
" Aakh hikss hiks hikss " Tangis cey sembari menyusupkan wajahnya di dada bidang kenzo.
Sruk
Sruk
" Shhh~ aku berjanji tidak akan mengulanginya lagi babe~ Jangan menangis lagi.... Aku juga sedihh... " Dengan mata berbinar.
Cey masih menangis di pelukan kenzo ia masih sedikit trauma dengan tindakan kenzo.
" Mau Mobil hmm?? " Tawar kenzo agar cey tersenyum kembali. Namun cey malah tidak suka dengan tawaran kenzo, apa dia pikir cey wanita matre.
" Ck, kau pi-kir ak-u ap-a?! " Marah cey dengan isak tangis. Hidungnya kini memerah.
" Maaf, maaf jadi mau apa?? Uang? Pulau baru? Mansion? Perusahaan? Atau apa babe~ katakan saja... " Bujuk kenzo lagi.
" Aku tidak mau!! " Teriak cey kesal.
" Jadi mau apa hmm~ jangan menangis lagi~ aku sedih... " Sembari menangkup wajah istrinya itu.
" Ra-men " Jawab cey dengan mata merah yg terlihat imut di mata kenzo.
Cup
Cup
Kenzo menc*um kelopak mata cey yang sembab tampa meminta izin terlebih dahulu.
" Ay-oo aku mau ram-en " Ajak cey menggoyangkan bahu kenzo yang kekar.
" Baiklah tunggu di sini aku buatkan oke? " Tawar kenzo, cey mengangguk. Kenzo mencium bibir cey sekilas lalu pergi untuk membuatkan ramen.
Cupp
Kenzo melenggang menuju dapur untuk memasak ramen. Ia pun mulai membuka kulkas dan mengambil ramen lalu memasaknya. Sedangkan cey merubah posisinya yang tidur menjadi duduk.
Karena bosan menunggu kenzo cey menghidupkan TV dan menonton filem detektif konan.
Kenzo menambahkan sosis dan beberapa sayur serta bakso. Ia mulai mencincang-cincang sayurannya.
6 menit kemudian ramen buatan kenzo sudah matang ia pun langsung membawa ramen itu ke pada cey.
Ceklek
Pintu di buka terlihat kenzo yang membawa nampan berisi ramen dan air putih. Ia pun duduk di pinggir kasur dan menyuruh cey makan.
" Ini makanlah~ " Suruh kenzo. Cey langsung mengambil ramen itu, saat cey ingin memakannya ramen itu bukan ramen yang pedas.
" Ini, aku tidak mau untuk kau saja " Balik cey mengerahkan ramen itu pada kenzo.
" Kenapa?? Tadi ingin ramen kenapa sekarang tidak mau? " Tanya Kenzo heran.
" Aku ingin yang pedas bukan yang tidak pedas " Ketus cey. Kenzo pun menaruh ramen itu di meja samping kasur. Lalu ia berlalu keluar kamar.
" Apa aku keterlaluan?? Tapi aku ingin ramen yang pedas " Gumam cey merasa keterlaluan akibat tidak bersyukur atas suaminya yang sudah mau memasakkan ramen untuknya.
Disisi lain kenzo keluar dari apartemen nya menuju minimarket untuk mencari rame pedas kesukaan istrinya. Ia melajukan mobilnya dengan cepat.
Beberapa menit kemudian ia tiba di minimarket. Ia turun dengan menggunakan masker hitam dengan setelan baju serba hitam yang membuatnya terlihat keren.
Kenzo masuk ke dalam minimarket dan mulai mencari ramen pedas setelah beberapa menit mencari akhirnya ia menemukannya. Namun saat ingin membayar banyak sekali orang yang mengantri di kasir. Akhirnya kenzo pun menunggu dahulu.
Giliran kenzo membayar ia pun cepat membayar dan segera pulang ke apartemen nya. Setibanya di apartemen kenzo memasak ramennya dengan cepat takut kalau istrinya kelaparan.
__ADS_1
Setelah ramen itu matang, kenzo membawa ramen itu ke kamar. Terlihat istrinya yang tengah melamun di kasur. Ia menghampiri istrinya yang tengah termenung.
" Hey~ lihat aku membawa apa babe~ " Panggil cey. Cey yang mendengar suara familiar di telinganya langsung menoleh ke arah ke orang itu dan benar itu kenzo yang banyak mengeluarkan keringat.
" Kennn " Panggil cey dengan sumringah dan berhamburan ke pelukan suami tercintanya itu. Ia memeluk suaminya.
Grepp
" Kenapa?? Kau merindukanku babe~ " Manja kenzo sembari menyelundupkan wajahnya di ceruk leher istrinya itu.
" Tidak~ " Ucap cey.
" Mm~ lihat aku bawa apa untukmu~ " Lihat kenzo menunjukkan ramen pedas kesukaan cey.
" Ramen.... " Sumringah cey melihat ramen pedas yang di bawa suaminya.
" Mm ayo makan " Ajak kenzo. Di saat cey ingin merebut ramen itu namun kenzo mengangkat ramen itu ke atas.
" Berikan padaku " Ucap cey.
" Aku suapi, ini panas nanti tanganmu melepuh " Ujar kenzo dengan sedih.
" Aku tidak Apa-apa aku bisa sendiri " Bujuk cey.
