
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
Nick tidak bisa mengatakan apapun lagi, Bela sangat keras kepala, ia akan kembali mencoba tapi lain kali bukan sekarang.
"Ini apartemen yang kamu katakan rahasia Kak?" tanya Bela melihat sekeliling ruang apartemen lumayan tidak buruk.
"Iya, kamu suka? di sini hanya ada satu kamar, jadi tidak menerima tamu," ucap Nick memeluk Bela dari belakang.
"Aku tau Kak. Apa selama aku tidak ada Kakak sering kesini?" Bela menyadarkan kepala di dada bidang Nick yang memeluk nya dari belakang.
"Tidak. Aku baru kesini hari ini bersama mu Baby. Aku enggan kesini jika tidak ada kamu," jawab Nick semakin mempererat pelukan nya.
"Aku menginginkan mu Baby, kita lakukan sebentar aku tidak bisa menahan lagi," bisik Nick tidak tahan, berdekatan dengan Bela membuat sengaja nya menegang.
"Tapi, aku harus membicarakan sesuatu padamu Kak," ucap Bela tidak ingin menunda lagi, sebelum Nick melihat Tata, ia harus lebih dulu mengarang cerita.
"Bicara nya setelah kita lakukan Baby. Aku janji tidak lama," bibir Nick sudah mencium tengkuk leher Bela, tidak tahan untuk bercinta lagi.
"Janji," ucap Bela meminta janji Nick agar tidak ingkar.
"Janji Baby," Nick langsung menggendong Bela ala brydel masuk ke kamar mereka.
Sebelum menuju apartemen, Nick sudah menghubungi orang nya untuk mendekor kamar mereka seperti kamar pengantin.
Bodoh amat jika ia dan Bela sekarang bukan pasangan suami istri, terpenting Bela adalah milik nya tidak boleh jadi milik orang lain.
"Kak semua ini kamu yang lakukan?" Bela terkejut melihat indah dekorasi kamar seperti kamar pengantin.
"Hmmm, sebelum ke sini aku menghubungi orang ku untuk melakukan ini. Aku ingin menyambut kedatangan mu dengan indah," jawab Nick membaringkan Bela pelan di kasur dan langsung menindih.
"Kapan terakhir datang bulan?" tanya Nick dadakan menatap serius Bela.
Dan Bela mendengar itu mengerutkan kening bingung, apa maksud pertanyaan Nick. Bela terus diam tanpa menjawab, menatap mencari tau sesuatu yang mungkin bisa ia tau dari kedua bola Nick.
__ADS_1
"Baby," panggil Nick lagi.
"Kenapa bertanya seperti itu Kak?" tanya balik Bela tanpa menjawab pertanyaan Nick padanya.
"Apa tidak bisa kamu menjawab tanpa balik bertanya? aku hanya bertanya kapan terakhir kamu datang. Itu bukan pertanyaan susah Baby," bingung Nick melihat reaksi Bela aneh. Ia malah mendekati wajahnya pada Bela.
"Kapan Baby?" ulang Nick, kini wajah kedua sudah dekat, hidung kedua sudah saling menempel.
"Minggu lalu terakhir aku datang," jawab jujur Bela masih tidak mengerti mendapat pertanyaan aneh Nick.
"Bagaimana bisa?" tidak percaya Nick mendengar jawaban Bela.
Dia yakin ada yang salah, sebelum Bela balik mereka terus berhubungan dan sekarang mendengar tidak berhasil benar-benar membuat nya kecewa.
Tapi seketika rasa kecewa itu hilang. Ia akan kembali bekerja lebih keras dari sekarang dan bulan depan harus berhasil.
"Maksud nya bagaimana bisa, apa Kak?" tidak mengerti Bela menatap kedua bola mata Nick. Wajah yang berdekatan dengan hidung kedua menempel, ia tidak bisa melihat wajah tampan Nick.
"Tidak apa-apa. Kita lakukan sekarang aku tidak sabar Baby," Nick cepat mengalihkan pembicaraan dan mulai membungkam bibir Bela dengan lembut.
Bela menyambut ciuman Nick dengan lembut pula. Kedua melakukan dengan lama mencurahkan semua rasa rindu lewat bibir.
