
Di Kastil Kenzo....
Drtttt drtttt drtttt
Ponsel Kenzo berdering ada panggilan masuk melalui ponsel Kenzo. Kenzo yang mendengarnya terbangun karena terganggu.
Terlihat Nama Ayahnya Kenzo Biyen. Kenzo langsung mengangkatnya dengan kesal.
" Kenzo, ayah dengar kau sudah pulang ke Italia " Ucap Biyen.
" Hmm. Apa hubungannya dengan ayah?! " Jawab Kenzo kesal karena ia di telfon jam 02:43 .
" Kau sudah menikahinya boy? " Tanya Biyen penasaran.
" Ya sudah. Sekarang dia Menjadi miliku!! " Tegas Kenzo.
Tuttt tuttt
Kenzo langsung di matikan sepihak oleh Kenzo. Namun ia tak menyadari kalau cey terusik dari tidurnya dan terbangun.
" Hoammm~ " Ucap cey terbangun dari tidurnya.
Kenzo langsung menoleh ke arah istrinya itu.
" Baby~ kau terbangun? " Tanya Kenzo sembari melingkarkan tangan kekarnya di pinggang cey.
" Mm... Awas aku mau ke dapur " Ucap cey sembari melepaskan pelukan Kenzo.
" Tidak!! Kau disini saja " Ucap Kenzo sembari mengeratkan pelukanya.
" Awas Kenzo.... " Ucap cey dengan sabar.
" Aku haus aku mau minum.... " Jelas cey. Tanpa pikir panjang Kenzo langsung meminum air di samping ranjang dan memberikan air itu lewat mulut Kenzo ke mulut cey.
Cey yg kaget hanya bisa meminum air yang di berikan Kenzo padanya.
" Uhukk. Kau ini apa-apaan " Kesal Cey sembari mengelap Bibir nya yang penuh dengan air.
" Memberikanmu minum baby~ " Jawab Kenzo enteng. Ia pun mulai berbaring di samping cey dan menarik istrinya itu untuk tidur di pelukanya.
" Sudah~ Tidurlah lagi baby~ " Terang Kenzo.
" Tidak. Aku tidak mengantuk lagi, Minggir " Ucap cey sembari mendorong Kenzo Jauh.
" Mau bermain hmm~ " Ajak Kenzo mes\*m
" Main Game apa aku jago kalau main Ml " Sembari meregangkan tubuhnya, seperti leher tangan sampai punggung.
__ADS_1
Kretek
Kretek
Begitulah kurang lebih suara yang di buat cey.
Cey langsung mengambil ponselnya lalu membuka aplikasi Game Ml. Kenzo Juga demikian namun cey sangat jarang cey bermain game paling hanya waktu senggang saja.
" Baby~ sini~ " Ucap Kenzo sembari menepuk-nepuk kakinya agar cey duduk di pangkuannya.
" Malas, pakai celana panjang mu sana " Sergah cey.
Srukkk
Kenzo turun Dan mengambil celana tidur nya dan memakainya. Ia pun mulai berjalan ke kasur mendekati cey yang tengah fokus pada ponselnya.
" Mm sini " Ucap Kenzo menepuk-nepeuk pahanya.
Cey pun menghampiri Kenzo lalu duduk di pangkuannya Kenzo pun menarik tubuh cey ke dada bidang Kenzo agar bersandar di sana.
" Kenn~ " Ucap cey sembari menghempaskan tubuhnya pada Kenzo.
" Mm~ kenapa hmm~ " Ucap Kenzo lalu mencium bibir cey.
Cupp
" Memang kenapa?? Kau kan milikmu " Cup cup sembari menciumi wajah cey.
" Diam ken " Marah cey. Bukannya diam Kenzo malah semakin menjadi. Dia menciumi wajah cey berulang kali.
" Baby~ Kau Mau terus bersama ku kan?? " Tanya Kenzo sembari memeluk cey dan menaruh dagunya di pundak cey.
" Mungkin~ " Jawab cey.
" Memang kenapa?? " Tanya balik Kenzo.
" Yaaa, siapa tau ada yg lebih darimu kan " Ucap cey bercanda.
