
" Ha? Apanya orang pergi ke toilet ko. Masa mau ikut. " Jawab cey heran.
" Mauu~ " Jawab Kenzo masih menangis.
" Ngaco kau " Kesal cey.
" Biarkan asalkan dengan mu apa salahnya?? " Tanya Kenzo dengan manjanya.
" Karep mu ae lah lah aku lo wes cape " Ucap cey berlogat Jawa sikit.
" Speak English pliss " Ucap Kenzo yang tak mengerti apa yang di katakan istrinya itu.
" Baby~ Baby~ Baby~ " Panggil Kenzo yang mulia melonggarkan pelukanya.
" Apaa? " Jawab cey yang melihat wajah Kenzo sendu.
" L'aper~ Makan baby~ " Ucap nya dengan manjanya.
" Di depan kan ada camilan kenapa tidak kau makan? " Tanya cey heran.
" Tidak itu bukan buatanmu " Jawab Kenzo watados.
" Aku pun membuatnya kau saja yang tidak tau " Jawab Cey.
" Benarkah?? " Tanya Kenzo dengan mata berbinar.
" Hmm " Jawab cey singkat.
Disisi lain teman² biyen sudah pulang karena ingin mengecek bisnis mereka. Akhirnya mereka semua pergi dari Kediaman Biyen.
" Di mana anakmu?? " Tanya biyen karena menantu dan anaknya itu belum juga kembali.
" Mm benar juga kemana mereka " Heran Lynne.
Tak lama kemudian datang cey dengan Kenzo yang berjalan di belakang cey sembari memeluknya.
" Hey boy. Kasian istrimu " Ucap Biyen.
" Benar Kenzo, Kasian Menantu ibu " Ucap Lynne lagi.
Cey hanya pasrah dengan apa yang di lakukan suaminya ini. Akhirnya mereka duduk di sofa samping ayah dan ibu cey.
" Cey.. Maafkan anak ibu yaa dia tak biasanya seperti ini " Ucap Lynne.
" Iya bu tidak apa² " Jawab cey pasrah. Mungkin karena kelelahan akhirnya Kenzo tertidur di pangkuan cey dengan bersandar di pah* cey dan memeluk pinggang cey posesif.
" Lihatlah anak kita sudah menjadi bayi besar sekarang " Ucap biyen pada Lynne.
" Tak apa asal mereka senang " Ucap Lynne bersyukur karena Kenzo mendapatkan istri seperti cey.
" Cey kami akan pergi mungkin menjelang sore kami akan pulang " Ucap biyen pada menantunya itu.
Cey hanya mengangguk mengerti. Kenzo sudah terlelap di pangkuan cey dengan cey mengusap-ngusap rambut Kenzo.
" Benar, Jika kamu mau kembali lagi kembalilah ibu kesepian " Ujar Lynne.
" Baik bu " Jawab cey tersenyum terlihat dari mata cey yang menyipit.
" Baiklah ayah dan ibu pergi " Ujar biyen berlalu pergi bersama Lynne.
Para maid yang berada di Kastil itu sangat kagum pada istri Tuan mudanya itu sungguh cantik baik dan pintar.
" Wah Nona sangat cantik " Ujar salah satu maid bernama Sarah.
" Iyaa Tuan Muda Juga sepertinya sangat menyukai Nona " Ujar Maid lain karen.
" Hus kalian ini bukannya bekerja malah menggosip " Ucap maid tertua di sana yaitu Yuta.
Karena suara mereka terdengar sampai ruang tamu cey sontak menoleh dan melihat para maid itu sedang melihati dirinya dengan mata berbinar.
Cey lalu tersenyum ke arah mereka, mereka yang kaget karena nonanya tersenyum langsung membalas senyumannya dan berlalu dari sana.
" Ken~ " Ucap Cey namun Kenzo masih tertidur di pangkuan Cey dengan sangat lelap.
__ADS_1
Karena bosan cey membuka ponselnya dan menelfon Zella.
Drttt
Drttt
Ponsel Zella berdering dengan cepat Zella langsung mengangkatnya. Dan terlihat Kontak cey di sana.
" Wehh ngapa lo baru telfon " Kesal Zella. Pada cey.
