
π»H 4 P P Y R 3 4 D I N Gπ»
πΉβ¨πβ¨πΉ
Nick di kuasai obat per****** . Semua rencana nya dengan Pak Gilbert tidak berjalan lancar.
"Nick sakit... Jangan lakukan ini," mohon Bela, Nick begitu kasar menghentak senjata nya ke dalam lahan nya.
Nick seolah tuli, dia tak bisa mengontrol diri nya saat ini. Dia melakukan sesuai keinginan tubuh menginginkan Bela.
"Ahhhh.... Nick, sakit... " Bela tidak henti memohon.
"Nikmati sayang, hari ini milik kita berdua," ucap Nick. Perlahan dia sudah bisa mengatur irama permainan nya.
Satu jam menerkam Bela, Dia bisa mengendalikan diri sekarang. Obat yang di minum sudah mulai hilang.
"Sakit Nick, apa yang terjadi padamu sebenarnya? kenapa seperti ini?" tanya Bela, tubuh mereka sama-sama keringat, tapi hal itu membuat mereka terlihat seksi.
"Ada seseorang yang ingin menjebak ku dengan memberi obat per****** di minum ku, tapi syukur kamu datang sebagai penyelamatan ku sayang," jawab Nick senang bisa kembali bercinta dengan Bela.
"Siapa? kenapa bisa begitu jahat padamu?"
Cup.
Nick mencium bibir Bela sekilas.
"Aku tidak tau sayang, kita lanjutkan lagi," ajak Nick kembali melakukan.
Bela tak lagi menolak dia menerima semua sentuhan Nick. Dia begitu merindukan.
Kedua melakukan berkali-kali, Nick terus menyembur lahar masuk ke dalam.
"Nick aku lelah," ucap Bela pelan, suara nya bahkan bisa tak di dengar jelas Nick, jika keadaan mereka tak sedekat ini.
Mereka sudah menghabiskan banyak ronde melakukan penyatuan.
"Baiklah kita akhiri sekarang," Nick membaringkan diri di samping Bela dan memeluk erat wanita nya.
"Nick," panggil Bela menghirup harumnya aroma tubuh Nick.
"Hmmm," sahut Nick berdeham.
"Kenapa kamu melakukan ini padaku?" tanya Bela.
"Melakukan apa sayang?" tanya balik Nick tidak mengerti.
"Ki-"
Cup!
Nick mencium bibir Bela, hingga perkataan Bela terhenti.
"Menikah lah dengan ku sayang. Aku janji akan membahagiakan mu," ucap Nick serius.
__ADS_1
"Tidak Nick, aku tidak bisa. Maaf," tolak Bela.
"Apa boleh aku tau apa alasan mu sayang?" tanya Nick lembut, membelai pipi Bela.
Mata mereka saling bertemu, Nick menatap dalam kedua mata Bela penuh cinta.
"Hmmm, apa yang kamu takut kan?" tanya Nick lagi.
"Nick, aku memang mencintaimu, tapi aku tidak mau jadi perebut suami kembaran ku sendiri. Mengerti lah, hubungan kita tidak bisa tidak memiliki status," terang Bela mengungkapkan apa yang membuat nya tak ingin menjalin hubungan serius dengan Nick.
"Tidak sayang, jangan berpikir seperti itu. Kamu bukan perebut suami siapapun. Karena aku mencintaimu, kecuali aku tidak mencintaimu, baru bisa di katakan seperti yang kamu pikirkan," jelas Nick tidak membenarkan yang di katakan Bela.
"Ak-"
"Sudah, istirahat lah. Besok kita akan mengurus pernikahan kita," putus Nick sepihak.
"Apa yang kau katakan Nick? aku tidak menyetujui pernikahan kita, bagaimana bisa kau langsung memutuskan nya?" protes Bela tidak terima.
"Kita sama-sama mencintai, aku rasa itu sudah jelas," ucap Nick memeluk Bela erat.
"Dan setelah kita menikah gunakan pakaian sedikit tertutup. Aku tidak mau milik ku di lihat orang," lanjut Nick posesif.
"Tidak, jika seperti ini aku tidak mau menikah dengan mu, Nick. Belum menikah saja sudah banyak aturan, bagaimana kalau sudah nikah? aku pokoknya tidak mau," tolak Bela sangat tidak suka di kekang.
"Benar kah? apa kamu mau aku melakukan dengan wanita tadi? sepertinya permainan ranjang nya tidak buruk, ciuman nya tadi... " Nick mengantungkan perkataan nya menatap Bela yang kini sudah kesal padanya.
