Wanita Bercadar Milik Mafia

Wanita Bercadar Milik Mafia
part 24


__ADS_3

Pukul 15:56 Cey terbangun dari tidurnya terlebih dahulu yang pertama kali ia lihat adalah Kenzo. Orang yang paling ia benci, yaa sebenarnya Cey hanya pura-pura menyukai Kenzo agar bisa menghancurkan Kenzo.


* aslinya cey bergabung dengan organisasi lain yang mau menghancurkan Mafia yang di pimpin oleh Kenzo *


Author : " Pernahkah Kalian berpikir kenapa cey jago bela diri?? "


Cey merasa lapar akhirnya ia bangkit dari tidur nya dan berusaha lepas dari pelukan Kenzo perlahan.


Mahluk sensitif itu akhirnya bangun karena ada pergerakan dari Cey.


" Kemana?? " Tanya Kenzo yang Langsung memeluknya erat.


" Makann " Jawab cey.


Cupp


Kenzo mencium Bibir Cey sekilas. Cey yang mendapatkan hal setiba-tiba itu hanya bisa terdiam.


" Tunggu di sini, Jangan kemana' " Suruh Kenzo.


Akhirnya kenzo pergi mencari makanan.


Drttt drttt


Ponsel cey berdering tertera nomor tak di kenal di ponsel cey. Ia sudah mengerti kalu nomor itu adalah nomor organisasi nya.


" Bagaimana kondisi nya?? " Tanya seseorang di sebrang sana.


" Dia masih seperti biasa " Singkat cey.


" Kapan kau akan keluar " Tanya orang itu.


" Hari ini "


" Baiklah, Nanti akan ada bawahan ku menjemputmu " Ujarnya.


Panggilan langsung di matikan sepihak. Dan nomor itu pun sudah hilang.


Cey kembali menaruh ponselnya. Akhirnya kenzo pun tiba membawa makanan.


" Darimana?? " Tanya cey pada kenzo.


" Mm~ Cari makan " Jawab kenzo sembari tersenyum menampakkan gigi gingsul nya.


" Kenapa hanya beli satu?? " Tanya cey lagi.


" Aku tak lapar " Jawab kenzo sembari membuka makanan itu.

__ADS_1


" Baiklah Aaaa " Ucap kenzo pada cey. Cey hanya menurutinya saja.


" Kau makanlah juga " Seru cey pada kenzo yang tengah menyuapinya. Kenzo hanya menggeleng.


Meskipun ia sangat benci pada kenzo tapi bagaimana pun juga Kenzo adalah suaminya.


Kenzo yang melihat istrinya melihatnya sendu lantas menaruh makanannya lalu mendekat pada cey.


" Kenapa~?? " Tanya Kenzo sembari memegang pipi cey lembut.


" Makanannya Tidak enak?? " Tanyanya lagi.


" Tidak, Makanannya enak " Jawab cey yang menampilkan senyumnya. Sebenarnya cey memendam semuanya sendirian. Ia tak mau siapapun tau soal masalahnya.


" Lalu kenapa?? Apa ada yang sakit ?? " Tanya Kenzo langsung memeriksa tubuh cey.


" Tidakk " Jawab cey sembari melepas tangan Kenzo.


" Aku bosan, aku ingin pulang " Ucap cey pada Kenzo. mengalihkan pembicaraan. Agar ia cepat pulang karena bawahan bosnya akan menjemputnya.


" Mm, baiklah hari ini kita pulang?? Okee?? " Ujar Kenzo.


" Tapi Jangan Menangis lagi " Serunya lagi.


Cey hanya menganggukkan kepala. Akhirnya mereka tiba di apartemen milik Kenzo, ia tak mau membawa cey ke mansion nya karena ia benci kalau orang tuanya tiba' datang.


" Istirahat lah, aku harus pergi ada beberapa urusan " Ucap Kenzo sembari mengecup kening cey.


" Hmm? ~ Kenapa Baby?? Kau tak bisa jauh dariku ya?? " Tanya Kenzo sembari meledek cey.


" Sekitar pukul 10 " Ucap Kenzo sembari menduselkan hidungnya dengan hidung cey.


" Baiklah aku pergi " Ucap Kenzo berlalu dari pandangan cey.


Drtttt drtttt


Cey langsung mengangkat panggilan itu.


" Saya sudah ada di depan "


" Baiklah tunggu sebentar "


Cklekk


Pintu terbuka menampakkan sesosok Pria berjubah hitam di hadapan cey.


Akhirnya mereka pergi ke markas Milik bos cey. Setibanya di sana mereka langsung menuju ruangan Bosnya. Orang yang di suruh menjemput cey Hanya mengantar sampai pintu, karena ia tak berani masuk ke dalam.

__ADS_1


" Selamat datang Ceylon " Sapa Xoji yaa itu bosnya.


" Katakan ada apa nemanggilku " Tanya cey dingin.


" Hmmm santai bungg. Aku hanya ingin Kenzo mati " Jawab Xoji.


Cey yang mendengarnya langsung membelalakan mata. Tak percaya atas apa yang di katakan bosnya.


" Dan aku ingin ia mati secepatnya " Ujarnya lagi.


" Ia harus mati di tangan mu!! " Tegasnya.


" Baiklah, berikan aku waktu " Jawab cey lalu langsung pergi meninggalkan Markasnya.


Di sisi lain Kenzo sudah pulang dan mendapati tidak ada bidadari nya di rumah. Kenzo murka lalu membanting apa-pun yang ada di dekatnya.


" MAU BERMAIN-MAIN HMM~ " seru Kenzo dengan suara seraknya. Terlihat di rumah itu sangat gelap dengan aura yang mengerikan.


Akhirnya cey tiba di Apartemen dan langsung menuju Rumahnya. Cey merasa aneh kenapa lampu nya mati padahal tadi saat ia pergi lampunya ia hidupkan. Hanya ada cahaya remang' dari lampu tidur di samping ranjang.


* apakah Kenzo sudah pulang?? * tanyanya membatin.


Ia berjalan perlahan' mencari saklar lampu namun saat ia berada di tepi ranjang ada yang mendorong tubuhnya ke ranjang dengan kasar.


" Akhh " Pekiknya kaget.


" DARIMANA HMM~ " Ucap Kenzo dengan suara seraknya.


" K-en aku Hanya dari mini market " Jawab cey berbohong. Ia kaget melihat suaminya tengah membuka baju nya.


" Benarkah~? " Tanya Kenzo dengan suara beratnya yang penuh Has*at.


" Iyaa " Tegas cey yang beringsut mundur. Hingga mentok ke dinding.


Kenzo secara brutal merobek baju cey hingga tak menyisakan sehelai benang pun.


Srakkkk


" Apa yang kau lakukan " Tanya cey setengah berteriak.


" Apa~ " Jawab Kenzo santai dan muali menindih tubuh cey.


" Kau harus ku beri hukuman baby~ " Ucap Kenzo yang muali meremas payudara milik cey mulut nya tak tinggal diam ia langsung menyambar bibir cey Rakus tanpa melepasnya.


Saat Kenzo ingin Melakukan hal yang utama cey langsung memberontak dan berkata.


" Kumohon Jangan... Itu sakitt " Ucap cey memohon.

__ADS_1


" Dengar baby~ kau milik ku~ " Ucap Kenzo lalu memulai aksinya brutal T_T.


‘ selebihnya seperti yang di lakukan suami istri pada umumnya ’ /sungguh sangat menjijikkan!!.


__ADS_2