Wanita Bercadar Milik Mafia

Wanita Bercadar Milik Mafia
part 28


__ADS_3

Akhirnya cey sudah siap dengan Metal maupun fisiknya. Ia mulai keluar dan menghampiri kenzo.


" Sudah Baby~ ? " Tanya kenzo.


" Mm ya, ayo Jalan " Ucap cey cepat.


Akhirnya mereka melaju ke tempat tujuan, Karlo yang melihat mobil kenzo melaju langsung menghubungi Gevan, dan Alvero.


" Woii Tu orang dah berangkat!! " Ucap Karlo sembari mengikuti mobil kenzo dari jauh.


" Tetap waspada, kita tak tau apa yang akan di perbuat wanita licik itu. " Ucap Alvero kesal.


" Tch, wanita brengsek " Ujar Gevan kesal.


Beberapa saat Cey pun tiba di tempat tujuan, ia pun turun dari mobil. Kenzo pun mengikuti cey.


" **** kenapa banyak sekali orang?! " Kesal kenzo mengganggu matanya melihat istrinya.


" Maklum namanya Juga, Tebing " Jawab cey di sela' kekehan nya. Ia berusaha sekuat mungkin agar tak menangis.


" Baby~ ada apa kita ke sini?? " Tanya kenzo sembari menggengam lengan cey erat.


" Ohh, Melihat kembang Api " Jawab cey Juga menggenggam lengan kenzo. Cey merogoh Benda di sakunya ya itu adalah Gantungan HP berbentuk serigala.


" Ini " Ucap cey memeberikan gantungan ponsel itu.


" Selamat ulang tahun~ " Ucap cey cengengesan. Kenzo yang mendapat kan hal itu sontak tersipu mukanya sudah merah.


Cey melihat ke arah atas dan menemukan Xoji dan para bawahannya Xoji mengangguk pertanda kecoh terlebih dahulu.


" Hanya untuk melihat kembang api?? " Tanya kenzo Heran. " Kalau kau mau baby, aku akan membuat pesta kembang api untuk mu. " Serunya lagi.


" Sangat sederhana bukan? " Ujar cey sembari tersenyum di balik cadarnya.


" Mm~ Apapun untuk mu " Ujar kenzo memeluk cey di tengah keramaian.


" Sudah ayo kita ke sana " ajak cey ke bibir tebing untuk melihat persiapan kembang api.


Mereka pun akhirnya berjalan ke sana, disisi lain Xoji dan bawahannya melihat Bawahan Mafia milik kenzo. Itu adalah Anggota penting dari sindikat Mafia yang di pimpin oleh kenzo.


" Di mana kenzo?? " Tanya Gevan bingung.


" Ah, ituu di Bibir tebing " Ujar Alvero, yang mulai berlari ke sana karena Xoji dan bawahan nya mulai turun untuk menghampiri Cey.


Ketika dua insan itu tengah sibuk melihat persiapan kembang api. Tiba' ada yang memanggil nama kenzo.


" Kenzo!! " Teriak Karol.


Yang di panggil langsung menoleh ke belakang karna namanya di panggil. Alvero langsung sigap mendorong tubuh cey dengan kasar hingga mundur ke belakang dan membawa kenzo ke dalam kungkungannya.


" APA YANG KAU LAKUKAN !! " murka kenzo ingin menghampiri cey namun di hadang oleh Gevan.


" SADAR BO*OH DIA ANGGOTA ORGANISASI MUSUH MU!! " bentak Gevan Pada kenzo.

__ADS_1


" JAGA MULUTMU SIALAN!! DIA ISTRIKU!! " Ucap kenzo mulai mengintimidasi.


Prok prok prok


Ada seorang pria bertepuk tangan dan berjalan menghampiri cey. Lalu berdiri di samping cey.


" Bravo, Bagus Cey " Ujar Xoji.


" Terimakasih " Jawab cey dengan sorot mata dingin.


Dhegg!!


Jantung kenzo berdegup kencang kenapa musuhnya bisa memiliki cey. Ia murka ingin menghajar Xoji.


" APA KAU LIHAT?! WANITA ****** ITU HAA?! " Dia Musuh kita ujar Karlo Mulai emosi.


" JAGA MULUT KOTOR MU ITU!! " sergah kenzo Murka matanya pun mulai memerah urat' nya muali menonjol.


" Tidak, yang dia katakan benar. Aku memang anggota organisasi X. J. " Ucap cey dengan nada dingin yang berhasil membuat kenzo terluka.


" Baby~ Tolong katakan Ini hanya Bohong " Ujar kenzo yang mulai mendekat ke arah cey.


" Tidak, ini Tidak bohong. Menjauhlah aku tak suka dengan mu!! " Tegas cey yang berhasil membuat kenzo sesak.


" Pfttt, bahkan istrimu sendiri tak menyukai mu. Yaa siapa sih yg akan menyukai suaminya kalau di yang membunuh orang tuanya. " Kekeh Xoji.


Dorr dorr


Gevan Menembak wakil Xoji karena kesal dengan cey. Seketika Arthur langsung tewas di tempat.


Akhirnya pertempuran pun di mulai Banyak pertumpahan darah di mana'. Kenzo pun ikut di serang Oleh bawahan Xoji. Kenzo tak akan segan mengoyak daging lawannya dengan sadis.


