
" Bagaimana bisa?!! " Tanya Langga kaget.
" Selidiki semuanya " Tegas Kenzo memasuki peswat diikuti oleh teman-temannya.
Karol langsung mengeluarkan laptopnya dan mulai mengecek cctv benar saja ada seseorang berpakaian serba hitam membawa cey. Dan memasuki helikopter J6H89( ngarang btw ).
Keadaan di pesawat itu hening. Kenzo masih berfokus kepada istrinya yang entah sedang di apakan istrinya sekarang.
Sedangkan Gevan tengah mempersiapkan beberapa pistol jarak jauh dan beberapa senjata tajam yang sudah di baluri racun. Begitu juga dengan bom.
Asrar tengah membantu Karol melacak di mana keberadaan cey sekarang. Beberapa saat kemudian asrar mendapatkan petunjuk. Ya itu di sebuah club.
Rezim maupun Ace tengah menyelidiki para bodyguard. Siapa tau ada yg berkhianat. Sedangkan Alvero tengah berusaha untuk menenangkan Kenzo.
" Nona pasti baik² saja " Kata Alvero menenangkan.
" Bagaimana kalau dia kenapa²? " Tanya Kenzo dengan suara sudah seperti bukan Kenzo.
' babe, kau di mana ' batin Kenzo tersiksa.
Tanpa banyak bicara Alvero langsung menelfon ayah Kenzo yaitu biyen.
Drttttt
Drttttt
Ponsel biyen bergetar ia langsung mengangkatnya.
" Ya ada apa Al?? " Tanya biyen.
" Paman. Nona di culik. Menurut pesan nona di bawa ke spny. Apa paman bisa bantu? Anak paman sudah seperti iblis saat ini " Kata Alvero berbisik.
" Apa?!! Cey di culik?!! Baiklah akan paman bantu. Paman dan bibi akan pergi ke spny " Terang biyen.
" Terimakasih paman " Ucap Alvero menutup ponselnya.
Sedangkan Lynne yang mendengar suaminya shock tadi langsung bertanya pada suaminya itu.
" Ada apa? " Tanya Lynne.
" Menantu kita di culik " Gusar Biyen.
Dhggg
" Bagaimana bisa? Apa Kenzo tidak menjaga cey dengan benar?! " Emosi Lynne.
" Shttt, jangan terlalu di pikirkan sayang. Kita Pergi ke spny oke? Kita bantu mencari cey " Buju Biyen.
" Benar. Ayo kita pergi sekarang " Gegas Lynne.
Mereka pun mulai pergi ke bandara, menuju ke spny.
Di tempat lain cey mulai terbangun. Ia melirik ke sekeliling terlihat nuansa kamar putih elegan dengan beberapa hiasan gold.
" Di mana ini? " Gumam cey merubah posisinya menjadi duduk.
" Sudah bangun? " Tanya orang di balkon.
__ADS_1
" Siapa kau?! " Tanya cey waspada.
" Aku?? Kau ingin tau?? " Jawab pria itu mulai memutarkan tubuhnya menghadap cey. Cey shock bukan main kala saka. Ya saka ketua di agen mata-mata dahulu.
" Saka?! Apa yang kau lakukan?! " Marah cey.
" Suprise sayang~ kau tau aku yang lebih dahulu menyukai mu namun kau selalu menolak. " Miris Saka.
" Apa hubungannya dengan ku hah?! " Bentak cey.
" Hubungannya dengan mu karena aku menyukaimu cey. Aku hampir gila karena harus melampiaskan hasrat ku pada wanita lain. " Jujur Saka.
" Biad*b apa kau tau ruby menyukaimu!! " Teriak cey murka.
" Aku tau itu. Tapi yang aku sukai kau cey hanya kau!! " Bentak Saka.
" Apa kau tidak waras?!! " Teriak cey.
" YAA!! Aku tidak waras karena kau!! " Kata Saka seperti orang kesurupan. Dann
Bughhh
Saka memukul tengkuk leher cey hingga cey pingsan. Saka yang melihat cey pingsan merasa kasihan namun ia juga tak mau dirinya tersiksa.
Saka mengambil lakban serta tali untuk mengikat tangan cey dan melakban mulut cey. Saka menggendong cey ke ruangan lain.
" Maaf.. Kau aku tinggal dulu yaa.. Aku akan kembali lagi... " Ucap Saka dengan wajah sendu. Ia pun pergi dari ruangan itu. Namun ia lupa kalau ponselnya ia tinggal di ruangan itu.
00:45 PM Spanyol....
Pesawat Kenzo sudah tiba di sana. Kenzo langsung turun dengan bergegas di susul oleh teman-temannya.
" Kalian saja!! " Tegas Kenzo. Lalu berlalu dari sana menuju mobil sport nya yang sudah ia siapkan.
