
×
×
×
Diperjalanan menuju Rumah ayah dan bunda kenzo, cey malah sibuk dengan ponsel milik kenzo.
" Baby~ Jangan dekat² memainkan ponselnya " Ucap Kenzo merasa cemburu pada ponselnya sendiri.
" Sebentar aku mencari vidio dulu " Balas cey dengan mencari vidio.
Akhirnya vidio itu ketemu.....
Yapp video yang cey cari adalah Nadia Omara^^
Ia sangat senang melihat cerita' horor.
Cey menaruh ponselnya di depan agar bisa menonton. Kenzo sedari tadi terus melihat apa yang di lakukan istrinya.
Drtttt
Drtttt
Ponsel Kenzo berdering, ada panggilan masuk dari karol. Namun yang mengangkat bukan Kenzo melainkan cey.
" Ken. Aku sudah muak dengan wanita ****** itu. Kau mau menunggu apa lagi? " Tanya karol.
" Siapa yang kau sebut ******?! " Jawab cey dingin. Kenzo yang melihat istrinya berbicara sedingin itu kaget.
" Aa-maaf Nona " Ucap karol gelagapan ia baru menyadari kalau yang mengangkat itu cey.
" Hey. Derajat wanita itu lebih tinggi di banding pria " Kesal cey. Karol, Gevan dan yang lainnya kaget nona mereka bisa mengatakan hal seperti itu.
Cey menyodorkan ponsel Kenzo pada pemiliknya. Kenzo langsung menerimanya ia heran kenapa ekspresi cey sedatar itu.
" Apa yg kau bicarakan pada istriku!! " Murka Kenzo pada Karol.
Dhegg
Karol dan beberapa temannya kaget dengan suara Kenzo yg murka. Gevan akhirnya angkat suara menggantikan Karol yang tengah panik.
" Begini. Tadi cucurut itu bilang kapan kau akan membunuh ****** itu. " Jawab Gevan seadanya.
" Setelah aku menyelesaikan Urusanku " Jawab Kenzo langsung mematikan ponselnya.
Tuttt
Tuttt
Gevan dan teman-teman yang lainnya akhirnya bisa bernafas lega. Mereka sepertinya harus berhati-hati kalau' Nona mereka lagi yang mengangkat ponsel Kenzo.
" Baby~ " Panggil Kenzo sembari mengusap-ngusap kepala cey lembut.
" Apa? " Ketus cey.
" Kenapa? Apa kau kesal baby~ " Tanya Kenzo.
" Sedikit " Jawab cey singkat.
" Mm~ Kau mau apa hmm?? " Tanya Kenzo lagi.
" Tidak ada " Jawab cey.
Karena merasa putus asa Kenzo Mengangkat tubuh cey untuk pindah ke pangkuannya.
" Kenn!! Lepaskan " Ucap cey berontak di pangkuan Kenzo.
" Sunn~ Baby~ " Ucap Kenzo pada cey.
" Ck, Jangan macam-macam " Tegas cey.
Karena gerah Kenzo melonggarkan dasinya dan melepas kancing baju Kenzo dua.cey yang melihatnya sangat kesal Kenapa dia bangga membuka bajunya.
" Coba Jangan di bukan² " Omel cey sembari memasang kancing dan dasi Kenzo kembali.
" Kau khawatir baby~ " Ucap Kenzo sembari melingkarkan lengan kekarnya di pinggang Ramping cey.
" Sudahlah ayo cepat Jalan " Titah cey agar mereka tiba di rumah mertua cey.
" Mm~ " Jawab Kenzo sembari melajukan mobilnya menuju Mansion Milik ayahnya.
×
×
×
Disisi lain lily sudah mengetahui siapa pembunuh suaminya. Yaa itu adalah Kenzo.
" Baj*ngan kau " Teriak lily di dalam sebuah gudang.
" Tunggulah Ajal mu!! " Teriaknya lagi.
__ADS_1
Di perjalanan cey melihat ada buah alpukat dan buah pice. Cey langsung menyuruh Kenzo berhenti.
" Ken berhenti " Suruh cey Kenzo bingung tapi ia tetap mengikuti apa maunya. Kenzo pun akhirnya menepi.
" Why baby~ " Tanya Kenzo penasaran.
" Bagaimana kamu kita membawakan buah itu untuk ayah dan bunda mu?? " Tanya cey.
" Hmm?? " Kenzo tak yakin kalau orang tuanya mau memakan pemberian orang. Tapi Kenzo mengiyakan saja.
" Baiklah ayo " Ucap Kenzo langsung keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk cey.
Cey berjalan dengan sumringah ke arah toko buah itu beberapa orang yang lalu lalang di Sana terhipnotis oleh Kecantikan yang cey miliki meskipun ia memakai cadar.
Kenzo yang kesal langsung melihat mata lelaki yang melihat istrinya itu. tatkala Kaum Hawa yg melihat Kenzo dibuat tergila-gila padanya. Namun Kenzo melihat para wanita itu hanya sebagai ******.