Ia tak perduli kalau harus seperti ini agar bisa mendapatkan cey kembali. Setelah banyak pertumpahan darah akhirnya pertarungan di menangkan oleh anggota Kenzo.


Kenzo muali berjalan ke arah cey yang masih setia berdiri di tepi tebing. Melihat mereka berkelahi.


Cey muali mengeluarkan Pisau beracunya untuk menyerang kenzo. Namun Karlo, Gevan, Alvero, tak menyadari kalau Xoji masih Hidup di belakang mereka.


" Baby~ Ku Mohon kembalilah " Ujar kenzo yang muali mengeluarkan darah di setiap tubuhnya karna mendapat senjata tajam.


" KENZO APA YANG KAU LAKUKAN DIA ITU ****** TAK BERGUNA " Ujar Gevan Murka.


Tanpa mereka sadari mereka sudah di ikat oleh bawahan Xoji. Gevan Karlo maupun Alvero Sudah terikat oleh bodyguard Xoji.


" BEDEBAH KAU JALANGGGG " Teriak Karlo.


" Hahahahahhahahahh, Bagusss cey bunuh Kenzo. Bunuhhhh " Ujar Xoji menyuruh cey untuk membunuh kenzo yang berjalan ke arahnya.


" Baik " Jawab cey.


" Baby~ Kau tak akan makukanya kan? " Ujar kenzo yang semakin mendekat pada cey.


Dan di saat Kenzo sudah berhasil membawa cey ke dalam pelukannya tiba'.

__ADS_1


Jlebb


Cey menusuk Jarum suntik itu ke perut kenzo hingga berhasil membuat kenzo muntah darah dan tersungkur ke jurang karena cey berusaha Mengeluarkan Racun di tubuh kenzo.


" Maaff, sudah ini Hiduplah bahagia. " Ujar cey lalu kenzo terjatuh ke tebing sedangkan yang di lihat oleh Alvero, Karlo, Gevan, Xoji. Adalah cey menancapkan pisau beracun di tubuh kenzo.


Padahal yg ia tusuk pisau racun itu adalah lengan cey sendiri. Ia berusaha menyelamatkan Kenzo dan juga teman-temannya.


" WANITA JAL*NGGGG KAUUUU " Teriak Alvero.


" Bagus, cey saya bangga pada mu " Ujar Xoji.


Tanpa sepengetahuan siapapun Cey mengeluarkan pistol dari Kantongnya dan menarik platuk. Dan


Dorrr.


Cey menembak kepala Xoji Sampai terkapar bersimbah darahh. Sudah di pastikan kalau Xoji sudah tewas.


Di sisi lain kenzo tak jatuh ke tebing melainkan jatuh di atas tempat yang sudah di sediakan oleh cey. Dan benda itu menariknya keluar dari tebing itu menuju parkiran.


Kenzo kaget mendengar suara tembakan ia langsung berlari ke arah di mana ia bersama cey.


Dor dor


Gevan menembak Lengan cey karena meleset. Cey pun menembak para bodyguard yang ingin memukul kepala Gevan.


Dorrr


Satu tembakan berhasil di layangkan oleh cey dengan sangat akurat. Gevan kaget kenapa tembakan cey tak ia sengaja mengenainya.


Dan ketika ia melihat ke belakang ia kaget karena target cey bukan Gevan melainkan bodyguard yang ingin menembak Gevan.


Karlo dan Alvero kaget bukan main atas apa yang di lakukan cey. Akhirnya mereka menyadari kalau cey ingin menyelamatkan mereka semua bukan untuk membunuh cey.


Namun cey melihat kenzo berjalan sempoyongan ke arah Cey yang akan melewati Teman-temannya. Cey terkejut melihat istri Xoji ada di belakang kenzo.


Cey langsung berlari ke arah kenzo dengan cepat. Teman' kenzo kaget kenapa cey berjalan ke arah belakang.


" Baby~ " Ucap kenzo sembari tersenyum. Dan memeluk cey erat. Cey tak mau siapapun terluka dengan susah payah cey memebalikan badan untuk melindungi cey. Dan


Dorrr


Cey yang terkena tembakan tepat di punggung cey sehingga mengeluarkan banyak darah. Kenzo yang melihat itu murka lantas melemparkan senjata tajam yang berhasil membuat tubuh istri Xoji terbelah dua, sudah dapat di pastikan bahwa ia tewas.


" Nona, Bangun " Ucap Gevan merasa bersalah karena tadi ia menuduh cey yang tidak' . Namun Nihil cey tak terbangun malah mengeluarkan banyak darah.


" KENZO BAWA DIA KE RUMAH SAKIT " Teriak Alvero. Kenzo dengan cepat menggendong tubuh cey ke mobil. Terlihat kulit cey yang sudah pucat pasi urat' menonjol, sehingga darah yang keluar dari kepala nya seperti lukisan.


" Baby~ Bangunnnn " Ucap kenzo menangis.


" Ka-u bi-lang ma-u te-ru-s ber-sama-ku Hikss " Ucap kenzo sembari terus memeluk tubuh cey yg sudah mulai dingin karena racun yang ada di tangannya.


" CEPATLAH !! " Teriak kenzo Murka.

__ADS_1


" Siap bos!! " Jawab Alvero.


__ADS_2