
Tinn
Tinn
Klakson Mobil Langga sudah tiba di pekarangan Kastil Kenzo yang sejuk. Mereka turun dari mobil Langga ingin masuk. Para maid membungkuk hormat. Mereka hanya berjalan saja.
Krieettt
“ KENZOOO ” Teriak mereka kompak dengan suara cempreng nya.
Sedangkan Kenzo tengah bermanja-manja dengan cey di perpustakaan. Cey yang mendengar suara teman-teman suaminya datang langsung membangunkan Kenzo.
“ Kenn... Hey Itu teman-teman mu sudah datang ”
Ucap cey menepuk-nepuk pipi Kenzo agar terbangun.
“ biarkan saja ” ucap Kenzo semakin mengeratkan pelukannya. “ tidak boleh begitu, temui mereka lalu bicarakan apa yang mereka ingin tau ” ucap cey dengan menarik rambut ikal Kenzo.
“ sunn~ ” ucap Kenzo manja. Cey yang melihat tingkah suaminya hanya bisa sabar.
Cup
Cup
Cup
Cey mencium pipi serta kening Kenzo, bukannya bersyukur Kenzo malah melunjak. Ia menunjukan bibirnya dengan telunjuknya.
“ Ini baby~ ” ucap Kenzo pada cey.
“ kan tadi sudahhh ” sergah cey kesal. “ sudah sana jangan membuat orang menunggu ” ucap cey mendorong Kenzo. Kenzo hanya menurut dan pergi turun ke ruang tamu. Terlihat teman-temanya yang tengah duduk.
“ Bagaimana apa sudah diketahui dimana letak lokasi Qure ” Ucap Kenzo sembari menurunu tangga.
“ Sudah bos, mereka berada Di californiana tepatnya di bagian sebelah timur ” Terang karol karena hanya dia yg mampu melacak semua orang.
“ Bagus, Namun gajimu tetap aku potong ” Ucap Kenzo dan duduk di sofa itu. Karol hanya bisa meratapi nasib sedangkan Langga dan yang lainnya terkekeh kecil menahan gelak tawa.
“ apa kau akan pergi ke californiana? ” Tanya Gevan dengan memainkan Game di Ponselnya.
“ Aku pertimbangkan ” Ucap Kenzo timbang² dahulu karena sekarang ia sudah memiliki istri.
Ia tidak mau meninggalkan istrinya barang sedetik pun kalau bukan harus ia tahan.
“ Jika kau ingin pergi, pergilah kami yang akan menjaga Nona ” Ucap Ace. Yg lain pun ikut mengangguk.
Sedangkan cey mendapat panggilan telefon dari nomor tak di kenal. Cey heran siapa yang mengetahui nomor yang sudah Kenzo ubah. Akhirnya ia mengangkat nya.
“ Adenn!! kenapa kau pergi ke Italia?! ” terdengar suara cempreng milik Rubyy yaa ia teman seangkatan cey saat dia menjadi mata².
“ ruby? Bagaimana kau bisa tau nomor ku? ” tanya cey kaget sekaligus senang karena ia bisa di telfon oleh orang seangkatannya.
“ aku mengetahuinya dari Zella, ayo main aku bosan di Italia sendirian ” ucap ruby memaksa karena ini tipikal ruby pemaksa namun jangan di ragukan kalau untuk menjatuhkan musuh.
“ mm, baiklah tapi apa kau tau aku dimana?? ” tanya cey penasaran. “ iyaa aku tau cepat bersiaplah ” titah ruby sembari melajukan mobilnya.
“ baiklah ” balas cey lalu ia pun mulai bersiap ia hanya memakai pakaian sederhana karena itu yang ia suka.
Setelah selesai ia berjalan turun tangga dan melihat suaminya tengah mengobrol dengan teman-temanya.
Tap
Tap
Cey berjalan menuruni tangga dan berjalan ke arah Kenzo, Kenzo yang menyadari istrinya menghampirinya langsung menoleh ke belakang. Dan benar saja itu istrinya yang sudah sangat cantik. Padahal hanya menggunakan pakaian biasa.
Cey berdiri di belakang kursi Kenzo dan menunduk untuk berbisik pada Kenzo. Ia tak enak kalau harus berbicara ceplas-ceplos.
“ aku pergi sama ruby ya?? ” ucap Cey di telinga suaminya itu. Kenzo yang mendengarnya langsung menatap cey tajam namun ia usahakan sabar.
“ wanita atau pria?? ” tanya Kenzo menginterogasi istrinya itu.