" Tidak!! Tidak ada orang yang bisa melebihi aku baby~ " Ucap Kenzo tegas dan mengeratkan pelukanya.
" ti amo " Ucap cey sembari menc\*um pipi Kenzo.
" Baby~ " Malu Kenzo sembari menyelundupkan wajahnya di ceruk leher cey.
" Maaf baby\` aku tak seromantis pria lain. Aku tak bisa mengatakan aku mencintaimu karena kau hanya butuh bukti bukan kata' Iya kan baby " Ucap Kenzo.
" Mm ya aku hanya butuh bukti " Jawab cey.
__ADS_1
" Jika aku boleh jujur, aku sangat mencintaimu, menyayangimu setulus jiwa ku baby~ " Ucap Kenzo sembari menc\*um leher cey.
" Buktikan " Tegas cey.
" Baik Baby~ akan aku buktikan akan aku korbankan apapun untuk mu " Ucap Kenzo tak kalah tegas.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan Jam enam pagi cey pun segera mandi dengan Kenzo yang mengikutinya. Akhirnya mereka mandi bersama.
" Baby~ pakai baju ini yaa~ " Ucap Kenzo sembari menunjukkan baju gamis warna hitam yang cantik.
" Kau tau warna kesukaan ku?! " Tanya cey penasaran.
" Apa yang aku tak tau darimu hmm?? " Ucap Kenzo mendekat ke arah cey.
" Bagus, baiklah akan aku pakai " Ucap cey mengambil baju itu dan mulai mengganti di kamar mandi.
" Good Girl " Ucap Kenzo ia pun mulai bersiap dengan Jas warna Hitam dengan celana yang serasi terlihat tubuhnya yang sempurna.
" Bagaimana? " Tanya cey pada Kenzo.
" You are beautiful baby~ " Ucap Kenzo dengan suara serak nya. Cey hanya tersenyum.
" Baby~ pilihkan dasi untuku~ " Ucap Kenzo manja. Ia pun duduk di kursi milik cey sembari menunggu istrinya mencari dasi yang bagus untuknya.
" Bagaimana kalau ini " Tunjuk cey pada Kenzo dengan warna dasi kebiru tuaan sangat cocok dengan Kenzo.
Kenzo mengangguk kepala, cey berjalan ke arah Kenzo untuk memakaikan dasi untuknya. Namun Kenzo dengan sengaja melepaskan 2 kancing bajunya.
" Jangan di buka-buka " Omel cey sembari memasangkan kancing baju Kenzo dan dasi untuknya.
Kenzo tak tinggal diam ia terus menc\*umi wajah cey dan b\*b\*r cey. Cey hanya diam dan membiarkan namun Kenzo semakin menjadi ia pun langsung memeluk pinggang cey dengan lengan kekarnya.
" Baby~ hari ini kita akan bertemu ibu dan ayahku " Ucap Kenzo dengan berat hati karena ia tak suka bertemu dengan mereka.
" Benarkah?? " Tanya cey kaget ia pun segera bersiap untuk bertemu dengan mertuanya.
" Jangan terlalu cantik baby~ aku tak suka~ " Ucap Kenzo manja.
" Tidak aku hanya memakai sedikit " Ucap cey namun kecantikan cey sudah alami jika di tambahkan sedikit make up beuhhh cantik.
Kenzo pun mulai memilihkan khimar dan cadar untuk cey pakai. Serta sepatu untuk cey. Cey pun memaki apa yang suaminya beri. Sungguh cey sudah seperti bidadari dengan malaikat maut di sampingnya yaitu Kenzo.
" Sudah ayoo " Ajak cey bersemangat. Kenzo hanya tersenyum lalu menggandeng lengan cey untuk keluar Kastil.
Para bodyguard dan Maid di sana membungkuk hormat pada tuanya mereka sungguh kagum melihat nona mereka sangat cantik.
" Siap baby~? " Tanya Kenzo ingin melajukan mobilnya ia tak suka jika bodyguard nya yang menyetir ketika sedang bersama istri tercintanya.
__ADS_1
" Iyaa ayoo!! " Semangat cey.