"Lakukan saja, aku tidak peduli," ketus Bela.
Cup... cup... cup...
"Kamu tidak sedang membohongi ku, kan?" tidak percaya Bela menatap selidik mencari kebenaran di wajah Nick.
"Apa perlu kita ulangi lagi adegan 21+ biar kamu percaya, sayang?" goda Nick tersenyum.
"Tidak, aku sudah sangat lelah Nick. Aku percaya padamu," sahut Bela cepat tidak kuat melakukan lagi.
"Tidur lah, besok pagi kita akan ke catatan sipil," ajak Nick tidak sabar menunggu besok pagi.
"Apa tidak terlalu cepat Nick? kita bisa lakukan lain kali saja," ucap Bela ragu.
"Tidur lah.Tidak usah banyak pikir."
"Nick... "
"Kalau belum tidur, kita ulangi lagi," ancam Nick dan Bela mendengar itu langsung diam.
"Selamat malam sayang," bisik Nick.
...----------------...
Pagi hari...
Nick dan Bela barusan menyelesaikan ritual di kamar mandi bersama.
__ADS_1
"Nick, apa kamu yakin?" tanya Bela saat Nick membantu memakaikan nya dress putih sepanjang lutut dan belahan da** kali ini tidak terlihat. Nick benar-benar melakukan sesuai larangan nya itu.
"Tentu sayang. Mulai hari ini semua pakaian mu juga akan aku yang atur," ucap Nick menaikan resleting dress Bela.
"Hmmm," sahut Bela berdeham.
Dia menurut, perlakuan Nick begitu lembut padanya. Bela sadar kesalahan kemarin murni kesalahannya. Dan Nick berhak marah.
"Jadilah seperti ini penurut. Apapun yang terjadi kedepan kamu harus terbuka, jangan menutupi apapun diriku. Aku tidak segan menghukum mu jika berbohong, meski kamu orang yang ku sayang," ucap Nick serius pada Bela.
"Iya, aku janji tidak akan menutupi apapun dari mu. Nick, bisakah nanti kalau kita menikah aku menginap di mansion Daddy?" tanya Bela, tangan Nick membelai pipi nya.
"Boleh, tapi aku harus ikut. Kemana kamu pergi sekarang harus ijin padaku, mengerti?"
"Hmmm," Bela mengangguk paham tersenyum menatap Nick.
"Kamu anugerah terindah ku sayang. Jangan tinggalkan aku," ucap Nick melingkarkan kedua tangan di pinggang Bela.
"Hahaha... Kamu lucu Nick, bagaimana aku bisa meninggalkan mu, kalau perlakuan mu begitu manis padaku?" ucap Bela tertawa kecil, tangan nya terangkat ke atas membelai wajah tampan Nick.
"Cantik, teruslah seperti ini. Aku menyukai tawa mu," jujur Nick terpanah. Baru kali ini dia melihat tawa lepas Bela.
Bela tersenyum. Dia bahagia bisa memiliki Nick. Pria yang di pikir tidak bisa di miliki sekarang bisa dia miliki.
"Terimakasih sudah mencintai dan memperlakukan seperti seorang ratu. Aku beruntung bisa di cintai mu, Nick. Kamu bukan hanya pria tampan, kamu juga memiliki kehangatan yang tak di miliki pria lain. Tetaplah seperti ini, terus menyayangi ku," ungkap Bela jujur, hidup nya akan hancur, jika kehilangan Nick.
"Iya sayang. Aku akan selalu menyayangi mu hingga ajal datang menjemput."
Cup.
...Tamat......
...β¨____________ πΌπΌ_______________β¨...
Hallo semua terima kasih sudah menemani author sejauh ini.
Jangan lupa mampir di cerita baru author, baru rilis. Silakan di cek.
PENGUMUMAN!
Berhubung sekarang lagi ramadhan, author akan adakan Giveaway dan pengumuman nya akan di beritahu di Instagram. @auliarisa05.
Syarat nya mudah bagi yang mau ikutan.
Cukup upload salah satu cover novel author yang kalian suka Di IG masing-masing, dan tulis sedikit cerita yang mana membuat kalian suka, pastikan sebelum upload untuk tag author.
Pengumuman pemenang akan di lakukan di malam takbiran di tanggal 20π€
Hanya ada Tiga Dia pemenang kali ini yang di pilih.
Juara 1: Mukenah
__ADS_1
Juara 2: satu set, tas, dompet, sepatu, jam dan kacamata.