“ wanita~ ” ucap cey jujur. “ pulang Jam berapa?? Biar aku jemput ” Ujar Kenzo posesif. “ Jam 19:54 , yaa aku pergiii ”
Cupp
Cey mencium pipi Kenzo dan berlalu pergi dari sana Kenzo tak tinggal diam ia memerintahkan rezim untuk mengirim bodyguard agar mengawasi istrinya.
“ kirimkan bodyguard untuk istriku ” ucap Kenzo via pesan. “ baik bos ” balas rezim dengan cepat.
“ Nona kemana?? ” Tanya karol penasaran.
“ Pergi bersama temanya ” Jawab Kenzo dingin.
Cey melambaikan tangannya ke arah mobil sport ruby. Ruby yg melihat Sahabatnya langsung menuju ke arah cey.
“ ayoo ” ucap ruby pada cey. Akhirnya mobil pun di lajukan di perjalanan mereka mengobrol sedikit²
“ Kita mau ke mana? ” tanya cey pada ruby. Ruby menoleh ke arah cey bertanya.
“ Kau, tidak keberatan kan kalau ketua ingin bertemu dengan mu? ” Ucap ruby ragu-ragu.
( sekedar info. Agen ini maksudnya Saat cey Jadi Kata-kata bukan agen milik Xoji )
“ Ruby?? Bukankah kau yang menyukai ketua? ” ucap cey dengan tatapan lurus ke depan. Ia suguh tidak suka dengan ketuanya bukan karena Apa² namun dia lawan Jenis.
Ckittt
Mobil Sport ruby berhenti di depan cafe. Cey dan ruby turun dari mobil dan berjalan masuk cafe. Sesampainya di tempat duduk ruby mempersilahkan cey memilih apa yang ia mau.
“ pilihlah dulu, setelah itu aku akan menjelaskan apa alasannya aku menjemput mu ” ucap ruby.
“ baiklah ” ucap cey sembari memesan coklat dingin. Sedangkan ruby memilih meminum kopi.
( sebelumnya mereka mesen nya itu kaya yg pake cap )
Di sisi lain para bodyguard rezim tengah melihat nonanya dari jauh. Mereka segera melaporkan nonanya pada rezim.
“ bos, nona sedang minum di cafe ” via pesan ucap bodyguard nya.
“ terus awasi ” balasannya. Rezim langsung mengabari bosnya soal Nonanya.
“ Bos, nona sedang berada di cafe ” ucap Rezim via pesan. Ponsel Kenzo mendapat notif. Ia segera melihatnya.
Kenzo hanya melihatnya karena tadi istri kecilnya sudah izin padanya dan tidak bertemu dengan pria.
“ adenn... Aku memang menyukai ketua namun ia terus memaksaku agar membawanya bertemu dengan mu ” ucap ruby tersenyum kecut. Cey yg melihatnya merasa kasian ia pun pernah mengalami hal yang sama.
__ADS_1
“ ada urusan apa? ” tanya cey berjaga-jaga.
“ aku juga tidak tau ” ucap ruby dengan menggelengkan kepala.
“ kau mau bertemu dengan ketua kan?? Aku mohonnn ” ucap ruby sembari memohon pada cey.
“ baiklah, namun hanya sebentar ” ucap cey dingin. Ia tau Jika ia sekarang sudah menjadi istri orang.
Ruby yang mendengar itu langsung tersenyum, ia langsung menarik lengan cey untuk menuju Markas kepolisian di sana.
Cey masih setia membawa cokelat dinginnya. Mobil pun di lajukan menuju Markas tempat ketua mereka berada.
Para bodyguard pun mengikuti mereka dari jauh. Setibanya di markas terlihat para anggota tengah berlatih. Akhirnya ruby mengajak cey masuk ke ruangan Saka.
Krieett
“ Saka, aku membawa cey ” ucap ruby lirih. Saka langsung menoleh ketika nama cey di sebut.
“ cey. Bagaimana kabarmu? ” tanya Saka sumringah dapat bertemu dengan orang yg ia sukai.
“ baik, ketua ” jawab cey singkat. Para bodyguard yang mengawasi dari gedung sebelah langsung melapor.
Bodyguard itu langsung menghubungi Kenzo, bukan rezim lagi karena jika sudah serius maka akan langsung di laporkan pada Kenzo.
Drtt
Drtt
Ponsel Kenzo berdering ia yang baru selesai mandi dengan masih melilitkan handuk di pinggangnya langsung mengangkat ponselnya.
“ Tuan Nona bertemu dengan seorang pria ” ucapnya dari sebrang sana. Kenzo yg mendengarnya langsung murka.
