonard semalaman terjaga didedakat adit yang masih sulit tidur.Sambil membaca buku dictionary dan meminum kopi terus berada disamping Ditya.


Yuk dukung terus author carany like❣

__ADS_1


vote dan selalu fav karyanya


maksih kakak*


__ADS_2