Wanita Bercadar Milik Mafia

Wanita Bercadar Milik Mafia
part 29


__ADS_3

Setibanya mereka di rumah sakit. Kenzo langsung menggendong cey ke brankar, sudah terlihat jelas kulitnya sangat putih dan dingin.


Kenzo mendorong brankar dengan menitihkan air mata. Jujur saja teman' Kenzo baru melihat Kenzo menangis dan seterpuruk itu.


" Kau tunggulah di sini Kenzo " Ucap langga yang berusaha menahan tubuh kekar Kenzo untuk tidak masuk ke ruangan oprasi.


" Baby~ " Ucap Kenzo sembari berusaha masuk dengan wajah yang begitu sendu.


Teman-temanya dan juga langga sungguh tak kuat melihat sahabatnya itu selemah itu.


Akhirnya Gevan dan yang lain berusaha membujuk Kenzo agar tak memasuki ruangan operasi.


" Kenzo aku yakin kalau istrimu sangat kuat "


Ucap alvero yang mencoba menenangkan Kenzo.


" Benar, dia pasti bisa melewati hal itu " Sambung Karlo.


Kenzo masih setia berdiri di hadapan pintu oprasi yang tertutup rapat dengan wajah sendunya.


Kenzo terpikir Akan hewan leopard milik cey dengan bergegas Kenzo menuju apartemen nya ingin mengambil kucing itu.


Teman' Kenzo heran mau ke mana sahabatnya itu. Setibanya di apartemen Kenzo langsung mencari kucing itu dan mengemasi baju' cey untuk ia bawa ke rumah sakit.


" Meonggg~ " Kucing itu melihat majikannya ingin membawanya.


Setelah selesai mengemasi barang dan kucing Kenzo langsung menuju Rumah sakit lagi.


Di sisi lain langga sudah keluar dari ruang oprasi di jumpainya teman'nya itu sedang menunggu kabar.


" Bagaimana keadaannya?? " Tanya Gevan.


" Racunnya sudah menyebar ke seluruh tubuhnya, kemungkinan ia sembuh sangat kecil. Bahkan racun yang ada di tubuhnya sangat langka dan penawarnya pun tak akan ada. " Terang langga.


" Mustahil " Ucap Karlo Frustasi.


" Apa tak ada Jalan Lain? " Tanya Gevan Kesal.


" Ada, aku yakin Kalau wanita itu membuat penawarnya. Jika benar ia membuatnya kemungkinan besar penawarnya sudah ia berikan pada orang lain. Namun penawar itu bisa berupa darah " Ucap Langga.


Akhirnya Kenzo sampai di rumah sakit. Ia langsung bergegas menuju ruangan cey.


" Kenzo " Ucap Langga.


" Kau jangan masuk, Istrimu sudah Tiada " Bohong Langga. Namun memang nyawa cey sudah di ujung tanduk.

__ADS_1


Brakkk


Barang' yang di bawa Kenzo langsung jatuh ke lantai. Kenzo langsung berlari menuju ruangan itu dengan derai air mata. Ia melihat istrinya sudah terkulai lemas di brankar.


" Ba-by?? " Ucap Kenzo sesenggukan dengan memegang wajah cey yang pucat.


" Heyy?? Bangun baby~? " Ucap Kenzo yang sembari mengoyang-goyangkan tubuh cey agar terbangun namun nihil.


" Ba-by?? Bangunn kau ber-janji tak akan meninggalkan aku?! Kan?! Kau sudah berjanji kan?!!! "Ucap Kenzo yang mulai Depresi.


" Heyy?! Bangunnn!! Jangan Tidur baby~ , bangunn!! Lihat aku?! Aku di sini. Kau ingin menyabut kumis ku kan?! Cabutlah!! Ambil saja~ ta-pi jang-an pergi " Ucap Kenzo frustasi. Leopard yang di bawa Kenzo melihat tuanya menangis.


Leopard itu mendekati Kenzo yang tengah berusaha membangunkan cey.


" Baby?! ~ lihat aku bawa kucing kesukaan mu " Ucap Kenzo sembari membawa leopard itu di samping cey.