" Sekali tidak tetap tidak " Balas kenzo tak terbantahkan. Cey hanya bisa pasrah kenzo pun meniup ramen tersebut lalu menyuapkan pada cey.
" Masih panas?? " Tanya kenzo.
" Tidak ko " Jawab cey sembari mengunyah ramen itu. Namun rambut panjang cey mengganggu acara makan cey.
Kenzo langsung saja mengikat rambut panjang cey dengan ikat rambut cey di samping nakas.
" Kemari " Titah kenzo. Cey hanya menurut. Kenzo pun mulai mengikat rambut panjang cey.
" Kau juga makan lah " Titah cey.
" Iyaa aku akan makan setelah mu " Jawab kenzo. Akhirnya cey selesai makan.
" Ini minum dulu " Titah kenzo. Cey mengmbil gelas itu lalu minum.
Kenzo mengelap sudut bibir cey yang terdapat sisa ramen. Ia langsung saja memakannya tanpa jijik. Cey yang melihatnya langsung menggeplak lengan kenzo.
" Hey, jorok " Teriak cey.
" Tidak babe~ " Jawab Kenzo santai.
" Ini cepatlah makan nanti kau sakit. " Titah cey menyodorkan ramen buatan kenzo tadi. Yg tidak pedas. Kenzo langsung mengambilnya dan memakannya. Cey berlalu menuju dapur menaruh mangkuk ramen.
" Mau minum apa?? " Tanya cey.
" Su*u babe~ " Mes*m kenzo.
" Kauuu!! " Marah cey.
" Bercanda~ , aku mau air saja " Jawab kenzo diselingi kekehan kecil.
Cey pun berlalu menuju dapur mengambilkan air putih. Setelah selesai ia langsung kembali ke kamar dan menyodorkan air itu pada kenzo.
" Ini " Sodor cey, kenzo pun langsung mengambilnya dan meminumnya. Kenzo menepuk-nepuk tempat kosong di samping ia duduk.
Cey yang mengerti langsung duduk di samping kenzo. Kenzo dengan manjanya menyenderkan kepala cey ke d*d* bid*ng Kenzo. Cey diam saja membiarkan apa yang suaminya lakukan.
" Babe~ " Panggil kenzo pada Istrinya itu.
__ADS_1
" Nggg, apa " Jawab cey sembari mendongak ke arah kenzo.
" Besok aku ada pekerjaan di Spanyol, kau ikut? " Tanya kenzo.
" Tidak, untuk apa aku ikut? " Tanya balik cey.
" Kau harus ikut!! " Tegas kenzo tak terbantahkan.
" Baiklah~ " Jawab cey pasrah.
" Berapa lama di sana?? " Tanya cey.
" Seminggu babe. Nanti jam 9 malam kita berangkat." Jawab kenzo.
" Ya sudah aku siapkan pakaian dulu " Sembari beranjak dari kasur untuk menyiapkan koper dan mulai memasukkan baju.
Koper cey sudah siap tinggal koper suaminya saja.
" Ken baju mana yang mau kau bawa?? " Tanya cey.
" Terserah padamu babe~ " Jawab kenzo di belakang cey yang sedang memeluk istrinya itu.
" Yang ini?? " Tunjuk cey. Kenzo hanya mengangguk mengiyakan.
Dari mulai mengambil pakaian dari lemari hingga menaruh ke dalam koper. Kenzo masih setia memeluk t*buh istrinya.
" Ken.. Kau berat tau " Ucap cey merasa risih.
" Mm, aku tidak berat babe~ " Balas Kenzo.
" Lebih baik kau mandi sana, setelah itu tidur siang " Titah cey.
" Mandi bersama~ " Ajak kenzo mes*m.
" Tidak, kau mandi sendiri saja " Keluh cey.
" Ayolah~ kita akan menghemat air babe~ " Seringai kenzo sembari menggendong cey aka bridal stayl.
Akhirnya mereka pun mandi... Setelah selesai mandi mereka memakai baju tidur sama. Cey bergambar singa sedangkan kenzo bergambar serigala.
Brukk
Srukk
Cey menjatuhkan badannya ke king size. Sedangkan kenzo menghidupkan TV dan AC terlebih dahulu. Setelah itu baru ia merebahkan tubuhnya di samping istrinya.
" Filem konan ken~ " Suruh cey dengan suara mulai mengantuk. Kenzo pun memindahkan siaran ke filem konan.
Cey menonton beberapa saat dengan di peluk kenzo. Dan akhirnya cey tertidur kenzo yang menyadari istrinya tertidur pun mematikan TV nya dan menyelimuti istrinya itu.
" Tidur yang nyenyak babe~ " Ucap kenzo sembari meng*cup kening cey, ia pun menyusul cey ke alam mimpi.
Di lain tempat Eyre nenek cey Sedang sakit. Ia di antar berobat oleh Toro yang kebetulan tetangga Eyre juga.
" Nenek kenapa tidak bilang toro kalau nenek sakit?? " Tanya toro dengan khawatir.
" Nenek hanya tidak mau kamu khawatir toro... " Jawab Eyre dengan lembut.
" Tetap saja lain kali nenek beritahu toro kalau nenek sakit. " Kekeh ke toro.
" Betul itu nek " Sambung Azis.
" Yaa.. Baiklah.. "
__ADS_1