“ lokasinya ada di markas kepolisian tuan ” sambungnya lagi. Kenzo yg murka langsung membanting ponselnya untuk yg kesekian kalinya. Sudah di pastikan kalau Ponselnya hancur.
Ia segera memakai pakaian dengan rambut yang masih basah ia tidak peduli ia sudah di makan cemburu. Ia langsung menancapkan gas menuju markas kepolisian itu.
Kurang lebih 2 menit akhirnya Kenzo tiba di markas kepolisian itu. Ia langsung masuk dan mencari keberadaan istrinya.
“ cey apa kau tau? Aku sangat merindukanmu ” ucap Saka dengan berjalan ke arah cey. ruby yang tidak kuat melihatnya langsung keluar dari ruangan itu dengan berlinang air mata.
“ Jaga batasan ketua. ” balas cey dingin.Saka yg mendengarnya hanya tersenyum dan semakin mendekati cey.
Ia menunduk sedikit dan berbisik di telinga cey “ kalau saya menyukai mu bagaimana? ” bisiknya di telinga cey.
“ saya sangat menyukai mu ” ujarnya lagi menggema di ruangan itu bahkan di Koridor pun terdengar. Kenzo yang mendengarnya dengan murka langsung menendang pintu itu.
Brakk
Terlihat istrinya sedang berhadapan dengan seorang pria dan pria itu menatapnya sangat lembut.
Bughh
Kenzo membogem rahang Pria itu hingga tersungkur ke lantai dengan darah. Sedangkan Kenzo tidak puas akan hal itu ia langsung mengambil pistol dan menembakanya di lengan Saka.
Dorr
Cey yang melihatnya syok ia langsung mendorong tubuh kekar Kenzo agar berhenti menyiksa Saka.
“ berhenti!! ” teriak cey Kenzo yg melihatnya malah semakin cemburu di buatnya. Ia langsung membanting pistol itu dan menarik lengan cey paksa dan pergi dari sana.
Setibanya di apartemen milik Kenzo. Kenzo hanya diam ia turun lalu membuka pintu cey terlihat cey yang memandangnya.
Kenzo langsung menarik lengan kecil cey kasar. Cey yg ditarik secara paksa tidak bisa mengimbangi langkah kaki Kenzo yg besar.
“ lepaskan ken ” ucap cey berontak. Namun Kenzo hanya diam. Ia memilih masuk ke lift agar lebih cepat tiba di kamar.
Setibanya di kamar Kenzo membanting pintu kamar dengan keras cey yang mendengarnya menunduk kaget.
Cey merasa ada yang memeluk tubuhnya sangat erat. Ya itu Kenzo ia meluapkan emosinya dengan memeluk istrinya.
Cey langsung memeluk suaminya juga ia sangat takut kalau akan di bentak oleh suaminya itu. Kenzo hanya bisa bersabar menunggu istrinya tidur nanti.
“ baby~ apa yang bajingan itu katakan? ” tanya Kenzo pada istrinya.
“ dia mengatakan kalau dia menyukaiku ” ucap cey di pelukan hangat suaminya itu. Kenzo yang mendengarnya langsung ingin membunuh Pria itu.
Srukkk
“ Aa, Kenzo apa yg kau lakukan ” ucap cey sembari memukul punggung kekar Kenzo. Pasalnya suaminya ini menggendong cey ala karung beras.
Bughh
Kenzo menjatuhkan tubuh Istrinya di king size miliknya. “ kau ini apa-apaan?? ” tanya cey sembari memegang pinggangnya.
Tanpa sepengetahuan cey Kenzo sudah melepaskan bajunya dan hanya memakai boker saja. Terlihat tubuhnya yang suguh hampir tidak seperti nyata.
Ia berjalan ke arah cey membaringkan tubuhnya memeluk tubuh istrinya dan ya dia tertidur. Cey yg melihatnya hanya bisa tersenyum. Akhirnya mereka tertidur lelap.
Sekitar Jam 23:56 cey terbangun ingin makan ia sungguh lapar. Akhirnya ia memutuskan mandi terlebih dahulu. Tidak butuh waktu lama cey sudah selesai dengan mandinya. Ia pun segera mencari baju namun hanya ada kemeja milik suaminya. Akhirnya ia memakai yang berwarna putih selutut.
Sembari menuju dapur ia sembari mengikat rambut nya agar tidak mengganggu masaknya nanti. Ia hanya ingin memasak Mie instan saja agar cepat.
