
Di ruang ganti....
" What? Baju apa ini? " Dumel cey.
" Ah... Ya sudah deh pakai saja toh dikamar " Langsung memakainya.
Tap tap tap
Kenzo berjalan ke arah ruang ganti dan mengetuk pintu.
Tok tok tok
" Baby?? Apa sudah selesai?? " Tanya Kenzo dari luar.
" Belum... Jangan masuk akh " Teriak cey berusaha memasang resleting di punggungnya.
Cklekk
Pintu terbuka, terlihat cey yang tengah bersusah payah menarik resleting bajunya itu. Kenzo yang melihat istrinya seperti ini langsung terbeku di tempat.
" Hey!! Bukankah sudah ku bilang jangan masuk?? " Sentak cey emosi.
" Tch, lihat baby, kau kesusahan memasang resleting nya kan??. Sudah biar aku bantu " Sembari berjalan ke arah cey.
Srettt
" Sudah " Ucap Kenzo dari belakang tengkuk leher cey. Kenzo menghirup parfum khas istrinya yang sangat wangi menurut dirinya.
Sejurus kemudian...
Cupp
Kenzo mencium leher cey hingga meninggalkan bekas kepemilikan di sana.
" Yaww, sakittt!! " Jerit cey sembari menyikut leher Kenzo.
" Mmh, kenapa?? " Tanyanya menahan sikutan istrinya itu.
" Sakittt!! " Tegasnya.
" Hahhh.... Okey fine fine kiss me babe " Ungkapnya sembari memeluk pinggang ramping cey.
" Eumm.... " Belum sempat cey menyelesaikan ucapannya Kenzo sudah ******* habis bibir cey.
Cupp
Cupp
" Su--........ " Cey hanya bisa memukul-mukul punggung Kenzo sekuat tenaga. Namun Kenzo tidak merasakan apapun.
' kenapa dia ini malah semakin menjadi?? Tidak seperti biasanya. ' batin cey berbicara.
__ADS_1
Puahhh....
" Moree babe " Paksa Kenzo. Cey yang sudah lelah langsung emosi.
" Belum cukup kah?? " Sentaknya.
" Noo~ Moree plis babe~ pliss " Ucap Kenzo sembari menyos*r b*b*r cey.
" No Again!! " Tegasnya.
" Damn you are so beautiful~ i will eat you noww~ " Dengan suara seraknya.
" Tidak, aku sedang datang~ " Ucap cey dengan senangnya.
" Sh*ttt " Gumam Kenzo. Mempererat pelukannya.
" Pftt sabar~ " Kekeh cey sembari mengusap-usap punggung suaminya itu.
" Kenapa hening Sekali di bawah?? " Tanya cey.
" Ayah, dan yang lain sedang ada urusan babe " Terang Kenzo.
" Ibu?? Juga pergi?? " Tanya cey.
" Tidak dia ada di bawah. " Singkat Kenzo.
" Hah ya ampun... Kenapa aku mendapatkan suami yang doyan cel*p cel*p sana sini... " Canda cey.
" Sulit di percaya. " Ragu cey sembari melenggang menuju balkon.
Kenzo langsung mengejarnya dan memeluk cey dari belakang.
" Harus ku buktikan dengan apa babe?? " Tanya Kenzo.
Keheningan terjadi sesaat.
" Babe~ i love u forever babe~ " Jujur Kenzo.
" Mm " Singkat cey.
" Heyy... Look at me?! " Sembari membalikkan tubuh cey menghadap Kenzo.
" What? " Tanya cey.
Cup
Cup
Cup
" LOVE YOU BABE!! " Tegas Kenzo.
__ADS_1
" Thats no love but your obsession " Ungkap Kenzo.
" Noo!! It's love!!. I love you Love love love love love love love love love love you babe!! " Ungkapan Kenzo dengan sungguh² mencintai cey.
" Okey, " Pasrah cey.
" Tell me you Love me babe?? " Penasaran Kenzo.
" No~ " Canda cey.
" No!! You Love me, you Love me babe!! " Murka Kenzo. Matanya mulai memerah.
Cup
" Yeahh, i love you too " Jujur cey sembari mengec*p b*b*r Kenzo singkat.
" Love you babe♡~ " Sembari meng*up b*b*r cey
Cupp
Merupakan pun turun ke bawah untuk sarapan. Terlihat Lynne tengah memasak.
" Bu, biar ku bantu " Sembari berlari ke Lynne.
" Ehh, wahh lihat cantik " Jujur Lynne seperti melihat bidadari.
" Ahh, iyaa hehe " Malu cey.
" Jangan terlalu lelah " Tegas Kenzo yang di balas anggukan oleh cey.
Tak tak tak
Brsss
" Cey... " Panggil Lynne.
" Ya bu?? " Jawab cey
" Ibu mau berterima kasih, karena kamu sudah mau menjadi pendampingan anak ibu. " Katanya.
" Iyaa, tidak masalah bu " Ujar cey
" Setelah ini ibu ada pekerjaan, kamu tidak apa² ibu tunggal? " Tanyanya.
" Tidak apa² bu, kebetulan kami juga hari ini akan pulang. " Ungkap cey.
" Ehh.. Cepat sekali?? " Tanya Lynne
" Mm kenzo tidak mau berlama-lama di sini " Jujur cey.
" Hah, dasar anak itu. " Keluh Lynne
__ADS_1