Mau tak mau Karol serta yang lain ikut Pergi memakai mobil pribadi masing-masing. Mereka terus mengikuti Kenzo dari belakang. Karol dan Asrar terus berkutat dengan komputernya mencari di mana keberadaan Nona mereka.
" Bagaimana? " Tanya Saka pada bodyguard nya.
" Mereka sudah bergerak bos " Jawab bodyguard itu.
" Menarik... " Kata Saka dengan penuh seringai.
" Apa kita perlu memperketat penjagaan bos?? " Tanya bodyguard itu.
" Tidak, biarkan saja lagi pula mereka tidak akan bisa menemukannya. " Ucap Karol dengan penuh percaya diri.
Cey terbelalak kala ia sudah berada di tempat yang lain. Ruangan itu lebih terdengar dentuman musik yang menggelegar.
" Apakah ini di club? " Batin cey karena mulutnya di lakban. Dengan keahlian yang ia punya ia langsung segera melepaskan ikatan di lengannya.
Setelah sekian lama ia berkutat dengan tali tersebut. Ia membuka lakban di mulutnya. Ia melihat ada ponsel di nakas. Ia langsung mengambilnya dan kabur dari sana.
Drapp
Drapp
Cey bersembunyi sebentar di balik pintu keluar bar. Ia melihat sekeliling ternyata ada bodyguard yang berkeliling di sana. Sekian lama menunggu akhirnya ia memberanikan diri keluar dari bar tersebut dengan gesit.
__ADS_1
Drapp
Drapp
Cey berhasil kabur dari club itu. Ia segera berlari sekenceng mungkin mencari taksi.
" Aku harus kabur!! " Kekeh nya dengan penuh keyakinan.
Cet melambaikan tangannya untung saja taxi itu berhenti. Ia segera menitah sopir itu untuk berjalan secepat mungkin.
" Pak, tolong cepat pergi yang jauh dari sini " Titah cey.
" Baik Non " Jawab supir itu patuh ia pun mulai melajukan mobilnya.
Cey memasukkan nomor suaminya pada ponsel Saka ia segera menelponnya. Beebrapa saat tidak di angkat.
Saka yang mengetahui cey kabur langsung mengejarnya. Dengan membawa mobil sangat kencang. Akhirnya ia menemukan taxi yang di tumpangi cey. Tiba-tiba
Dorrrr
Saka menembakkan peluru tepat pada ban belakang mobil yang berhasil membuat mobil itu mengerem mendadak.
" Akhhhh " Jerit cey kaget. Kepalanya berdarah karena terbentur ke depan. Sedangkan sopir itu sudah pingsan dengan banyak darah di kepalanya.
" Hiks... Maaf Pak saya akan bertanggung jawab atas perbuatan saya " Ucap cey lirih ia langsung keluar dari mobil itu dan berlari ia berlari sekenceng mungkin sembari menelpon Kenzo.
Drtttt
Drtttt
Ponsel Kenzo berdering ia baru tersadar dari lamunannya yang tengah memikirkan cey. Terlihat nomor tidak di kenal menelfon nya Kenzo langsung mengangkatnya.
" Hiksss... Ken.. Help mee pliss... Hiks helpp " Ucap cey sembari berlari dan menangis. Kenzo yang mendengarnya kaget itu suara istrinya.
" Babe?? Kau di mana sayang?? Beritahu aku!! " Panik Kenzo.
" Hikss... Aku tidak tau. Jalan Xxx Cty Helpp pliss Hikss " Teriak cey yang sudah tidak mulai kelelahan.
" Tenang babe.. Aku akan segera kesana bertahanlah... Tunggu aku babe " Mencoba menenangkan cey meskipun aslinya Kenzo juga khawatir.
Teman-teman Kenzo yang melihat mobil Kenzo tiba-tiba melesat sangat kencang kaget mereka langsung mengejarnya.
Tanpa cey sadari Saka sudah ada di belakangnya dengan memegang pistol. Kenzo masih bisa mendengar isak tangis istri kecilnya itu.
Dorrrr
Terdengar suara tembakan dari ponsel Kenzo. Kenzo yang mendengarnya bagai di sambar guntur.
Brukkk
Prangg
Cey terjatuh dengan kondisi bersimbah darah. Ponselnya pun terjatuh tepat di samping dirinya.
" Helpp Me Pli-s.................. " Suara cey pun tak terdengar lagi hanya a da suara derap langkah seseorang yang semakan mendekat.
" Babe?! Babe?!!! " Panggil Kenzo dengan nada khawatir.
__ADS_1
" Cey... " Terdengar suara lirih seorang pria. Di ponsel itu.
" KAU!!! APA YANG KAU LAKUKAN!!! " Murka Kenzo.