" Hehe Maaf " Jawab cey cengengesan.
" Ko lo gua cari di kampus kaga ada?? Lo di mana?? " Tanya Zella.
" Di Italia Zel aku ga bakal bisa pulang " Ucap cey dengan berat hati.
" WTF lo ko di Italia?? Wah pasti karena suami lo itu kan memang ba*i " Ucap Zella kesal.
" Hust omongan mu " Jawab cey.
" Sorry kesel gw den " Jawab Zella.
" Jadi lo ga bakal kuliah di sini lagi?? " Tanya Zella.
" Engga, sebenarnya aku juga pengen tapi gimana lagi " Jawab cey pasrah.
" Sabar ya... Oh atau gw sama si anak ayam Ke rumah lo di Italia bentar lagi kita juga bakal libur ko " Ujar Zella.
" Serius?? Kalian engga papa main jauh?? " Tanya cey penasaran.
" Ya iyalah. Tapi suami lo ngizinin kaga?? " Tanya Zella.
" Kurang tau Zel nanti di kabarin lagi deh " Ujar cey seadanya.
" Ok jaga kesehatan lo ya " Titah Zella.
" Mm pasti. Kau juga sama Tunangan mu itu " Ujar cey menjahili Zella.
" Heh sembarangan ae " Kesal Zella.
" Iyaa, ya udah ya gw matiin dahh " Ucap Zella.
" Daahh " Akhirnya panggilan berakhir cey berslih ingin meminum Jus alpukat buatannya dan roti sembari menonton TV.
Cey mencari siaran horor untuk ia tonton sembari memakan camilan yang ia buat. Tak lama kemudian cey merasakan ada pergerakan dari Kenzo.
Benar saja ia sudah bangun dan dengan mata sayunya melihat manik mata cey lekat. Kenzo pun duduk di samping cey dengan memeluknya kembali.
" Makan, Nah " Ujar cey menyuapi Kenzo dengan roti. Kenzo menerimanya dan memakannya dengan lahap.
" Baby, udah kenyang. Minum baby` ~ " Ujar Kenzo manja. Akhirnya cey meminumkan Jus alpukat buatannya pada Kenzo.
Kenzo yang senang langsung memeluk cey. Dan menyelundupkan wajahnya di ceruk leher cey. Kenzo akan pergi ke markasnya untuk melakukan sesuatu dengan hewannya di sana Yap itu khaylila yang akan menjadi mangsanya selanjutnya.
" Baby~ hari ini aku akan pergi ke markas ku " Ujar Kenzo memberi tau cey. Cey yang mendengarnya biasa saja namun sedikit penasaran.
" Kau mau ikut baby?? " Ajak Kenzo.
" Mm boleh " Setuju cey. Akhirnya mereka berangkat menuju markas Kenzo yaitu di Hutan utara.
Terlihat markas yang sungguh megah dengan beberapa pria' bertubuh kekar yaitu para bodyguard nya.
Karlo, Gevan, Langga, Alvero senang dengan kedatangan bosnya itu namun bosnya tak sendirian ia membawa istrinya kemarin yg membuat mereka semakin senang.
" Baby kau ke kamarku saja di pojok sana " Tunjuk Kenzo. Cey hanya mengangguk dan pergi ke sana. Cey melihat banyak bawahan cey dari mulai yakuza yg sedang berlatih. Dan para bodyguard yang lain.
" Bagaimana apa dia Mati tak di beri makan " Tanya Kenzo pada langga.
" Tidak dia masih hidup " Jawab langga.
" Bagus " Ujar Kenzo dan beberapa Teman-temanya mengikutinya dengan membawa ****** itu.
" Ah ken leopard itu suka memakan manusia yg sudah tak bernyawa " Ujar Karlo.
__ADS_1
" Mm , sudah kalian boleh pergi. " Titah Kenzo mereka pun mengikuti apa yang di katakan Kenzo.
" Mhhh mhhhhh " Ucap Khaylila dengan mulut yang tertutup lakban. Akhirnya Kenzo membuka lakban itu dengan kasar sehingga membuat Bibi khaylila berdarah.
" Akhhh sial*n kauu " Murka khaylila.
" Shttt kau bilang mau bermain kan?? " Ujar Kenzo dengan menyeringai.