Cey tengah memilah-milah buah-buah yang akan ia beli terlihat buah-buahnya sangat segar.
" Kenzo yg ini yah?? " Tanya cey pada Kenzo. Kenzo yang melihatnya gemas akhirnya mencium cey di depan umum.
" Yaa~ apapun yang kau mau baby~ " Jawab Kenzo. Cey yang di cium Kenzo di kening sangat malu karena dilihati banyak orang.
" Ishh. Kau ini malau di lihat orang " Umpat cey Kenzo yang mendengarnya terkekeh geli.
Beberapa saat memilih akhirnya mereka cey selesai dan berjalan menuju meja kadir dengan beberapa buah dan dua susu kemasan untuk mereka minum.
Disini posisinya Kenzo yang membawa belanjaannya padahal cey bisa membawanya tapi Kenzo tak membolehkan.
" Wahh Adiknya cantik sekali " Ucap Kasir itu tak mengetahui kalu cey itu istrinya bukan adiknya.
Dengan wajah datar Kenzo menjawab dengan suara nada dingin.
" Dia Istriku!! " Tegas Kenzo yang mampu membuat mental kasir itu menciut.
Bagaimana tidak di anggap adik?? Tubuh Kenzo yang menjulang tinggi dan kekar dengan cey yang hanya se bahu Kenzo dan dengan badan mungilnya di anggap adik.
" Ma-Maaf " Ucap kasir itu panik. Cey yang melihat Kenzo ingin membentak kasir itu langsung menenangkan Kenzo.
" Sudah Kenzo " Ucap cey lembut dengan mengusap-ngusap dada Kenzo.
" Baiklah berapa totalnya Ka?? " Tanya cey sopan.
" A-ah tota-lnya 2.000.000 Ka " Ucap kasir itu gelagapan.
Cey langsung mengeluarkan uangnya namun Kenzo sudah mentransfer uangnya berkali-kali lipat dari harganya.
Kasir itu yang melihat nominal lebih langsung mengatakan pada Pasutri itu kalau uangnya lebih.
" Ambil saja kembaliannya " Tegas Kenzo.
" Baby~ ayo " Ajak Kenzo lembut sembari menarik lengan cey. Dan cey hanya mengikuti suaminya.
" Ken tunggu jangan di masukan bagasi dulu aku mau mengambil susunya " Ucap cey mencari susu kotaknya di plastik buah.
" Sudah baby~? " Tanya Kenzo karena risih ingin mencongkel mata orang' yang melihat istrinya.
" Iya sudah. Tutuplah " Ucap cey sembari berlalu masuk ke dalam mobil itu.
Akhirnya Kenzo menyusul masuk ke dalam mobil itu dan melihat istrinya tengah meminum susu yang ia beli.
" Kau mau ken?? " Tawar cey sembari menyodorkan Susu itu namun bukan menerimanya Kenzo malah mengangkat tubuh cey untuk ke pangkuannya.
" Baby~ aku mau~ " Jawab Kenzo sembari melihat lekat bola mata cey.
" Iyaa ini " Sodor cey memberikan susu itu pada Kenzo. Dan cey pun meminum susunya lagi karena enak.
Cupp
Tanpa ba bi bu Kenzo langsung mencium bibir cey dan mengambil susu yang ada di mulut cey dengan rakus.
Puahh
" Kau ini kenapa?! " Kesal cey karena Kenzo menciumnya tiba-tiba.
" Shhh~ jangan banyak bergerak atau aku menerkam mu disini?? " Acam Kenzo dengan muka mes*m nya.
Akhirnya mobil mereka melakukan menuju rumah biyen ayah Kenzo beberapa menit kemudian akhirnya mereka tiba. Terlihat Rumah Biyen Rami. Sepertinya ada teman-temanya yang datang.
Para bodyguard langsung mengizinkan Tuan mudanya itu masuk mereka heran siapa gadis cantik yang ada di sampai Tuanya.
Terlihat Lynn ibu Kenzo melihat putranya dengan seorang wanita di sampingnya dari balkon. Ia langsung di turun ingin menghampiri putranya itu.
Biyen dan beberapa Teman-temanya heran kenapa Lynne Berlari sumringah membuka pintu untuk seseorang.
Krieetttt
Pintu Di buka oleh Lynne dan terlihat oleh orang-orang yg di dalam mereka melihat anak dari biyen dan Lynne dengan seorang gadis yang sangat cantik meskipun wajahnya tertutup.
" Bu " Panggil Kenzo pada Lynne.
" Hiks.. Kenapa kau baru pulang nakal " Tangis Lynne pecah saat melihat putranya akhirnya pulang.
" Maaf Bu. Aku sibuk " Ucap Kenzo.
__ADS_1
" Ya sudah. Tapi siapa dia?? Cantik sekali " Ucap Lynne meyeka air matanya lalu beralih ke arah gadis kecil yang ada di samping Kenzo namun aga sedikit di belakang.
