
Pagi menyapa Dua pasutri itu. Kenzo terbangun terlebih dahulu dan melihat wajah istrinya yang nampak sangat lelah.
" Baby~ " Ucap Kenzo sembari mengoyang-goyangkan tubuh cey agar terbangun.
" Baby~ , bangunnn " Panggilnya lagi dan akhirnya cey terbangun dari tidurnya. Padahal ia baru tidur Jam 5:30 Siapa yang tak lelah T_T.
Kenzo tersenyum saat melihat istrinya terbangun ia lantas memeluk istrinya dengan posesif.
" Arghh, Lepaskan " Ujar cey sembari berusaha melepaskan pelukan nya.
" Mm~ Baby~ Aku mau lagii~ " Ucap Kenzo dengan seringai mes*m nya.
" Kau apa tak lelah?! , kau sudah melakukannya dari Malam hingga pagi. " Bentak cey karena ia merasakan sakit yang luar biasa akibat keganasan suaminya.
" Kurangg~, Milikku Menginginkan nya lagii~ "
Seru Kenzo dengan entengnya.
" Yaahh~ Baby~ Plisss~ Aku mau lagii~ " Ucap Kenzo dengan mata pupil eyes dan suara di manja-manjakan.
" Tidakk!! " Tegas cey.
" Mm~ Hikss' Mau lagi baby " Ujar Kenzo mulai menangis.
" Sekali Tidak ya Tidak!! " Tegasnya lagi.
Akhirnya cey berjalan menuju kamar mandi ingin membersihkan diri karena berada di samping Kenzo sangat membuatnya risih.
Kenzo yang melihat istrinya berjalan menuju kamar mandi akhirnya menggendong cey dan mereka pun mandi bersama.
" Baby Makannn " Ujar Kenzo yang tengah melihat Istrinya. Menuju dapur.
Cey Hanya diam akhirnya Kenzo terus membuntutinya dari belakang.
" Baby~ Laperrr " Ujarnya lagi yang masih mengekori cey.
Sungguh suaminya ini tak tau malu ia Hanya memakai celana panjang dengan bertelanjang dada.
Drttt drttt drtttt
__ADS_1
Ponsel cey berbunyi Kenzo langsung mengangkatnya namun Panggilan itu langsung di matikan sepihak.
" Siapa?? " Tanya cey yang mulai mengeluarkan perbumbuaan untuk memasak.
" Entahlah nomor tak di kenal " Jawab Kenzo yang mulai menghampiri cey yang tengah memasak.
Saat cey tengah memotong' wortel ia tak fokus memikirkan harus membunuh Kenzo secepatnya dan di hadapan Xoji. Ia sungguh tak ingin namun terus di paksa. Kalu ia tak melakukan hal itu Kenzo akan ia buat menderita seumur hidup.
Srekk
Cey tak sengaja menggores lengannya menggunakan pisau. Kenzo yang melihatnya langsung menghampiri orang cey dan langsung menggendongnya menuju ruang tamu.
" Kenapa bisa tak fokus seperti ituu " Omel Kenzo. Pada cey yang di omeli masih diam.
" Apa masih sakit?! " Tanya Kenzo yang sudah mengobati luka di tangan cey.
" Tidak, Tidak sakit lagi " Jawab cey sembari menatap mata Kenzo.
" Kenapa Hmm~ apa kau ada masalah?! " Tanya Kenzo Curiga. Kalau ada hal yang di sembunyikan istrinya.
" Hmm, Ken dengarkan aku. " Ucap cey dengan serius.
" Mmm yaa akan ku dengarkan ~ " Balas Kenzo langsung ******* bibir cey lama.
" Cukup. Dengar Jika aku tak ada nanti makanlah jangan menunggu masakan ku. Carilah wanita lain yang bisa mengurusmu. Jaga kesehatan mu Jangan merokok " Ucap Cey panjang lebar seperti salam perpisahan.
Dengan wajah Tak senang Kenzo menjawab. Dengan tegas ia berkata.
" Apa maksud mu Ha?! , kau mau meninggalkan ku?! Tidak akan dan tidak pernah. Aku Hanya menginginkan mu dan kau tak boleh pergi!! " Tegasnya di hadapan cey.
" Terserah kau saja " Balasnya langsung menuju dapur untuk memasak.
Akhirnya makan pun siap Kenzo masih diam tak mau berbicara dengan cey karena kata' nya tadi.
Drttt drttt drtttt
Ponsel cey kembali berdering ia langsung mengangkatnya lalu berjalan menuju balkon. Kenzo yang tengah duduk di sofa melihat istrinya mengangkat telfon sangat jauh darinya lantas langsung menghampiri nya.
Tanpa cey sadari Kenzo tengah berdiri di belakang cey dengan sorot mata tajam. Sembari mendengarkan apa yang si obrolkan oleh istrinya.
__ADS_1
Saat Kenzo mendengar ada suara pria si ponsel itu sontak Kenzo langsung membanting ponsel itu ke lantai dan menyudutkan cey ke dinding balkon.
" SIAPA PRIA ITU!! " bentak Kenzo pada cey.
" Teman ku " Jawab cey santai sembari menahaan rasa takutnya.
" KAU MAU BERMAIN DI BELAKANG KU BABY~ "
Ucap Kenzo tegas dan langsung ******* bibir cey rakus.
Dengan nafas tersengal-sengal Kenzo berucap di telinga cey.
" Jangan pernah bermimpi untuk kabur sayangg~ " Serunya dengan nada mengerikan.
" Sudah Hentikan " Ucap cey kesal.
" Temani aku ke mini market " Suruh cey pada Kenzo.
" Mm~ pakai khimar mu!! Aku tak suka orang lain melihat kecantikan mu " Ucap Kenzo tegas.
Akhirnya mereka pergi ke mini market Kenzo hanya mengikuti istrinya dari belakang saat sudah puas berbelanja ceh melihat ada sebuah gantungan kunci berbentuk serigala. Ia langsung mengambilnya untuk hadiah ulang tahun Kenzo besok tepatnya tanggal 24 Februari.
" Sudah " Ucap cey Kenzo pun langsung membayar belanjaan nya dan langsung mejukan mobilnya ke apartemen. Namun cey tak mau pulang ke sana. Ia mau pulang ke mansion Kenzo.
" Aku tak mau pulang ke sana!! " Tegas cey.
" Jadi ke mana baby~ ? " Tanya Kenzo bingung.
" Aku mau ke mansion mu " Ucapnya lagi.
" Baiklah Ratu, sesuai keinginan mu " Akhirnya mereka pun pergi ke mansion Kenzo.
Setibanya di Sana cey langsung berlari mencari seseorang ya itu Aulia.
" Aull " Teriak cey sembari berjalan mencari aulia.
" Yaa Nona " Jawab Aulia.
" Aku Tak punya teman " Seru cey pada Aulia.
__ADS_1
" Sudah kan sekarang ada saya. " Jawab Aulia dan berhasil membuat cey tersenyum.
Kenzo yang melihatnya senang. Namun ia langsung menuju ruangan pribadinya ingin mengurus sesuatu.