Ia mulai memanaskan air dan mengambil mie instan yang paling pedas dari lemari es dan mengambil nasi kemasan. Ia lalu memasukannya ke dalam pemanas makanan. Setelah nasi itu siap ia menaruhnya di piring.
Namun ada sebuah lengan kekar melingkar di pinggangnya. Siapa lagi kalau bukan Kenzo pelakunya ia menc*umi pipi, leher, kening. Terus berulang ulang.
Cup
Cup
Cup
Cup
“ Kenzo hentikan itu geli ” cetus cey sembari merebus mienya. Kenzo yang melihatnya juga ingin makan mie. Ia menyeret cey mengikutinya ke lemari es.
“ baby~ aku mau juga ” ucap Kenzo manja pada istrinya. Akhirnya cey mengambil Mie, telur, dan sosis. Namun Kenzo yang melihat Mie nya hanya satu ia langsung menahan cey pergi.
“ Mienya dua yangg~ ” rengeknya pada cey. Cey langsung melihat Kenzo sinis. Sedangkan yang di tatap malah membuat ekspresi sedih.
“ Satu saja ” tegas cey, tapi Kenzo masih keukeuh ingin Mie nya dua.
“ baby~ duaa hikss ” Rengeknya lagi sembari menangis di pelukan cey.
“ tidak!! Kalau mau dua pakai Nasi ” ujar cey, akhirnya Kenzo mengangguk di leher cey. Mie milik cey sudah masak ia langsung memindahkan nya ke piring dan di beri telur ceplok di atasnya.
“ punya ku baby?? ” tanya Kenzo sembari mencium leher istrinya itu.
__ADS_1
“ iya ini lagi di masak sayanggg!! ” ucap cey gemas. Kenzo yang mendengarnya langsung blushing. Ia sangat beruntung bisa memiliki istri seperti cey.
“ Nah, bawa ke depan ” Ujar cey memberikan Mie milik Kenzo dan Air es. Kenzo hanya mengangguk dan berjalan menuju sofa dapan TV namun ka duduk di lantai. Ia tak memakannya ia menunggu istrinya terlebih dahulu.
Tap
Tap
“ kenapa tidak di makan?? ” Tanya cey sembari duduk dan menghidupkan TV.
“ Aku menunggumu baby~ ” ujarnya sembari meminum air. Akhirnya mereka Memakan Mienya.
Kenzo lebih cepat memakan Mie karena ia sangat menyukainya masakan istrinya itu.
Namun cey baru memakan lima sendok sudah berhenti. Perutnya tidak menerima dan ingin memuntahkannya.
“ ken aku kenyang, Habiskan lah ” Ujar cey sembari menyodorkan Mienya pada Kenzo. Kenzo memakannya hingga habis.
“ baby mau kemana?? ” tanya Kenzo yang melihat istrinya berlari ke arah toilet. Sungguh cey sudah tidak kuat menahan ingin muntah.
Huee
Cey mengeluarkan isi perutnya semua Kenzo yang melihatnya tanpa Jijik memijat leher istrinya dan mengikat rambut cey.
Huee
Uhuk uhuk dengan sigap Kenzo mengelap muntah istrinya di sudut bibir istrinya. Nampak cey yang sudah sangat lemas. Kenzo langsung menggendongnya menuju kasur dan membaringkanya.
Kenzo mengambil air hangat dari dapur dan memberikannya pada istrinya. “ baby~ minum dulu ya? ” suruh Kenzo meminumkan air itu.
Cey meminumnya setengah karena tidak enak di perutnya dan sepertinya si merah datang. Dengan badan lemas cey berjalan menuju toilet ingin mengecek apakah benar si merah datang.
“ aishhh ” ringisnya benar saja si merah datang.. Kenzo yang sudah mengerti langsung mengambil pemb*lut dan memasangnya. Lalu ia berjalan ke arah toilet dan membuka pintu toilet sedikit.
“ Baby~ ini ” ucap Kenzo menyodorkan tanganya. Cey langsung mengambilnya dan memakainya. Tidak lupa ia mencucinya terlebih dahulu baru mengeringkannya. Setelah selesai ia keluar dan terlihat Kenzo sedang menunggunya.
Kenzo dengan cepat langsung menggendong istrinya. Cey yang merasa merepotkan suaminya merasa bersalah.
“ ken aku tidak apa-apa ” ucap cey di gendongan Kenzo. “ apanya yg tidak apa-apa?? Pasti sakit kan?? Aku sudah panggilkan dokter ke mari. ” ujar Kenzo dengan tatapan lembut pada istrinya itu.
