Wanita Bercadar Milik Mafia

Wanita Bercadar Milik Mafia
part 39


__ADS_3

" BAJINGAN KAU!! " bentak Kenzo pada Biyen.


" Ck. Kuasai dirimu, jangan biarkan dia mengontrol mu " Ucap biyen sembari memasang ancang-ancang.


" TAU APA KAU?!! KAU SELALU MEMBIARKAN KU!! HAHAHAHA " Kenzo sudah seperti kehilangan akal sehatnya karena di pisahkan dengan cey.


Biyen membatin ( putraku sepertinya sudah membuat dunia hitamnya sendiri sehingga dia tidak bisa keluar).


" Kontrol dirimu Kenzo!! Ayo kembali bukankah kau menyayangi istrimu?? " Ucap biyen menyadarkan anaknya yang sudah seperti iblis.


" DIA HANYA MILIKU!! " Teriaknya murka ia langsung menyerang biyen brutal.


Bughh


Bughh


Pertarungan sungguh tak terbayangkan mereka sudah berlumuran Darah saat ini namun Kenzo masih sadar sedangkan biyen sudah kewalahan menghadapi putranya.


Kenzo melihat Biyen sudah tersungkur lemah ia langsung berlari seperti orang kesetanan mencari bidadarinya. Sedangkan cey sedang bersama Lynne.


" Bu... Aku takut... " Ujar cey masih memeluk Lynne.


" Sudah pasti tidak akan apa² " Ucap Lynne menenangkan.


" Mana ibu lihat luka kamu cey... Ibu obati ya?? " Tanya Lynne pada cey. Cey hanya mengangguk.


" Tahan ya mungkin aga perih.. " Ucap Lynne dan benar saja sungguh perih di bagian pipi karena terkena pukulan Kenzo tadi.


Akhirnya Kenzo melihat bidadarinya namun Lynne menghadangnya sedangkan cey sudah panik melihat suaminya berlumuran darah.


" Nak Jangan membuat ibu memukulmu oke?? Biarkan cey bersama ibu sebentar " Ucap Lynne pada Kenzo.


" DIAM KAU JALAN* !! " Bentak Kenzo tanpa ba bi bu Kenzo langsung membanting tubuh Lynne ke dinding Lynne sudah tak sadarkan diri. Ini yang Biyen dan Lynne khawatirkan jika Kenzo lepas kendali maka akan sangat bahaya.


Kenzo melihat bidadarinya tengah berjalan mundur sembari menangis. Kenzo berjalan mendekatinya perlahan namun cey seperti ketakutan.


" Baby~ ini aku?? " Ucap Kenzo mendekat ke arah cey namun cey merasa takut itu seperti bukan suaminya.


" Jangan mendekat !! " Teriaknya.

__ADS_1


" Baby~ kemarilah aku ingin memelukmu " Ujar Kenzo semakin mendekat. Cey menggelengkan kepala. Sampai pada akhirnya cey terpojok di dinding.


" Kumohon jangan mendekat " Teriak cey depresi. Sembari terisak.


" Baby~ Jangan menangis " Ujar Kenzo Sampai di hadapan cey.


Grepp


Kenzo memeluk tubuh cey dan mendekapnya erat. Ia pun menyelundupkan wajahnya di ceruk leher cey. Cey terus menangis di pelukan Kenzo ia takut pada Kenzo.


" Hiks.. Lepaskan. Aku tak mau di sini " Ujar cey terisak.


" Apa yang kau katakan?? Aku suamimu baby~ " Ujar Kenzo menyeramkan.


Cey menatap bola mata Kenzo ia melihatnya itu bukan suaminya ia sangat takut sangat. Cey berusaha melepaskan diri dari pelukan Kenzo namun Kenzo terus mendekapnya erat.


" Kumohon jangan seperti ini " Ujar cey lirih ia sudah kehabisan tenaga dan lemah.


" Apanya baby~?? " Tanya Kenzo lagi.


" KAU HANYA MILIKKU!! KAU MILIKKU!! " tegas Kenzo di hadapan cey. Cey yang sudah tak kuat menahan tubuhnya langsung terkulai lemas tak sadarkan diri.


" Baby~ bangun lihat aku!! Kumohon aku minta maaf!! Aku tak. Mau kau pergi hiks hiks " Tangis Kenzo pecah melihat istrinya tak sadarkan diri.