Khaylila yang sadar akan nyawanya yang terancam berusaha untuk kabur namu tidak bisa.
Kenzo menyuruh bawahannya untuk memanaskan katana.
" Mulai dari mana yaa?? " Ucap Kenzo dengan mata melotot yang membuat khaylila menangis.
Kenzo mengambil alat pencabutan kuku dan mulai mencabut kuku khaylila.
" Arghhhh hentikan " Teriaknya meraung kesakitan.
Kenzo tak peduli ia terus mencabut semua kuku khaylila hingga habis. Setelah selesai Kenzo mengambil pisau kecil lalu menancap pisau itu di bola mata khaylila.
Jlebb
" Arghhhhhh hentikan sakit " Teriak khaylila kesakitan. Tak perduli dengan teriakan mangsanya ia mencongkel mata khaylila keduanya.
"Arghhhhh hentikan " Kini khaylila sudah tidak memiliki bola mata lagi.
" Tuan ini katanannya " Ujar bodyguard Kenzo.
Ia pun langsung pergi karena tak kuat melihat nasib wanita ****** itu.
Tanpa ba bi bu Kenzo langsung memukulkan katana itu abstrak sehingga membuat daging² khaylila terbelah-belah.
Sudah tak terbayang khaylila saat ini namun ia sudah kehabisan suara ia hanya bisa merasakan sakit yang luar biasa.
Karena sudah bosan Kenzo membela dada khaylila lan mengambil jantung khaylila. Namun khaylila masih hidup.
Kenzo pun langsung menebas kepala khaylila dengan katana itu hingga terbelah dua dan yang terakhir Kenzo menancapkan katana itu di mulut khaylila yg membuatnya tewas dengan bersimbah darah.
" Buang dia " Ujar Kenzo pada bawahannya mereka pun langsung melakukan apa yang di perintahkan tuanya.
Karena merasa tidak enak dengan badannya yang penuh darah ****** Kenzo memutuskan untuk segera mandi dan berganti pakaian.
Teman-teman Kenzo yang melihat nasib ****** itu sungguh di buat ngeri pada Kenzo bagaimana tidak? Kepala yang terbelah, organ tubuh yang hilang, mata yang hilang, mulut yang berlubang, kulit yang terbelah. Dan kuku yang hilang.
Kenzo langsung bersih² dan memakai baju lalu berkumpul di ruangan untuk mengobrol dengan Teman-temanya.
" Ken akhir-akhir ini ada seorang wanita yang Mengincarmu ia bernama lily istri dari pria yang kau bunuh waktu itu " Ujar Karlo.
" Betapa bod*h nya wanita itu masuk ke kandang Ular. " Ujar gevan dengan sumringah.
" Bagus Jika dia mencariku. Aku akan membunuhnya karena sudah memberi racun pada istriku " Ujar Kenzo dengan bersemangat.
" Beberapa saat ini juga penjualan kita bertambah pesat " Ujar alvero angkat suara.
" Bagus. Pertahankan aku suka kinerja kalian " Ucap Kenzo senang.
" Ken sebaiknya kau bawa Cey pulang aku rasa dia kelelahan karena sudah membuatkan makanan untuk kami semua tadi " Ujar Langga.
" Baiklah aku akan pulang " Ujar Kenzo menjemput cey di kamarnya.
Tap tap tap
" Baby~ ayo pulang " Ajak Kenzo namun cey tengah tertidur Kenzo tersenyum lalu menggendong cey ala bridal stayle.
Langga yang mengerti kalau nona mereka tengah tertidur langsung menyuruh para bodyguard untuk hening agar tak membangunkan nona mereka yang tengah tertidur.
" Aku pergi " Ucap Kenzo mulai meningalkan pekarangan Markas dan menuju kastilnya.
Kurang lebih dua jam setengah akhirnya mereka tiba di Kastil Kenzo pun menggendong cey menuju kamarnya untuk membaringkan cey.
Kenzo pun dengan perlahan menggantikan pakaian cey dengan baju tidur. Setelah selesai ia pun menyusul istrinya ke alam mimpi.
" Good night baby~ " Ucap Kenzo sembari mencium kening cey dan memeluknya posesif.
__ADS_1
Cupp