Wanita Bercadar Milik Mafia

Wanita Bercadar Milik Mafia
part 64


__ADS_3

Di perjalanan menuju Mk, cey merasa banyak yang berubah di Jalanan tersebut. Dari mulai tanaman² indah yang ada di tepi jalan, dan bahkan banyak rumah² baru di sana.


Kenzo menoleh ke arah istrinya, ia berpikir sebentar apakah istrinya ini marah karena ia cium tiba-tiba¿?.


" Babe~ are you angry to me hmm? " Tanya Kenzo sembari tangan sebelah kiri nya menggenggam lengan cey.


Cey menoleh dan melihat ke arah suaminya dengan tatapan biasa saja Seraya menjawab.


" No, i am not angry to you. But actually i hate you " Jawab cey, Kenzo yang mendengarnya terperanjat kaget mendengar kalimat i hate you keluar dari mulut istrinya.


" Why you hate me? Tell me why " Panik Kenzo sembari menatap istrinya dengan tatapan sedih.


" My i ask to you? Why you killed the people, why?? " Tanya cey kesal pada suaminya.


" Bukankah aku sudah menjelaskan, kalau dia korupsi di perusahaan ku!! " Tegas Kenzo sedikit membentak. Cey hanya memandang suaminya datar dan mengalihkan pandangannya ke depan.


Akhirnya mereka hanya berdiam diri menatap jalanan sampai akhirnya tiba di MK. Setibanya di Mk cey keluar terlebih dahulu. Kenzo yang melihat kepergian istrinya langsung teriak di dlm mobil.


" Shitttt " Teriaknya di dalam mobil tersebut. Tanpa berlama-lama ia langsung turun dan masuk ke dalam Mk tersebut sembari mencari keberadaan istri mungil nya itu.


Bola mata Kenzo tak henti-hentinya melihat kesana kemari untuk mencari istrinya namun tidak terlihat. Sedangkan cey sebenarnya ada di Mk tersebut hanya saja ia tengah berjongkok untuk mengambil brokoli di bagian bawah.


Kenzo yang panik langsung melihat CCTV di Mk tersebut dan benar saja istrinya ada namun sedang berjongkok. Kasir pria yang melihat badan Kenzo menggunakan kemeja putih iri melihat badanya yang sempurna.


Kenzo langsung berlari ke arah di mana istrinya berada. Akhirnya ia menemukannya, ya istri tercintanya.


Saat tangan Kenzo ingin meraih pundak cey, cey langsung menatap ke arah Kenzo dingin. Ia lalu berlalu pergi dari sana menuju tempat beras.


Kenzo tak henti²nya mengikuti istrinya dari blakang. Cey tengah memilah beras mana yang cocok untuk dijadikan sarapan.


" Pakk, beras yang ini satu stengah ya " Ucap cey sembari menunjuk beras yang ingin ia beli. Bapak tersebut pun tersenyum ramah lalu mengambilkan beras untuk cey. Sedangkan Kenzo dia sudah panas dingin melihat istrinya akrab dengan orang lain.

__ADS_1


" Ini nak, bayarnya di kasir yaa " Ucap bapak itu ramah. Cey pun menganggukkan kepala lalu pergi untuk mencari Jamur dan dada ayam.


" Bisakah kau jangan terlalu akrab dengan orang lain?! " Tanya Kenzo tak suka. Cey hanya diam membiarkan suaminya, lagipula semakin di ladeni ujung-ujungnya akan bertengkar.


Setibanya di tempat Jamur cey mengambil jamur yang kecil dan imut satu kotak atau sekitar di dalam kota itu terdapat 6 buah jamur. Setelahnya ia berjalan ke tempat ayam, ia bertanya terlebih dahulu pada suaminya ingin daging apa.


" Kau ingin daging yang mana? " Tanya cey sembari menunjuk ke arah daging-daging.


" Samakan saja seperti mu " Jawab Kenzo singkat padat jelas, namun jujur saja dia tidak suka kalau istrinya cuek begini.


Cey pun mengambil dada ayah yang masih segar, cukup satu saja karena itu cukup besar. Ia pun langsung memasukkannya ke dalam keranjang belanjaan. Tak lupa ia membeli peracik bubur serta kaldu jamur agar semakin lezat.


Setelah selesai mereka berjalan menuju kasir ingin membayar belanjaan mereka. Setibanya di kasir cey langsung memberikan Barang-barangny pada kasir pria tersebut untuk dihitung.


Kasir yg melihat belanjaan yang sehat itu langsung menatap cey dan tersenyum. Seraya berkata.


" Kk pada memilih makanan sehat yaa " Ucap kasir tersebut, cey yang mendengarnya tersenyum.


" Totalnya 67Rp kk " Kata kasir tersebut saat Kenzo ingin memberikan uang cey lebih cepat membayarnya dengan uang yang pas. Kenzo yang melihatnya hanya diam. Cey pun langsung membawa belanjaan itu ke dalam mobil.