Cey terkejut kalau ibu mertuanya memakai tato di lehernya dan di lengan.
" Nak?? Jangan takut ibu Baik " Ucap Lynne menghampiri Cey yang termenung melihatnya.
Cey langsung meyalimi lengan Lynne dengan sopan dan memperkenalkan diri.
" Pagi Tante saya Cey " Ucapnya sopan.
" Di istriku Bu " Tegas Kenzo pada ibunya.
Dhegg
Lynne yang mendengarnya kaget karena putranya sudah menikah dengan gadis secantik dan sebaik ini tanpa sepengetahuannya.
" Dasar anak nakal!! Kenapa kamu Tidak memberitahu ibu " Kesal Lynne.
Biyen akhirnya menghampiri istrinya yang tengah kesal pada putranya. Dan merangkul pundak istrinya.
" Sudahlah sayang~ anak kita ini sudah dewasa biarkan saja " Ucap Biyen menenangkan.
" Huftt terserah kau saja " Kesal Lynne lalu menghampiri cey yang tengah melihat mereka berdua.
" Cey ayo ikut ibu " Ajak Lynne pada cey dan menarik lengannya menuju dapur. Cey hanya bisa mengikuti ibu Kenzo.
Batin Ayah dan anak itu sperti di terpa angin kering.
* hey Kenapa istriku di ambil * batin Kenzo.
* kenapa aku di tinggal * batin Biyen.
Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk duduk di ruang tamu dengan beberapa Teman-teman ayahnya yang tengah mengobrol soal pasar Gelapnya.
Sedangkan Lynne dan cey tengah mengobrol di dapur sembari membuat makanan untuk para tamu.
" Nak Mulai sekarang panggil saya ibu ya " Titah Lynne.
" Iy-a Tan eh ibu " Ucap cey karena gemas Lynne mencubit pipi cey gemas.
" Cey apa kau bisa masak?? " Tanya Lynne.
" Bisa bu sedikit-sedikit " Jawab cey.
" Cey apa kau tau?? Kenzo tak pernah mau memakan masakan ibu sedari kecil ia selalu memasak sendiri.
" Benarkah bu? Lantas bagaimana ketika ia bayi?? " Tanya cey penasaran.
" Anak itu hanya mau memakan buah saja " Jawab Lynne geleng-geleng kepala.
" Ah bu cey membawa buah untuk om dan ibu " Ucap cey sembari memberikan bungkusan itu.
" Ya ampun nak jangan repot-repot. Nanti kamu sakit " Ucap Lynne menerima bungkusan itu lalu mengeluarkan beberapa untuk mereka olah menjadi makanan dan minuman.
" Tidak ko bu. Ayo kita buat makanannya " Ajak cey pada ibunya.
" Baiklah ayo. Cey mau membuat apa?? " Tanya Lynne.
" Mm selai roti mungkin puding alpukat dengan Minuman bu " Ucap cey.
" Baiklah hati-hati ok " Ucap Lynne.
Cey hanya mengangguk dan mereka membuat makanan mereka dengan di selingi tawa. Beberapa saat kemudian akhirnya mereka selesai membuat masakannya.
" Sudah bu " Ucap cey. Dan Lynne mencoba masakan Menantunya itu. Dan benar saja masakannya enakk.
" Mm` Enak Cey ibu suka " Ucap Lynne sumringah.
Cey hanya tersenyum akhirnya Lynne menghidangkan makanan itu di ruang tamu tempat Biyen Kenzo dan beberapa teman biyen.
" Cey mana bu?? " Tanya Kenzo panik karena istrinya belum juga kembali.
" Cey tadi sedang ke toilet sebentar " Jawab Lynne tersenyum sembari duduk di samping biyen dan di temani oleh istri teman' biyen. Yang juga ikut duduk di sana.
Karena khawatir Kenzo menyusul ke toilet di mana cey berada. Beberapa teman ibu dan ayah Kenzo. Membicarakan Tentang Kenzo.
" Anak mu spertinya tidak bisa jauh dari istrinya " Ujar Vezio teman biyen.
" Mm yah biasalah masih muda " Jawab Niko.
" Anaku memang begitu dia tidak bisa jauh dari istrinya " Jawab Biyen terang-terangan.
Akhirnya mereka memakan camilan yang sudah di buat Lynne dan cey. Mereka mengakui kalau masakannya enak.
" Baby~ " Panggil Kenzo menyusuri toilet.
* ha?? Itu seperti suara Kenzo * batin cey dengan cepat cey keluar dari toilet dan melihat wajah Kenzo yang sudah merah menahan tangis.
" Baby~ hikss darimana?? " Tanya Kenzo sembari memeluk tubuh cey dan menyelundupkan wajahnya di ceruk leher cey dan menangis di sana.
" Dari kayangan, kenapa kau menangis?? " Tanya cey.
" Kau pergi meninggalkan ku hikss " Ucap Kenzo sembari mengeratkan pelukanya.
__ADS_1