Kenzo membaringkan tubuh istrinya di kasur perlahan. Kenzo langsung bersiap memakai celana dan baju karena akan ada bawahan Langgar yang mengobati cey.
Tok
Tok
“ permisi ” ucap wanita itu dari luar kamar mereka Kenzo membukakan pintu dan menyuruhnya masuk.
“ obati istriku dengan benar!! ” tegasnya. Dokter itu susah payah ia menelan salivia nya.
Kriettt
Pintu terbuka menampakkan wanita cantik sedang terbaring lemas di kasur. Dokter ini kita sebut Opi Aja biar simpel.
Opi bergumam ( cantikk nyaaa ) bahkan opi saja hampir mimisan di tempat. Namun ia harus profesional.
“ Maaf Ka apa yang kakak rasakan saat ini?? ” tanya opi sopan. Cey yang meringis langsung menjawab.
“ Sepertinya mag saya Kambuh ” Ucap cey.
( aaaa suaranya juga sopan ) batin opi. Ia terperanjat dari lamunannya dan segera memeriksa cey.
“ kakak sedang datang merah ya?? ” tanya opi sembari tersenyum. Cey hanya. Membalas tersenyum.
“ benar kakak terkena mag jangan sering-sering telat makan dan kecapean ya ka ” ucap opi.
“ Mm baiklah ” ucap cey mengangguk. Opi pun keluar dari kamar cey dan menghampiri Kenzo untuk memberi taunya.
“ pak adik bapak terkena mag, dan dia juga sedang datang merah usahakan untuk sering-sering bersama adik bapak ” ucap opi asal.
“ saya suaminya ” ucap Kenzo tegas. Opi yang mendengarnya malu dan langsung pamit pergi.
“ ba-iklah pak saya permisi ” ucap opi. Kenzo hanya menatapnya jijik.
Kenzo berjalan ke kamar cey terlihat cey berkeringat banyak padahal pendingin sudah di hidupkan. Kenzo mendekati istrinya yang tengah terbaring itu.
“ baby~ apa yang kau rasakan mhh?? ” tanya Kenzo pada cey sembari mengelus rambut cey.
“ tidak ada ” jawab cey singkat sembari memegangi perutnya yang sakit akibat mag.
“ Jangan berbohong, aku suamimu aku berhak tau apa yg kau rasakan baby~. Sini ” titah Kenzo agar cey duduk di pangkuannya. Btw Kenzo bertelanjang dada.
“ tidak, pakai bajumu ” ujar cey sembari merubah posisinya dari berbaring ke duduk.
“ bawell~ ” ujar Kenzo membawa cey ke dalam pangkuannya. Kenzo langsung menyosor bibir pucat istrinya.
Cupp
“ Mhhh ” ujar cey tertahan karena Kenzo mel*mat bibirnya, cey berusaha melepaskan ciu*annya dan memukul dada bidang Kenzo.
“ Mnh?? Kenapa di lepas baby?? ” ujar Kenzo pada cey. Cey yang sudah mual lngsung muntah air di hadapan Kenzo.
Huee
“ Tidak apa-apa keluarkan baby ” ucap Kenzo membantu cey memuntahkan air itu.
“ sudah?? ” tanya Kenzo sembari mengelus-ngelus punggung istrinya itu. Terlihat sudut mata cey berbinar.
“ Hikss, sakitt ken sakittt ” aduk Cey pada Kenzo sembari memeluk tubuh kekar Kenzo.
“ sakit?? Apanya yg sakit baby? Pindahkan aja sakitnya padaku kau tidak usah sakit ” ujar Kenzo Sangat kasihan pada istrinya ini.
“ hikss sakit ken Huee. ” Cey muntah di pelukan Kenzo. Kenzo tidak peduli sama sekali.
“ sudah, sudah muntahkan semuanya tidak apa-apa muntahkan saja baby ” Ujar Kenzo sembari mengusap punggung cey lembut.
Hue
“ Hiks hiks sakitt ” Lirih cey di Kenzo.
“ shh... Tidur baby tidurrr ” Nyanyi Kenzo menidurkan cey dengan suara seraknya karena ini masih jam 1 dini hari.
Akhirnya cey tertidur di pelukan Kenzo. Kenzo masih setia memeluk tubuh istrinya dan mengusap punggung cey. Ia pun menangis karena melihat istrinya kesakitan.
Kenzo tidak akan tidur jika istrinya sudah begini ia akan terus terjaga ia tidak perduli pada kondisinya ia lebih mementingkan istrinya.
“ Cepat sembuh baby~ ” ucap Kenzo lembut.
__ADS_1