Ia langsung menggendong cey menuju rumah sakit ia melanjutkan mobilnya dengan kecepatan di atas rata² setibanya di rumah sakit Kenzo langsung menaruh cey di brankar.


" Apa lagi yang kau lakukan pada istrimu?? " Tanya Langga.


" JANGAN BANYAK TANYA. OBATI ISTRIKU!! tegas Kenzo.


" Baiklah. Tapi kau tunggu di sini " Ucap Langga. Kenzo hanya bisa pasrah ia menyesal karena sudah membuat istrinya takut dengan dirinya.


" Baby~ kumohon bertahanlah " Ucap Kenzo frustasi dengan menangis di kursi tunggu. Ia bisa gila kalau seperti ini terus.


Lynne dan Biyen melihat putranya frustasi langsung menghampirinya. Dan berkata.


" Kau harus bisa mengontrol dirimu Kenzo " Ujar Biyen menasehati putranya.


" Pergilah!! Ini semua salah kalian!! " Ucap Kenzo dingin. Lynne hanya bisa pasrah pada prilaku putranya ini memang kesalahan mereka sejak kecil Kenzo tak pernah di berikan kasih sayang ia selalu sendiri sehingga ia menciptakan lubang hitam di hatinya.

__ADS_1


" Ken.. Ibu titip cey nanti ibu akan datang lagi " Ujar Lynne berlalu dengan biyen. Kenzo sungguh ingin membunuh orang tuanya itu namun jika tidak teringat dengan cey ia pasti sudah membunuh mereka.


Cklekk


Pintu ruangan cey terbuka terlihat Langga keluar dari ruangan itu Kenzo langsung menghampirinya dan bertanya bagaimana kondisi istrinya.


" Bagaimana apa istriku baik-baik saja?? " Tanya Kenzo Khawatir.


" Kenzo... Istrimu mengalami Agoraphobia ia akan merasa takut dan cemas kau harus bisa menyembuhkannya sendiri. " Ujar Langga.


Kenzo yang mendengarnya merasa sangat tak berguna karena sudah membuat istrinya mengalami hal seperti itu ia langsung masuk ke ruangan itu dan melihat cey tengah berdiri melamun di balkon.


Kenzo menghampirinya perlahan dan memeluknya dari belakang dengan lembut cey sudah mengetahui itu ulah siapa ia langsung berbalik badan dan melihat Kenzo.


" Bby~ maaf... Aku sudah membuat mu takut. Aku tau aku salah maafkan aku. Aku akan melakukan apapun yang kau mau tapi aku mohon jangan meningalkan aku. Aku tak bisa Hidup tanpamu meskipun sebentar aku mohon. " Ujar Kenzo sembari melingkarkan lengan kekarnya di pinggang cey.


" Apa kau bisa buktikan kalau kau tak akan mengulanginya lagi?? " Tanya cey menunduk karena ia merasa takut kalau menatap Kenzo.


" Baby~ look at me. Aku bersumpah tidak akan melakukannya lagi " Ucap Kenzo sunguh-sungguh di hadapan cey bahkan deru nafas Kenzo terasa oleh cey sangking dekatnya mereka.


" Are you sure?? " Tanya cey takut Kenzo kehilangan kendali lagi.


" Mhn~ "


Cup


Kenzo ******* bibir cey lembut agar tak membuat cey ketakutan lagi pada dirinya. Cey hanya diam membiarkan.


" I'm serious honey. if i do it again you can kill me. Berjanjilah padaku jangan pernah meninggalkan ku " Ucap Kenzo di depan cey.


" Mhn. Baiklah " Jawab cey mengangguk dengan masih aga takut dengan Kenzo. Kenzo yang mendengarnya tersenyum lalu mencium bibir cey perlahan.


Cupp


Kenzo memperdalam ciumanya dengan lembut agar cey tak merasa takut padanya. Cey pun membalas ciuman Kenzo. Lid*h mereka saling bertaut, Kenzo merasa senang karena c*umannya di balas oleh cey ia pun semakin mengeratkan pelukannya sehingga tidak ada jarak lagi di antara mereka.


Karena kehabisan nafas cey melepaskan ciuman Kenzo. Kenzo pun menurutinya walaupun ia ingin lebih namun ia tahan.


" now you are mine baby~ " Ucap Kenzo tepat di telinga cey ia bersumpah tidak akan melepaskan cey seumur hidupnya.

__ADS_1


××××××××××××


__ADS_2