Wanita Bercadar Milik Mafia

Wanita Bercadar Milik Mafia
part 52


__ADS_3

Di ruang ganti....


" What? Baju apa ini? " Dumel cey.


" Ah... Ya sudah deh pakai saja toh dikamar " Langsung memakainya.


Tap tap tap


Kenzo berjalan ke arah ruang ganti dan mengetuk pintu.


Tok tok tok


" Baby?? Apa sudah selesai?? " Tanya Kenzo dari luar.


" Belum... Jangan masuk akh " Teriak cey berusaha memasang resleting di punggungnya.


Cklekk


Pintu terbuka, terlihat cey yang tengah bersusah payah menarik resleting bajunya itu. Kenzo yang melihat istrinya seperti ini langsung terbeku di tempat.


" Hey!! Bukankah sudah ku bilang jangan masuk?? " Sentak cey emosi.


" Tch, lihat baby, kau kesusahan memasang resleting nya kan??. Sudah biar aku bantu " Sembari berjalan ke arah cey.


Srettt


" Sudah " Ucap Kenzo dari belakang tengkuk leher cey. Kenzo menghirup parfum khas istrinya yang sangat wangi menurut dirinya.


Sejurus kemudian...


Cupp


Kenzo mencium leher cey hingga meninggalkan bekas kepemilikan di sana.


" Yaww, sakittt!! " Jerit cey sembari menyikut leher Kenzo.


" Mmh, kenapa?? " Tanyanya menahan sikutan istrinya itu.


" Sakittt!! " Tegasnya.


" Hahhh.... Okey fine fine kiss me babe " Ungkapnya sembari memeluk pinggang ramping cey.


" Eumm.... " Belum sempat cey menyelesaikan ucapannya Kenzo sudah ******* habis bibir cey.


Cupp


Cupp


" Su--........ " Cey hanya bisa memukul-mukul punggung Kenzo sekuat tenaga. Namun Kenzo tidak merasakan apapun.


' kenapa dia ini malah semakin menjadi?? Tidak seperti biasanya. ' batin cey berbicara.

__ADS_1


Puahhh....


" Moree babe " Paksa Kenzo. Cey yang sudah lelah langsung emosi.


" Belum cukup kah?? " Sentaknya.


" Noo~ Moree plis babe~ pliss " Ucap Kenzo sembari menyos*r b*b*r cey.


" No Again!! " Tegasnya.


" Damn you are so beautiful~ i will eat you noww~ " Dengan suara seraknya.


" Tidak, aku sedang datang~ " Ucap cey dengan senangnya.


" Sh*ttt " Gumam Kenzo. Mempererat pelukannya.


" Pftt sabar~ " Kekeh cey sembari mengusap-usap punggung suaminya itu.


" Kenapa hening Sekali di bawah?? " Tanya cey.


" Ayah, dan yang lain sedang ada urusan babe " Terang Kenzo.


" Ibu?? Juga pergi?? " Tanya cey.


" Tidak dia ada di bawah. " Singkat Kenzo.


" Hah ya ampun... Kenapa aku mendapatkan suami yang doyan cel*p cel*p sana sini... " Canda cey.


" Sulit di percaya. " Ragu cey sembari melenggang menuju balkon.


Kenzo langsung mengejarnya dan memeluk cey dari belakang.


" Harus ku buktikan dengan apa babe?? " Tanya Kenzo.


Keheningan terjadi sesaat.


" Babe~ i love u forever babe~ " Jujur Kenzo.


" Mm " Singkat cey.


" Heyy... Look at me?! " Sembari membalikkan tubuh cey menghadap Kenzo.


" What? " Tanya cey.


Cup


Cup


Cup


" LOVE YOU BABE!! " Tegas Kenzo.

__ADS_1


" Thats no love but your obsession " Ungkap Kenzo.


" Noo!! It's love!!. I love you Love love love love love love love love love love you babe!! " Ungkapan Kenzo dengan sungguh² mencintai cey.


" Okey, " Pasrah cey.


" Tell me you Love me babe?? " Penasaran Kenzo.


" No~ " Canda cey.


" No!! You Love me, you Love me babe!! " Murka Kenzo. Matanya mulai memerah.


Cup


" Yeahh, i love you too " Jujur cey sembari mengec*p b*b*r Kenzo singkat.


" Love you babe♡~ " Sembari meng*up b*b*r cey


Cupp


Merupakan pun turun ke bawah untuk sarapan. Terlihat Lynne tengah memasak.


" Bu, biar ku bantu " Sembari berlari ke Lynne.


" Ehh, wahh lihat cantik " Jujur Lynne seperti melihat bidadari.


" Ahh, iyaa hehe " Malu cey.


" Jangan terlalu lelah " Tegas Kenzo yang di balas anggukan oleh cey.


Tak tak tak


Brsss


" Cey... " Panggil Lynne.


" Ya bu?? " Jawab cey


" Ibu mau berterima kasih, karena kamu sudah mau menjadi pendampingan anak ibu. " Katanya.


" Iyaa, tidak masalah bu " Ujar cey


" Setelah ini ibu ada pekerjaan, kamu tidak apa² ibu tunggal? " Tanyanya.


" Tidak apa² bu, kebetulan kami juga hari ini akan pulang. " Ungkap cey.


" Ehh.. Cepat sekali?? " Tanya Lynne


" Mm kenzo tidak mau berlama-lama di sini " Jujur cey.


" Hah, dasar anak itu. " Keluh Lynne

__ADS_1


__ADS_2