" Baby~ ayo bangunn jangan tidur " Ucap Kenzo lagi masih berharap cey akan bangun.


Gevan, Langga, Alvero, Karlo. Sangat sedih melihat Kenzo terpuruk seperti itu, langga berjalan ke arah Kenzo.


" Apa tak ada cara untuk menyembuhkan istriku?! " Tanya Kenzo dengan suara seraknya.


" Ada, namun dengan darah seseorang yang sudah ia berikan penawar " Ucap Langga yang berhasil membuat Kenzo kembali mendapatkan semangat hidupnya.


" Tidak bisa darah orang itu harus sudah di beri penawar oleh cey " Jawab langga.


" aku sudah di beri penawar oleh Istriku!! " Tegas Kenzo.


" Baiklah " Akhirnya Langga mengambil darah Kenzo sebanyak 2 kantung dan di donorkan kepada cey.


Sudah selesai mendonorkan darah Kenzo ingin kembali ke ruangan cey namun Gevan memberhentikan nya.


" Ken... Obati lukamu dulu, istrimu pasti sangat sedih melihat kondisi mu " Ucap Gevan lembut.


" Benar apa yang dikatakannya. " Ucap Alvero.


" Kau tenang saja kami akan menjaga istrimu!! " Tagas Karlo.


" BAIKLAH!! AKU PERCAYAKAN ISTRIKU PADA KALIAN. " jawab Kenzo dengan suara seraknya. Akhirnya Kenzo pergi mengobati lukanya.


Beberapa menit kemudian Langga keluar dengan wajah tersenyum.


" Bagaimana ?!! " Tanya mereka kompak.


" Dia sudah sadar " Jawab langga sumringah.

__ADS_1


" Yessss "


" Horeeee "


" Nona kita sembuh!! "


Sorak mereka bahagia. Akhirnya mereka tak perlu. Melihat wajah ketuanya sedih.


Karlo langsung berlari mencari Keberadaan Kenzo ingin memberitahukannya.


" Kenzo!!!! " Teriak Karlo menggema di ruangan itu.


" APA?! KENAPA DENGAN ISTRIKU " tanya Kenzo panik dan segera menghampiri Karlo.


" Istrimu sudah sadar " Jawab Karlo sumringah.


Kenzo yang mendengar hal itu akhirnya memiliki semangat hidup lagi. Dan bergegas menuju➡➡ ruangan cey.


" Kalian pulang lah. Pasti kalian lelah " Suruh Kenzo pada teman-temanya mereka mengangguk paham.


Kenzo masuk ke ruangan cey dan melihat istrinya tengah bermain dengan leopard nya. cey sadar akan kehadiran seseorang ia segera menoleh.


" Ken?? " Tanya cey.


" Yaa Baby~ " Ucap Kenzo mulai mendekati Cey dan duduk di sampingnya.


" Kau?! Kenapa kau lakukan hal sebodoh itu!! Kau tak tau seberapa khawatir nya aku?! " Ucap Kenzo marah sekaligus senang karena cey sudah sadar.


" Akhh ken lepaskan itu sesak " Ucap cey yang berusaha melepaskan pelukan Kenzo.


" Mana yang sakit baby?? " Tanya Kenzo khawatir.


Huftt akhirnya cey bisa bernafas lega.


Cey melihat wajah sendu suaminya itu lalu menangkup wajah Kenzo.


" Jangan pernah meninggalkan ku " Ucap Kenzo berurai air mata.


" Hmm, cengeng " Ucap cey.


Kenzo yang kesal langsung ******* Bibir cey dengan lembut. Cey membiarkan Kenzo melakukannya dan cey pun membalas ciuman Kenzo.


Kenzo yang mendapatkan balasan langsung memperdalam ciuman nya. Ia menghilangkan rasa khwatir nya pada cey.


Beberapa menit kemudian mereka mengakhiri hal itu. Kenzo merengek masih menginginkannya lagi namun cey menolak dan memilih tidur.

__ADS_1


__ADS_2