Ciuman Nick turun ke leher jenjang Bela dengan pelan, tangan sudah perlahan membuka br* dalam Bela..
"Baby buah d*** mu makin berisi, aku suka," senyum Nick senang mer**** kuat. Tubuh Bela seketika menegang. Satu sentuhan Nick sudah membuat sekujur tubuh merinding.
Bibir Nick meng***** leher jenjang nya tanpa celah. Dan Bela sangat menikmati semua sentuhan itu. Tanpa rasa curiga Bela, Nick sengaja lebih lama bermain di leher jenjang agar keluarga Bela bertanya-tanya bekas apa ini. Ia ingin sekali memberi tau hubungan nya dengan Bela seperti apa.
Tapi karena Bela yang memiliki watak keras kepala mengurungkan niat nya dan mengikuti kemauan Bela. Hingga ia memiliki celah saat rencananya berhasil baru ia sendiri mengakhiri semua dan membuat keras kepala Bela tak berkuasa melawannya lagi.
Lama mengukir banyak tanda cinta di leher, Nick perlahan membuka pakaian Bela dan juga dirinya. Hingga kedua benar-benar polos tanpa sehelai benang.
"Baby, aku menyukai ini," mata Nick menatap lebar tubuh polos Bela sangat indah. Pantas saja mata pria begitu lapar.
"Aku juga menyukai ini," tangan Bela membelai dada bidang Nick yang polos.
__ADS_1
Sentuhan tangan Bela, seperti sentuhan penuh godaan yang meminta segera dimulai.
"Kamu sangat pandai Baby. Aku jadi ingin memakan mu setiap hari. Luangkan waktu mu mulai sekarang. Kita akan terus melakukan, jika perlu kamu tidak bisa bangun," senyum Nick menginginkan rencana nya cepat berhasil agar tak harus kucing-kucingan.
"Tidak bisa tiap hari Kak. Aku memilih kesibukan dan akan sering pulang malam," ucap Bela tidak bisa tiap hari, meski ia menyukai sentuhan Nick ia harus bisa mengontrol diri nya.
"Ya sudah kalau begitu malam kita lakukan. Tidur lah bersama ku. Aku tidak bisa tidak tanpa pelukan hangat mu Baby."
"Kak, itu lebih tidak bisa ak-"
"Apapun itu harus bisa. Jika tidak ingin tidur lakukan bagaimana caranya kita bisa melakukan tiap hari," putus Nick tidak ingin dengar penolakan apapun dari Bela.
Bela diam bingung harus bagaimana melakukan tiap hari, jika ia turuti keluarga nya akan curiga dan semua rahasia nya akan ketahuan. Tapi jika menolak, entah hal gila apa yang akan Nick lakukan.
"Diam mu ku anggap iya. Kita bisa melakukan di manapun aku menginginkan mu Baby dan begitu pun sebaliknya kamu menginginkan ku," ucap Nick lagi santai.
"Kak, ak-"
Mphhht...
Nick membungkam bibir Bela. Obrolan sudah selesai menurut nya. Ia akan langsung bermain sekarang.
Nick melakukan semua dengan lembut, Bela terbuai dengan permainan yang belum pernah ia dapat kan sebelum nya.
Setengah jam pemanasan, Nick menghentakkan pusaka pada lahan bawa Bela yang sudah bawa.
"Ahhhk... kak... lebih kuat... " pinta Bela mendeesahh, keringat bercucuran mengalir di wajahnya.
Sungguh pelepasan yang sempurna. Nick sangat pintar membuat nya puas.
"Kamu puas servis ku baby?" tanya Nick memimpin di atas Bela.
"Puas Kak. Aku tidak menyangka Kakak makin jago," puji Bela sangat puas, satu ronde sudah membuat nya lemah, bagaimana jika Nick minta lebih. Bisa-bisa ia tidak akan bisa pulang.
"Tentu Baby, setelah kepergian mu aku banyak belajar dari YouTube dan sekarang semua ku praktek padamu. Aku ingin kamu segera hamil," batin Nick tersenyum puas.
__ADS_1
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...