Di mobil cey sudah memasang sabuk pengaman dan duduk rapi. Kenzo yang melihatnya lagi-lagi hanya bisa bersabar. Ia pun melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


Skipp di dapur rumah sakit cey mencuci beras, ayam, brokoli, dan jamur hingga bersih. Setelah di cuci bersih ia pun merebus nasinya dengan air yang lumayan banyak. Sembari menunggu cey memotong² ayam brokoli serta jamurnya.


Pertama ia memisahkan batang jamur dan kepala jamurnya jadi yang di ambil hanya kepala jamur tersebut saja. Setelah itu di goreng menggunakan minyak sayur sedikit. Tunggu sampai jamur itu mengeluarkan seperti air baru potong² jamurnya. Masukan daging tersebut sampai setengah matang. Baru masukan brokoli. Tambahkan sedikit air, kecilkan api kompor. Nasi sudah menjadi bubur laku di masukan ke dalam tampat jamur tadi. Tunggu sebentar sembari di aduk. Setelah menguap tambahkan bumbu instan dengan kaldu jamur. Icip² terlebih dahulu, di rasa enak mati kan kompor lalu sajikan. Bubur pun siap di santap.


Kenzo membantu cey memindahkan buburnya ke dalam mangkok kaca. Kenzo secara perlahan membantu istrinya. Mereka pun membawa bubur itu ke lantai 3 untuk di makan sembari menonton televisi.


( lupa mereka bawa bubur sama es teh ) mereka pun duduk di sofa lalu menonton film kesukaan cey yaitu konan.


Hanya dentingan sendok yang terdengar. Namun di pertengahan makan perut cey yang di jahit merasakan nyeri yang luar biasa. Ia terhenti makan dan langsung memegang perutnya yang di jahit. Kenzo sontak menghentikan makanya dan beralih ke istrinya.

__ADS_1


" Babe. Apa yang sakit?? " Tanya Kenzo panik melihat istrinya memegang perutnya kuat.


Cey tak bisa menjawab, perutnya saat ini benar-benar sakit. Perlahan Darah mulai keluar dari jahitan tersebut. Kenzo sudah bukan main panik ia langsung menelfon dokter agar ke ruangnya sekarang.


" DOKTER!! RUANGAN LANTAI 3 " bentak Kenzo dokter tersebut langsung berlari menuju lantai 3 sedangkan cey di gendong oleh Kenzo ke brankar untuk di baringkan.


Cey masih terus memegang perutnya yang sakit. Keringatnya pun sekarang sudah sangat banyak Kenzo yang melihatnya kasihan.


" Babe... Hiksss Jangan seperti ini... Aku takuttt hiksss " Tangis Kenzo pecah sembari mengusap-usap rambut cey.


" Sak-ittt Kennn " Rintih cey pada suaminya itu. Akhirnya ia dokter pun tiba di ruangan tersebut dan langsung mengecek kondisi pasien.


" Nona, apa nona bisa mendengar saya?? " Tanya dokter itu. Cey hanya mengangguk. Memang suara yang di dengar cey Samar-samar.


" Pak. Apakah nona makan-makanan yang masih panas? " Tanya dokter itu Kenzo pun tadi sempat melihat istrinya langsung makan tanpa di tiup terlebih dahulu.


" Ya benar, tadi saya melihatnya " Jawab Kenzo khawatir dan menatap istrinya yang sekarang sudah mulai membaik.


" Begini pak, istri bapak tidak boleh memakan-makanan yang masih panas, ada baiknya makanan itu di tiup dulu hingga dingin jadi tidak membahayakan istri bapak. " Jelas dokter itu panjang lebar. Kenzo hanya mengangguk. Dokter itu pun pergi meninggalkan mereka berdua Kenzo langsung memeluk istrinya dengan erat.


" Maaff.. Aku memang suami tidak berguna hiksss... Bahkan merawatmu saja aku tak becusss hiksss... Maaff babe... " Tangis Kenzo di pelukan istrinya.


" Tidak~ siapa yang mengatakan kau tak becus merawatku? Kau sudah merawatku dengan baik. Tidak usah menangis " Ucap cey mencoba menenangkan suaminya dengan mengusap-usap rambut suaminya.


Kenzo langsung menggendong cey menuju sofa ingin menyuapi nya makan. Kenzo mendudukkan cey perlahan di pangkuannya. Dengan mata berbinar Kenzo meniup bubur tersebut hingga dingin.


" fuhhh... fuhhhh... Aaaa babe " Ucap Kenzo menyuapinya dengan telaten. Cey pun langsung memakannya.


" Aku bisa sendiri, kau makan saja makananmu " Titah cey ingin beranjak dari pangkuan suaminya itu namun Kenzo menahan pinggang istrinya.


" Duduk, aku tidak mau kau seperti tadi lagi " Cegah Kenzo dengan tatapan sendunya. Mau tak mau cey hanya menurut. Akhirnya mereka pun saling suap-suapan. Setelah selesai Kenzo meminumkan teh es kepada istrinya dengan perlahan lalu ia pun minuman.

__ADS_1


" Your my little wife " Ucap Kenzo sembari mencium leher jenjang istrinya. Cey yang sudah terbiasa hanya bisa menjambak rambut suaminya kencang hingga beberapa helai putus^^


__ADS_2